Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
SYOK



Sambungan telefon dari Mamah Delfa yang masih terhubung dengan Via dan Mamah Delfa langsung mendengar suara teriakan dari Via tadi, membuat Mamah Delfa langsung saja merasa sangat terkejut sekali.


Mamah Delfa takut jika Via mengalami hal yang tidak dia inginkan, bahkan Mamah Delfa juga mendengar suara benturan yang sangat keras sekali melalui sambungan telefonnya dengan Via.


Sampai-sampai Mamah Delfa terus berteriak-teriak tidak jelas sambil memanggil-manggil nama Via di sambungan telefonnya, namun tetap tidak ada sahutan sama sekali dari Via.


Orang-orang yang yang ada di sekitar jalanan tempat Via mengalami kecelakaan, serta para pengendara lainnya, mereka semua langsung saja bergegas membantu Via dari dalam mobilnya yang terbalik itu.


" Viaaaaaaaaaaaaa!!!, Viaaaaaaaaaaa kamu dengar Mamah Nak?? ",, kata Mamah Delfa lagi kepada Via dengan suara yang sangat keras sekali.


Mamah Delfa yang sedang berteriak dengan sangat keras sekali disambungan telefon, tidak sengaja terdengar oleh beberapa orang.


Karena ponsel milik Via terlempar keluar dari dalam mobil melalui jendela kaca mobil yang pecah.


Salah satu orang yang membantu Via, dia langsung saja mengambil ponsel tersebut dan menjawab perkataan dari Mamah Delfa.


" Halo Nyonya ",, kata orang tersebut kepada Mamah delfa.


" Halo anda siapa??, dan dimana anak saya Via?? ",, jawab dari Mamah Delfa kepada orang tersebut.


" Maaf Nyonya, anak anda sedang mengalami kecelakaan, dan kami sedang membantunya mengeluarkan dia dari dalam mobilnya yang terbalik ",, jawab dari orang tersebut kepada Mamah Delfa.


Mamah Delfa langsung saja syok sekali mendengar jawaban dari laki-laki itu.


Untuk membuktikannya sendiri dengan tangan yang gemetaran Mamah Delfa lalu mencoba mengalihkan sambungan telefonnya dengan sambungan video call.


Dan laki-laki yang mengangkat telefon dari Mamah Delfa, dia langsung saja mengarahkan kamera ponselnya ke arahnya lalu membalikkannya ke arah mobil milik Via.


" Itu apakah benar mobil milik anak anda Nyonya?? ",, tanya dari laki-laki itu kepada Mamah Delfa.


" Ya Tuhan Via, iya benar itu mobil milik anak saya Tuan, tolong Tuan jangan dimatikan dulu video callnya, saya ingin melihat lebih jelas lagi apakah itu benar anak saya?? ",, kata Mamah Delfa lagi kepada laki-laki tersebut.


Laki-laki tersebut langsung saja meminta tolong kepada orang-orang yang ada di situ untuk menyingkir sejenak supaya dia bisa memperlihatkan wajah Via kepada Mamah Delfa.


" Astaga ya Tuhan........... ",, kata Mamah Delfa dengan sangat histeris sekali.


" Itu benar anak saya Tuan ",, kata Mamah Delfa kepada laki-laki tersebut sambil menangis sejadi-jadinya.


" Tuan dimana tempat anak saya mengalami kecelakaan, cepat Tuan katakan ",, kata Mamah Delfa kepada laki-laki itu.


Dan laki-laki itu langsung saja menyebutkan alamat jalan tempat Via mengalami kecelakaan.


" Baik saya akan segera kesana bersama suami saya dan tolong Tuan urus dulu keadaan dari anak saya ya Tuan, saya mohon ",, kata Mamah Delfa meminta tolong kepada laki-laki tersebut.


" Baiklah Nyonya, saya akan membantu mengurus kecelakaan dari anak anda ",, jawab laki-laki itu kepada Mamah Delfa dengan tulus.


Dan selanjutnya sambungan telefon mereka pun terputus juga.


Laki-laki itu langsung saja meminta tolong kepada semua orang untuk membantunya membawa Via ke rumah sakit terdekat.


Sedang Mamah Delfa sambil menangis dia terus mencari nomor telefon dari sang suami yaitu Ayah Markus untuk mengabarkan kondisi dari Via.


Ayah Markus yang sedang berada di kantornya, dia langsung saja sangat syok sekali dan juga terkejut ketika mendengar kabar mengejutkan dari sang istri.


" Mamah tunggu dulu dirumah, nanti kita kesana bersama-sama ",, kata Ayah Markus kepada Mamah Delfa.


" Baik Ayah, hati-hati dijalan ",, jawab Mamah Delfa kepada Ayah Markus.


Setelahnya sambungan telefon mereka pun terputus juga.


Ayah Markus yang sudah selesai menerima telefon dari Mamah Delfa, dia langsung saja segera keluar dari dalam ruang kerjanya sambil juga mencoba menghubungi sang anak bungsu yaitu Ozzie.


Namun sayang Ozzie belum bisa langsung datang, karena dia sedang berada di luar kota untuk masalah pekerjaan.


Ozzie bisanya datang esok hari karena perjalanan yang dia tempuh tidaklah dekat.


Mamah Delfa setelah menelfon Ayah Markus dia langsung saja mencoba mencari nomor telefon dari Leon.


Panggilan pertama dari Mamah Delfa tidak di angkat oleh Leon, panggilan ke dua, ke tiga dan baru panggilan ke empat barulah di angkat oleh Leon.


Wajar saja jika Leon tidak bisa langsung segera mengangkat telefon dari Mamah Delfa, sebab dia sedang meeting dengan jajaran petinggi di kepolisian.


" Kenapa ponselku bergetar terus, apakah ada hal penting yang sudah terjadi ",, kata batin dari Leon ketika sedang meeting tadi.


Akhirnya Leon memberanikan diri meminta ijin kepada semua orang untuk mengangkat sambungan telefonnya sejenak.


Dan di sinilah Leon sudah keluar dari dalam ruang meeting untuk mengangkat sambungan telefon dari Mamah Delfa.


" Mamah Delfa, Mamah kenapa menelfonku sebanyak ini ",, kata Leon kepada dirinya sendiri.


Dan setelahnya Leon langsung saja mencoba mengangkat sambungan telefon dari Mamah Delfa.


" Halo Mah, ada apa ya Mamah menelfon Leon sebanyak itu, Leon sedang meeting tadi Mah ",, kata Leon kepada Mamah Delfa.


" Leon, Via sedang mengalami kecelakaan, kamu cepat datang segera ya Nak di jalan .......... ",, kata Mamah Delfa kepada Leon sambil menyebutkan nama jalan tempat Via mengalami kecelakaan.


Sungguh hati Leon serasa hancur seketika mendengar perkataan dari Mamah Delfa sang Mamah mertua tentang Via.


" Apa Mah??!!, Mamah jangan bercanda kepada Leon?? ",, kata Leon kepada Mamah Delfa.


" Untuk apa Mamah bercanda denganmu Leon, cepat datang kesana!! ",, bentak dan teriak dari Mamah Delfa kepada Leon.


" Baik-baik Mah, Leon akan segera menyusul kesana ",, jawab Leon kepada Mamah Delfa.


Dan setelahnya sambungan telefon mereka pun terputus juga.


Leon langsung saja meminta ijin kepada semua peserta meeting jika dia ingin pergi pada waktu juga sebab sang istri sedang mengalami kecelakaan.


Peserta meeting juga sama terkejutnya mendengar kabar dari Via dan mereka langsung saja mengijinkan Leon untuk pergi menyusul sang istri tercinta.


Leon yang sudah mendapatkan ijin, dia langsung saja segera bergegas keluar dari dalam kantor kepolisian untuk menuju ke tempat Via mengalami kecelakaan tanpa berganti baju terlebih dahulu.


Di perjalanan Leon terus berdoa di dalam hatinya semoga saja Via tidak terlalu parah kondisinya.


Wajah kecemasan terlihat sekali di wajah Leon, bahkan guratan-guratan ke khawatiran juga nampak diwajah Leon.


Dan Mamah Delfa tadi setelah meneflon Leon, dia sambil menunggu sang suami sampai rumah, Mamah Delfa langsung saja menghubungi sang besan yaitu ke dua orang tuanya Leon.


Semua orang yang mengenal Via tentu saja merasa sangat terkejut sekali mendengar kabar jika Via sedang mengalami kecelakaan mobi.


Sedang untuk Via sendiri yang sudah sampai di rumah sakit, dia langsung saja mendapatkan penanganan intensif dari para Dokter dan asisstan Dokter yang berjaga diUGD.


Sedang untuk laki-laki tadi yang membawa ponsel Via, dia masih setia menunggui Via yang sedang di tangani oleh Dokter.


Sesekali laki-laki itu juga menerima panggilan telefon diponsel Via dari Mamah Delfa.


Sebab Mamah Delfa memang sengaja terus menerus menghubungi ponsel Via, karena dia ingin terus mendengar kabar tentang Via dari laki-laki baik yang sudah membantu Via kerumah sakit.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...