Oh Yes My Hot Uncle

Oh Yes My Hot Uncle
Butuh bantuan seseorang untuk menggagalkan semua nya



Emir sejenak membeku saat mendengar penjelasan Ramira, dia tidak mengeluarkan suara nya sejak tadi, berusaha untuk mencerna dengan baik dan memikirkan semuanya dengan matang.


Emir cukup terkejut jika Ramira dan Liliana adalah saudara kandung, mengingat betapa berbanding terbalik nya kehidupan kedua orang itu.


Yang dia tahu Ramira putri dari tuan Amigos sang pemilik perusahaan Acselic construction, Sedang kan Liliana putri gelap dari Brenda dan Alestor, cucu tertua dari Ghanem sang pemilik Hurairah group dan cucu termuda Ibra de Lucas dimasa lalu.


Lalu jelas saja dia bingung hubungan itu bagaimana bisa berkembang begitu rumit dan tidak disangka-sangka.


Namun rupanya selama di kapal pesiar dia cukup ketinggalan berita, pagi ini berita besar pecah jika Alestor putra Ghanem bukanlah putra nya yang sebenarnya, seorang perempuan dimasa lalu mengaku jika telah tidur bersama tuan Ghanem dan mengaku hamil darah daging nya.


Kasus nya pada saat itu mencuat naik ke permukaan, padahal keluarga Hurairah baru saja meluruskan skandal pernikahan pelik antara dua bersaudara dengan dua perempuan di masa itu.


Kasus itu naik hingga 9 bulan lama nya, tuan Ghanem sangat pintar membuat kasus itu tidak kunjung turun, dia sengaja menunggu anak itu lahir dan membuktikan pada dunia jika itu bukan darah daging nya.


Hingga akhirnya perempuan itu kalah pada sidang tuntutan nya atas bukti kuat jika anak yang di lahirkan nya memang bukan darah daging nya, Hasil DNA nya membuktikan 99% putra yang dilahirkan nya bukan putra tuan Ghanem.


Tapi siapa sangka puluhan tahun berlalu, wanita itu tetap menyakinkan putra nya jika tuan Ghanem adalah Ayah biologis nya, hingga akhirnya anak itu tumbuh dewasa dan membuat sebuah rencana luar biasa.


Melenyapkan putra asli tuan Ghanem dan mengganti identitas nya secara penuh menjadi penerus sah nya.


Tapi tidak tahu kenapa saat seluruh hak milik Alestor seharusnya telah turun, nyoya Violet istri tuan Ghanem berkata "Aku mulai meragukan identitas putra pertama ku, seorang ibu tahu betul siapa anak nya, bagaimana anak nya dan seperti apa anak nya"


Hingga akhirnya hak istimewa itu tidak juga kunjung ditandatangani oleh tuan Ghanem untuk putra nya.


Laki-laki itu mulai ikut menaruh curiga pada putranya dan mulai berusaha menyambungkan benang kusut dalam keluarga nya untuk waktu yang cukup lama.


Pada akhirnya dia menemukan 1 nama yang menjadi kunci laki-laki itu untuk membàwa nya menuju ke arah Ramira.


Bern de Lucas, mulai kasus Bern mencuat jika Bern dr Lucas merupakan anak hilang dari keluarga Ali Al Jaber, pada akhirnya menuntun laki-laki itu menuju ke arah seorang perempuan bernama Ramira.


Kemudian memutar menuju ke arah Brenda istri sirih Alestor putra palsu nya dan Liliana yang awalnya dia ragukan merupakan cucu aslinya.


Emir menghela nafas nya berat sejenak.


Dia Fikir kenapa kadang kehidupan keluarga orang kaya begitu rumit, bahkan Dimasa lalu kakek nya Zuu dan nenek nya bii pun begitu rumit kisah nya.


Seketika dia memijat pelan kepalanya.


Oke saat ini Dia mungkin bahagia jika kakek Ghanem dan kakek Ibra menjodohkan dirinya dengan Ramira, sebab dia pernah begitu tergila-gila pada perempuan itu dulu.


Tapi harus digaris bawahi, itu dulu bukan sekarang. mungkin masih tersisa perasaan nya pada Ramira, tapi sekarang jelas cerita nya sudah berbeda, bagi Ramira dia sudah seperti kakak nya dan bagi Emir Ramira persis seperti adiknya.


Apalagi Eden jelas begitu mencintai Ramira, laki-laki itu bahkan kata nya sudah menandatangani surat cerai nya dengan istri nya, dia mana bisa memecah kembali hubungan kedua orang itu.


Emir fikir dia harus mencari cara untuk menolak pernikahan mereka, tapi bagaimana caranya? dia saat ini benar-benar butuh sebuah solusi bijak untuk bisa mengatasi Persoalan pelik ini.


"kak?"


Tiba-tiba suara seseorang mengejutkan pemikiran berat nya, Emir buru-buru menoleh ke asal suara tersebut.


"Aku fikir kakak terus menyeret koper ku sejak tadi, boleh aku mengambil nya?"


Tanya Mina sambil mengembangkan senyuman nya.


"Ah iya, maafkan aku"


Emir tertawa kecil, dia bahkan menyeret koper gadis itu sejak tadi kemana-mana.


Dia awalnya ingin mengembalikan koper itu tadi, tapi saat Ramira menariknya, tiba-tiba dua laki-laki menarik Mina yang dia fikir mungkin dua laki-laki itu adalah kakak yang gadis itu ceritakan pada nya di kapal pesiar semalam.


Dan Emir tahu siapa yang satu nya, itu adalah Luck Stephard.


Sang pengacara top 5 yang terkenal dengan sepak terjangnya, dan Emir pernah menggunakan jasa laki-laki itu untuk pengambil alihan lahan yang pernah ditipu oleh seseorang di masa lalu di perusahaan nya.


Saat Mina meraih koper dari tangan nya, entah fikiran dari mana muncul tiba-tiba di diri laki-laki itu untuk membatalkan pernikahan dirinya dan Ramira.


"Jika aku membutuhkan bantuan mu, apa mungkin kamu bisa melakukan nya untuk ku?"


Tanya Emir tiba-tiba pada gadis itu.


"Ya?"


Mina tampak mengerutkan keningnya.


"Maksudnya kak?"


"Aku ingin membantu dua teman yang kesulitan saat ini, jika aku melibatkan kamu didalam nya, apa kamu bersedia melakukan nya?"


Tanya Emir kembali kepada gadis itu.


Sejenak bola mata mereka saling menatap antara satu dengan yang lain nya, dua fikiran itu saling berkecamuk menjadi satu dengan pemikiran mereka masing-masing untuk waktu yang cukup lama.