Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
PERNIKAHAN CHICO



Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu oleh Chico bersama Joyce pun terjadi juga.


Tepat hari ini mereka berdua akan menikah di Gereja yang ada di tengah-tengah kota yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumah mewah milik Chico maupun milik Joyce.


Chico sudah terlihat sangat gagah tampan sekali menunggu sang mempelai perempuan yaitu Joyce untuk tiba di atas altar di temani oleh sang Papah yaitu Papah Qais nantinya.


Meninggalkan Chico dan Joyce sejenak, Papah Zohan, Papi Alano, Ayah Markus dan juga Derral mereka berempat sudah sampai di London sejak kemarin sekitar jam dua siang.


Sesampainya di London, mereka berempat langsung saja pergi ke salah satu hotel yang ada di kota itu dan memesan kamar masing-masing orang satu kamar, supaya bisa beristirahat sejenak sebelum mereka menghadiri acara pernikahannya Chico keesok harinya.


Ketika masih di dalam pesawat kemarin, Papah Zohan, Derral dan Papi Alano yang baru mengetahui keadaannya Via, mereka bertiga terus bertanya kepada Ayah Markus tentang keadaannya Via.


" Bagaimana sekarang keadaannya Via Tuan Markus?? ",, tanya dari Papah Zohan kepada Ayah Markus pada saat masih berada di dalam pesawat.


" Syukur saya dan Keluarga sangat senang sekali Tuan Zohan, karena keadaannya Via sudah semakin membaik dan tidak terjadi apa-apa di dalam tubuhnya pasca menjalani 0p3r451 pembedahan di kepalanya itu ",, jawab dari Ayah Markus kepada Papah Zohan dan masih didengar oleh Derral maupun Papi Alano.


" Memangnya Nona Via sakit apa ya Tuan Markus hingga dia sampai harus menjalani 0p3r451 dikepalanya?? ",, tanya dari Papi Alano kepada Ayah Markus.


" Dia baru saja mengalami kecelakaan mobil, dan membuat kepalanya cedera cukup mengkhawatirkan Tuan Alano ",, jawab dari Ayah Markus kepada Papi Alano.


Papi Alano sungguh cukup terkejut sekali mendengar kabar tentang Via, karena memang dia tidak tahu sama sekali.


" Terus kapankah Via diperbolehkan pulang oleh Dokter Tuan Markus?? '',, tanya dari Derral kepada Ayah Markus.


" Untuk itu saya tidak tahu Tuan Derral, karena Dokter juga belum bisa memastikan kapan Via diperbolehkan untuk pulang ",, jawab dari Ayah Markus kepada Derral.


" Semoga Via keadaannya semakin membaik dan dia segera diperbolehkan pulang, dan lagi pula katanya dia ingin melangsungkan resepsi pernikahannya nanti setelah Derral kan Tuan Markus ",, sahut dari Papah Zohan kepada Ayah Markus.


" Aamiin, iya benar Tuan Zohan, dia akan segera melangsungkan pesta resepsi pernikahannya nanti ",, jawab dari Ayah Markus kepada Papah Zohan.


" Tapi lihat dulu nanti kondisinya Via bagaimana Tuan Zohan,?? karena dia kan juga baru saja mengalami kecelakaan seperti ini ",, lanjut lagi perkataan dari Ayah Markus kepada Papah Zohan dan masih didengar oleh Derral beserta Papi ALano.


Dan sekarang di sinilah mereka berempat, sudah berada di dalam Gereja tempat berlangsungnya pemberkatan pernikahan antara Chico dan Joyce.


Pandangan semua tamu undangan yang hadir langsung teralihkan ke arah Joyce yang baru saja memasukki Gereja bersama Papah Qais.


Joyce terlihat sangat cantik sekali mengenakan gaun pengantin rancangan desainer terkenal yang harganya tidak perlu di ragukan lagi.


Senyum Chico mengembang dengan sempurna ketika melihat sang calon istri sudah berjalan ke arahnya bersama sang calon Papah mertuanya.


Keluarga Joyce yaitu Papah Qais dan juga Mamah Matilda sudah tahu bagaimana keadaan dan kondisinya Mamah Elsa dari semua ceritanya Joyce.


Sungguh mereka berdua tidak merasa malu mempunyai calon besan yang pernah mengalami depresi seperti itu.


Sebab Papah Qais dan Mamah Matilda, seperti ikut bisa merasakan betapa sakit hatinya Mamah Elsa dulu yang membuatnya menjadi depresi seperti itu.


Bersyukurnya Chico, semakin ke sini karena sering melakukan konseling dan terapi bersama Joyce, kesehataan dari sang Mamah semakin membaik saja, hingga pada akhirnya sang Mamah yang sangat dia sayangi itu bisa ikut berdiri menghadiri, melihat dan tersenyum bahagia dengan pernikahannya bersama Joyce.


Joyce yang sudah sampai di depan Chico, Papah Qais langsung saja menyerahkan Joyce kepada Chico.


Dan Chico menerima Joyce dengan senang hati sambil bibir yang tersenyum dengan sangat senang sekali.


" Apakah sudah bisa di mulai acara pemberkatan pernikahannya Tuan Chico, Nyonya Joyce?? ",, tanya dari Sang Pendeta kepada Chico dan juga Joyce.


" Silahkan Pak Pendeta ",, jawab Chico dan Joyce secara bersama-sama.


Semua para tamu undangan langsung duduk dan diam seketika, ketika Pak Pendeta akan segera melakasanakan upacara pemberkatan pernikahannya.


Dan untuk semua para tamu undangan yang hadir, mereka semua mendengarkan Pak Pendeta dengan serius ketika Pak Pendeta sedang membacakan doa-doa Pemberkatan pernikahan.


Hingga pada akhirnya, Pak Pendeta sampai juga pada titik inti acara pemberkatannya yaitu untuk mengesahkan Chico dan Joyce sebagai sepasang suami istri.


Chico dan Joyce pun disuruh untuk mengikuti setiap ucapan yang di katakan oleh Pak Pendeta tersebut di atas altar.


Dan ketika Pak Pendeta sudah mengesahkan Chico beserta Joyce sebagai sepasang suami istri, semua para tamu undangan yang hadir langsung saja bertepuk tangan dengan sangat meriah sekali.


Termasuk Derral sekalipun, dan Derral bahkan tersenyum senang, akhirnya setelah melewati kisah cinta yang begitu rumit, Chico bisa juga menemukan cinta sejatinya di Negara London.


Semakin meriah pulalah ketika Chico dan Joyce berciuman diatas altar, pertanda jika mereka benar-benar sudah sah sebagai sepasang suami istri.


" Istriku ",, kata Chico kepada Joyce sambil menyatukan ke dua dahi mereka.


Ada rasa tersendiri yang dirasakan oleh Chico di dalam hatinya, ketika dia memanggil Joyce dengan panggilan istri.


Dan untuk Joyce sendiri, akhirnya dia bisa melepaskan masa jandanya serta melupakan sang mantan suami yang sudah cukup lama meninggal itu.


Apakah Keluarga dari mantan suaminya Joyce dulu di undang di pernikahannya Joyce.


Jawabannya diundang, karena Joyce masih ingin mempererat tali persaudaraan diantara mereka yang dulu pernah terjalin.


Mantan mertua dari Joyce pun sangat mengerti sekali jika Joyce masih muda dan pastinya masih butuh pendamping hidup.


Jadi ke dua mantan mertuanya Joyce dulu juga merestui dan merelakan jika Joyce ingin menikah lagi dengan Pengusaha asal Spanyol yaitu Chico.


Setelah acara pemberkatan di Gereja sudah selesai, baik Chico dan Joyce langsung mengundang semua para tamu undangan yang hadir untuk menikmati pesta resepsi out door yang dilaksanakan di halaman rumah mewahnya.


Semua nampak gembira serta bahagia dengan pernikahannya Chico dan Joyce.


" Chico........ ",, panggil Derral ketika dia ingin memberikan selamat kepada Chico.


" Derral .......... ",, sapa Chico juga sambil langsung memeluk Derral dengan gaya khas laki-laki.


" Kamu datang sendirian apa bersama Ava?? ",, tanya dari Chico kepada Derral.


" Aku datang bersama Papah, Papi dan Tuan Markus, karena Ava sedang sakit, Ava juga titip salam kepadamu karena tidak bisa ikut menghadiri pernikahan kamu bersama Nyonya Joyce ",, jawab dari Derral kepada Chico.


Ada rasa bagaimana begitu di dalam hatinya Chico ketika mendengar nama Tuan Markus.


Tapi Chico berusaha biasanya saja karena sekarang adalah hari pernikahannya dan Tuan Markus beserta Keluarganya sudah masa lalu untuknya.


" Iya tidak apa-apa, semoga Ava cepat sembuh, dan terimakasih juga kawan kamu sudah mau menyempatkan hadir di pesta sederhanaku ini ",, kata Chico kepada Derral sambil tersenyum senang.


" Oh ya sayang kenalkan, dia adalah sahabat baikku, dan dia yang selalu ada di saat aku susah maupun senang, namanya Derral ",, kata Chico memperkenalkan Derral kepada Joyce.


" Salam kenal Tuan Derral ",, kata Joyce kepada Derral sambil tersenyum ramah.


" Salam kenal juga Nyonya Joyce Maximiliano ",, jawab dari Derral kepada Joyce.


Joyce langsung saja tertawa mendengar panggilan dari Derral kepadanya.


Dan setelah Derral sudah puas berbincang bersama Chico serta memberikan selamat juga kepada mereka berdua.


Derral pun ikut bergabung lagi dengan para tamu undangan yang lainnya untuk menikmati jamuan yang sudah di sediakan oleh ke dua mempelai.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...