Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
SEBUAH FOTO



Baik Dian - Aaric, Leon dan Via mereka semua sedang merasa sangat bahagia sekali.


Sebab mereka akhirnya bisa sah juga menjadi sepasang pengantin baru yang sudah mereka nanti-nantikan sebelumnya.


Leon dan Via yang melakukan hal itu lagi tadi tanpa mereka sadari waktu sudah menunjukkan pukul enam pagi.


Dan dipukul enam pagi itulah mereka berdua baru saja selesai melaksanakan ritual pengantin baru mereka yang biasanya para pengantin baru lakukan.


Senyum Leon tidak henti-hentinya luntur dari bibirnya, wajah dia pun terlihat sedikit lebih muda dan fresh, karena baru saja mendapatkan hal terindah dalam hidupnya bersama Via.


Sedang Via sendiri walau dia merasa letih dan sakit semua disekujur tubuhnya terutama bagian tersensitifnya, tapi dia juga ikut senang, sebab bisa melihat sang suami puas dan senang akan permainan ranjang yang dia berikan tadi.


" Sayang aku bahagiaaa sekali, aaaah leganya, terima kasih ya sayang ",, kata Leon kepada Via.


" Iya, jika mau mengulanginya lagi aku siap ko Tuan Singaku tersayang, yang terpenting kamu jangan sampai melirik wanita lain selain diriku, jika sampai itu terjadi, siap-siap burung kamu itu aku tembak menggunakan pistol yang kamu punya!! ",, jawab Via kepada Leon.


Leon yang mendengar perkataan dari Via dia langsung saja tersenyum, karena menurutnya perkataan Via tadi sangatlah lucu.


" Kamu tenang saja Via, aku bukan tipe laki-laki seperti itu, sudah yuk kita keluar, sudah hampir jam tujuh, dan nanti siang kan rencananya kita akan pindah kerumahku yang sekarang sudah menjadi rumah kita ",, kata Leon kepada Via.


Via pun hanya mengangguk saja kepada Leon, dan setelahnya Via mencoba untuk beranjak dari atas ranjang.


Namun ketika Via baru saja berdiri dari atas ranjang, tiba-tiba saja kaki dia serasa tidak mempunyai tulang, dan setelah dia mencoba untuk menggerakkan kakinya, alangkah terkejutnya dia ketika bagian miliknya terasa sangat perih sekali.


" Aduuuuhhh ",, Via mengaduh sambil memegangi miliknya yang terasa sakit.


Leon yang sedang mengecek ponselnya ketika mendengar Via mengaduh, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Via.


" Kamu kenapa sayang??, sakit ya??, ayo aku bantu ",, kata Leon kepada Via.


Dan Via hanya mengangguk saja kepada Leon.


Sedang Leon dengan sigap dia langsung saja menggendong Via untuk menuju kedalam kamar mandi.


" Apa kamu juga membutuhkan bantuanku untuk mandi Via?? ",, tanya Leon kepada Via.


" Tidak perlu, lagipula kamu juga sudah mandi, nanti bisa basah lagi ",, jawab Via kepada Leon.


" Ya sudah kalau begitu ",, kata Leon kepada Via.


" Eem honey ",, panggil Via kepada Leon yang hampir saja ingin menutup pintu kamar mandi.


" Iya ada apa sayang?? ",, jawab Leon kepada Via.


" Bisakah kamu menyiapkan baju yang ingin aku pakai?? ",, tanya Via kepada Leon.


Leon langsung tersenyum senang ketika mendengar perkataan dari Via.


" Dengan senang hati istriku ",, jawab Leon kepada Via sambil tersenyum.


" Terimakasih ",, kata Via kepada Leon sambil tersenyum juga.


Setelahnya Via mencoba untuk mandi, sedang Leon dia langsung masuk kedalam ruang walk in closet untuk mengambilkan pakaian untuk Via sesuai keinginannya.


Via sungguh sedikit tersiksa dengan rasa sakit yang dirasakannya, ketika dia baru saja ingin membilas dan membersihkan bagian tersensitifnya itu.


Mau tidak mau Via harus tetap mandi dan membersihkan miliknya walau sakitnya sungguh sangat sakit sekali.


Sedang Leon yang sudah masuk kedalam ruang walk in closet, dia langsung saja memilah dan memilih baju milik Via untuk Via pakai nanti.


Tidak lupa Leon juga mengeluarkan salah satu lingerie milik Via untuk dia pakai nantinya.


Namun alangkah terkejutnya Leon, ketika dia tidak sengaja menyenggol tumpukan baju milik Via ada sebuah foto yang terjatuh disela-sela itu.


Foto yang sedang terbalik gambarnya membuat Leon sangat penasaran sekali milik siapakah itu.


Dan ketika foto itu sudah diambil oleh Leon, semakin terkejutlah Leon, ketika dibalik foto itu ada foto wajah dari seorang laki-laki yang cukup tampan sekali menurutnya.


" Foto siapakah ini??, kenapa Via tidak bercerita tentang foto ini?? ",, kata batin dari Leon sambil melihat foto yang sedang dipegangnya.


Leon tidak sadar jika dia berada didalam ruang walk in closet itu cukup lama sekali, hingga ketika Leon sedang menetralkan perasaan curiganya tentang foto yang dipegangnya itu, tiba-tiba saja dia mendengar Via memanggilnya dari luar.


Via yang sudah selesai mandi dengan cepat, dia langsung saja keluar dari dalam kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit tubuhnya sambil berjalan dengan sedikit tertatih.


Dan ketika Via sudah keluar dari dalam kamar mandi, dia tidak melihat Leon, maupun baju yang tadi dipesannya.


" Honeeey kamu dimana?? ",, panggil Via kepada Leon.


Leon yang masih berada didalam walk in closet mendengar panggilan dari Via, dia langsung saja menyembunyikan foto itu dibalik sakunya dan langsung juga membawa keluar baju yang sudah diambilnya tadi untuk Via.


Via langsung saja tersenyum melihat Leon baru saja keluar dari dalam ruang walk in closetnya, tapi tidak dengan Leon.


Wajah dia terlihat sangat dingin dan sangat susah sekali ditebak, tidak seperti tadi ketika Via belum mandi.


Via yang merasa Leon sedikit berbeda, dia langsung saja mencoba bertanya kepada Leon.


" Leon, are you ok?? ",, tanya Via kepada Leon.


Leon hanya diam saja sambil menggelengkan kepalanya dengan pelan.


" Pakailah baju kamu dulu ",, hanya itu yang keluar dari mulut Leon kepada Via.


Setelahnya Leon langsung ingin berlalu pergi keluar dari dalam kamar, namun langsung saja dicegah oleh Via.


" Tunggu Leon.....!!, kamu kenapa??, kenapa wajah kamu terlihat dingin kepadaku seperti ini?? ",, tanya Via kepada Leon.


" Kamu mau tahu kenapa aku tiba-tiba menjadi dingin begini Via?? ",, kata Leon kepada Via.


" Jelaskan siapa laki-laki difoto ini, dan kenapa kamu masih menyimpannya dibalik tumpukan baju kamu!! ",, kata Leon kepada Via sambil memberikan foto laki-laki yang ditemukannya tadi kepada Via.


Via langsung saja melihat foto laki-laki itu dan alangkah terkejutnya dia ketika dia sudah melihat foto laki-laki itu.


Sebelum menjelaskan kepada Leon, Via langsung saja mengambil nafasnya dengan sangat panjang sekali.


Setelahnya Via lalu mengajak Leon untuk duduk dipinggir ranjang untuk membicarakan masalah kesalah fahaman itu dari hati-hati.


" Ayo sini sayang akan aku jelaskan siapa foto laki-laki ini ",, ajak Via kepada Leon.


Dengan perasaan cemburu Leon tetap mau diajak untuk duduk berdua dipinggir ranjang bersama Via.


Sebelum Via menjelaskan dan bercerita kepada Leon, Via menampilkan senyum termanisnya kepada Leon, karena Leon terlihat sekali jika dia sedang cemburu dengan foto laki-laki yang baru saja ditemukannya tadi.


Sedang Leon sendiri dia masih dingin dan menunjukkan wajah marahnya kepada Via, tanpa mempedulikan sama sekali senyum yang diberikan Via kepadanya.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...