Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
SIRAHE AVA TELU EH NGELU



Sedang kita geser keAva.


Ava yang sudah mengendarai mobilnya berjam-jam lamanya pun, akhirnya dia sampai juga dimansion sang Papah.


Ketika Ava baru saja keluar dari dalam mobilnya, dia langsung saja disambut asisstan rumah tangga sang Papah yang sudah sangat dekat sekali dengan Ava dan dia juga seumuran dengan Ava.


Sebab asisstan tersebut anak dari sopir pribadinya Papah Zohan yang sudah lama sekali bekerja dimansion itu.


Dan istri dari sopir pribadinya Papah Zohan juga bekerja menjadi kepala asisstan rumah tangga dimansion itu.


" Ya ampuuuuun Non Ava, akhirnya pulang juga, Mira kangen sekali Non ",, kata Mira dengan sangat senang sekali, ketika melihat Ava baru saja keluar dari dalam mobilnya.


" Ava juga kangen ko sama Mira ",, jawab Ava kepada Mira sambil tersenyum senang juga.


" Ayo-ayo Non, kita masuk dulu, sini barang-barangnya biar Mira bawakan ",, kata Mira kepada Ava dengan gayanya yang khas seperti biasanya, sambil mengambil alih barang bawaannya Ava.


" Mir, ko sepi sekali, Baginda Ratu kemana?? ",, tanya Ava kepada Mira sambil melangkahkan kakinya masuk kedalam mansion.


" Nyonya lagi pergi arisan sama teman-temannya, kalau Tuan besar dan Tuan Aaric ya masih dikantor dong Non, ini kan masih jam kantor ",, jawab Mira kepada Ava.


Memang ketika Ava sampai dimansion, waktu sudah menunjukkan pukul dua belas siangan.


Ava dan Mira mereka berdua mengobrol sambil terus berjalan masuk menuju kedalam kamarnya Ava.


" Oh ya Non, eem anu ...... ??? ",, kata Mira kepada Ava dengan sedikit bingung mau mengatakannya.


Dan Ava serta Mira saat ini mereka berdua sudah sampai didalam kamarnya Ava yang ada dilantai tiga mansionya Papah Zohan.


" Anu opo sih Mir, ngomong sing jelas ngunu lho karo aku?? "


" ( Anu apa sih Mir, berbicara yang jelas gitu lho sama aku?? ) ",, kata Ava kepada Mira menggunakan Bahasa Jawanya.


" Eemm soal berita?? ",, kata Mira lagi kepada Ava dengan wajah bingungnya lagi.


" Berita opo sih Mir??, kowe ki gawe aku bingung plus penasaran, sebenere opo sih sing meh ngomongke karo aku?? "


" ( Berita apa sih Mir??, kamu itu membuatku bingung plus penasaran, sebenarnya apa sih yang ingin kamu bicarakan kepadaku?? ) ",, kata Ava kepada Mira dengan wajah yang sungguh sudah tidak tahan ingin tahu apa yang ingin dikatakan oleh Mira.


" Begini saja lah wis, iki delokno dewe "


" ( Begini saja, ini kamu lihat sendiri ) ",, kata Mira kepada Ava menggunakan Bahasa Jawa juga.


Yaps Mira bisa sedikit-sedikit bisa berbicara menggunakan Bahasa Jawa, itu semua karena Mira sudah dekat dengan Ava sejak dulu jika Ava pulang keSpanyol.


Dan Avalah yang mengajari Mira untuk bisa berbicara Bahasa Jawa.


Walau belum terlalu lancar dalam mengucapkannya, namun Mira sudah cukup faham jika Ava berbicara menggunakan Bahasa Jawa.


Mira setelah berkata seperti itu, dia langsung saja mengambil ponselnya yang ada dikantong celananya.


Dan Mira langsung saja membukakan berita viral yang sedang hot pagi itu, ditelevisi maupun diberita online yang ada disosial media.


Mira yang sudah membuka berita viral itu, dia langsung saja memberikan ponselnya kepada Ava, supaya Ava bisa membacanya sendiri.


Ava yang disodorin ponselnya Mira, dengan wajah kebingungannya, Ava tetap mengambil ponselnya Mira tersebut.


Ketika Ava sudah membaca semua berita online tersebut, walau Ava terkejut, dia malah tersenyum miring dengan santainya.


Mira yang melihat ekspresinya Ava yang seperti itu, dia menjadi bingung sekali, sebab Ava malah terlihat sangat santai sekali.


" Non Ava, ko santai sekali dengan berita viral yang sedang hot pagi ini?? ",, tanya Mira kepada Ava.


" Diyoutube, diberita gosip selebriti saja sedang ramai membicarakan Non Ava lho ",, kata Mira lagi kepada Ava.


" Sudah biarkan sajalah Mir, untuk apa difikirin masalah itu, toh lagi pula itu kan cuma berita gosip saja ",, jawab Ava dengan santainya kepada Mira.


" Tapi Non, tadi pagi Tuan besar dia marah besar lho karena melihat berita tersebut, bahkan Tuan muda Aaric dia sampai diam seketika tidak tahu harus bagaimana ketika Papahnya Non marah-marah seperti itu ",, kata Mira kepada Ava.


" Nanti biar Papah Ava hadapi sendiri Mir, sudah aku mau tidur capek, daritadi naik mobil terus, nanti bangunkan aku jam empat ya, jika sudah pada pulang semua kemansion ",, kata Ava kepada Mira dengan nada yang sangat santai sekali.


" Terserah Non Ava saja deh, yang penting Mira sudah memberitahukan kepada Non Ava ",, jawab Mira kepada Ava.


Namun Ava tidak memperdulikan Mira yang sedang berbicara, Ava memilih memejamkan matanya untuk mencoba tidur.


Dan Mira langsung saja melangkahkan kakinya untuk pergi dari dalam kamarnya Ava ketika dia melihat Ava mencoba tidur.


Ava yang mendengar pintu kamarnya sudah tertutup dari luar pun, dia langsung saja membuka matanya kembali.


" Aduh piye iki, aku kan wingi cuma pingin ngerjani wong lanang sombong kae, kenopo malah dadi viral koyok ngene iki?? "


"( Aduh bagaimana ini, aku kan kemarin, cuma ingin mengerjai laki-laki sombong itu, kenapa malah jadi viral seperti ini?? ) ",, kata Ava sambil berdiri dari tidurannya dengan sambil menunjukkan wajah ketakutannya.


Dan ternyata tadi Ava berbicara santai kepada Mira, itu semua bohong belaka.


Aslinya Ava sangat ketakutan sekali, dimarahi oleh Baginda Rajanya, alias Papah Zohan.


" Mikir Ava, mikir..... " ( berfikir Ava berfikir ) ",, kata Ava sambil mencoba memikirkan jalan keluar untuk masalah yang dia hadapi.


" Sek, tak deloke sek beritane kepriye tho sing lagi viral antara aku karo Derral?? "


" ( Sebentar, aku mau melihat dulu, bagaimana beritanya yang lagi viral antara aku dan juga Derral ) ",, kata Ava untuk dirinya sendiri sambil duduk dipinggir ranjang dan langsung membuka berita tentang dirinya itu menggunakan ponselnya.


Ava terus membaca berita online itu, dan melihat gosip diyoutube yang sedang viral pagi itu antara dirinya dan juga Derral.


" Hadduuhh!!, m0d4r aku!!! " ( Haduh, mampu5 aku!! ) ",, kata Ava ketika dia sudah melihat dan membaca semua berita viralnya dengan Derral.


" Iki pasti Papah ngongkon aku rabi karo Derral, pasti iki, wis yakin tenan aku, sebab yen aku ora rabi karo Derral, raine Papah pindah ning dengkul "


" ( Ini pasti Papah menyuruhku menikah dengan Derral, sudah pasti, yakin aku, sebab jika aku tidak menikah dengan Derral, wajahnya Papah akan pindah kelutut ) ",, kata Ava masih berbicara sendiri dengan perasaan yang sangat kalut sekali.


" Aaaarrrghhh ngelu ndasku!! " ( Aaarrrgghh pusing kepalaku ) ",, kata Ava lagi sambil mengacak-acak rambut panjangnya, dan dia langsung saja merebahkan badannya diatas ranjangnya yang empuk itu.


...πŸ•·πŸ•·πŸ•·πŸ•·πŸ•·πŸ•·πŸ•·πŸ•·πŸ•·πŸ•·πŸ•·πŸ•·πŸ•·...


Sungguh Bahasanya Ava membuat author ketawa sendiriπŸ˜‚πŸ˜œ


...πŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•ŠπŸ•Š...


...***TBC***...