
Selama Ava dan Derral masih dirawat dirumah sakit kemarin, Via yang masih berada dirumah Ayah Markus pun sering datang berkunjung kerumah sakit.
Namun sudah sekitar tiga hari, Via tidak berkunjung lagi kerumah sakit karena dia harus ikut Leon kembali pulang kerumah Leon yang sekarang sudah menjadi rumahnya juga.
Akan tetapi Via tahu jika hari ini Ava dan Derral pulang dari rumah sakit, jadi itulah mengapa Via begitu ngotot meminta ijin kepada Leon untuk melihat keadaan dari Ava sahabatnya dimansion Derral.
" Ayolah honey, antarkan aku berkunjung kemansionnya Ava ya ",, kata Via kepada Leon.
" Iya besok saja ya sayang ",, jawab Leon kepada Via.
" Janji ya besok ",, kata Via kepada Leon.
" Iya janji, sekarang ijinkan aku untuk menyelesaikan laporanku ini dulu ya sayang ",, kata Leon lagi kepada Via.
" Iya baiklah, aku mau keluar dulu kedapur mau ambil minum dan camilan ",, kata Via kepada Leon.
Leon hanya mengangguk saja menanggapi perkataan dari Via.
Setelahnya Via langsung berlalu keluar dari dalam kamarnya menuju kedalam dapur.
Sedangkan Leon langsung meneruskan pekerjaannya didalam laptop supaya bisa segera dia serahkan kepada bawahannya nanti.
Via yang sudah membawa sebuah camilan dan juga minuman dari dalam dapur, dia lalu membawanya keatas meja yang ada disamping ranjang.
Setelahnya Via memilih untuk menyalakan televisi untuk menemaninya yang sedang bersantai.
Leon yang melihat Via seperti itu dia membiarkannya saja tanpa mau menegur atau menemani.
Satu jam ternyata sudah berlalu, dan tidak terasa juga sudah dua jam lebih Via menonton televisi serta Leon masih sibuk sendiri dengan pekerjaannya.
Via yang merasa bosan timbullah jiwa usilnya untuk mengerjai Leon.
" Aku kerjai saja kamu honey, bosan sekali rasanya aku disini ",, kata batin dari Via untuk Leon.
Via lalu turun dari atas ranjang dan dia berpura-pura berjalan didepan Leon sambil melepaskan pakaiannya.
Leon masih belum menyadari dengan apa yang dilakukan oleh Via didepannya.
Dan Via yang melihat Leon belum merespon godaannya, dia pun tidak kehabisan ide sama sekali.
" Honey boleh minta tolong tidak,.... punggungku gatal sekali ini ",, kata Via kepada Leon.
" Hmm sini ",, kata Leon kepada Via dengan mata yang terus fokus kearah laptopnya.
Via yang mendengar jawaban dari Leon, dia lalu melepaskan 6r4 yang dipakainya dan dia lalu duduk disebelahnya Leon.
Leon yang merasa Via sudah duduk disampingnya, dia langsung saja menolehkan sekilas pandangannya kearah Via.
Alangkah terkejutnya Leon ketika dia melihat Via hanya cuma memakai celana d4l4mnya saja tanpa 6r4.
" Via apa kamu sedang menggodaku?? ",, kata Leon kepada Via.
" Tidak, cepat garukin, gatal sekali rasanya ",, jawab Via sambil menahan suara tawanya.
Leon pun langsung menggaruk punggung Via dengan pelan-pelan, namun dengan disengaja semakin miring dan miring hingga akhirnya kedua telapak tangan itu menyentuh pinggiran benda kenyal milik Via.
" Nah kan, tangannya nakal ",, kata Via kepada Leon.
" Yang memancingku untuk nakal itu siapa ", jawab Leon kepada Via sambil melepaskan cel4n4 d4l4m yang dipakai Via.
Via langsung saja membalikkan badannya untuk terlentang didepan Leon.
Dan Leon yang melihat Via sudah siap dia 74m4h dengan senang hati dia langsung menindih badan Via diatas shofa yang mereka duduki.
Leon mencium Via dengan penuh penghayatan sekali, ciuman yang awalnya perlahan lama-lama menjadi menggebu dan membuat Leon semakin tidak tahan saja ingin melanjutkan ketahap yang lebih lagi bersama sang istri.
Tidak lupa kedua benda kenyal milik Via pun sudah Leon nikmati dengan sangat rakus sekali, seperti tidak akan ada hari esok lagi.
" Apa kamu ingin menuntaskannya disini Via ",, tanya Leon kepada Via.
" Mau dimana saja asalkan dengan kamu aku mau honey ",, jawab Via kepada Leon.
Leon lalu turun dari atas tubuhnya Via, dan lalu dia membantu Via untuk duduk dari rebahannya.
Ketika Via sudah duduk Leon langsung saja membuka kedua kaki Via dan mengangkatnya keshofa untuk dia 74m4h surga dunia milik Via.
" Aaaaahh Leon ",, d354h dari Via ketika Leon memainkan m155 ^nya.
Leon terus mengh154p dan memainkan lidahnya disurga kenikmatan milik Via.
Via yang sudah tidak tahan, dia pun akhirnya sampai juga pada puncak kenikmatannya yang pertama.
Dan akhirnya.......... Via mend354h panjang karena ulah dari Leon.
Leon yang melihat Via sudah merasa puas akan permainan lidahnya, dengan segera dia lalu melepaskan semua yang melekat ditubuhnya.
Via yang melihat rudal milik Leon sudah siap tempur, Via langsung saja memasukkannya kedalam mulutnya dengan posisi masih duduk diatas shofa.
Leon sampai dibuat memejamkan matanya karena sedang menikmati permain mulut dari Via.
" Aaaah sayang, aku sudah tidak tahan ",, kata Leon kepada Via.
Via pun langsung saja menuntun Leon untuk duduk disebelahnya, dan setelah Leon sudah duduk, Via langsung saja memimpin jalannya pertunjukkan dengan dia yang berada diatas.
Baik Leon dan Via mereka berdua langsung saja memejamkan mata mereka ketika dua buah kulit tersensitif menyatu dengan sempurna.
Via terus menggerakkan p***tnya mengikuti irama yang sedang berlangsung.
Leon yang tidak mau tangannya menganggur pun, dia gunakan untuk m3r3m45 manja p***t kenyal milik Via sambil membantunya mendorongnya juga.
" Aaaaahh Leon ",, d354h dari Via kepada Leon.
" Sayang aku sudah tidak tahan ",, kata Leon kepada Via.
Leon lalu menyuruh Via untuk berdiri sejenak, dan setelah itu Leon menyuruh Via untuk menyun991n9kan p***tnya untuk dia masuki dari arah belakang.
Gerakan yang awalnya pelan menjadi kencang ketika Leon akan sampai pada puncak kejayaannya.
Dan akhirnya.................. yang ditunggu-tunggu Leon pun kesampaian juga.
Leon menyemburkan lahar dinginnya kedalam kawah milik Via dengan jumlah yang sangat banyak sekali.
Via dan Leon langsung ambruk keatas shofa yang tadi mereka duduki dengan nafas yang tersengal-sengal karena baru saja melakukan kegiatan indah mereka berdua disela-sela kebosanan yang melanda dan rasa capek bekerja.
...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...
...***TBC***...