
Pagi pun menjelang, sekitar pukul tujuh pagi Dokter jaga yang sedang ingin visit kedalam ruang perawatan Ava pun dia langsung saja masuk ditemani oleh salah satu suster atau perawat.
" Selamat pagi ",, sapa hangat dari Dokter itu kepada Derral, Ava, Mamah Gretl dan juga Oma.
Karena yang bisa berBahasa Indonesia cuma Ava dan juga Oma, jadi hanya mereka sajalah yang menjawab sapaan dari Dokter tadi.
" Selamat pagi Dokter ",, sapa balik dari Ava dan juga Oma.
Untung saja sebelum Dokter visit tadi, semua orang sudah pada bangun dari tidur mereka yang sedikit tidak nyenyak karena mereka merasa kurang nyaman dengan tempatnya.
" Saya periksa dulu ya Nyonya Ava ",, kata Dokter laki-laki itu kepada Ava.
Ava pun hanya mengangguk saja kepada Dokternya, dan Derral lansung sigap berdiri tidak jauh dari sang Dokter untuk memperhatikan bagaimana Dokter itu akan memeriksa keadaan dari Ava.
Sedangkan Mamah Gretl dan Oma mereka berdua memilih untuk duduk dikursi yang tidak jauh dari mereka.
setelah beberapa menit memeriksa, akhirnya Dokter laki-laki itu selesai juga memeriksa keadaan dari Ava.
Karena pemeriksaan dari Ava menunjukkan perkembangan yang bagus, akhirnya Dokter itu pun memperbolehkan Ava untuk pulang pagi itu, tapi dengan catatan Ava tidak boleh melakukan aktifitas yang berlebih terlebih dahulu sementara waktu.
" Baik Dokter, saya faham ",, jawab Ava kepada Dokternya sambil tersenyum.
" Maaf Dokter tadi Dokter menjelaskan apa ya sama istri saya?? ",, tanya Derral kepada Dokternya menggunakan Bahasa Inggris.
Sebab tadi Dokternya menjelaskan kepada Ava menggunakan Bahasa Indonesia.
Sang Dokter yang ditanya oleh Derral, dia langsung saja menjelaskan menggunakan Bahasa Inggris dengan ramah.
" Oh Ok Dokter terimakasih ",, kata Derral kepada Dokternya.
Entah ada angin apa Derral mengucapkan kata terimakasih kepada Dokternya.
Dan Ava yang mendengarnya pun dia langsung saja tersenyum.
Setelah itu Dokter dan suster tadi mereka berdua yang sudah menjalankan tugasnya, langsung saja berpamitan untuk pergi dari dalam ruangan tersebut.
Tidak berlangsung lama akhirnya Ava, Derral, Mamah Gretl dan Oma mereka semua sudah berada didalam mobil mereka sendiri untuk segera pulang kevila sang Opa.
Perjalanan yang tidak membutuhkan waktu yang lama, akhirnya mobil yang Derral kendarai sampai juga didepan halaman vila sang Opa.
Papah Zohan dan Opa yang sudah diberitahu tadi oleh Mamah Gretl, jika mereka semua akan pulang pagi, Papah Zohan dan Opa sudah menyambut kedatangan dari Ava dan semua orang sejak tadi.
" Ayo kita masuk dulu ",, ajak Opa kepada semua Keluarganya.
Mereka semua akhirnya masuk juga kedalam vila menuju keruang Keluarga.
" Keadaan kamu bagaimana Ava?? ",, tanya Papah Zohan kepada Ava ketika mereka semua sudah pada duduk diruang Keluarga.
" Sudah lebih baik Papah, sudah tidak sepusing atau selemas kemarin ",, jawab Ava kepada Papah Zohan.
" Syukurlah kalau begitu Ava, Papah sedikit lega mendengarnya ",, jawab Papah Zohan kepada Ava.
Ava hanya mengangguk sambil tersenyum saja kepada Papah Zohan.
" Oh ya Derral, Papah sudah menghubungi pilot untuk mengantarkan kita kembali pulang keSpanyol besok sore, bagaimana apakah kelamaan atau kecepatan bagi kamu?? ",, kata Papah Zohan kepada Derral.
" Tidak apa-apa Pah, karena bagaimanapun juga Derral harus segera berangkat kekantor untuk segera meeting dengan mereka semua ",, jawab Derral kepada Papah Zohan.
Ava yang mendengar perkataan dari Papah Zohan, entah kenapa perasaan dia menjadi tidak enak dan juga tidak tenang.
Tapi sekuat tenaga Ava menepis perasaan itu supaya fikiran dia menjadi tenang dan tidak stres.
Singkat cerita malam pun tiba, setelah semua orang sudah pada selesai makan malam, mereka semua langsung saja pada kembali kedalam kamar mereka masing-masing.
Dan saat ini Derral serta Ava sedang berbincang diatas ranjang kamar mereka.
" Kata Dokter kamu harus banyak beristirahat dulu Ava, perjalanan dari Indonesia keSpanyol tidaklah dekat, aku tidak mau terjadi apa-apa denganmu dan calon baby kita ",, jawab Derral kepada Ava.
" Tapi rasanya aku tidak tenang sekali ditinggal kamu sendirian disini ",, kata Ava sambil memeluk Derral.
Dan Derral pun langsung saja membalas pelukan dari Ava tadi.
" Tenang saja sayang, kita berpisah cuma untuk beberapa hari saja, setelah kamu sehat kamu kan bisa kembali pulang keSpanyol lagi berkumpul denganku ",, jawab Derral kepada Ava.
Ava hanya mampu diam saja tidak mau menanggapi perkataan dari Derral, sambil terus semakin mengeratkan saja pelukan ditubuhnya Derral.
Malam harinya ketika Derral sudah tertidur sangat lelap sekali, entah kenapa Ava semalaman tidak bisa tertidur sendiri, karena tidak tahu kenapa perasaan dia merasa sangat gelisah sekali.
Hampir dua jam lamanya yang dilakukan oleh Ava cuma diam sambil memandangi wajah Derral yang sedang tertidur lelap.
Ava rasanya tidak bisa berpaling dari wajah Derral malam itu hingga akhirnya mata dia merasa mengantuk sendiri.
Tidak terasa pagi pun menjelang, dan menurut Ava hari itu sangat cepat sekali.
Karena Ava seperti merasa baru saja bangun tidur, tahu-tahu waktu sudah sore hari dan itu artinya dia bersama Derral harus LDRan selama beberapa hari lamanya.
Padahal kurang lebih delapan hari lagi mereka akan melangsungkan pesta resepsi pernikahan mereka yang tertunda dan belum terlaksana.
" Hati-hati ya Derral, semoga kamu sampai diSpanyol dengan selamat ",, kata Ava kepada Derral.
" Iya sayang, kamu juga hati-hati ya disini, jaga kesehatan dan baby kita ini ",, jawab Derral kepada Ava sambil mengusap lembut perutnya Ava.
Setelahnya Derral langsung saja berjongkok didepan perut Ava untuk memberikan kecupan sayang kepada calon babynya.
" Sayang, jaga Mamah ya, Papah mau bekerja dulu, I Love You ",, kata Derral kepada calon babynya.
Apa yang dilakukan oleh Derral dilihat jelas oleh semua Keluarganya, dan mereka semua tersenyum senang melihat tingkah dari Derral yang sangat romantis sekali kepada Ava.
Setelah berpamitan seperti itu kepada semua keluarganya, akhirnya Derral dan Papah Zohan masuk juga kedalam mobil untuk menuju kesalah satu Bandara yang ada diIndonesia.
Sedang Ava dan lainnya langsung saja kembali masuk kedalam vila.
Seharian itu Ava tidak bisa tenang sama sekali perasaannya, dia terus kefikiran dengan Derral dan Derral seorang.
Bahkan ketika Ava mencoba untuk tidur malam pun yang bisa dia lakukan hanya berbalik badan tidak dengan tidak tenang.
Hingga akhirnya ketika Ava sudah capek, dia tertidur sendiri ketika waktu sudah menunjukkan pukul empat dini hari.
Ava tidak sadar, jika dia tertidur cukup lama sekali, tahu-tahu ketika dia bangun waktu sudah menunjukkan hampir pukul dua belas siang.
Bukannya Mamah Gretl dan lainnya tidak mencoba membangunkan Ava, akan tetapi ketika Ava coba dibangunkan dia tidak bergeming sama sekali.
Dan tidurnya pun terlihat sangat nyenyak sekali, alhasil Mamah Gretl, Oma dan Opa membiarkan saja.
Ava yang baru saja selesai bersih-bersih badannya didalam kamar mandi, dia langsung saja mencoba untuk keluar dari dalam kamar sambil menggenggam ponselnya.
Namun ketika dia baru saja sampai diruang Keluarga, dia langsung melihat semua Keluarganya sedang menonton siaran televisi yang memberitakan tentang kecelakaan pesawat malam tadi.
Hati dan fikiran Ava tiba-tiba menjadi sangat kacau sekali, air mata dia langsung saja menetes dari kelopak matanya yang indah itu.
Bahkan semua keluarganya sangat fokus sekali melihat tayangan berita yang sedang tayang itu tanpa menyadari kehadirannya sama sekali.
Dan hal itu membuat Ava semakin gelisah saja memikirkan keadaan dari Derral dan Papah Zohan.
...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...
...***TBC***...