
Meninggalkan Ava dan Derral dulu, biar semakin tegang, sekarang kita akan membahas Aaric dan juga Dian.
Ketika pesta sudah selesai terlaksana dengan sempurna dan mereka semua baru saja selesai makan malam, akhirnya mereka semua memutuskan untuk pada masuk kedalam kamar mereka masing-masing untuk beristirahat.
Aaric yang sudah bebas keluar masuk kedalam kamar Dian, dia dengan begitu tenang dan santainya saat ini mencoba melepaskan semua pakaian yang dipakaianya hanya menyisahkan celana d4l4mnya saja dihadapan Dian.
Dian yang melihat tingkah dari Aaric yang sekarang sudah sah menjadi suaminya, dia langsung saja melototkan matanya.
Karena bagaimanapun juga Dian masih sedikit malu dan belum terbiasa melihat Aaric tidak memakai pakaian seperti itu.
" Ayah Aaric kenapa dilepas semua pakaiannya, Mamah malu ",, kata Dian kepada Aaric.
" Kenapa malu sayang, ini kan malam pertama kita sebagai pengantin baru ",, jawab Aaric kepada Dian sambil ikut naik keatas ranjang.
" Apakah Ayah Aaric mau melakukan itu malam ini bersama Mamah?? ",, tanya Dian kepada Aaric.
" Iya jika Mamah mengijinkan dan baby kita welcome dengan kunjungan dari Ayah, Ayah si sangat senang sekali ",, jawab Aaric kepada Dian.
" Karena Ayah juga sudah lama sekali menahan keinginan itu untuk melakukannya lagi denganmu sayang ",, lanjut lagi perkataan dari Aaric kepada Dian sambil memberikan kecupan sekilas dibibir Dian.
Dian langsung saja tersenyum manis kepada Aaric.
" Baiklah, lakukanlah dengan perlahan, jangan sampai menyakitiku atau menyakiti calon baby kita yang masih kecil ini sayang ",, jawab Dian kepada Aaric.
Mata Aaric langsung saja terbuka dengan sangat lebar sekali ketika mendengar perkataan dari Dian tadi.
" Are you sure?? ",, tanya Aaric kepada Dian.
" Yes baby ",, jawab Dian kepada Aaric.
Tanpa menunggu waktu lama, Aaric pun langsung saja membantu Dian untuk melepaskan semua yang melekat dibadannya.
Hingga akhirnya Dian dan Aaric sama-sama tidak memakai pakaian mereka sama sekali.
" Milik Ayah sepertinya semakin besar saja ",, kata Dian sambil mencoba mengurut pelan singkong jumbo milik Aaric.
" Yes honey aaah terus ",, racau Aaric sambil merasakan tangan Dian yang sedang memainkan singkong miliknya.
Setelahnya Aaric mencoba mencium Dian tepat dibibirnya, dan mereka lalu berciuman bibir dengan sangat lama, mesra dan penuh penghayatan sekali.
Tidak lupa juga tangan Aaric terus bermain cantik dikedua mangkok kenyal milik Dian.
Sedang tangan Dian sendiri masih betah nangkring disingkong jumbo milik Aaric.
Apa yang mereka lakukan membuat tubuh mereka ingin merasakan lebih dengan apa yang mereka lakukan sekarang.
Dan Aaric yang sudah tidak tahan, dia langsung saja memasukkan kedua buah kenyal milik Dian kedalam mulutnya, hingga membuat Dian langsung saja mend354h dibuatnya.
" Aaaaaah ",, d354h pelan dari Dian kepada Aaric.
Aaric semakin menjadi saja dalam memainkan pucuk buah kenyal milik Dian dengan sangat menggebu sekali, bahkan pucuknya Aaric l1l1t menggunakan lidahnya dengan gerakan yang s3n5u4l sekali.
" Aaaaaah Ayah, Mamah aaaahhh ",, d354h Dian lagi kepada Aaric.
Aaric yang lama kelaman tidak tahan, dia langsung mengajak Dian untuk beranjak turun dari atas ranjang untuk pindah keatas shofa.
Ketika Dian sudah duduk diatas shofa, Aaric langsung saja duduk dilantai dan langsung membuka kaki Dian dengan sangat lebar sekali.
Alhasil surga dunia milik Dian langsung terpampang sangat jelas sekali didepan mata Aaric.
" Ayah Mamah malu, apa yang ingin Ayah lakukan, kenapa Ayah membuka milik Mamah seperti ini?? ',, kata Dian kepada Aaric.
Dan kali ini Dian melakukan bersama Aaric antara suka sama suka dan juga sadar, tidak seperti kemarin karena terhipnotis dengan obat perangsang.
Setelahnya Aaric tanpa menunggu waktu lama lagi, dia langsung memajukan wajahnya untuk mengh154p, men71l4t dan juga memainkan lidahnya disurga dunia milik Dian.
Dian langsung saja mend354h keenakan karena dia memang merasa sangat nikmat sekali dengan lidah dan bibir milik Aaric.
" Aaaaahh Ayah enak sekali, aaaahh h154p terus Ayah ",, kata Dian kepada Aaric.
Aaric semakin menggebu saja memainkan lidahnya disurga dunia milik Dian ketika mendengar d354han dari Dian tadi.
Bahkan kl1t0r15 milik Dian yang terlihat jelas dimata Aaric, dia mainkan menggunakan lidahnya dengan gerakan yang 53n5u4l sekali.
" Aaaaaaahh Ayah ",, d354h dari Dian lagi kepada Aaric hingga tanpa sadar Dian malah semakin menekan kepala Aaric supaya semakin menempel saja dimiliknya itu.
Aaric seperti ketagihan sekali dengan milik sang istri, hingga dia yang merasa kurang lebar membuka surga dunia milik Dian, dia lalu menggunakan kedua jarinya supaya semua yang ada disitu bisa dia eksplor menggunakan lidahnya.
Hingga akhirnya Dian yang sudah tidak tahan dengan permainan dari Aaric, dia sampai juga pada puncak kenikmatannya yang pertama.
Aaric langsung saja menyikat habis c41ran itu dengan sangat menggebu sekali.
" Rasanya masih sama seperti kemarin, hanya saja milik Mamah sepertinya semakin besar saja karena faktor kehamilan Mamah ",, kata Aaric kepada Dian.
Dian tidak bisa menjawab perkataan dari Aaric, karena dia sedang menetralkan rasa yang baru saja dirasakannya.
Setelah berkata seperti itu, Aaric langsung saja gantian duduk dishofa sebelah Dian, dan dia langsung menyuruh Dian untuk mengh154p miliknya terlebih dahulu.
Dengan mata sayu yang sudah terbakar api 941rah, Dian pun dengan sangat menggebu sekali langsung memainkan singkong jumbo milik Aaric.
Mata Aaric langsung saja terpejam dengan sangat erat karena dia sedang menikmati permainan bibir dan juga lidah milik Dian disingkong miliknya.
" Aaaaah Dian, Aaaaahh ",, d354h Aaric kepada Dian.
Dan ketika dirasa sudah cukup lama, Aaric menyuruh Dian untuk duduk diatasnya.
Dian pun langsung saja menurut apa kata Aaric, dan akhirnya bleeesssss.
Singkong jumbo milik Aaric masuk juga kedalam lubang tanah milik Dian.
" Aaaaaaaaaaaahhhhh ",, d354h dari Aaric dan Dian secara bersamaan ketika mereka sudah bisa saling menyatu lagi seperti itu.
Dian lalu mencoba menggerakkan p***tnya dengan gerakan yang aduhai sekali, hingga membuat Aaric dibuat melayang olehnya.
Aaric yang merasa kurang puas dengan gaya seperti itu, dia langsung saja menggendong Dian menuju kearah ranjang lagi dengan keadaan singkongnya masih menancap sempurna ditanah milik Dian.
Ketika mereka berdua sudah berada diatas ranjang, Aaric langsung saja memimpin permainan dengan gerakan yang teratur dan juga pelan-pelan sekali.
Sebab Aaric tidak mau jika Dian dan babynya akan tersakiti karena kegiatannya.
" Aaaaahh Ayah, aaaaaaahh ",, d354h dari Dian sambil memejamkan matanya menikmati singkong milik Aaric yang sedang men99353k-9353k miliknya dengan teratur.
Aaric yang sudah tidak tahan dengan rasanya, karena Aaric masih merasakan milik Dian sangat sempit sekali.
Gerakan yang awalnya teratur berubah menjadi cukup kuat sekali, dan semakin lama Aaric semakin mengg4n45, hingga akhirnya Aaric mengeluarkan getah singkongnya lagi kedalam lubang tanah milik Dian.
Aaric langsung saja ambruk menimpa tubuh Dian, karena dia merasa sangat lemas dan juga puas sekali.
Nafas Dian dan Aaric sama-sama tidak teratur dan juga berantakan sekali, karena mereka baru saja melakukan ritual malam pertama mereka sebagai pengantin baru.
Namun bukan hal pertama bagi mereka melakukan itu, sebab mereka sudah mencicilnya terlebih dahulu sebelumnya.
...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...
...***TBC***...