Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
TERSEPONA eh TERPESONA



Ketika Derral melihat cara tidurnya Ava yang seperti itu, dia lalu mengambil bantal yang ada diatas ranjang untuk dia bawa tidur diatas shofa yang ada didalam kamarnya Ava.


" Lebih baik aku tidur dishofa, daripada harus tidur dengan Ava yang akan membuat tambah sakit sekali badan aku ini ",, kata Derral sambil berjalan menuju kearah shofa.


Sedangkan Ava setelah kepergian dari Derral, dia langsung saja memiringkan badannya dan langsung juga tertawa jahat tanpa suara karena sudah berhasil mengerjai Derral.


" Rasakan itu, itu pembalasanku untuk kamu!! ",, kata Ava untuk Derral dengan tanpa suara sambil juga tertawa.


Sedangkan kita geser diluar kamarnya Ava, ternyata Aaric yang tadi sudah berhasil membanting tubuhnya Derral keatas lantai dengan cukup keras itu.


Didalam kamarnya Aaric langsung saja tertawa dengan cukup puas sekali.


" Rasakan memangnya enak, enak saja kamu menikahi adik tercantikku dengan cara seperti itu ",, kata Aaric berbicara sendiri untuk Derral.


" Aku yakin malam ini badan kamu pasti sangat sakit sekali, dan aku yakin juga malam ini kamu tidak bakal bisa menyentuh tubuh seksi dari adik aku itu ",, kata Aaric lagi dengan nada yang sangat bahagia sekali.


" Jika Papah tidak melarangku tadi, sudah aku tonjok lagi muka sok tampanmu itu!! ",, kata Aaric lagi untuk Derral sambil menahan rasa gemasnya kepada Derral.


Sedang kita geser juga kedalam kamarnya Papah Zohan, dia saat ini sedang diceramahi sedikit oleh Mamah Gretl.


" Papah ini bagaimana!!, bukannya membantu Derral tadi, malah langsung berlalu pergi begitu saja ",, kata Mamah Gretl kepada Papah Zohan.


" Ya biarkan saja Mah, lagi pula tadi juga Mamah sama Ava sudah membantu dia bangun kan?? ",, jawab Papah Zohan dengan santai kepada Mamah Gretl.


" Papah sama Aaric itu sama saja ",, kata Mamah Gretl lagi kepada Papah Zohan.


" Oh ya, apakah Mamah sama Ayah sudah berada diperjalanan saat ini Pah?? ",, tanya dari Mamah Gretl kepada Papah Zohan.


" Iya sudah, dan kemungkinan besar Ayah sama Mamah akan sampai sekitar dua puluh empat jam Mah, jika tidak ada kendala ",, jawab dari Papah Zohan kepada Mamah Gretl.


" Tapi jika ada kendala ya........ paling tidak bisa sampai tiga puluh jam mereka didalam pesawat ",, sambung lagi perkataannya Papah Zohan kepada Mamah Gretl.


Dan yang dimaksud Ayah sama Mamah oleh Mamah Gretl dan Papah Zohan adalah Opa dan Omanya Ava yang ada diIndonesia.


Opa dan Omanya Ava setelah kepulangan dari Papi Alano dan juga Mami Elsie tadi, mereka berdua langsung saja diberitahu oleh Papah Zohan tentang berita pernikahannya Ava.


Opanya Ava dia sungguh sangat terkejut sekali, hingga membuat sesak nafasnya kambuh seketika karena saking terkejutnya mendengar berita pernikahannya Ava yang sangat mendadak seperti itu.


Untung saja Omanya Ava dia bisa mengontrol rasa terkejutnya itu, jadi Omanya Ava dia bisa menenangkan sang suami yang sedikit syok itu.


Bahkan Opanya Ava dia sudah sangat tidak sabar sekali ingin segera melihat wajah dari suami Ava yaitu Derral.


Dan entah nanti Derral akan diapakan oleh Opanya Ava karena sudah berani menikahi cucu perempuannya itu tanpa sepengetahuannya.


Dan Opa serta Omanya Ava, mereka berdua terbang menggunakan pesawat jet pribadi milik keluarga Altherr.


" Semoga mereka berdua sampai disini dengan selamat ",, kata Mamah Gretl kepada Papah Zohan.


" Aamiin, sudah yuk Mah kita tidur, besok kita pasti akan sedikit sibuk ",, kata dari Papah Zohan lagi kepada Mamah Gretl.


Dan tidak terasa juga ketika mereka semua sudah terlelap tidur, pagi pun datang, dan sinar mentari pagi sudah menyambut mereka semua untuk segera bangun dari tidur lelapnya.


Derral yang tidak bisa tidur, karena harus tidur dishofa dalam keadaan badan yang sakit semua, dia sudah terbangun sejak jam setengah enam tadi.


Dan ketika Derral sudah bangun, dia melihat kearahnya Ava yang masih tertidur dengan anggun dan rapi tidak seperti semalam ketika dia tidur disampingnya Ava.


" Badanku tambah sakit sekali ",, kata Derral sambil berusaha bangun dari rebahannya diatas ranjang.


" Lebih baik aku merilaxkan badanku ini didalam bathtube, sebelum acara pemberkatan dimulai ",, kata Derral lagi dan dia langsung saja berlalu menuju kedalam kamar mandi.


Kamarnya Ava tiba-tiba saja diketuk dari luar.


Dan Derral yang sudah mandi daritadi, dia langsung saja membukakan pintunya untuk melihat siapa yang sudah mengetuk pintu kamarnya.


Ketika sudah dibuka oleh Derral, ternyata yang mengetuk pintunya adalah Mamah Gretl yaitu Mamah mertuanya Derral yang datang bersama empat orang MUA yang sudah dipanggil oleh Mamah Gretl kemarin.


" Ini MUA yang ingin mendandani Ava Nak, Avanya mana?? ",, kata Mamah Gretl kepada Derral.


" Ada Mah didalam ",, jawab Derral kepada Mamah Gretl.


Dan Mamah Gretl langsung saja mengajak keempat MUA tadi untuk masuk kedalam kamarnya Ava.


Ketika Mamah Gretl sudah masuk kedalam kamarnya Ava, dia melihat Ava sedang duduk bersantai diatas ranjangnya sambil membalas chat dari Dian untuk segera datang menemaninya diacara pemberkatannya dengan Derral.


Sungguh Dian sangat terkejut sekali ketika dia dikabari oleh Ava, jika Ava sudah menikah dengan Derral.


Dan Dian mengancam Ava jika Ava berhutang cerita kepadanya.


" Nak,...... ",, panggil Mamah Gretl kepada Ava dan sedikit mengejutkan Ava.


" Ayo bersiap-siap, acaranya segera dimulai ",, kata Mamah Gretl kepada Ava.


" Eh iya Mah ",, jawab Ava kepada Mamahnya sambil menaruh ponselnya diatas ranjangnya.


Dan Mamah Gretl langsung saja menyuruh para MUA itu untuk merias Ava.


Sedangkan Derral sendiri, dia juga sudah diberikan baju pengantin yang tadi sekalian dibawakan oleh Mamah Gretl.


Dan Mamah Gretl ketika sudah menyuruh MUA tadi untuk mendandani Ava, dia langsung saja berlalu keluar dari dalam kamarnya Ava.


Sedang Derral sendiri tadi, dia langsung saja memakai jas pengantinnya didalam ruang walk in closet miliknya Ava.


Dan ketika Derral sudah selesai memakai jas pengantinnya itu, dia langsung duduk diatas shofa yang tadi didudukinnya sambil mengecek ponselnya.


Namun ketika Derral menerima telefon dari Egon, dia langsung saja berlalu menuju kebalkon kamarnya Ava sambil menunggu Ava selesai dirias oleh para MUA.


" Nona cantik sekali, dan kulitnya juga mulus ",, kata salah satu MUA yang merias Ava.


" Ah Miss bisa saja ",, jawab Ava kepada MUA itu sambil tersenyum malu.


Dan setelah sekitar kurang lebih satu jam lamanya Ava dirias, akhirnya Ava selesai juga diriasnya serta Ava juga sudah berganti baju dengan gaun pengantin yang sangat serasi sekali dengan jas yang sedang dipakai oleh Derral.


Derral belum melihat kecantikan dari Ava, sebab dia ketika sudah selesai bertelfonan dengan Egon tadi, dia memilih bersantai dikursi yang ada diatas balkon sambil menunggu Ava.


Dan ketika Derral yang sedang asik memainkan ponselnya sambil menikmati semilir angin diatas balkon itu.


Tiba-tiba saja Derral dipanggil oleh salah satu MUA dan mengatakan jika Ava sudah selesai diriasnya.


Dan disaat Derral sudah masuk kedalam kamar lagi, mata Derral dibuat terpukau oleh penampilan Ava yang menurut pandangannya sangat super cantik sekali.


Bahkan Derral sangat terpesona sekali dengan wajahnya Ava, sampai-sampai Derral seperti tidak berkedip dalam memandang Ava ditempatnya dia berdiri.


Dan Ava sendiri juga sudah menduga jika Derral pasti akan terpesona ketika melihatnya, sebab dia sendiri sangat tahu, jika dirinya sangat cantik ketika didandani seperti itu.


...🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊...


...***TBC***...