
Beralih keChico sejenak.
Setelah kepulangan Chico dari rumah sakit kemarin untuk mengontrolkan kesehatan Mamah Elsa.
Chico dan Dokter Joyce walau mereka sering berhubungan, namun hubungan mereka tidak lebih dari seorang Dokter dan juga pasien.
Hanya menanyakan dan menjawab seputar kesehatan Mamah Elsa sajalah yang sering Chico dan Dokter Joyce bahas.
Saat ini Chico sedang menikmati waktu kesendiriannya berkunjung kepusat pameran jam yang diselenggarakan disebuah gedung pameran yang ada diNegara London.
Dari jam yang harganya masih terjangkau dikantong, hingga jam yang harganya sampai menembus langit ketujuh pun ada semua dipameran jam tersebut.
Dari jam laki-laki dewasa, perempuan dewasa, anak-anak laki-laki maupun perempuan, remaja semuanya ada, dan semuanya branded.
Chico yang dari dulu sangat menyukai koleksi jam tangan, pastinya dia tidak akan melewatkan kesempatan pameran jam tersebut.
Hanya orang-orang berduit dan kalangan menengah keatas saja yang datang keacara pameran jam itu.
Chico yang sedang sibuk membaca sebuah brosur jam sambil terus melihat-lihat dan mengamati semua jam yang diperjualkan disitu, dia tidak sengaja ditabrak oleh seorang perempuan yang hampir saja jatuh jika Chico tidak reflek memegang tangannya.
Dan lagi-lagi Chico ditabrak oleh perempuan yang sama yang kemarin menabraknya dirumah sakit.
Siapa lagi jika bukan Dokter Joyce.
" Tuan Chico........... ",, kata Dokter Joyce kepada Chico dengan ekspresi yang terkejut.
" Dokter Joyce........ ",, kata Chico juga yang terkejut melihat wajah perempuan yang tadi baru saja menabraknya.
" Emm maafkan saya sudah menabrak anda lagi Tuan, tidak tahu kenapa saya suka sekali menabrak anda jika bertemu dengan anda Tuan Chico",, kata basa basi dari Dokter Joyce kepada Chico.
" Tidak apa-apa Dokter ",, jawab Chico kepada Dokter Joyce sambil tersenyum tipis.
" Apa Dokter juga ikut menghadiri pameran ini??, atau Dokter cuma sekedar lewat saja?? ",, tanya dari Chico kepada Dokter Joyce.
" Saya sengaja kesini Tuan, mumpung saya hari ini libur praktek ",, jawab Dokter Joyce kepada Chico.
" Apakah anda datang sendirian Dokter?? ",, tanya Chico kepada Dokter Joyce.
Pengalaman pahitnya dengan Via membuat Chico tidak mudah merayu perempuan lagi, dan membuatnya lebih bisa berfikir dewasa lagi untuk mendekati seorang perempuan.
" Iya saya datang sendirian Tuan ",, jawab Dokter Joyce kepada Chico.
" Bagaimana kalau saya temani ",, kata Chico kepada Dokter Joyce.
" Kebetulan saya juga datang sendirian kesini ",, kata Chico lagi kepada Dokter Joyce.
" Boleh Tuan ",, jawab Dokter Joyce kepada Chico sambil tersenyum.
" Kita tidak sedang bekerja, lebih baik anda memanggil saya dengan nama saya saja Dokter, jangan ditambahi kata Tuan ",, kata Chico kepada Dokter Joyce.
" Kalau begitu anda juga jangan memanggil saya Dokter, karena kita tidak sedang berada dirumah sakit, panggil saya Joyce saya ",, jawab Dokter Joyce kepada Chico sambil tersenyum.
" Ok Joyce...... mari kita melihat-lihat kesana ",, kata Chico kepada Joyce.
" Ayo Chico....... ",, jawab Joyce kepada Chico sambil tersenyum manis.
Chico pun ikut-ikutan tersenyum manis juga ketika melihat senyuman dari Dokter Joyce tadi.
Akhirnya Chico dan Joyce melihat-lihat pameran jam itu berdua dengan saling bertukar fikiran mengenai jam yang mereka sukai.
Chico dan Joyce pun ketika melihat ada jam yang mereka sukai, mereka berdua langsung saja membeli jam tersebut.
Tidak tanggung-tanggung jam yang mereka beli harganya cukup mahal sekali, namun uang segitu bagi Joyce dan Chico tidak seberapa, asal mereka puas bisa membeli barang yang mereka suka.
" Ternyata selera kamu tinggi juga ya Chico ",, canda dari Joyce kepada Chico.
" Apakah masih ada yang ingin kamu beli lagi disini Chico?? ",, tanya Joyce kepada Chico.
" Kenapa memangnya?? ",, tanya Chico kepada Joyce.
" Aku lapar, dan jika kamu masih ingin disini aku mau pamit pergi dulu untuk cari makanan ",, jawab Joyce kepada Chico.
" Kalau begitu ayo kita beli makanan bersama-sama saja ",, kata Chico kepada Joyce.
" Ok ",, jawab singkat dari Joyce kepada Chico.
Dan setelahnya baik Chico serta Joyce mereka berdua langsung saja berlalu keluar dari gedung pameran itu untuk pergi mencari makan.
" Aku bawa mobil sendiri Chico ",, kata Joyce ketika Chico menawari Joyce untuk bersamanya.
" Kalau begitu ayo aku akan mengikuti kamu dari belakang ",, jawab Chico kepada Joyce.
" Baiklah ",, jawab Joyce kepada Chico.
Chico dan Joyce langsung berpisah diparkiran untuk masuk kedalam mobil milik mereka sendiri-sendiri.
Dan setelah keluar dari dalam parkiran tersebut, seperti kata Chico tadi, dia akan mengikuti mobil Joyce dari belakang.
Joyce yang tahu masih diikuti oleh Chico dari belakang, dia sengaja membelokkan mobilnya kesebuah kedai makanan yang ada dipinggir jalan.
Bukan tanpa sebab Joyce membelokkan mobilnya disana, selain makanannya enak dan harganya terjangkau, Joyce juga ingin melihat apakah laki-laki sekaya dan setampan Chico bisa makan dikedai pinggir jalan seperti itu.
Chico yang diajak berhenti disebuah kedai kecil yang ada dipinggir jalan, dia sedikit merasa bingung dan heran, karena pasalnya dia kira Joyce akan mengajaknya kesebuah Cafe atau restoran berbintang, tapi nyatanya malah kekedai pinggir jalan.
" Kenapa kita berhenti disini Joyce?? ",, tanya Chico kepada Joyce disaat sudah keluar dari dalam mobil.
" Selain harganya terjangkau, disini makanannya enak Chico, cobain deh nanti kamu ketagihan............... ",, jawab Joyce kepada Chico.
" Atau jangan-jangan kamu tidak terbiasa makan dipinggir jalan seperti ini ya?? ",, lanjut lagi perkataan dari Joyce kepada Chico.
" Sejujurnya iya, tapi tidak apa-apa sih untuk mencoba hal baru ",, jawab Chico kepada Joyce.
" Baguslah, ayo kita cari tempat duduk dan pesan makanan ",, ajak Joyce kepada Chico.
Chico pun hanya mengangguk saja kepada Joyce, dan akhirnya mereka berdua duduk bersebelahan didalam satu meja yang sama.
Chico yang tidak penah makan dikedai seperti itu, dia merasa aneh namun juga merasa lucu.
Dan ketika makanan pesanan mereka datang, hidung Chico bisa mencium aroma masakannya sangat menggugah selera sekali.
" Ayo dimakan Chico, cobain deh pasti kamu langsung suka ",, kata Joyce kepada Chico.
Chico pun langsung saja mencoba memasukkan satu sendok makanan kedalam mulutnya, dan memang benar apa kata Joyce, jika rasa makanannya sangat enak sekali.
" Enak sekali Joyce ",, kata Chico kepada Joyce.
" Iya sudah habiskan ",, kata Joyce kepada Chico disela-sela makannya.
Chico pun langsung saja memakan makanan itu dengan cukup lahap sekali, hingga membuat Joyce tertawa melihat Chico sangat menyukai makanan yang dia rekomendasikan.
Bersama Joyce Chico bisa melupakan Via, dan selama dia tinggal diLondon beberapa hari terakhir ini, Chico sudah bisa moveon dari Via walau belum sepenuhnya.
Hari itu Chico dan Joyce tanpa sadar menghabiskan waktu mereka berdua saja dan juga membuat mereka tanpa sadar semakin dekat saja.
Bukan dekat seperti hubungan Dokter dan pasien, melainkan hubungan antara laki-laki dan perempuan.
...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...
...***TBC***...