Oh Yes My Hot Uncle

Oh Yes My Hot Uncle
Lea dan Luck "Antara hidup dan mati"



Seketika pintu terbuka, membuat gadis itu dengan cepat langsung membuka juga bola matanya, dia dengan tergesa-gesa langsung bergerak masuk ke dalam, kemudian menutup pintu tersebut secara perlahan namun tidak benar-benar menutupnya karena takut menimbulkan suara, dia memilihnya mengganjal dengan sesuatu yang dia lihat di sekitar sana.


itu adalah sebuah lorong tidak berpenghuni yang kembali terhubung menuju ke arah pintu yang berbeda yang diyakini akan membawa dia kesatu tempat menuju ke arah belakang barisan bangunan tua di mana gadis itu yakini ketika dia melarikan diri dari sana, dia akan selamat dan segera bisa melarikan diri dari sana.


Kini gadis itu dengan cepat berlarian kearah depan nya, bergerak tanpa ingin melihat ke sisi kiri dan kanannya sama sekali, iya terus melarian ke arah depan melewati lorong gelap tersebut tanpa harus memikirkan soal apapun lagi sembari tangan kanannya terus mengganggu senjata api dengan tangan gemetaran dan juga bibir yang terus komat-kamit mengucapkan doa.


yang bisa dilakukan hanya lah berusaha untuk mengucapkan doa agar dia keluar dari sarang setan yang paling mengerikan bagi dirinya di muka bumi ini.


dia berlari dengan sekuat tenaga untuk mencapai pintu yang ada di ujung sana, tidak dia pedulikan saat kaki telanjang nya terus merasakan beberapa kerikil dan juga sesuatu yang tajam yang menusuk kakinya, bahkan ketika angin dingin mulai menerjang tubuhnya, tidak pula dia hiraukan, lorong sempit yang pengap dan sedikit lembab dan tidak pernah dilewati oleh orang-orang tersebut jelas terlihat begitu mengerikan.


tapi tidak dia pedulikan lagi karena dia berharap bisa segera pergi dari sana secepatnya.


sedikit lagi dia mencapai pintu yang ada di ujung sana, dengan nafas yang memburu serta kekuatan dia mencoba mencapai titik yang ada dan menjadi harapannya untuk keluar hidup-hidup dari tempat mengerikan tersebut.


sembari berlarian di Masih sempat melihat arah belakang, dia takut jika ada menyadari aksi dan tindakan yang dia buat, sendiri kakinya terus berlarian ke arah depan dan sedikit lagi menggapai pintu yang ada di sana.


tangannya akan mencapai knop pintu penghubung di sana, namun satu hal tidak terduga terjadi, tiba-tiba saja seseorang melangkah dirinya dengan cepat.


Brakkkkkkk.


bersamaan ketika seseorang menangkap diri nya, bersama dengan dia terjatuh dan mendengar sesuatu yang terjatuh juga.


Satu suara dengan bariton tinggi terdengar dibalik telinga nya, tubuhnya terasa remuk ketika dia di jatuhkan dilantai dan di tahan oleh tangan kokoh di atas tubuh nya.


Satu cekikan terasa menghantam leher nya, dan dia bisa melihat satu wajah mengerikan kini menguasai seluruh Anggota tubuh nya.


"Kau pikir bisa melarikan diri dari sini huh?"


Ucap laki-laki mengerikan tersebut sembari menyeringai kejam dengan ekspresi mengerikan.


Gadis itu merasa nafasnya mulai menipis diiringi air matanya yang menetes di sisi pelipis kiri dan kanannya, dia memejamkan bola matanya.


Meskipun dirinya melakukan pemberontakan realitanya dia tidak memiliki kemampuan apa-apa untuk keluar dari lingkungan laki-laki tersebut.


"seperti yang aku katakan, satu kali kamu mencoba-coba untuk melarikan diri dan keluar, aku benar-benar akan memperkosa mu dan akan menghabisi mu"


kalimat yang diucapkan laki-laki tersebut seketika membuat dia menggelengkan kepalanya, gadis tersebut mencoba memberontak dengan sekuat tenaganya, dia mencari pistol yang dia genggam tadi yang terlempar ke sisi kirinya.


No...!.


Tuhan jika masih ada kesempatanku hidup dan juga engkau masih menyayangiku, maka aku berjanji akan menjadi seorang gadis yang tidak akan menyia-nyiakan kehidupannya dan akan menjalani kehidupan sebaik-baiknya, bahkan aku rela melakukan apapun jika engkau memberikan aku seorang malaikat penyelamat.