Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
KEADAAN VIA



Ayah Markus, Mamah Delfa, dan Tuan Lemuel yang sudah mendekat kearah Dokter, mereka bertiga terutama Mamah Delfa langsung saja segera bertanya kepada Dokter tersebut.


" Dokter bagaimana keadaan dari Via anak saya Dokter?? ",, tanya dari Mamah Delfa kepada sang Dokter.


" Apakah anda Mamahnya?? ",, tanya dari sang Dokter kepada Mamah Delfa.


" Iya Dokter, saya Mamahnya kandungnya ",, jawab dari Mamah Delfa kepada sang Dokter.


" Apakah di sini tidak ada suaminya?? ",, tanya dari Dokter lagi kepada semua orang.


" Saya Ayah Kandungnya Dokter, dan untuk menantu saya dia sedang perjalanan menuju kemari ",, jawab dari Ayah Markus kepada Dokter tersebut.


" Sudah Dokter, cepat jelaskan kepada kami bagaimana keadaan dari anak saya Via??, karena jika menunggu menantu saya datang, akan kelamaan, karena dinasnya tidak dikota ini ",, kata Mamah Delfa lagi dengan tidak sabaran kepada Dokter itu.


" Mari Nyonya, kalau begitu kita bicara di dalam ruang kerja saya saja ",, jawab dari sang Dokter kepada Mamah Delfa.


Sebelum pergi Ayah Markus berbicara sebentar kepada Tuan Lemuel terlebih dahulu.


" Tuan Lemuel bisakah. .......... ",, kata Ayah Markus belum selesai namun sudah terpotong dengan perkataan dari Tuan Lemuel.


" Iya Tuan, pergilah bersama Nyonya, biar saya saja yang menunggui di sini dulu ",, jawab dari Tuan Leumel kepada Ayah Markus.


Ayah Markus lalu mengeluarkan kartu namanya dari dalam dompetnya untuk dia berikan kepada Tuan Lemuel.


" Tuan, segera hubungi saya jika terjadi apa-apa dengan anak saya Via ya Tuan ",, kata Ayah Markus kepada Tuan Lemuel sambil memberikan kartu namanya tadi.


" Baik Tuan Markus, sudah segeralah ikut dengan Dokter itu ",, jawab dari Tuan Lemuel kepada Ayah Markus.


Ayah Markus langsung saja mengangguk kepada Tuan Lemuel.


Dan setelahnya Ayah Markus beserta Mamah Delfa langsung saja mengikuti langkah kaki dari sang Dokter menuju ke ruang kerjanya.


Sesampainya di dalam ruang kerja sang Dokter, Ayah Markus dan Mamah Delfa langsung saja di persilahkan duduk di kursi yang ada di depan meja kerja sang Dokter.


" Sudah Dokter, cepat jelaskan kepada kami, bagaimana keadaan dari anak kami Via?? ",, kata dari Ayah Markus kepada sang Dokter.


" Begini Tuan, anak anda Via dia mengalami Cedera Otak Traumatik Tertutup atau biasa kita sebut dengan COT Tertutup ",, jawab dari sang Dokter kepada Ayah Markus dan Mamah Delfa.


" COT Tertutup yang dialami oleh Nona Via karena dia mengalami benturan yang cukup keras ketika waktu kecelakaan itu Tuan ",, sambung lagi perkataan dari Dokter kepada Ayah Markus dan masih di dengar oleh Mamah Delfa.


" Apakah parah Dokter Cedera kepala yang di alami oleh anak saya Via?? ",, tanya dari Mamah Delfa kepada sang Dokter.


" Syukur Puji Tuhan Cedera yang di alami oleh Nona Via tidak terlalu parah Nyonya, bisa di katakan Nona Via mengalami COS Cedera Otak Sedang atau Glasgow Coma Scale ( GCS ) yang pointnya sekitar sembilan sampai tiga belas Nyonya ",, jawab dari sang Dokter kepada Mamah Delfa.


" Kami tadi juga sudah melakukan Pemeriksaan Neurologis, Pemindaian Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan Computerized Tomography (CT) untuk melihat jaringan otak Nona Via yang retak itu Nyonya ",, sambung lagi perkataan dari sang Dokter kepada Mama Delfa.


" Berikan perawatan yang terbaik Dokter untuk kesembuhan dari anak kami Dokter ",, kata Ayah Markus kepada Dokter tersebut.


" Baik, kami akan memberikan pelayanan dan penanganan yang terbaik untuk kesembuhan dari Nona Via Tuan ",, jawab dari sang Dokter kepada Ayah Markus.


" Untuk itu kami meminta persetujuan dari anda sebagai Keluarga untuk melakukan Pembedahan di kepala Nona Via untuk meminimalkan kerusakan pada otak maupun jaringan yang lainnya Tuan ",, sambung lagi perkataan dari Dokter itu kepada Ayah Markus.


" Lakukanlah Dokter jika itu memang yang terbaik untuk kesembuhan dari anak saya Via ",, jawab dari Ayah Markus dengan segera kepada sang Dokter yang menangani Via.


" Kalau begitu anda bisa menandatangi berkas-berkas ini dulu Tuan, biar kami bisa segera melakukan tindakan yang lebih lanjut ",, kata sang Dokter itu lagi kepada Ayah Markus.


Tidak mau berlama-lama lagi Ayah Markus langsung saja menandatangi semua berkas persetujuan itu supaya Via bisa segera di tangani oleh Dokter.


Dokter itu yangs udah mendapatkan ijin dari Ayah Markus, dia langsung saja menyuruh semua timnya untuk melankukan tindakan 0p3r451 kepada Via.


Tuan Lemuel sendiri dia masih setia menemani Ayah Markus dan juga Mamah Delfa di depan ruang operasi.


Dan ketika mereka sedang pada tegang menunggui Via yang sedang operasi, tiba-tiba saja ponsel milik Ayah Markus berdering dengan cukup kencang sekali.


Di saat sudah di lihat oleh Ayah Markus ternyata yang menelfon adalah Leon menantunya suami dari Via.


" Halo Leon ",, kata Ayah Markus kepada Leon.


" Halo Ayah, apakah Ayah sudah berada dirumah sakit?? ",, tanya Leon kepada Ayah Markus.


" Sudah, dan saat ini istri kamu Via sedang di dalam ruang 0p3r451 untuk melakukan pembedahan otaknya yang mengalami retakan akibat benturan kecelakaan tadi Leon ",, jawab jujur dari Ayah Markus kepada Leon.


Leon langsung saja tanpa sadar meneteskan air matanya mendengar jawaban dari sang Ayah mertua.


" Titip dan jaga Via Ayah, Leon akan sampai sekitar kurang lebih satu jam lagi ",, kata Leon kepada Ayah Markus.


" Iya, kamu hati-hati dijalan ya Nak, jangan ngebut, Ayah sama Mamah akan selalu menjaga Via ",, jawab dari Ayah Markus kepada Leon.


" Iya Ayah ",, jawab singkat dari Leon kepada Ayah Markus.


Dan akhirnya sambungan telefon mereka pun terputus juga.


Sedangkan Mamah Delfa yang juga ada di situ, dia hanya bisa terdiam sambil terus mengeluarkan air matanya karena menyesal.


Ayah Markus yang tidak tega melihat sang istri begitu terpuruk keadaannya, dia langsung saja mencoba mendekatinya.


Ayah Markus langsung saja duduk dan membawa Mamah Delfa ke dalam pelukannya.


" Maafkan Mamah Ayah, Maafkan Mamah ",, kata Mamah Delfa kepada Ayah Markus dengan sangat menyesal sekali.


" Sudah Mamah yang tenang ya jangan seperti ini, nanti Mamah sakit ",, jawab dari Ayah Markus kepada Mamah Delfa.


Mamah Delfa hanya diam saja tidak mau menanggapi lagi perkataan dari Ayah Markus.


Tuan Lemuel yang masih setia di situ juga, tiba-tiba saja dia mendapatkan telefon dari anaknya di suruh untuk segera pulang karena ada suatu hal.


Tuan Lemuel yang mendapatkan kabar tersebut dia lalu berpamitan kepada Ayah Markus dan juga Mamah Delfa.


" Tunggu Tuan...... ",, cegah dari Ayah Markus kepada Tuan Lemuel.


" Iya Tuan ",, jawab dari Tuan Lemuel kepada Ayah Markus.


" Saya belum punya nomor telefon anda Tuan ",, kata Ayah Markus kepada Tuan Lemuel.


Dan Tuan Lemuel langsung saja memberikan nomor ponselnya kepada Ayah Markus.


Setelahnya Tuan Lemuel lalu berpamitan lagi kepada Ayah Markus dan Mamah Delfa untuk segera pulang kerumahnya sendiri.


Akhirnya tinggal berdua saja Ayah Markus beserta Mamah Delfa yang menunggu di depan ruang 0p3r451.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...