Oh Yes My Hot Uncle

Oh Yes My Hot Uncle
Calon suami yang akan terus ada disampingnya



Begitu pintu ruang operasi terbuka, Farhan langsung berdiri, mendekati para dokter untuk tahu apa yang terjadi.


"Dokter?"


"Anda suami nya?"


Tanya dokter itu cepat.


Farhan agak bingung harus menjawab apa.


"Calon suaminya"


Tiba-tiba terdengar suara seseorang dari arah belakang, Ramira berjalan sambil di papah oleh Ailee.


"Dia calon suami adikku, aku kakak pasien tersebut"


Ucap Ramira lagi.


Mendengar ucapan Ramira, farhan Tampak diam, tidak punya kekuatan untuk menjawab.


"Kita harus bicara beberapa mata"


Setelah berkata begitu, sang dokter langsung melesat membawa mereka menuju ke sebuah ruangan setelah memastikan dokter tersebut melepaskan semua pakaian dan peralatan yang dia gunakan.


"Operasi nya berjalan baik dan sempurna"


Ucap dokter itu setelah mereka duduk didalam posisi masing-masing didalam sebuah ruangan yang mendominasi berwarna putih tersebut.


Ada Segurat kelegaan terpancar di wajah Ramira dan Farhan.


"Hanya saja Dua tembakan nya yang menembus tulang punggung menyebabkan cidera yang cukup parah, karena efek benturan tembakan tersebut maka tulang belakang pasien mengalami patah tulang belakang"


Seketika mereka terdiam mendengar ucapan dokter tersebut.


"Jadi setelah pasien sadar dan tubuh nya membaik, langkah pertama kali yang akan dilakukan adalah melakukan pengobatan fraktur kompresi vertebra yang merupakan terapi konservatif (non-bedah), yang melibatkan obat nyeri, suplemen kalsium dan vitamin D, istirahat"


"Rasa sakit dari patah tulang belakang dapat berlangsung selama beberapa bulan selagi terjadi penyembuhan. Jika patah tulang tersebut sembuh dengan baik dengan pengobatan konservatif, rasa sakit dapat berkurang secara signifikan dalam beberapa hari atau minggu"


"Jadi harus dipastikan 1 orang yang benar-benar fokus mendampingi pasien selama pengobatan"


Ramira melirik ke arah Farhan Sejenak,dia fikir mungkin Farhan harus mempertimbangkan diri untuk mendampingi adiknya, maka Ramira fikir mungkin dia bisa mengurus Liliana sendiri.


Tapi saat dia baru akan buka suara, Farhan langsung berkata.


"Pernikahan nya akan dilaksanakan bulan depan, apakah itu akan berpengaruh pada kesehatan nya? maksud ku apakah kami harus menunda pernikahan nya? aku akan mendampingi nya hingga dia benar-benar sehat"


Ucap Farhan cepat.


Mendengar ucapan Farhan Sejenak Ramira terdiam, kemudian dia langsung mengulum senyuman.


Biasanya saat mendapatkan pasangan mengalami cindera parah atau bahkan cacat, banyak pasangan yang akan membatalkan pernikahan mereka dan bersiap-siap untuk meninggalkan pasangan mereka dan memilih perempuan lain yang sempurna, tapi Farhan benar-benar cukup berbeda.


"Atau Adakah Cara Mempercepat Penyembuhan?"


Terlihat jelas kepanikan di wajah laki-laki itu, tapi meskipun panik bisa dilihat betapa Farhan yakin jika Liliana akan sembuh dengan cepat.


Sang dokter tampak tersenyum.


"Nyatanya proses penyembuhan patah tulang bisa dipercepat dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang banyak mengandung vitamin D, kalsium, dan protein. Selama masa penyembuhan, pasien bisa lebih mengutamakan konsumsi beberapa jenis makanan seperti susu, yoghurt, ikan, dan sayuran-sayuran hijau seperti bayam dan kangkung"


"Selain itu, penting untuk menghindari konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, soda, dan cokelat. Sebab Kafein dapat mengganggu penyerapan kalsium dan mineral yang dibutuhkan untuk penyembuhan patah tulang. Bagi pengidap yang biasa mengonsumsi alkohol dan merokok, disarankan untuk mulai menguranginya karena dapat menghambat proses penyembuhan"


"Dia tidak minum kafein, tidak merokok dan bukan pecinta alkohol"


Ucap farhan penuh keyakinan.


"Itu bagus, kita akan menunggu hingga pasien sadar, kamu masih butuh perjuangan untuk menyakinkan calon istri kamu jika alternatif pengobatan nya akan berhasil dan sukses, mensuport nya dan memberi kan dia dukungan penuh sebagai pasangan yang selalu siaga dalam segala hal bersama dirinya, sebab biasa nya pasien akan kehilangan semangat dan memiliki ketakutan penuh untuk sembuh seolah-olah berfikir dia akan menjadi pasangan yang tidak sempurna untuk pasangannya hingga menimbulkan pemikiran mundur sebelum berusaha"


Mendengar ucapan Dokter tersebut, Farhan cepat-cepat mengangguk kan kepala nya.


Laki-laki itu fikir bukan itu permasalahan utama nya setelah ini, permasalahan Utama nya adalah bagaimana cara dirinya menjelaskan pada Grandma, Daddy dan Mommy nya jika pengantin perempuan nya telah dia tukar tanpa izin dari semua orang.


Farhan menghela pelan nafasnya, seketika rasa pusing menyergap kepalanya.