Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
DERRAL MENGHALU



Derral dibuat sangat kelimpungan sekali dengan apa yang baru saja dilakukan oleh Ava kepadanya.


Sungguh Derral baru kali itu dikerjai oleh seorang wanita, dan wanita itu dengan sengaja serta beraninya merem45 tongkat baseball berharganya itu dengan cukup kuat sekali.


" Avaaaaaaa!!!!! ",, teriak dari Derral kepada Ava yang malah melambaikan tangannya kepada Derral dengan tidak peduli.


Tubuh Derral serasa ingin segera melakukan pelepasan saat itu juga, tapi sayangnya yang diajak untuk melakukan pelepasan malah dia tidak mau.


Ava sungguh tidak peduli dengan Derral sama sekali yang sedang dalam keadaan yang cukup tersiksa itu, Ava lebih memilih terus berjalan kearah ruang walk in closetnya untuk berganti baju.


Sedangkan Derral dia malah mengusap-usap tongkat baseballnya itu dengan sambil menahan sesuatu dari dalam dirinya.


" Si4l4n!!! ",, umpat Derral lagi entah kali ini untuk Ava atau untuk dirinya sendiri yang semakin tersiksa saja.


Setelah mengumpat seperti itu, Derral langsung saja melangkahkan kakinya untuk menuju kedalam kamar mandi.


Didalam kamar mandi, Derral langsung saja melepaskan semua kain yang melekat ditubuhnya itu.


Setelah sudah terlepas semua, dan Derral juga sudah bertelanjan9 bulat, Derral lalu melakukan solo karirnya didalam kamar mandi, dibawah guyuran air shower sambil membayangkan tubuhnya Ava.


Sambil menghayati sekali, tiba-tiba saja Derral terbayang Ava sedang masuk kedalam kamar mandi untuk menyusulnya.


Ketika Ava sudah masuk kedalam kamar mandi, dia langsung saja mendekat kerahnya Derral sambil memberikan sentuhan-sentuhan yang begitu seksi dan menggoda sekali disekujur tubuhnya Derral.


Sedangkan dikenyataannya, Derral terus menerus memijat pelan tongkat baseballnya itu dengan sambil memejamkan matanya.


Kembali kehaluannya Derral.


Ava tidak lupa juga memberikan kecupan-kecupan mesra disekujur tubuhnya Derral hingga akhirnya Ava sampai juga didepan tongkat baseballnya itu.


Derral dia hanya diam saja sambil terus menikmati permainannya Ava.


Dan Ava ketika dia sudah sampai didepan tongkat baseballnya Derral yang sudah memanjang sempurna, dia langsung mendongak menatap wajahnya Derral yang sedang menunduk melihat kearahnya dengan sambil tersenyum seksi dan sambil juga memegang tongkat baseballnya itu.


Sedang dikenyataannya, Derral terus meracau memanggil-manggil namanya Ava dengan sedikit mendongakkan kepalanya sambil terus mengurut tongkat baseballnya itu dengan lembut.


" Ayo Ava, ayo come on baby, aaaaahhh ",, racau Derral ketika dia sedang melakukan solo karirnya.


Dibayangannya Derral, Derral lalu menyuruh Ava untuk menghi54p tongkat baseballnya itu kedalam mulutnya Ava.


" Aaah yes Ava, aaaahhhhh ",, racau Derral lagi ketika Ava sudah mulai mengh154p tongkat baseballnya itu.


Ava mamasukkan tongkat baseballnya Derral kedalam mulutnya dengan gerakan yang sangat sensu4l sekali.


H154pan demi h154pan dilakukan oleh Ava ditongkat baseballnya Derral.


Tidak lupa juga tangannya Ava pun juga terus mengocok bola milkshakenya Derral dengan k0c0kan yang sangat menggugah selera sekali.


" Aaaaahhhh, Ava, aaaaahhh ",, racau terus dari mulutnya Derral.


Dan racauan itu memang Derral lakukan dikenyataannya, bukan dalam haluannya, namun sambil terus membayangkan Ava yang sedang mengh154p tongkat baseballnya.


Ava pun juga memainkan kepala tongkat baseballnya Derral dengan menggunakan bibirnya yang tipis dan seksi itu.


Dengan gerakan-gerakan yang memutar, menj1l4t dan mengh154p Ava lakukan demi memuaskan Derral.


Dan ketika Ava sudah puas dalam memainkan tongkat baseballnya Derral.


Ava tiba-tiba saja berdiri dari jongkoknya dihadapannya Derral.


Derral hanya diam saja melihat Ava yang tiba-tiba berdiri dari jongkoknya disaat dia sedang dibuat melayang oleh mulutnya itu.


Dan Derral yang melihat itu, dia langsung saja tersenyum senang sekali, dan langsung juga memposisikan tongkat baseballnya itu kedalam goa miliknya Ava.


Blessssss, akhirnya masuk juga tongkat baseballnya Derral kedalam goa miliknya Ava, dan Derral yang sudah tidak sabar dia langsung saja menggerakkan pa***tnya itu dengan gerakan maju mundur syantik ala syahrino dengan gerakan yang amat sangat cepat sekali.


" Aaaaaahhh, aaaaaahh, aaaaahhhh ",, d354h dari Ava dan juga Derral saling bersahut-sahutan.


Derral terus menggesek-gesekkan tongkat baseballnya itu kedalam lubang kelinci miliknya Ava dengan gerakan yang sangat super cepat sekali.


Ketika dirasa Derral tidak bisa mengeluarkan cairan lengket dari miliknya itu, dia lalu menyuruh Ava untuk menyun99in9kan p***tnya kearahnya.


Dan Derral langsung saja memasuki lubang kelinci miliknya Ava dari belakang.


Semakin cepat pula ketika posisi mereka dengan seperti itu, dan Derral dibuat semakin tidak karuan saja rasanya.


Dikenyataannya Derral sampai mendongak-dongakkan kepalanya sampai seperti itu, ketika dia merasakan rasa yang begitu nikmat sekali, dari urutan yang dia lakukan sendiri ditongkat baseballnya.


Dan ketika Derral sudah sampai dipuncak kenikmatannya, dia langsung saja mengeluarkan cairan lem miliknya itu keatas lantai kamar mandi dan langsung tersiram oleh guyuran air shower yang sedang mengalir dari atasnya itu.


Derral ketika sudah bisa mengeluarkan cairan lemnya itu, dia baru saja sadar jika apa yang dilakukannya dengan Ava tadi hanyalah kehaluannya semata.


" Hah-hah-hah-hah ",, deru nafasnya Derral yang tidak teratur karena baru saja merasakan pelepasan sambil membayangkannya dengan Ava.


" Aku sungguh dibuat gila baru beberapa jam satu kamar dengan Ava ",, kata Derral sambil membilas tubuhnya dibawah guyuran air shower.


Sedangkan Ava yang tadi sudah masuk kedalam ruang walk in closetnya dia langsung saja bercermin lagi didepan cermin besar miliknya yang ada didalam situ.


" Astaga...............!!!!!, tadi aku berhadapan dengan manusia sombong yang sudah menjadi suamiku dengan keadaan yang belum berpakaian sama sekali seperti ini ",, kata Ava berbicara sendiri didepan cermin sambil menepuk-nepuk wajahnya yang sedang merasakan panas dingin.


" Kleponku, bolu kukusku yang merekah merah merona ini, apakah Derral tadi juga melihatnya semua ",, kata Ava lagi sambil memegangi p4yud4r4 dan miss Vnya sendiri didepan cermin miliknya.


" Aduh aku harus bagaimana ini, jika bertemu dengannya nanti ",, kata Ava lagi dengan menampilkan wajah kebingungannya sendiri.


" Rilax-rilax Ava, jangan panik-jangan panik, semua aman terkendali, bolu kukusmu juga masih hangat didalam oven ", kata Ava lagi yang menamai miss Vnya dengan bolu kukus.


" Sudah sekarang kamu ganti baju, tenang, slow, anggap saja tadi tidak pernah terjadi, karena sebentar lagi siMira pasti akan memanggil untuk makan malam ",, kata Ava lagi dan lagi sambil mengatur kebingungannya tadi.


Dan setelah itu Ava langsung saja dengan segera mengambil baju yang ingin dipakainya didalam lemari pakaiannya dengan asal dan cepat.


Sedangkah Derral yang sudah selesai mandi, dia langsung saja keluar dari dalam kamar mandi, hanya menggunakan bathrobenya Ava yang ada didalam lemari yang ada didalam kamar mandi.


Derral yang sudah keluar dari dalam kamar mandi, dia terlihat lebih fresh dan tidak tertekan seperti tadi.


Sambil berjalan santai kearah paperbagnya yang dia taruh diatas ranjangnya Ava, Derral dengan santainya memakai semua pakaian itu disitu tanpa malu jika dilihat oleh Ava.


Dan Ava yang tadi sudah selesai berganti baju, dia langsung saja ingin berlalu keluar dari dalam ruang walk in closetnya.


Namun langsung saja diurungkan niatnya, karena ketika Ava baru membuka sedikit pintu ruang walk in closetnya mata dia langsung melihat Derral sedang memakai segitiga bermudanya yang berwarna biru tua.


" Mataku ternodai, oleh pan***tnya Derral, bentuknya begitu menggoda, bagaimana dengan depan pan***tnya Derral yah ",, kata absurd Ava sambil mengintip Derral yang sedang berganti pakaiannya.


" Aiiisshh bicara apa sih kamu Ava!!! ",, kata Ava lagi sambil memukul kepalanya sendiri menggunakan telapak tangannya.


...πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯...


Mereka berdua Ava dan Derral hanya satu kata dari author.......... GILAπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


...πŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•Š...


...***TBC***...