Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
KESI4L4N DERRAL



Setelah kurang lebih lima belas jam perjalanan menggunakan pesawat jet pribadi miliknya dari Argentina keSpanyol, akhirnya Papi Alano sampai juga diNegara asalnya yaitu Negara Spanyol.


Papi Alano dan Mamah Elsie Mamah kandungnya Derral mereka berdua sudah sampai dimansion mereka pribadi sekitar pukul dua dini hari.


Papi Alano dan Mamah Elsie yang sangat kecapean didalam pesawat jet pun akhirnya memutuskan untuk beristirahat lagi didalam kamar mereka.


Walau sebetulnya tadi mereka juga sudah beristirahat didalam pesawat, namun tetap saja rasanya berbeda.


Sedangkan Derral yang tadi sudah membahas masalahnya dengan Egon sampai jam sebelas malam pun, dia akhirnya langsung saja memutuskan kembali masuk kedalam kamarnya lagi.


Namun Derral dia tidak bisa langsung tidur, sebab dia kefikiran terus dengan perkataannya Egon yang mengatakan jika dia secepatnya harus segera menikahi gadis yang bernama Ava yang sedang menjadi berita skandal dengannya.


Jika tidak bisnis yang sudah dia bangun dengan susah payah akan hancur dengan perlahan-lahan.


Ditambah dengan isi map yang tadi diberikan oleh Egon kepada Derral pun, membuat Derral semakin pusing saja.


Sebab map itu berisi tentang data-data Perusahaan sang Papi yang terkena imbas dari berita skandalnya dengan Ava.


Perusahaan sang Papi terkena imbas dari berita skandalnya dengan Ava dan langsung mengalami penurunan saham sebanyak tiga puluh persen.


Jumlah yang cukup lumayan banyak untuk mengalami kerugian disebuah Perusahaan, sebab itu sudah lebih dari seperempatnya sendiri.


" Apa yang harus aku lakukan?? ",, kata Derral dengan pusing sendiri didalam kamarnya pada waktu itu.


" Apa aku memang harus menikahi Ava untuk menghilangkan nasib sialku ini?? ",, kata Derral lagi sambil berjalan tidak tentu arah didalam kamarnya.


" Aarrrghhh........!!!!, ini semua karena salahku sendiri, kenapa aku kemari mengatakan hal bod0h seperti itu!! ",, kata Derral lagi dan merasa geram dengan dirinya sendiri.


" Jika aku harus menikahi Ava, iya baiklah jika itu memang jalan satu-satunya, toh Ava juga tidak jelek, dia cantik, namun menyebalkan ",, kata Derral lagi kepada dirinya sendiri.


Setelah berkata seperti itu, Derral langsung saja mengambil ponselnya untuk mencari nomor ponselnya Ava untuk dia hubungi.


Dan nomor ponselnya Ava, Derral berinama dengan tulisan gadis lumpur babi.


Sedang kita geser kedalam kamarnya Ava.


Ava yang tadi juga sedang pusing sendiri dengan rencananya sang Papah.


Dan ketika Ava sedang pusing sendiri seperti itu, dia langsung saja mencoba merebahkan badannya diatas ranjangnya untuk memejamkan matanya dan tertidur, sebab besok dia sudah berangkat kekantor untuk bekerja seperti biasanya lagi.


Namun tetap saja, sudah Ava paksakan untuk tidur, dia tetap tidak bisa tidur juga.


" Aaarggghhh, aku ngantuk, sirahku ngelu, aku pingin turu kenopo angelmen ngene tho?? "


" ( Aaarrgghh, aku mengantuk, kepalaku pusing, aku ingin tidur, kenapa menjadi susah sekali begini?? ) ",, kata Ava sambil duduk dari rebahannya dan langsung juga mengacak-acak rambut panjangnya itu dengan gemas.


Waktu berlalu semakin larut saja, dan saat ini jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam lewat.


Dan Ava setelah dia paksakan untuk tidur, akhirnya bisa tertidur juga.


Namun kesenangannya Ava ketika bisa tidur itu sedikit terganggu karena mendengar dering ponselnya yang berdering cukup keras sekali.


" Aaaah si4l, siapa sih yang menelfonku malam-malam begini, baru saja bisa tidur, kenapa ada yang menelfonku dan menggangguku ",, kata Ava dengan nada yang cukup marah sambil berusaha membuka matanya.


Dan ketika melihat nama laki-laki sombong, Ava langsung saja mematikan sambungan telefonnya Derral secara sepihak.


Derral diseberang sana, langsung saja sedikit marah ketika sambungan telefonnya langsung saja dimatikan oleh Ava.


Dan Ava masih sama seperti tadi, ketika melihat nama laki-laki sombong yang ada dipanggilan masuk ponselnya, dia langsung saja mematikannya lagi.


" Sial4n si Ava, kenapa dia mematikan lagi sambungan telefonku!! ",, kata Derral dengan nada marahnya kepada Ava.


Dan Derral lalu mencoba untuk menghubungi Ava untuk ketiga kalinya.


Namun sayang, panggilan ketiganya tidak tersambung keponselnya Ava, ternyata Ava sudah mematikan ponselnya itu.


" Beren953k si Ava, dia sekarang nomornya tidak aktif!! ",, kata Derral dengan sangat marah sekali kepada Ava.


Sedangkan Ava yang sudah mematikan ponselnya itu, dia langsung saja memejamkan matanya lagi untuk tidur supaya besok dia tidak kesiangan untuk berangkat bekerja.


Derral yang tambah stres karena telefonnya tidak diangkat oleh Ava pun, dia lalu memutuskan untuk keluar dari mansion, dan menikmati udara malam hari.


Derral sungguh sangat suntuk dan tidak bisa tidur sama sekali malam itu, jadi dia memutuskan untuk jalan-jalan sebentar malam itu.


Derral yang sudah memakai jaketnya tanpa ganti baju lagi, dia langsung saja keluar dari dalam mansion, dan mengendarai mobilnya, walau jam sudah menunjukkan hampir pukul dua belas malam.


Ketika Derral baru saja mengendarai mobilnya sekitar sejauh empat kilometer dari mansionnya tidak tentu arah, tiba-tiba dia merasa ban mobilnya sedikit aneh.


Dan benar saja, ada pemberitahuan dilayar mobilnya jika ban mobilnya mengalami kempes alias bocor.


" Si4444lll!!!! ",, kata Derral dengan nada yang sangat marah sekali.


Derral yang sangat emosi, dia langsung saja mendendang ban mobilnya itu dengan sangat keras sekali.


Dan setelahnya Derral langsung saja menelfon anak buahnya untuk menjemputnya.


Setelah menelfon anak buahnya, Derral lalu menyender sejenak dipintu mobilnya untuk membalas chat yang masuk kedalam ponselnya.


Ketika sedang asik membaca pesan yang ada didalam ponselnya, tiba-tiba saja Derral didekatin oleh dua orang jalan9 yang ingin menggangunya.


" Pergi kalian berdua, jangan sampai saya membunuh kalian malam ini!! ",, kata Derral dengan marah mode On kepada kedua jalan9 itu.


Tidak marah saja, Derral sudah jijik dengan para jalan9, apalagi sedang dalam keadaan yang lagi banyak fikiran seperti itu, tambah marah pulalah Derral kepada kedua jalan9 itu.


" Tampan-tampan galak sekali sih Tuan, mungkin Tuan kurang belaian, bisa dong kita puasin ",, kata salah satu jalan9 kepada Derral dengan beraninya.


Derral tetap bersikap cuek sambil terus membaca email dan pesan masuk yang ada diponselnya dan tidak memperdulikan dua jalan9 itu yang terus mengajaknya berbicara.


Namun semakin didiamkan oleh Derral, salah satu jalan9 itu, dia memberanikan diri untuk mendekatinya dan langsung mengusap lengan serta dada bidangnya itu.


Alhasil membuat Derral langsung saja semakin menampilkan wajah marahnya, dan langsung memegang dengan cukup kuat sekali tangan sijalan9 itu.


" Sudah ku peringatkan kepada kalian berdua, jangan membuat saya semakin tambah marah!! ",, kata Derral dengan nada yang sangat geram sekali sambil mencengkeram tangannya sijalan9 degan sangat kuat sekali, hingga membuat sijalan9 merasa sangat kesakitan sekali.


" Pergi dari hadapan saya, atau saya patahkan tangan kamu ini!! ",, kata Derral lagi kepada jalan9-jalan9 itu sambil melepaskan secara kasar tangan jalan9 tadi.


Dengan merasa marah juga, kedua jalan9 tadi akhirnya mereka meninggalkan Derral sendirian lagi disekitar situ, sambil menyumpahi dan menggerutui sikapnya Derral yang sangat kasar sekali.


...🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊...


...***TBC***...