
Setelah kepergian dari para tenaga medis dari ruang perawatan Derral, beberapa saat kemudian ada satu brankar sedang didorong masuk kedalam ruang perawatan Derral untuk Ava.
Ava langsung saja digendong dan dipindahkan oleh Papah Zohan keatas brankar tersebut.
Dan Ava lalu langsung saja mendapatkan infus untuk menambah cairannya serta obat penambah darah yang disuntikan kedalam cairan infusnya.
Ketika para tenaga medis itu sudah selesai melaksanakan tugasnya dengan baik dan sesuai prosedur, para tenaga medis itu langsung saja berpamitan kepada Papah Zohan dan yang lainnya untuk melakukan pekerjaannya yang lainnya lagi.
Setelah kepergian dari para tenaga medis itu Mamah Gretl langsung saja mendesak Papah Zohan untuk bercerita kepadanya.
" Pah, cepat ceritakan kepada Mamah, apa yang sebenarnya terjadi!! ",, pinta dari Mamah Gretl dengan sangat tidak sabaran sekali kepada Papah Zohan.
Wajah dari Papah Zohan terlihat sekali jika dia saat ini sedang banyak fikiran.
" Semua ini karena Dokter Rava Nyonya ",, sahut dari Papi Alano kepada Mamah Gretl.
" Dokter Rava??, sepertinya saya pernah mendengar nama itu?? ",, kata Mamah Gretl kepada Papi Alano.
" Dia yang menggantikan Dokter Paul kemarin Mah untuk memeriksa keadaan dari Aaric ",, jawab dari Papah Zohan kepada Mamah Gretl.
" Terus apa hubungannya semua ini dengan Dokter Rava Papah?? ",, tanya dari Mamah Gretl kepada Papah Zohan.
" Karena Dokter Rava dia mencintai Ava Jeng, maka dari itu Dokter Rava melakukan ini semua untuk menghancurkan rumah tangga Ava dan Derral ",, sahut dari Mami Elsie kepada Mamah Gretl.
" Tunggu-tunggu dulu semuanya, bisa lebih jelas lagi kalian semua bercerita kepada saya, karena saya sungguh sangat tidak faham sekali ",, kata Mamah Gretl kepada semua orang.
Akhirnya Papah Zohan pun mencoba menjelaskan kepada Mamah Gretl semua masalahnya yang sedang menimpa keluarga putri mereka.
Dari awal ketika Dokter Rava ketahuan dan kabur keluar Negeri, hingga kejadian tadi diapartemen Dokter Rava, semua Papah Zohan ceritakan kepada Mamah Gretl.
Mamah Gretl sedikit syok ketika mendengar cerita seperti itu dari sang suami, karena dia tidak menyangka jika nyawa putri dan menantunya ternyata selama ini sedang terancam sebab kehadiran dari Dokter Rava.
Ketika Papah Zohan sedang sibuk menceritakan perihal Dokter Rava kepada Mamah Gretl, tiba-tiba saja ponselnya berdering dengan sagat keras sekali.
Melihat nama Ketua yang mengurus markasnya, Papah Zohan pun langsung saja mengangkat sambungan telefon tersebut.
" Halo ",, kata Papah Zohan kepada sang Ketua.
" Halo Tuan Zohan ",, sapa balik dari sang Ketua kepada Papah Zohan.
" Ada apa kamu meneflon saya?? ",, tanya dari Papah Zohan kepada Ketua markasnya.
" Tuan, kapankah Tuan bisa datang kemarkas??, karena laki-laki yang sedang kita sandera dari kemarin berteriak-teriak terus Tuan, membuat anak buah saya pada pusing sendiri mendengarnya ",, lapor dari sang Ketua kepada Papah Zohan.
" Saya belum bisa datang kesitu, tapi secepatnya akan saya usahakan, karena saya masih menunggui menantu saya yang masih belum sadarkan diri karena laki-laki itu ",, jawab dari Papah Zohan kepada Ketua markasnya.
" Jika dia berteriak-teriak terus dan mengganggu aktifitas didalam markas, robek saja mulutnya kalau perlu ",, perintah tegas dari Papah Zohan kepada anak buahnya itu.
" Dengan senang hati akan saya lakukan Tuan ",, jawab sang Ketua kepada Papah Zohan.
" Terus bagaimana dengan wanita yang menjadi partnernya?? ",, tanya dari Papah Zohan kepada sang Ketua lagi.
" Dia sampai saat ini masih menjadi budak pelampiasan n4f5u dari para anak buah saya Tuan ",, jawab dari sang Ketua kepada Papah Zohan.
" Biarlah, saya tidak perlu, kalau perlu suruh saja mereka m3mp3rk054 wanita itu ramai-ramai hingga dia meregang nyawa dengan sendirinya ",, sahut dari Papah Zohan kepada sang Ketua.
" Baik Tuan, nanti akan saya sampaikan kepada anak buah saya ",, jawab dari sang Ketua kepada Papah Zohan.
" Apakah masih ada yang ingin kamu sampaikan lagi kepada saya?? ",, tanya Papah Zohan kepada anak buahnya.
" Ada Tuan, ini saya masih menyimpan ponsel milik laki-laki itu, dan saya belum bisa membuka ponselnya karena dipasword oleh dia ",, lapor dari sang Ketua itu lagi kepada Papah Zohan.
Papi Alano, Mami Elsie dan juga Mamah Gretl, mereka bertiga yang ada disitu, hanya bisa diam saja sambil terus mendengarkan apa yang sedang dikatakan oleh Papah Zohan melalui sambungan telefon.
" Paksa laki-laki itu untuk menyebutkan paswordnya, jika dia sudah kamu paksa masih tidak mengaku, bawa kesini ponselnya dan segera telefonkan anak buah saya yang seorang hacker itu ",, perintah dari Papah Zohan kepada anak buahnya.
" Baik Tuan, segera akan saya laksanakan semua perintah dari anda ",, jawab sang Ketua kepada Papah Zohan.
" Jika sudah tidak ada lagi laporan yang ingin kamu sampaikan kepada saya, akan saya tutup telefonnya ",, kata Papah Zohan kepada Ketua tersebut.
" Baik Tuan, sudah tidak ada lagi dan maaf sudah menganggu waktu anda saat ini ",, jawab dari sang Ketua kepada Papah Zohan.
Dan setelahnya sambungan telefon mereka pun terputus juga.
Papi Alano yang melihat Papah Zohan sudah selesai menelfon, dia langsung saja mencoba bertanya kepada Papah Zohan.
" Siapa Tuan yang sudah menelfon anda??, jujur saya sangat penasaran sekali ",, kata Papi Alano kepada Papah Zohan.
" Anak buah saya Tuan Alano, dia melaporkan kepada saya tentang Dokter Rava dan Fara, gadis yang sudah ingin mencoba m3mp3rk054 Derral ",, jawab dari Papah Zohan kepada Papi Alano dan masih didengar oleh Mami Elsie serta Mamah Gretl.
Ketika Papah Zohan baru saja diam seperti itu, tiba-tiba saja ponselnya berdering lagi.
Dan kali ini dengan segera Papah Zohan langsung mengangkatnya sambil sedikit menjauh dari semua orang.
" Halo Tuan Alexander Damara ",, kata Papah Zohan kepada orang yang menelfonnya.
Dan ternyata kali ini yang menelfon Papah Zohan adalah Alexander Damara, suami terbuncinnya Ana Damara yang polos bin oonnya setengah mati.
" Halo juga Tuan Altherr ",, jawab dari Alex kepada Papah Zohan.
" Apakah ada yang bisa saya bantu Tuan Alex, tumben sekali anda menghubungi saya sendiri seperti ini?? ",, tanya dari Papah Zohan kepada Alex.
" Tidak apa-apa, saya cuma ingin bertanya kepada anda tentang proyek kerjasama kita itu, apakah sudah berjalan dengan lancar?? ",, tanya dari Alex kepada Papah Zohan.
" Maafkan saya Tuan Damara, beberapa hari ini saya belum sempat mengeceknya lagi, karena Keluarga saya sedang mendapatkan musibah ",, jawab dari Papah Zohan kepada Alex.
" Musibah apakah itu Tuan Zohan jika saya boleh tahu?? ",, tanya Alex kepada Papah Zohan.
Papah Zohan pun langsung saja menceritakan perihal masalahnya kepada Alexander Damara.
" Oh seperti itu ceritanya, mudah saja bagi saya Tuan Zohan ",, kata Alex ketika sudah mendengar semua cerita dari Papah Zohan.
" Apakah anda bisa membantu saya mencarikan solusi untuk menghukum para 6471n94n itu Tuan Damara?? ",, tanya dari Papah Zohan kepada Alex.
" Ada.......... dan saya yakin anda akan sangat setuju dengan saran dari saya ini Tuan Zohan ",, jawab tenang dari Alex kepada Papah Zohan.
" Apa itu Tuan Alex solusi yang anda berikan kepada saya?? ",, tanya dari Papah Zohan lagi kepada Alex.
" Panggil saja Tuan Roderick, semua masalah anda akan beres, dan anda akan puas dengan hasilnya ",, jawab santai dari Alex kepada Papah Zohan.
" Tuan Roderick...........?? ",, ulang nama dari Papah Zohan kepada Alex.
...🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄...
Dan jeng-jeng-jeng apakah Tuan Roderik itu adalah Pietro.........😅.
Penasaran tidak ini??,🤭.
...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...
...***TBC***...