Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
PAPAH ZOHAN, DERRAL



Di saat Ava sedang muntah-muntah seperti itu, tiba-tiba lagi pintu kamar mereka di ketuk dari luar.


Derral yang tidak bisa membukakan pintunya, dia langsung sedikit berteriak untuk menyuruh masuk kepada orang yang sedang mengetuk pintu kamarnya.


Dan ternyata orang yang mengetuk pintu kamar tadi adalah Senon yang sedang mengantarkan Dokter Gerrald yang sudah datang, Dokter Gerrald Dokter pribadinya Derral sekaligus sahabatnya juga.


" Silahkan masuk Dokter ",, kata Senon dengan sopan kepada Dokter Gerrald.


Dokter Gerrald hanya mengangguk dan tersenyum formal saja kepada Senon.


Derral yang melihat Senon dia langsung saja memanggil Senon untuk mendekat ke arahnya.


" Senon kamu suruh orang untuk membersihkan muntahannya Ava sekarang ",, perintah dari Derral kepada Senon.


" Baik Tuan Derral ",, jawab Senon kepada Derral.


" Saya permisi dulu Tuan ",, kata Senon lagi kepada Derral sambil sedikit menundukkan badannya kepada Derral.


Dan Derral hanya mengangguk saja kepada Senon.


" Gerrald biar Ava geser dulu, di sini ada muntahannya Ava ",, kata Derral kepada Gerrald.


Dokter Gerrald hanya mengangguk saja kepada Derral sambil mempersiapkan semua alat-alat yang dibutuhkannya.


Derral lalu membantu Ava untuk bergeser ke sebelah ranjang yang satunya, supaya Dokter Gerrald bisa memeriksa keadaannya dengan nyaman.


Setelah Ava sudah berada di sebelah ranjang yang satunya, Dokter Gerral langsung memeriksa keadaannya Ava di temani dan ditungguin oleh Derral.


Di luar kamar Derral Senon yang baru saja keluar dari dalam lift, dia tidak sengaja berpas-pasan dengan Papah Zohan yang baru saja sampai di mansion Derral.


" Selamat pagi Tuan Zohan ",, sapa sopan dan hormat dari Senon kepada Papah Zohan.


" Iya, kamu tahu Derral dan Ava ada dimana?? ",, tanya dari Papah Zohan kepada Senon.


" Tuan Derral masih berada di dalam kamarnya Tuan, karena saat ini Nyonya Ava sedang sakit dan sedang diperiksa Dokter Gerrald ",, jawab dari Senon kepada Papah Zohan.


" Ava sakit?? ",, kata Papah Zohan kepada Senon.


" Iya Tuan ",, jawab sopan dari Senon kepada Papah Zohan.


Tanpa berpamitan kepada Senon Papah Zohan langsung saja bergegas masuk ke dalam lisf untuk menuju ke dalam kamarnya Derral dan Ava.


Ketika sudah sampai di depan kamarnya Derral dan Ava, tanpa mengetuk pintunya terlebih dahulu, Papah Zohan langsung saja masuk ke dalam.


Hal itu langsung saja membuat Derral dan Dokter Gerrald langsung mengalihkan pandangan mereka ke arah pintu.


" Ava sakit apa Derral?? '',, tanya dari Papah Zohan kepada Derral.


" Itu muntahan, apakah Ava yang baru saja muntah,?? kenapa tidak dibersihkan?? ",, kata Papah Zohan lagi kepada Derral.


" Sepertinya Ava sedang kecapekan Pah, dan tadi Derral sudah menyuruh Senon untuk membersihkan muntahan itu ",, jawab Derral kepada Papah Zohan.


Papah Zohan tidak mau banyak bertanya lagi kepada Derral dan dia langsung memilih berdiri di sampingnya Derral sambil memperhatikan Dokter Gerrald yang sedang memeriksa keadaannya Ava.


Setelah beberapa menit memeriksa, Dokter Gerrald pun akhirnya selesai juga.


" Bagaimana Gerrald keadaan dari istriku?? ",, tanya dari Derral kepada Dokter Gerrald.


" Seperti perkataanmu tadi, jika istri kamu memang sedang sangat kecapekan sekali sekaligus masuk angin ",, jawab dari Dokter Gerrald kepada Derral.


" Sebentar ini aku sedang menyiapkan infus supaya istri kamu dan calon baby kalian berdua tidak ke kurangan cairan ",, kata Dokter Gerrald kepada Derral.


Derral lalu diam tidak mau banyak bertanya lagi supaya Dokter Gerrald tidak merasa terganggu karena sedang ingin memasangkan infus di tangannya Ava.


" Obat itu di minum setelah makan ya Derral ",, kata Dokter Gerrald lagi kepada Derral sambil menyerahkan kertas resep tadi.


" Tapi istriku sedang tidak n4f5u makan Gerrald, lihatlah baru makan dua sendok saja dia langsung muntah-muntah seperti itu ",, kata Derral kepada Dokter Gerrald.


" Harus dipaksakan ya Nyonya walau mulut anda terasa pahit sekalipun, ini demi kesehatan anda dan juga buah hati anda yang sedang anda kandung ",, kata Dokter Gerrald kepada Ava.


" Iya Dokter, nanti saya coba paksakan untuk makan ",, jawab Ava dengan suara lirihnya kepada Dokter Gerrald.


" Jika nanti masih tidak ada perubahan dengan keadaannya istri kamu, kamu bisa menghubungiku lagi atau segera saja bawa istri kamu ke rumah sakit Derral ",, kata Dokter Gerrald kepada Derral.


" Iya baiklah ",, jawab Derral kepada Dokter Gerrald.


" Kalau begitu aku permisi dulu Derral mau berangkat ke rumah sakit, mari Tuan Zohan ",, pamit dari Dokter Gerral kepada Papah Zohan dan juga Derral.


" Terimakasih Dokter Gerrald ",, kata Papah Zohan kepada Dokter Gerrald.


" Pah titip Ava sebentar Derral mau mengantarkan Dokter Gerrald dulu ",, kata Derral kepada Papah Zohan.


Papah Zohan langsung mengangguk kepada Derral.


Setelahnya Derral langsung berlalu keluar dari dalam kamar untuk mengantarkan Dokter Gerrald sampai di depan lift yang ada di mansionnya.


Ketika sudah mengantarkan Dokter Gerrald pergi, Derral langsung saja mencari salah satu anak buahnya untuk dia suruh membelikan resep obat untuk Ava.


Sedang Papah Zohan setelah kepergian dari Derral tadi, dia langsung duduk di pinggir ranjang untuk berbicara kepada Ava.


" Inilah yang Papah khawatirkan kemarin, kalau kamu akan jatuh sakit, karena perjalanan yang akan kita tempuh tidaklah dekat ",, kata Papah Zohan kepada Ava.


" Ava tidak apa-apa Pah, Ava cuma butuh istirahat saja dan nanti jika sudah meminum obat pasti akan langsung sembuh ",, jawab dari Ava kepada Papah Zohan.


" Iya sudah kamu istirahat saja ya, biar Papah nanti yang akan menghandle kantor dulu sampai kamu sembuh ",, kata dari Papah Zohan kepada Ava.


Ava hanya mengangguk saja menanggapi perkataan dari Papah Zohan.


Dan tiba-tiba lagi pintu kamarnya terbuka dari luar, ternyata Derrallah yang baru saja masuk ke dalam kamar.


" Derral Papah ke sini cuma mau tanya, apakah kamu akan pergi ke London untuk menghadiri acara pernikahannya Chico itu?? ",, tanya dari Papah Zohan kepada Derral.


" Sebenarnya Derral mau pergi Pah, tapi entahlah Pah, ini Ava keadaannya sedang sakit, jika Ava Derral ajak nanti Derral takut kalau Ava akan kecapekan lagi dan jatuh sakit lagi ",, jawab dari Derral kepada Papah Zohan.


" Papah juga berfikir begitu, eeem bagaimana yang datang Papah dan kamu saja Derral, biar Ava dan Mamah di rumah saja ",, kata dari Papah Zohan kepada Derral.


" Boleh Pah, bagaimana Mommy?? ",, kata Derral kepada Papah Zohan dan Ava.


" Mommy di mansion sendirian dulu dijagain Mamah tidak apa-apa kan, karena Daddy mau menghadiri pernikahannya Chico, tidak enak jika Daddy tidak datang, sedangkan Chico sahabat baiknya Daddy ",, kata Derral lagi kepada Ava.


" Iya tidak apa-apa, lagipula Mommy juga sedang malas melakukan perjalanan jauh dulu Daddy ",, jawab dari Ava kepada Derral.


" Baiklah kita berangkat besok siang saja Derral, nanti Papah hubungi kamu jika pesawatnya sudah siap ",, sahut dari Papah Zohan kepada Derral.


" Iya Pah ",, jawab Derral kepada Papah Zohan.


" Papah pulang saja dulu, biar Ava bisa beristirahat dan kamu tidak perlu berangkat ke kantor Derral jagain Ava yang sedang sakit ini ",, kata dari Papah Zohan lagi kepada Derral.


" Baik Papah ",, jawab dari Derral kepada Papah Zohan.


Setelahnya Papah Zohan langsung berlalu keluar dari dalam kamarnya Derral untuk pulang kemansionnya sendiri dan untuk bersiap-siap menuju ke Perusahaannya yang sedang di pimpin oleh Ava untuk menggantikan Ava sementara waktu.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...