
Berpindah ke rumah sakit tempat Via sedang di rawat.
Keadaan Via yang semakin membaik membuat Leon merasa sangat senang sekali.
Pasca menjalani 0p3r451 di kepalanya kemarin, Via tidak menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan sama sekali.
Justru Dokter mengatakan jika keadaan Via semakin meningkat dengan pesat walau baru beberapa hari.
" Leon .... ",, kata Via kepada Leon yang sedang menyuapinya makan.
Leon setelah mengetahui Via kecelakaan, dia memberanikan meminta ijin lagi kepada kantor tempatnya bekerja untuk mengurus sang istri yang sedang sakit.
Sebenarnya Leon tidak diijinkan oleh instansi tempatnya bekerja, karena mereka sedang banyak menangani kasus.
Namun karena Leon lebih memilih Via dan terus mendesak kepada pihak yang terkait, akhirnya mereka terpaksa mengijinkan Leon untuk ijin lagi.
" Iya ada apa sayang?? ",, jawab Leon kepada Via dengan sangat lembut sekali.
Di dalam ruang perawatan itu, masih ada Mamah Delfa dan juga Mamah Emma, sedangkan para Ayah mereka berdua sudah pada kembali bekerja lagi ke kantor, karena memang kantor mereka tidak bisa ditinggalkan terlalu lama.
Dan untuk Tanisa sendiri pun juga sudah kembali ke rumah Leon dari kemarin, sebab dia tidak bisa meninggalkan sekolah makeupnya serta juga pekerjaannya.
Untuk Valentino, dia yang sudah mengetahui jika Tanisa lusa depannya akan pulang ke rumah Leon, kemarin dia sengaja datang lagi ke rumah sakit dengan alasan untuk menjenguk Via.
Sekaligus Valentino meminta ijin kepada Leon jika dia ingin mengantarkan Tanisa pulang plus sambil mengambil mobil milik Tanisa kemarin yang dia masukkan ke dalam bengkel.
Setelah mendengar perkataan dari Valentino, dan karena Leon juga sudah mengenal baik dengan Valention, akhirnya Leon pun mengijinkan Valentino untuk mengantarkan Tanisa pulang kemarin.
Padahal sebelumnya Tanisa akan pulang diantarkan oleh Ayah Cana, jadi setelah Ayah Cana mendengar jika Tanisa akan diantarkan pulang oleh Valentino, Ayah Cana pun memutuskan untuk pulang ke rumahnya saja, karena keesokan harinya Ayah Cana akan kembali bekerja lagi.
Kembali ke Leon dan Via lagi.
" Saat ini aku sudah tidak cantik lagi Leon, apakah kamu tidak malu mempunyai istri sepertiku?? ",, kata Via kepada Leon.
" Lihatlah, kepalaku sudah botak begini ",, kata Via lagi kepada Leon.
Via ketika terbangun dari masa kritisnya kemarin, sungguh tidak bisa dipungkiri jika dia sangat terkejut sekali, kalau sekarang kepala dia sudah botak karena harus menjalani 0p3r451 pembedahan kemarin.
Leon yang mendengar perkataan dari Via, dia langsung saja tersenyum sambil mengusap lembut pipinya Via yang sedikit tirus itu.
" Walau bagaimanapun keadaan kamu, aku akan tetap mencintai kamu ko sayang, karena kamu adalah belahan jiwaku, tanggung jawabku dan jantung hatiku ",, jawab Leon kepada Via sambil tersenyum dengan sangat manis sekali.
" Jangan bersedih lagi sayang, Dokter tadi juga sudah mengatakan, jika rambut kamu nanti bisa tumbuh lagi seperti semula, tapi ya harus sabar menanti ",, kata Leon lagi kepada Via.
" Sudah ya jangan difikirkan itu semua, sekarang makan lagi yuk, biar cepat sembuh, katanya kamu masih mau melangsungkan resepsi pesta pernikahan kita sayang ",, kata Leon kepada Via sambil menyuapi Via lagi.
" Apakah masih bisa dengan keadaanku yang seperti ini?? ",, tanya dari Via kepada Leon.
" Bisa, jika kamu mau ",, jawab Leon untuk memberikan semangat kepada Via.
" Baiklah, Via mau sembuh, supaya minggu depan, Via sudah bisa keluar dari rumah sakit dan kita bisa melangsungkan pernikahan kita berdua ",, jawab Via dengan sangat semangat sekali kepada Leon.
Leon hanya tersenyum saja menanggapi perkataannya Via yang terlihat sekali semangatnya sangat menggebu-gebu.
Sejujurnya Leon sedikit tidak yakin, apakah mereka masih bisa melangsungkan acara resepsi pernikahan mereka dengan keadaan Via yang baru saja sembuh dari pasca 0p3r451.
Namun Leon terpaksa mengatakan hal tersebut kepada Via, karena fikir Leon hal itu bisa membuat Via semakin bersemangat lagi ingin segera sembuh.
Hari berganti dengan hari lagi.
Berpindah tempat lagi dan kali ini di mansion Derral dan Ava.
Ava yang ditinggal pergi oleh Derral untuk menghadiri pernikahannya Chico dan Joyce, dia yang beberapa hari ditungguin oleh sang Mamah kandung dan juga Mamah mertuanya di mansion.
Sekarang keadaan dari Ava sudah pulih serta fit seperti sedia kala, karena dia beristirahat dengan total sejak kemarin.
" Bagaimana keadaan kamu Ava?? ",, tanya dari Mamah Gretl kepada Ava yang sedang berjalan ke dalam ruang Keluarga.
" Apakah kamu sudah lebih baik Ava keadaannya, jika masih belum beristirahatlah lagi di dalam kamar ",, kata Mami Elsie juga kepada Ava.
" Ava sudah lebih baik ko Mah, Mi ",, jawab dari Ava kepada Mamah Gretl dan Mami Elsie sambil ikutan duduk di shofa seberang mereka.
" Oh ya, Derral, Papah sama Papi apakah belum sampai di sini?? ",, tanya dari Ava kepada Mamah Gretl dan Mami Elsie.
" Entahlah, katanya mereka hari ini akan pulang tapi ko tidak sampai-sampai ya ",, jawab dari Mamah Gretl kepada Ava.
" Mungkin pesawat mereka lagi terbang, jadi mereka belum bisa mengabari kita, kita tunggu saja yang terpenting kita doakan saja semoga mereka semua selamat sampai sini ",, sahut dari Mami Elsie kepada Ava dan juga Mamah Gretl.
" Aamiin ",, jawab dari Mamah Gretl dan Ava secara bersamaan mengaamiini perkataan dari Mami Elsie.
Baru saja mereka bertiga membicarakan para suami mereka, tiba-tiba saja pandangan mereka semua teralihkan oleh kedatangan dari Derral, Papah Zohan, dan juga Papi Alano yang baru saja pulang dari London untuk mendatangi acara pernikahannya Chico dan Joyce kemarin.
" Eh mereka semua panjang umur, Mah, Mi ",, kata Ava kepada Mamah Gretl dan Mami Elsie.
" Panjang umur kenapa nih Ava?? ",, tanya dari Papi Alano kepada Ava sambil langsung duduk di sebelah Mami Elsie.
" Kamu sudah sehat sayang?? ",, tanya dari Derral juga sambil duduk di sebelahnya Ava.
" Memangnya kalian semua tadi apa sedang membicarakan kita?? '',, tanya dari Papah Zohan juga kepada Ava, Mamah Gretl dan Mami Elsie.
" Iya, tadi kita sedang membicarakan kalian semua, ko belum pada sampai sini, eeh tahu-tahunya sudah datang ",, jawab dari Mamah Gretl kepada Papah Zohan.
" Kamu sudah sehat Ava?? ",, tanya dari Papi Alano kepada Ava.
" Sudah ko Pi, bahkan saat ini badan Ava serasa sangat fit sekali ",, jawab dari Ava kepada Papi Alano dan masih di dengar oleh semua orang.
" Bagaimana Daddy pernikahan dari Chico, lancarkah?? ",, tanya dari Ava kepada Derral.
" Lancar dan hikmat sekali ",, jawab Derral kepada Ava.
" Syukurlah, dan sekarang Chico sudah tidak menjomblo lagi ",, kata Ava kepada Derral.
" Oh ya Ava, untuk pesta resepsi pernikahan kalian berdua apakah sudah selesai semuanya,?? ini tinggal kurang tiga hari lagi lho ",, tanya dari Papi Alano lagi kepada Ava.
" Semuanya sudah siap ko Papi, kita tinggal menunggu hari H nya saja ",, jawab dari Derral kepada Papi Alano.
" Nanti Papah akan menyuruh beberapa anak buah Papah yang handal untuk mengawasi ketat mansion kamu, karena Papah tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan nantinya ",, kata Papah Zohan kepada Derral.
'' Iya terserah Papah saja ",, jawab Derral kepada Papah Zohan.
Karena pesta resepsi pernikahannya Ava dan Derral, akan dilangsungkan di halaman mansion milik Derral yang super luas sekali itu.
Semua itu Derral lakukan untuk mengantisipasi jika Ava kecapekan, jadi jika Ava kecapekan dia bisa langsung beristirahat di dalam kamar.
Karena semenjak Ava hamil, tubuh dia rentan sekali mudah sakit, kecapekan dan juga drop.
Lagipula halaman mansion milik Denzel sangat luas sekali, jadi cukuplah menampung beribu-ribu tamu undangan yang akan hadir nantinya.
...๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐...
My New Novel๐ค
...๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ๐๏ธ...
...***TBC***...