Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
PULANG



Bergeser sejenak keVia dan Leon.


Jika Derral sedang mengalami masa sulit, Ava sendiri sedang gelisah diNegara jauh dari mereka semua.


Tapi tidak untuk Leon dan Via, saat ini untuk Via dan Leon sendiri, mereka berdua sedang melakukan sarapan pagi bersama dirumah Ayah Markus.


Ketika mereka semua sedang menikmati makanan mereka masing-masing, Leon tiba-tiba saja mengatakan sesuatu kepada kedua mertuanya.


" Ayah, Mamah, setelah ini Leon akan mengajak Via untuk pindah kerumah Leon yang dekat dengan kantor tempat Leon bertugas ",, kata Leon kepada kedua mertuanya.


" Kenapa cepat sekali kalian perginya Nak, apa tidak mau menambah waktu lagi disininya?? ",, tanya Mamah Delfa kepada Via dan Leon.


" Via menurut saja apa kata Leon Mah ",, jawab Via kepada Mamah Delfa dan masih didengar oleh Ayah Markus serta Ozzie.


" Maafkan Leon Mah, Leon harus segera mengerjakan tugas yang sudah menumpuk dan juga harus segera memberikan laporan tersebut kepada bawahan Leon, walau Leon masih bercuti tapi Leon tidak bisa menyepelekan tugas yang sedang Leon emban ",, kata Leon kepada Mamah Delfa.


" Iya sudah kalau begitu Nak, Mamah mengerti ",, jawab Mamah Delfa kepada leon.


" Bagaimana kalau kita semua ikut kamu kerumah kamu Leon, Ayah sangat ingin tahu dimana kamu tinggal ",, kata Ayah Markus kepada Leon dengan sangat tiba-tiba.


" Boleh Ayah, jika Ayah berkenan dan tidak sibuk hari ini ",, jawab Leon kepada Ayah Markus.


Via yang mendengar Leon mengijinkan semua Keluarganya untuk melihat tempat tinggalnya, dia pun langsung saja tersenyum sangat manis sekali, sebab dia merasa senang.


Bahkan Via tanpa sungkan langsung mengecup sekilas pipi Leon dihadapan kedua orang tuanya.


Ayah Markus, Mamah Delfa dan juga Ozzie yang melihat sikap dari Via sedikit agresif kepada Leon, mereka semua langsung saja menggelengkan kepalanya dengan acuh.


Sedang untuk Leon sendiri, dia langsung saja tersenyum manis sekali kepada Via.


Serta Leon sekuat tenaga menahan keinginannya untuk mencium Via tepat dibibirnya.


Mereka semua lalu melanjutkan sarapan pagi mereka lagi dengan khidmat dan diselingi dengan perbincangan hangat seperti keluarga pada umumnya.


Berpindah tempat lagi namun sudah berbeda waktu, akan tetapi masih dihari yang sama, yaitu tepatnya diIndonesia divila sang Opa.


Saat ini Dokter Kandungan yang diminta oleh Opa untuk memeriksa keadaan dari Ava pun sudah datang.


Dokter tersebut langsung saja diantarkan oleh semua orang menuju kedalam kamar Ava.


Dan Ava sendiri dia sedang berbaring untuk bersiap diperiksa oleh Dokter tersebut.


Dokter itu terus memeriksa keadaan dari Ava dengan sangat serius sekali, sambil didampingi oleh Dokter Hasan.


Sedangkan untuk semua Keluarga mereka yang juga ada disitu, mereka menunggu sambil duduk dishofa yang ada didalam kamar Ava.


Ketika mereka semua melihat Dokter Kandungan itu sudah selesai memeriksa kehamilan dari Ava, semua orang langsung saja beranjak berdiri dan mendekat kearah ranjang.


" Dokter bagaimana kondisi kehamilan dari cucu saya?? '',, tanya Opa kepada Dokter tersebut.


" Kehamilan Nyonya Ava baik-baik saja Tuan, hanya saja dia masih sedikit lemah dan lemas ",, jawab Dokter Kandungan itu kepada Opa.


Opa, Oma, Mamah Gretl, Aaric dan Dian yang belum pulang ketika mendengar jawaban dari Dokter tersebut, mereka semua langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Ava.


Begitupun dengan Ava yang juga mengalihkan pandangannya kearah semua Keluarganya.


" Tubuh anda Nyonya, untuk kandungan anda semuanya sudah baik-baik saja tidak ada yang perlu dikhawatirkan ",, jawab Dokter Kandungan itu dengan sangat ramah sekali kepada Ava.


Ava yang mendengar jawaban dari Dokter tersebut, dia langsung saja merasa sangat lega sekali.


" Apakah itu artinya saya boleh naik pesawat Dokter, karena saya harus kembali pulang keSpanyol ",, kata Ava lagi kepada Dokter Kandungannya.


Percakapan yang sedang Ava dan Opa lakukan kepada Dokter Kandungan itu, mereka berdua menggunakan Bahasa Inggris, supaya semua Keluarganya faham.


" Boleh silahkan Nyonya, tapi saran dari saya anda lebih baik perginya bersama satu tenaga medis untuk memantau kondisi anda ketika didalam pesawat, karena setahu saya perjalanan dari Indonesia keSpanyol sangatlah lama sekali ",, jawab Dokter Kandungan itu kepada Ava dan masih didengar oleh semua orang.


" Maukah Dokter ikut menemani saya pulang keSpanyol, karena saya benar-benar harus kembali pulang keSpanyol ",, kata Ava kepada Dokter Kandungan tersebut.


Dokter Kandungan itu walau dia berjenis kelamin laki-laki, dan umurnya masih terbilang masih muda, namun dia sangat profesional sekali kepada Ava, tanpa ada rasa tertarik sama sekali.


Dokter Kandungan itu yang mendengar perkataan dari Ava, dia langsung saja saling pandang dengan Dokter Hasan.


Untuk Dokter Hasan sendiri, dia sudah cukup matang sekali umurnya, dan dia sudah berumah tangga, umur dia sekitar empat puluh lima tahunan.


Sedang Dokter Kandungan itu yang menjadi temannya, umurnya sekitar tiga puluh delapan tahun.


Dokter Hasan langsung saja mengangguk kepada sang sahabat ketika Dokter Kandungan itu sedang melihat kearahnya.


" Iya benar Dokter apa kata cucu saya, lebih baik anda menemaninya untuk kembali pulang keSpanyol, karena hal itu akan membuat saya lebih tenang untuk mengijinkannya pulang menemui suaminya ",, sahut dari Opa kepada Dokter Kandungan tadi.


" Dan saya akan membayar mahal untuk semua jasa Dokter kepada cucu saya ",, lanjut lagi perkataan dari Opa kepada Dokter Kandungan tersebut.


Ava tidak bisa memikirkan yang lain selain ingin segera bertemu dengan Derral.


Dan dia juga berdoa didalam hatinya semoga Dokter itu mau mengantarkannya pulang keSpanyol.


Ava walau dia sedikit sungkan diantarkan oleh Dokter laki-laki yang tidak dikenalnya, tapi semua itu dia lakukan karena terpaksa dan sudah tidak ada waktu lagi untuk mencari Dokter Kandungan perempuan.


Akhirnya setelah berfikir untuk beberapa saat, Dokter Kandungan itu pun menyetujui permintaan dari sang Opa.


Ava langsung tersenyum lega dalam diamnya ketika mendengar sang Dokter mau membantunya untuk pulang menemui sang suami yaitu Derral.


Setelahnya Opa langsung saja menghubungi pilot keluarganya untuk mengantarkan Ava dan Mamah Gretl untuk kembali pulang keSpanyol.


Sedang untuk Aaric dan Dian sendiri, mereka berdua masih ingin berada diIndonesia dulu untuk sementara waktu.


Singkat cerita ketika pesawat jet, pilot dan semua kru sudah siap untuk terbang mengantarkan Ava keSpanyol.


Akhirnya Ava bersama Mamah Gretl ditemani Dokter Kandungan tadi yang juga sudah menyiapkan semua peralatan, obat-obatan dan semua alat-alat yang dia butuhkan juga jika ada keadaan darurat nantinya.


Mereka semua saat ini sudah pada masuk kedalam pesawat jet yang akan mengantarkan mereka terbang keSpanyol.


Ava terus berdoa didalam hatinya semoga perjalanan dia lancar serta Derral yang sedang berada jauh darinya disana baik-baik saja keadaannya.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...