Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
KRITIS



Tepat sekitar empat puluh lima menitan, akhirnya ruang perawatan Derral pun terbuka dari dalam.


Papah Zohan yang sudah tidak tenang dari tadi dia langsung saja mendekat kearah Dokter yang baru saja keluar itu.


" Dokter bagaimana keadaan dari menantu saya, dan kenapa dia bisa sampai tidak sadarkan diri seperti itu?? ",, tanya dari Papah Zohan kepada Dokter tersebut.


" Bisa bicara sebentar Tuan diruangan saya?? ",, kata Dokter itu kepada Papah Zohan.


" Bisa Dokter ",, jawab Papah Zohan kepada Dokter tersebut.


Namun sebelum Papah Zohan berlalu pergi dari depan ruang perawatan Derral, Papah Zohan berpesan kepada para anak buahnya untuk berjaga dulu disitu sampai dia kembali.


" Baik Tuan Zohan ",, jawab mantap dari para anak buahnya kepada Papah Zohan.


Setelahnya Papah Zohan langsung saja berlalu pergi mengikuti kemana langkah dari Dokter tersebut berjalan.


Sedangkan disisi lain, Mami Elsie pun akhirnya baru saja sampai dirumah sakit tersebut.


Mami Elsie yang tadi sedang berada dimansion mewahnya, dia sangat terkejut sekali ketika tiba-tiba saja ada anak buah dari Papah Zohan tadi yang memberikan kabar tidak enak tentang Papi Alano kepadanya.


Seperti para istri pada umumnya, ketika Mami Elsie diberitahu oleh anak buah tersebut, dia langsung saja sangat syok dan juga terkejut sekali.


Sebab pasalnya tadi pagi Papi Alano sebelum berangkat kekantor dia baik-baik saja kenapa sekarang sudah berada dirumah sakit dalam keadaan terluka seperti itu, begitulah yang fikirkan oleh Mami Elsie.


" Saya tidak bisa menjelaskan secara detail Nyonya keadaan dari Tuan Alano, lebih baik anda melihatnya sendiri, mari silahkan ikut dengan saya, saya akan mengantarkan anda kerumah sakit sekarang ",, jawab anak buah tadi ketika ditanya oleh Mami Elsie.


" Kamu naiklah dulu kedalam mobil kamu, biar saya diantarkan oleh sopir pribadi saya sendiri ",, begitulah jawaban yang dikatakan oleh Mami Elsie.


Dan disinilah sekarang Mami Elsie sudah berada didepan ruang perawatan dari Papi Alano yang masih ditangani oleh Dokter.


Berpindah kePapah Zohan lagi, saat ini Papah Zohan sudah berada didalam ruang kerja sang Dokter yang menangani Derral tadi.


" Bisa segera jelaskan kepada saya Dokter mengenai kondisi dari menantu saya Derral?? ",, kata Papah Zohan kepada sang Dokter.


" Begini Tuan, kondisi Tuan Derral cukup serius sekali, sebab dia terlalu banyak mendapatkan obat bius yang tidak seharusnya dia terima didalam tubuhnya ",, jawab dari Dokter itu kepada Papah Zohan.


" Maksudnya Dokter obat bius bagaimana?? ",, tanya lagi dari Papah Zohan kepada Dokternya.


" Dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan tadi, didalam tubuh Tuan Derral terdapat cairan obat bius yang sengaja diberikan ketubuhnya, dan takarannya melebihi batas yang ditentukan Tuan, jadi besar kemungkinan Tuan Derral bisa tidak sadarkan diri cukup lama nanti ",, jawab dari Dokternya lagi kepada Papah Zohan.


" Terus bagaimana langkah selanjutnya Dokter supaya menantu saya bisa kembali sadar seperti sedia kala?? ",, tanya dari Papah Zohan lagi kepada Dokternya.


" Kita sebagai tenaga medis akan berusaha mengeluarkan cairan bius itu yang berada didalam tubuh Tuan Derral Tuan, jika tidak segera kita keluarkan bisa berakibat bahaya nanti untuk tubuh Tuan Derral dan bisa juga menyebatkan jantung Tuan Derral berhenti berdetak Tuan ",, jawab dari Dokter itu kepada Papah Zohan.


" Lakukan yang terbaik untuk menantu saya Dokter, dan saya berani akan membayar mahal akan hal itu yang penting menantu saya bisa sehat kembali seperti semula ",, kata Papah Zohan kepada Dokter tersebut.


" Baik Tuan, anda bisa mengurus adiministrasinya terlebih dahulu, supaya kami bisa segera mengoprasi tubuh Tuan Derral untuk mengeluarkan cairan bius tersebut ",, kata Dokter itu kepada Papah Zohan.


" Lakukan sekarang Dokter, untuk masalah administrasi sudah diurus oleh anak buah saya ",, kata Papah Zohan kepada Dokter tersebut.


" Baik Tuan, segera akan saya sampaikan kepada tim bedah saya ",, jawab mantap dari Dokter tersebut kepada Papah Zohan.


Sedang disisi lain, akhirnya ruang perawatan dari Papi Alano terbuka juga dari dalam.


Dokter yang menangani Papi Alano langsung saja keluar dari dalam ruangan tersebut, dan Mami Elsie yang melihatnya dengan segera dia langsung saja mendekat.


" Dokter bagaimana keadaan dari suami saya?? ",, tanya Mami Elsie kepada sang Dokter.


" Apakah Nyonya istri dari Tuan Alano?? ",, tanya dari Dokter itu kepada Mami Elsie.


" Iya Dokter betul dia suami saya ",, jawab dari Mami Elsie kepada Dokter itu.


" Tuan Alano sudah melewati masa kritis Nyonya, dan peluru yang bersarang didalam dada Tuan Alano sudah berhasil kami keluarkan, kita semua beruntung Nyonya, peluru itu hampir saja mengenai jantung dari Tuan Alano kurang satu inci saja, dan jika Tuan Alano terlambat dibawa kemari mungkin nyawa dia tidak tertolong ",, jawab dari Dokter itu kepada Mami Elsie.


" Syukurlah Dokter, terus apakah saya sudah bisa melihat kondisi dari suami saya Dokter?? ",, tanya Mami Elsie lagi kepada Dokternya.


" Boleh Nyonya, tapi nanti jika sudah kami pindahkan keruang perawatan biasa ya ",, jawab Dokter itu kepada Mami Elsie.


" Baik Dokter ",, jawab Mami Elsie kepada Dokter tersebut.


" Kalau begitu saya permisi dulu ya Nyonya, Tuan Alano dia masih ditangani oleh tim saya didalam ",, pamit dari Dokter tersebut kepada Mami Elsie.


" Terimakasih Dokter ",, kata Mami Elsie kepada Dokternya.


" Sama-sama Nyonya ",, jawab ramah dari sang Dokter kepada Mami Elsie.


Dan setelahnya Dokter itu pun langsung saja berlalu pergi dari hadapan Mami Elsie.


Sedang Mami Elsie sendiri dia masih terus menunggu brankar dari Papi Alano didorong keluar dari ruang perawatan tersebut.


Mami Elsie belum mengetahui jika sang anak laki-laki yang sangat disayanginya juga sedang dirawat dirumah sakit yang sama dengan suaminya.


Sebab Papah Zohan belum menyuruh anak buahnya untuk memberitahukan kondisi dari Derral kepada Mami Elsie karena lupa.


Namun ketika Derral sudah dimasukkan kedalam ruang operasi, Papah Zohan yang teringat jika dia belum mengabari kondisi Derral kepada Mami Elsie, Papah Zohan pun langsung saja mengutus salah satu anak buahnya untuk memberitahukannya kepada Mami Elsie yang berada disisi seberang dari ruang perawatan Derral tadi.


Mami Elsie yang masih setia duduk didepan kursi tunggu dan terlihat sekali guratan wajah khawatir dari wajahnya, tiba-tiba saja dia didekati oleh salah satu anak buah lagi.


" Permisi Nyonya Elsie ",, kata anak buah itu dengan sopan kepada Mami Elsie.


" Iya ada apa?? ",, tanya Mami Elsie kepada anak buah tersebut.


" Saya cuma mau memberi kabar, jika Tuan Derral keadaannya sedang kritis Nyonya, serta Tuan Derral juga dirawat dirumah sakit ini, dan saat ini juga Tuan Derral sedang menjalani operasi ",, lapor dari anak buah tersebut kepada Mami Elsie.


Sungguh Mami Elsie semakin terkejut saja mendengar laporan dari anak buah tersebut, hingga membuat Mami Elsie langsung lemas seketika.


Dan para anak buah yang ada disitu, mereka langsung saja membantu Mami Elsie yang hampir saja pingsan mendengar kabar tentang sang anak yaitu Derral.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...