
Chico yang kebingungan dengan situasi tersebut, antara Derral dan juga Ava, dia langsung saja ikut beranjak pergi dari dalam Cafe tersebut.
Namun sebelum Chico sampai dipintu masuk Cafe, dia langsung saja dipanggil dan didekatin oleh waiter.
" Tuan tunggu ",, panggil waiter kepada Chico.
Dan Chico langsung saja menghentikan langkah kakinya itu ketika dipanggil oleh waiter tersebut.
" Tuan ini uang kembaliannya, dan yang ini uang yang Nona tadi lemparkan ketemannya Tuan ",, kata waiter itu kepada Chico sambil menyerahkan sejumlah uang yang dibawanya.
Dan ternyata uangnya Ava yang tadi untuk membayar makanan masih sisa, serta uangnya Derral yang tadi dilempar oleh Ava dibantuin memungut oleh waiter yang kerja didalam Cafe tersebut.
Chico tidak menjawab perkataan dari waiter tersebut, dia langsung saja mengambil uang yang diberikan oleh waiter itu.
Namun sebelum pergi ,Chico memberikan satu lembar uang jika dirupiahkan bisa berjumlah cukup banyak untuk tip kepada waiter tersebut.
Chico yang sudah keluar dari dalam Cafe tersebut, dia langsung saja menghadang mobilnya Derral yang sudah hampir tancap gas mau meninggalkan parkiran Cafe.
" Aku ikut dengan kamu ",, kata Chico kepada Derral dan dia langsung saja masuk kedalam kursi penumpang yang ada disebelah sopir.
" Terus mobil kamu? ",, tanya Derral kepada Chico.
" Tenang, nanti biar aku suruh anak buah aku yang mengambil ",, jawab Chico dengan santai kepada Derral.
Derral tidak menjawab atau bertanya lagi kepada Chico, dan dia langsung saja mengendarai mobilnya untuk mengejar mobilnya Ava yang baru saja keluar dari dalam parkiran Cafe.
Chico yang melihat cara Derral menyetir seperti sedang mengikuti seseorang dia langsung saja bertanya kepada Derral.
" Kamu sedang mengikuti siapa sih Derr??, kenapa mengendarai mobilnya tidak enak begini?? ",, tanya Chico kepada Derral.
" Mengikuti mobil itu didepan, itu mobil milik wanita tadi yang sudah mempermalukanku ",, jawab Derral kepada Chico dengan mata yang terus fokus kedepan.
" Sebenarnya dia siapa sih Derr??, dan kenapa kamu seperti sudah mengenal dekat dengannya?? ",, tanya Chico lagi kepada Derral.
" Nanti saja aku menjelaskannya!! ",, jawab singkat Derral kepada Chico.
Dan Chico yang sudah diberikan perkataan seperti itu oleh Derral, dia langsung saja memilih diam.
Sedangkan kita geser keAva.
Ava tadi setelah berhasil mempermalukan Derral didalam Cafe, ketika sudah bisa keluar dari dalam Cafe, dia langsung saja menunjukkan senyum dan tertawa puasnya.
" Rasain, memangnya enak tak kerjani, salahe sopo awit mau ngganggu macan turu "
"( Rasakan, memangnya enak aku kerjain, salah sendiri kenapa daritadi mengganggu macan tidur ) ",, kata Ava sambil berjalan dengan kaki panjangnya menuju kearah mobilnya.
Ketika sudah sampai didalam mobil pun, Ava langsung melihat Derral yang juga ikut keluar dari dalam Cafe sambil mengalihkan pandangannya kesemua tempat seperti mencari keberadaannya Ava.
Dan Ava yang melihat Derral seperti mencarinya pun, dia langsung saja mengendarai mobilnya dan berhenti tepat didepannya Derral.
Sambil membuka kaca mobilnya, Ava langsung saja memakai kacamata hitamnya sambil melirik kearahnya Derral, dan setelahnya cus Ava langsung saja meninggalkan Derral yang gregetan dengan tingkahnya Ava.
Tanpa menunggu waktu lama, Derral langsung saja masuk kedalam mobilnya untuk mengejar mobilnya Ava.
Dan ketika tadi Derral dihadang oleh Chico, untung saja mobilnya Ava belum terlalu jauh dari pandangannya.
Yah beginilah saat ini keadaannya, Derral sedang mengejar Ava ingin membalaskan dendamnya karena sudah berhasil dipermalukan didepan umum seperti tadi didalam Cafe.
" Waaah-waaaah macem-macem karo aku wong lanang kae, wani ngetutke aku terus, ora kapok po piye wis tak gawe isin mau ning jero Cafe "
" ( Waaah-waaah berani macam-macam sama aku laki-laki itu, sudah berani mengikutiku terus, tidak jera apa sudah aku buat malu didalam Cafe tadi ) ",, kata Ava sambil melirik terus kearah spion tengah yang memperlihatkan mobilnya Derral sedang mengikutinya.
" Tak kerjani maneh kuwe, rasakno, kapokmu kapan massseeee "
" ( Tak kerjain lagi kamu, rasain, jeramu kapan Mas ) ",, kata Ava sambil membelokkan mobilnya ketaman kota yang ada disitu.
Derral yang melihat Ava membelokkan mobilnya keparkiran taman pun, dia juga mengikutinya, hingga parkir mobilnya pun bersebelahan persis dengan mobilnya Ava.
Ketika Ava dan Derral sudah sampai ditaman kota itu, waktu sudah mulai gelap, karena jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam.
Derral yang tidak mau kehilangan Ava lagi, dia langsung saja segera keluar dari dalam mobilnya untuk mendekati Ava yang ingin berjalan ketengah taman.
" Saya tidak akan melepaskanmu, karena kamu sudah berhasil membuatku malu!! ",, kata Derral kepada Ava dengan nada sambil menggertakan giginya.
" Terus........??? ",, kata Ava dengan santainya kepada Derral sambil menyilangkan kedua tangannya diatas perutnya.
Sedangkan Chico dia yang masih belum faham dengan hubungan antara Derral dan Ava, dia hanya bisa memperhatikan mereka dengan jarak yang cukup dekat, namun tidak dekat sekali.
" Kamu harus mempertanggung jawabkannya karena sudah mempermalukanku tadi ",, jawab Derral dengan bernada dingin kepada Ava.
" Kowe kui sing salah, kenopo aku sing kudu tanggung jawab, kowe kui sing jengkelke awit mau, kenopo aku sing mbok salahno, dasar wedhus tenan!! "
"( Kamu itu yang salah, kenapa aku yang harus bertanggung jawab, kamu itu yang sudah menjengkelkan daritadi, kenapa aku yang disalahkan, dasar kambing!! ) ",, kata Ava menuangkan semua uneg-unegnya kepada Derral sambil mengatai Derral kambing juga.
Untung Derral tidak tahu apa arti perkataannya Ava, jika tahu, entahlah mungkin tanduk kambing akan keluar beneran dari atas kepalanya Derral.
Derral dia semakin marah saja, ketika Ava menjawabnya menggunakan Bahasa yang tidak dia mengerti sama sekali.
Begitupun dengan Chico yang langsung saja membuka mulutnya sedikit lebar, karena merasa lucu saja dengan kata-kata yang Ava ucapkan tadi.
" Jangan menjawabku menggunakan Bahasa aneh kamu itu, dan kamu ayo ikut saya sekarang juga!! ",, kata Derral kepada Ava dan langsung saja menarik tangannya Ava supaya ikut dengannya.
Ava yang unik dia tidak suka dengan caranya Derral yang bersikap semena-mena seperti itu kepadanya.
Apalagi Ava dia tidak merasa bersalah sama sekali dengan Derral, justru Derrallah yang bersalah dengan Ava.
Ava yang tangannya ditarik paksa dengan Derral pun, dia langsung saja berteriak dengan sangat keras sekali.
Dan teriakannya Ava langsung saja mengundang perhatian semua orang yang ada didalam taman itu.
Sebab ditaman itu keadaan sedang cukup ramai sekali.
" Maaf Tuan, Nyonya, ada keributan apa ini?? ",, tanya salah satu pengunjung taman kepada Ava dan juga Derral ketika sudah mengerubungi Derral dan Ava.
Sedangkan Chico dia juga ikut berdiri diantara orang-orang itu semua, tanpa membantu Derral sama sekali, sebab dia masih bingung dengan hubungannya Derral dan Ava.
" Tuan, tolong saya, dia mau membawaku kemansion dia lagi, saya takut Tuan, dia sudah mengambil apa yang tidak seharusnya dia ambil dariku, Tuan, selamatkan saya, saya takut ",, akting Ava kepada semua pengunjung taman sambil berpura-pura menangis juga.
" Nona silahkan pergi dari sini, biar Tuan ini kami yang atasi ",, jawab salah satu pengunjung taman kepada Ava dan menyuruh Ava untuk segera pergi dari taman itu.
" Terimakasih Tuan, terimakasih banyak ",, jawab Ava dengan sangat senang sekali kepada semua pengunjung taman.
Dan setelahnya Ava langsung saja bergegas pergi dari taman kota itu dan segera mengendarai mobilnya untuk pulang kevilanya, karena waktu sudah mulai malam.
Sedangkan Derral yang ditinggalkan pergi oleh Ava lagi, dia yang ingin dihakimi oleh orang-orang, langsung saja membela diri.
" Kalian semua beren953k, apa kalian tidak tahu siapa saya hah!!! ",, kata Derral kepada semua pengunjung taman dengan nada yang sangat marah sekali.
"Aaaaaah si4l!!! ",, kata Derral untuk meluapkan emo51nya sambil sedikit berteriak kepada semua orang.
Dan setelahnya Derral langsung saja pergi dari taman itu untuk kembali kemansion mewahnya.
Chico yang melihat Derral masuk kedalam mobilnya, dia juga langsung saja mengikuti Derral untuk masuk kedalam mobil.
...💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕...
...🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊...
...***TBC***...