Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
DAN TERJADI LAGI



Jika pagi hari diIndonesia sudah menunjukkan pukul tujuh bagi katakanlah begitu, itu artinya diSpanyol masih menunjukkan pukul dua malam.


Karena Indonesia selisih lima jam dengan Spanyol, lebih cepat Indonesia dibandingkan Sapnyol.


Via dan Leon mereka berdua masih tertidur lelap diatas ranjang pengantin mereka dengan keadaan saling memeluk satu sama lainnya.


Disaat pagi menjelang Leon yang sudah bangun lebih dahulu dari Via, dia tersenyum sendiri dalam diamnya, karena akhirnya dia bisa melihat wajah wanita yang beberapa hari itu selalu menghantuinya ketika dia baru pertama kali membuka mata dipagi hari.


Wajah Via yang terkena sinar matahari yang menembus dari celah-celah gorden kamarnya, dia pun akhirnya mencoba membuka matanya.


Dan disaat Via sudah membuka mata, dia langsung melihat ada wajah Leon berada tepat didepan wajahnya sedang tersenyum kepadanya.


" Good morning sayang ",, kata Leon kepada Via.


" Pagi juga maduku........ ",, jawab Via kepada Leon dengan suara dan wajah orang khas bangun tidur.


" Ko maduku sih??, seakan aku adalah suami kedua untuk kamu Via?? ",, kata Leon kepada Via.


" Honey kan artinya madu, my honey ya maduku dong berarti ",, jawab Via kepada Leon sambil tertawa.


" Ada-ada saja kamu ",, kata Leon kepada Via sambil ikut-ikutan tertawa.


" Sebelum beranjak bangun, kiss dulu dong ",, kata Leon lagi kepada Via.


Via pun yang mendengar perkataan dari Leon, dia langsung saja mencium Leon tepat dipipinya sebelah kanan.


Namun Leon masih belum puas akan ciuman yang diberikan oleh Via tadi.


Leon yang belum puas, dia langsung mengecup sekilas bibir seksinya Via sambil saling menatap lekat satu sama lainnya, dengan Leon berada diatas tubuhnya Via.


" Besok lagi jika ingin menciumku harus seperti tadi, ok sayang ",, kata Leon kepada Via.


" Iya, Ok Honey...... sudah yuk bangun, kita mandi ",, kata Via kepada Leon.


" Apa kamu mau mengajakku mandi berdua?? ",, tanya Leon kepada Via sambil beranjak turun dari atas tubuhnya Via.


" Boleh, tapi tidak boleh pegang-pegang ya, hanya mandi no yang lain, janji ?? ",, kata Via kepada Leon.


" Ok janji sayang ",, jawab Leon sambil tersenyum licik.


Akan tetapi Via tidak melihat senyuman licik dari Leon tadi, karena dia sudah berjalan menuju kedalam kamar mandi.


Sesampainya didalam kamar mandi, Via yang sudah melepas semua pakaian yang melekat ditubuhnya, tiba-tiba saja dia dipeluk Leon dari belakang dengan kedua tangan Leon langsung bermain cantik dikedua bukit miliknya.


" Aaaaah Honey, no.............. please??, aaaaaahhh ",, d354h dari Via ketika kedua bukitnya dimainkan lembut oleh Leon dari belakang.


Leon sendiri terlihat begitu seksi jika dipandang dari sudut samping.


Sebab tidak cuma kedua tangannya saja yang bermain cantik dikedua bukit kembar milik Via, melainkan dia juga menciumin leher jenjang milik Via dengan begitu sen5u4l sekali.


" So sexsy baby......... ",, kata Leon kepada Via dengan suara yang sedikit mend354h.


Setelah berkata seperti itu, Leon mencoba menurunkan salah satu tangannya merambah kebawah hingga akhirnya sampai juga ditempat yang dari kemarin membuat Leon penasaran dengan rasanya.


Tanpa banyak berbicara, Leon tiba-tiba saja mematikan shower yang sedang menyala, dan dia langsung saja menggendong Via ala bridalstyle untuk dia bawa kembali keatas ranjang.


Sesampainya diatas ranjang, Leon langsung saja mencium Via tepat dibibirnya dengan 941rah yang begitu memuncak sekali.


Disaat mereka sedang asik-asiknya bercum6u begitu, tiba-tiba saja telinga mereka mendengar suara pintu kamar mereka yang diketuk dari luar.


Leon langsung saja menunjukkan wajah yang sangat sebal sekali, karena kegiatan indah mereka lagi dan lagi harus terganggu oleh seseorang.


Via yang melihat wajah sang suami begitu sangat tidak enak sekali dilihat, dia langsung tersenyum sambil memberikan kecupan sekilas dibibirnya.


" Tidak apa, kita buka saja, mungkin kita memang tidak boleh melakukan hal itu sekarang ",, kata Via dengan sangat lembut kepada Leon.


" Aku ingin segera pindah kerumahku sendiri sayang, karena disana bebas tidak ada yang mengganggu ",, jawab Leon kepada Via sambil beranjak dari atas ranjang.


" Kamu masuklah kedalam kamar mandi lagi, biar aku saja yang membukakan pintunya ",, kata Leon kepada Via sambil memakai celana kolornya tadi yang dia lepas disembarang tempat.


Via hanya mengkode ok saja melalui kedipan mata sambil berlalu menuju kedalam kamar mandi.


Dan Leon yang melihat Via sudah masuk kedalam kamar mandi, dia langsung saja segera membuka pintu kamarnya.


Dan ternyata yang mengetuk pintu kamarnya adalah sang Mamah mertua, yaitu Mamah Delfa.


" Itu dibawah ada teman-teman kamu Leon, katanya mereka adalah para anak buah kamu serta anggota kepolisan yang lainnya ",, kata Mamah Delfa kepada Leon.


" Hah??!!, ada teman Leon Mah?? ",, kata Leon dengan nada yang sedikit terkejut.


" Iya, cepetan temui mereka ",, kata Mamah Delfa kepada Leon.


" Baiklah Leon ganti baju dulu ya Mah, ini Leon juga baru saja mandi ",, kata Leon kepada Mamah Delfa.


" Iya, jangan lama-lama ya Nak ",, kata Mamah Delfa lagi kepada Leon.


" Baik Mah ",, jawab Leon kepada Mama Delfa.


Dan setelah Mamah Delfa menyampaikan itu kepada Leon, dia langsung kembali lagi untuk turun kebawah.


Untuk Ayah Markus, dia begitu senang sekali rumahnya bisa didatangi begitu banyak anggota kepolisan, karena ingin menyampaikan ucapan selamat kepada Via dan Leon yang baru saja menikah.


Sedang Leon sendiri ketika dia yang sudah menutup pintu kamarnya lagi, dia langsung saja segera masuk kedalam kamar mandi untuk mandi.


Leon mandinya sangat cepat sekali, hingga membuat Via sampai terheran-heran melihatnya.


" Kamu mandinya cepat sekali Leon, ada apa?? ",, tanya Via kepada Leon.


" Diluar ada teman-teman serta para anak buahku Via yang sudah jauh-jauh mau datang kesini ",, jawab Leon kepada Via.


" Oh ya....... ",, jawab Via dengan nada yang sedikit terkejut kepada Leon.


" Iya ayo, kita segera ganti baju untuk menemui mereka ",, kata Leon kepada Via lagi.


" Iya ayo ",, jawab Via kepada Leon.


Dan setelahnya Leon serta Via langsung saja bergegas ganti baju untuk bisa segera menemui tamu mereka yang sudah mau jauh-jauh datang kerumah Ayah Markus.


Ayah Markus masih setia menemani tamunya Leon, karena Leonnya sendiri belum keluar dari dalam kamar.


Ketika Leon serta Via sudah selesai ganti baju, mereka berdua langsung segera keluar dari dalam kamar untuk menemui semua tamu mereka.


Leon begitu senang sekali ketika sudah sampai diruang tamu dan melihat begitu banyak anak buah serta teman-temannya yang sesama polisi datang kerumah mertuanya.


Setidaknya ada lima belas anggota polisi yang sudah menyempatkan hadir pagi itu dirumah Ayah Markus untuk menemui Leon.


Semua anak buah dan teman-temannya Leon langsung saja mengucapkan selamat dan turut bahagia kepada Leon serta Via, karena mereka akhirnya bisa juga melihat sang Jenderal menikah.


Mereka juga memuji Leon, karena pintar dan pandai karena bisa mencari seorang istri yang cantik seperti Via.


Via pun yang dipuji seperti itu, dia sedikit malu dan merasa tidak enak kepada mereka semua.


Sedang Leon sendiri dia malah menunjukkan wajah bangganya, karena akhirnya bisa berhasil menikahi Via.


Ketika Leon bertanya kepada mereka semua kenapa mereka datangnya bisa secara bersamaan seperti itu.


Mereka semua secara kompak menjawab kepada Leon, jika mereka datang kekota itu memang secara bersamaan kemarin.


Akan tetapi berhubung ketika sampai disitu, waktu sudah menunjukkan cukup malam, akhirnya mereka semua memutuskan untuk menginap satu malam dulu dishotel.


Dan esok harinya memutuskan akan datang kerumah Ayah Markus.


Sebab nanti siang mereka semua sudah akan kembali pulang kekota asal, karena diantara mereka semua ada yang masuk shif siang.


Dan begitulah ceritanya, hingga akhirnya mereka semua sekarang bisa berada dirumah Ayah Markus menemui sang Jenderal mereka.


Leon dan Via sangat berterima kasih sekali dengan kedatangan dari mereka semua, yang sudah mau hadir dirumah Ayah Markus.


Walau mereka datangnya sedikit terlambat, akan tetapi Leon dan Via masih menghargai niat tulus dari mereka semua.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...