
Setelah sekian menit berjalan dan sekian puluh langkah kaki melangkah, akhirnya Via sampai juga didepan ruang perawatannya Ava bersama Chico.
" Terimakasih Tuan sudah mengantarkan saya, sudah sekarang anda pergi saja sana, karena saya mau menjenguk teman saya ",, kata Via kepada Chico sambil mengusir Chico.
" Heh, enak saja anda mengusir saya Nona!! ",, jawab Chico kepada Via sambil sedikit melototkan matanya.
Karena Via sudah berani mengusirnya dengan seenaknya begitu.
" Terserah anda sajalah ",, jawab Via kepada Chico sambil mengetuk pintu ruang perawatan dari Ava.
Semua orang yang ada didalam ruang perawatan Ava mereka semua langsung saja mengalihkan pandangan mereka kearah pintu yang sedang diketuk itu.
Dan orang yang berinisiatif membukakan pintunya adalah Aaric, sebab dia yang sedang duduk didekat pintu tersebut.
" Halo Kak Aaric ",, kata Via kepada Aaric sambil bercipika cipiki seperti biasanya sambil juga berpelukan sebentar.
" Via.....??, sudah lama kamu tidak kelihatan Via ",, kata Aaric kepada Via.
Sedangkan Chico entah kenapa ketika melihat Via seperti itu kepada Aaric dia sedikit merasa tidak nyaman dihatinya.
" Dan siapa dia Via?? ",, tanya Aaric kepada Via sambil menunjuk Chico.
" Dia........... ",, perkataan dari Via langsung saja terpotong oleh perkataan dari Chico.
" Saya kekasih dari Nona Via Tuan ",, kata Chico menyela perkataan dari Via tadi.
" Oh, ayo masuk ",, kata Aaric lagi kepada Via dan juga Chico.
Sebelum masuk, Via langsung menggerutu kepada Chico sambil melototkan matanya.
" Siapa yang mau menjadi kekasih anda Tuan!! ",, geurutu Via dengan suara kecil sambil melototkan matanya kepada Chico.
" Lho bukannya tadi saya adalah suami anda Nona ",, jawab Chico tidak mau kalah dari Via.
Via tidak mau menjawab lagi perkataan dari Chico dan Via langsung saja ingin melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam ruang perawatan Ava.
Namun Chico tidak akan membiarkan Via masuk sendirian, dan Chico langsung saja menggandeng mesra tangan dari Via.
Via yang digandeng mesra seperti itu oleh Chico dia sudah berusaha melepaskan tangannya Chico tapi usahanya sia-sia saja.
Dan ketika Chico sudah ikut masuk kedalam ruang perawatan dari Ava, dia dibuat sangat terkejut sekali, sebab Chico juga melihat Derral ada didalam situ.
" Derral??, Tuan Alano??, Nyonya Elsie?? ",, kata Chico kepada ketiga orang itu dengan ekspresi terkejutnya.
" Chico?? ",, kata Papi Alano juga kepada Chico dengan ekspresi yang sama terkejutnya.
" Chico?? ",, kata Derral sambil melihat wajahnya Chico lalu ketangan Chico yang sedang menggandeng mesra Via.
" Via?? ",, kata Ava juga dengan sedikit terkejut sebab Via datang bersama seorang laki-laki dengan sambil bergandengan dengan begitu mesra sekali.
" Itu siapa kamu Nak Via?? '',, tanya Mamah Gretl kepada Via.
Sebelum Via menjawab pertanyaan dari Mamah Gretl, Chico sudah terlebih dahulu berbicara.
" Oh saya kekasih dari Via Nyonya ",, jawab Chico kepada Mamah Gretl dan masih didengar oleh semua orang yang ada disitu.
Chico sengaja menjawab seperti itu sebab dia ingin membalas kejahilan yang tadi sudah dilakukan oleh Via kepadanya.
" Waah, kabar bagus??, apakah Ayah kamu sudah kamu kenalkan dengan kekasih kamu ini Via?? ",, tanya Papah Zohan juga kepada Via.
" Bukan Om, bukan, kami.......... ",, kata Via ingin mengelak dari perkataannya Papah Zohan.
Tapi Chico yang melihatnya dia tidak akan membiarkannya dengan begitu mudah.
" Kenapa kamu malu sih sayang dengan hubungan ini, apa kamu lupa dengan apa yang sudah kita lalui diluar negeri sana ",, kata Chico menyela perkataan dari Via tadi.
" Iya apakah benar Via jika kamu kekasih dari Tuan itu?? '',, tanya Ava juga kepada Via.
Via langsung saja membuka mulutnya untuk menjawab pertanyaan dari Ava, namun langsung tertahan karena Chico langsung saja merangkul erat pundaknya Via sambil menjawab pertanyaan dari Derral maupun Ava.
" Tentu saja Derral, Nona, kami ini sepasang kekasih ",, jawab Chico kepada Derral dan juga Ava, dan Chico tidak akan membiarkan Via untuk menjawabnya.
Via yang sudah tidak tahan dengan sikapnya Chico yang selalu menyela perkataannya, dia langsung saja menginjak kaki dari Chico dengan sangat kuat sekali, hingga membuat Chico langsung saja mengaduh kesakitan sambil melepaskan rangkulan dipundaknya Via tadi.
Semua orang yang melihat sikapnya Via seperti itu kepada Chico mereka langsung saja mentertawakan Chico yang sedang kesakitan.
" Sabar Tuan, Via itu cukup bar-bar orangnya ",, kata Aaric kepada Chico sambil tertawa.
Dan Chico dia hanya diam saja tidak menanggapi perkataan dari Aaric.
" Rasakan itu!! ",, kata Via kepada Chico.
Dan setelahnya Via langsung saja melangkahkan kakinya untuk menuju keranjang pasiennya Ava.
" Ava, i miss you so much ",, kata Via sambil memeluk Ava yang masih terbaring diatas ranjang rumah sakit.
" Kamu sakit apa Ava?? ",, tanya Via kepada Ava ketika sudah melepaskan pelukannya tadi.
Namun sebelum Ava menjawab pertanyaan dari Via, Papah Zohan tiba-tiba saja menyela pembicaraan Ava dan juga Via.
" Nak Papah sama Mamah pulang dulu ya, karena Papah ada undangan makan malam dari kolega Papah, biar Kakak kamu saja yang menemani kamu dan Derral disini ya, besok Papah sama Mamah akan kesini lagi ",, kata Papah Zohan kepada Ava.
" Iya Pah tidak apa-apa ",, jawab Ava kepada Papah Zohan.
" Papi juga sepertinya mau ikut pulang dulu Nak Ava, besok Papi sama Mami akan kesini lagi ",, kata Papi Alano juga ikut-ikutan berpanitan kepada Ava.
" Iya Pi, kalian semua hati-hati saja dijalan ya ",, kata Ava kepada Papi Alano dan semua orang yang ingin pada pulang.
" Derral jaga Ava dengan baik, awas saja jika sampai terjadi sesuatu lagi kepada Ava!! ",, pesan tegas dari Papah Zohan kepada Derral.
" Iya Pah ",, jawab Derral kepada Papah Zohan.
Dan ketika Papah Zohan, Mamah Gretl, Mami Elsie dan juga Papi Alano sudah berpamitan kepada Ava serta Derral dan lainnya juga, mereka semua langsung saja berlalu keluar dari dalam ruang perawatannya Ava.
Akhirnya tinggallah mereka berlima didalam ruang perawatan itu.
" Derral katanya kamu sedang menunggui istri kamu??, apa Nona ini istri kamu Derral?? ",, tanya Chico sambil berdiri disampingnya Via ketika semua orang sudah berlalu keluar.
" Iya dia istriku Chico ",, jawab Derral kepada Chico.
" What!!, apa kamu sudah menikah Ava?? ",, tanya Via kepada Ava dengan ekspresi yang sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan dari Derral dan Chico tadi.
" Iya Via, aku sudah menikah, dan dia adalah suamiku ",, jawab Ava kepada Via dengan jujur.
" Kalian berdua pasti sedang bercanda kepada kita kan?? ",, kata Chico kepada Derral dan juga Ava dengan ekspresi masih tidak percaya.
" Ini lihat saja sendiri ",, kata Derral kepada Chico sambil menyerahkan ponselnya.
Dan Chico langsung saja mengambil ponselnya Derral untuk melihat apa yang ingin ditunjukkan oleh Derral kepadanya.
" Mereka memang sudah menikah Tuan, dan mereka menikah baru saja kemarin ",, kata Aaric kepada Chico yang sedang melihat semua foto-foto pernikahan dari Derral dan juga Ava.
" Yah sayang sekali ya, aku kira Tuan tampan ini tidak suami kamu Ava, sebab mau aku rayu supaya mau menjadi suami aku ",, kata Via dengan tiba-tiba kepada Ava.
Dan perkataan dari Via membuat semua orang yang ada disitu langsung saja mengalihkan pandangan mereka semua kearah Via, termasuk Chico sekalipun.
...🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊...
...***TBC***...