Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
RASAKAN ITU



Kemarin author sudah Up dua ya readers tapi yang satu ditolak, entahlah apakah yang ini ditolak juga, author tidak tahu......๐Ÿ˜ฌ.


Mau bagaimanapun juga kalian menginginkan pembalasan yang mengenaskan untuk Fara dan Dokter Rava bukan๐Ÿ˜Œ.


Tapi apa boleh buat, jika author sudah membuat Fara dan Dokter Rava tersiksa malah ditolak kemarin๐Ÿ˜‘.


Sakit tapi tidak berdarah rasanya.......๐Ÿ˜ถ.


Sudah mikir dan mengeluarkan semua ide dalam otak, ujung-ujungnya ditolak๐Ÿ˜ฎโ€๐Ÿ’จ.


Yuk sekarang tinggalkan curhatan unfaedah dari saya, sekarang mari simak kelanjutan dari babnya๐Ÿค—.


..........-----*****-----...........


Suara teriakan terus terdengar dari dalam ruang penyekapannya Dokter Rava.


Karena memang daritadi Dokter Rava terus berteriak meminta dikeluarkan dari dalam ruang penyekapannya tersebut.


Ketika para anak buah yang berjaga didepan ruang penyekapan itu tidak tahan dengan suara teriakan dan pintu yang digedor-gedor terus menerus dari dalam.


Akhirnya beberapa anak buah sekitar lima orang jumlahnya memutuskan untuk masuk kedalam ruang penyekapan tersebut dan memberikan pelajaran kepada Dokter Rava.


" Anda berisik sekali Tuan, membuat kepala saya serasa ingin pecah!! ",, kata salah satu anak buah kepada Dokter Rava.


Dokter Rava tanpa banyak berbicara atau menjawab perkataan dari anak buah tadi, dia langsung saja mencoba untuk keluar dari dalam ruang penyekapannya.


Tapi sayang pergerakan dari Dokter Rava, dapat diketahui oleh anak buah yang ada didalam situ.


Tanpa mengenal kata ampun, para anak buah itu langsung saja memukuli Dokter Rava hingga babak belur dan langsung terkapar dilantai nan dingin itu.


Ketika Dokter Rava dipukuli para anak buah seperti itu, tiba-tiba saja ponsel yang ada disaku celananya terjatuh kebawah.


Dan hal itu langsung saja diambil oleh salah satu anak buah untuk mereka serahkan kepada sang Ketua yang mengurus markas disitu.


" Dia masih menyimpan ponselnya, ayo segera geledah tubuhnya sekarang!! ",, perintah dari salah satu anak buah kepada teman-temannya.


Segeralah para anak buah itu langsung saja menggeledah badan dari Dokter Rava.


Hasilnya mereka menemukan ada 546u-546u didalam saku celana yang satunya, dan juga pisau lipat yang tersimpan dibalik sabuk yang dipakai Dokter Rava.


" Ini bro kita menemukan ini, ayo kita segera serahkan ini semua kepada sang Ketua ",, kata anak buah itu kepada temannya.


" Ayo ",, jawab anak buah yang lainnya kepada temannya.


Setelahnya para anak buah itu langsung keluar dari dalam ruang penyekapan Dokter Rava meninggalkan Dokter Rava sendirian lagi didalam ruang penyekapan itu dalam keadaan sudah babak belur.


Anak buah itu yang membawa ponsel milik Dokter Rava dia langsung saja melaporkannya kepada sang Ketua.


" Ketua, kami menemukan ponsel, 546u-546u dan juga pisau lipat didalam celana yang dipakai laki-laki itu ",, kata anak buah itu kepada Ketua.


Sang Ketua langsung saja mengecek ponsel yang dimiliki oleh Dokter Rava.


" Dipasword dan juga dikunci, dan yang bisa membuka ponsel ini adalah anak buah dari Tuan Zohan yang bekerja menjadi hacker ",, kata sang Ketua itu kepada anak buahnya.


Ketika sang Ketua sedang berbincang kepada anak buahnya, ada anak buah lain yang tiba-tiba masuk kedalam ruangannya.


" Masukkan dia kedalam ruangan yang ada disamping ruangan laki-laki tadi ",, jawab dari sang Ketua kepada anak buahnya.


" Baik Ketua ",, jawab dari anak buah itu kepada sang Ketua.


" Oh ya, jika kamu ingin menikmatinya dulu sebelum dia dihukum oleh Tuan Zohan silahkah saja, seperti biasanya tidak ada yang melarangnya ",, kata sang Ketua lagi kepada anak buah tersebut.


" Terimakasih Ketua ",, kata anak buah itu dengan eskpresi sangat senang sekali.


Anak buah itu langsung saja keluar dari dalam ruangan sang Ketua untuk segera membawa Fara kedalam ruang penyekapan yang mereka tuju.


Sesudah itu, sesuai dengan perkataan dari sang Ketua tadi, para anak buah tadi langsung saja mengajak para teman-temannya untuk menikmati tubuhnya siFara.


Mereka yang sering berhubungan dengan kekerasan dan perkelahian ketika mendapatkan ajakan bersenang-senang seperti itu, tentu saja banyak dari mereka yang mau melakukannya.


Hanya para anak buah yang kelaparan dengan tanda kutip sajalah yang langsung bergegas ikut masuk kedalam ruang penyekapannya Fara.


Cukup banyak juga ternyata, setidaknya ada dua puluh orang yang sedang mengantre untuk bisa memu45kan pisang mereka supaya bisa memasuki milik Fara.


Bahkan banyak dari mereka ada yang langsung mem45uki Fara secara bersamaan tanpa adanya pemanasaan terlebih dahulu, dari lu64ng yang sesungguhnya dan dari lu64ng p***tnya juga.


Fara yang baru pertama kali dimasuki lewat p***t seperti itu, dia langsung saja berteriak dengan sangat keras sekali.


Sebab rasanya sungguh sangat-sangat sakit sekali, ( itu kata mbah google ya readers ).


Namun ketika Fara berteriak dan membuka mulutnya seperti itu, para anak buah masih tetap tidak memberi ampun dan malah langsung men7374li mulut Fara dengan pisang milik salah satu dari anak buah.


Fara sampai gelagapan ketika pisang itu terus dikeluar masukkan kedalam mulutnya.


Walau Fara pecinta 53x tapi tetap saja jika dia diberikan 53x secara berlebihan seperti itu, pastilah dia akan merasa kesakitan dan tidak tahan akan rasa sakitnya.


90yangan demi 90yangan terus Fara dapatkan dari para anak buah yang silih berganti memasukkinya.


Bahkan lubang milik Fara sampai melar, lecet dan juga berdarah karena mereka semua melakukannya sangat kasar dan tidak ada kata lembut-lembutnya sama sekali.


" Ampuuun Tuan, ampuunnn stop, saya sudah sudah tidak kuat ",, kata Fara memohon ampun kepada para anak buah yang berdiri mengelilinginnya.


Anak buah yang berjumlah dua puluh orang itu mereka semua langsung saja tertawa dengan sangat keras sekali melihat wajah, tubuh dan keadaan dari Fara yang sangat mengenaskan sekali.


Bibir Fara mengeluarkan darah, p4yud4r4 dia dua-duanya juga mengeluarkan darah dan lecet-lecet cukup parah, bahkan punggung dan bagian tubuh yang lainnya ada yang terluka.


Karena para anak buah tadi sangat rakus dan juga ganas sekali dalam mengajak berc1nt4 dengan Fara.


Masih tidak merasa kasihan sama sekali, para anak buah yang belum mendapatkan kepuasan, dia langsung saja mendekati Fara dan langsung juga sama seperti yang lain, menun994ngi Fara sambil tertawa bersama kawan-kawannya.


Itulah akibatnya jika suka bermain api, pastilah akan terbakar sendiri, jika tidak mau terkena bara api, lebih baik hindari bukan didekati.


Dan setelah para anak buah itu bersenang-senang dengan Fara, pastilah nanti gantian Papah Zohan yang akan memberikan hukuman yang yaaah cukup mengerikan bagi Fara.


Tidak cuma Fara saja yang akan mendapatkan hukuman, melainkan Dokter Rava juga harus bersiap-siap dengan hukuman yang akan dia dapatkan dari Keluarga Altherr dan Keluarga Altezza.


...๐Ÿ•Š๏ธ๐Ÿ•Š๏ธ๐Ÿ•Š๏ธ๐Ÿ•Š๏ธ๐Ÿ•Š๏ธ๐Ÿ•Š๏ธ๐Ÿ•Š๏ธ๐Ÿ•Š๏ธ๐Ÿ•Š๏ธ๐Ÿ•Š๏ธ๐Ÿ•Š๏ธ๐Ÿ•Š๏ธ๐Ÿ•Š๏ธ...


...***TBC***...