Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
PART SPESIAL 2



Derral yang sedang bersama Ava di dalam mobilpun, rasa panik di dalam dirinya tidak bisa dia sembunyikan.


Melihat sendiri bagaimana Ava terjatuh tadi, membuat fikirannya menjadi sangat ketakutan sekali jika terjadi apa-apa kepada Ava dan juga calon babynya.


" Cepat sedikit bodoh!! ",, teriak Derral dengan penuh amarah kepada anak buahnya yang menyopiri mobilnya.


" Baik Tuan ",, jawab patuh dari sang anak buah kepada Derral.


" Sayang bertahanlah, jangan membuatku takut, kamu pasti bisa ",, kata Derral kepada Ava.


" Sakit Daddy, aaah perutku ",, kata Ava kepada Derral sambil terus menahan rasa sakit di perutnya.


" Bertahanlah, demi Daddy dan baby love Mommy ",, kata Derral lagi kepada Ava.


" Aku tidak kuat ",, jawab dari Ava kepada Derral.


Derral yang sedang merasa panik dan juga ketakutan, dia tidak sengaja melihat ada darah yang mengalir dari kaki putih mulusnya Ava.


" Darah,!! Mommy bertahanlah ",, kata Derral lagi sambil menepuk-nepuk wajahnya Ava yang sudah hampir kehilangan kesadarannya.


" Cepatlah, atau kamu mau aku bunuh sekarang juga hah!! ",, kata Derral kepada anak buahnya lagi.


" Baik Tuan '',, jawaban yang sama dari anak buah itu kepada Derral.


Padahal tanpa Derral sadari, anak buahnya daritadi sudah mengendarai mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata.


Namun karena berhubung Derral sedang panik, jadi dia tidak menyadari jika mobil yang dia tumpangi daritadi sudah melaju sangat kencang sekali di jalan raya.


Semakin paniklah Derral, ketika dia melihat Ava tiba-tiba kehilangan kesadarannya ketika baru saja mengeluarkan darah dari dalam perutnya tadi.


Dan untungnya saja mobil yang dia kendarai sampai juga di depan ruang UGD rumah sakit yang terdekat dengan mansionnya.


" Dokter, cepat bantu saya!! ",, teriak dari Derral dengan sangat keras sekali kepada para tenaga medis yang berjaga di UGD.


Dan teriakan dari Derral langsung saja mengalihkan pandangan semua orang yang berada di dalam ruang UGD tersebut.


Melihat ada pasien yang cukup kritis dan harus segera mendapatkan pertolongan, terlebih lagi sang pasien sedang hamil besar, para staf Dokter jaga, asisstan Dokter serta para suster langsung saja bergegas membantu Derral untuk memindahkan Ava ke atas brankar rumah sakit.


Dengan segera para petugas medis itu langsung membawa Ava ke ruang khusus untuk menangani pasien kritis seperti Ava.


Derral yang ikut mengantarkan juga, dia hanya bisa menunggu di luar ruangan, karena dia di larang masuk oleh para petugas medis tadi.


Para petugas medis yang menangani Ava, mereka semua langsung saja mengecek semua keadaannya Ava apa yang sebenarnya terjadi, hingga membuat seorang ibu hamil harus mengalami pendarahan dan tidak sadarkan diri seperti itu.


Sedang Derral dia hanya bisa berjalan tidak jelas ke sana dan ke sini dengan fikiran yang sangat tidak tenang sekali.


Di saat Derral sedang kalut sendirian, tiba-tiba saja dia mendapatkan telepon dari Papah Zohan yang bertanya di rumah sakit mana Ava sedang di rawat.


Dengan segera Derral langsung menjawab di rumah sakit yang terdekat dengan mansionnya.


Ketika Papah Zohan sudah faham perkataannya Derral, dia langsung saja mematikan sambungan teleponnya itu untuk bisa segera menuju ke rumah sakit yang di tuju.


Selang lima menit kemudian, ponsel milik Derral pun berdering lagi, dan kali ini dari sang Papi yaitu Papi Alano.


" Halo Derral, kamu ada dimana, bagaimana keadaan dari Ava?? ",, tanya dari Papi Alano kepada Derral.


Tadi ketika Senon sudah menghubungi Papah Zohan, dia langsung saja menghubungi Papi Alano untuk mengabarkan keadaannya Ava.


Dan saat inilah Papi Alano langsung menghubungi Derral secara pribadi.


" Tidak tahu Pi, Ava sedang di tangani oleh Dokter di dalam ruangan, doakan Ava Pi, Derral sangat takut sekali ",, jawab dari Derral kepada Papi Alano.


" Papi akan selalu mendoakan yang terbaik Derral ",, jawab dari Papi Alano kepada Derral.


" Tunggu Papi sama Mami di sana, karena Papi sama Mami sudah berada di jalan ingin menuju ke rumah sakit ",, kata Papi Alano kepada Derral.


" Dan di rumah sakit mana kamu membawa Ava Derral?? ",, tanya dari Papi Alano kepada Derral.


Derral pun langsung memberitahukan kepada Papi Alano nama rumah sakit Ava sedang di rawat.


Setelahnya sambungan telepon mereka pun terputus juga.


Derral yang sudah selesai menerima telepon dari Papi Alano dan juga Papah Zohan, dia masih menunggu Ava sendirian dengan fikiran yang tidak karuan sekali.


Dengan fikiran yang masih kalut seperti itu, tiba-tiba saja ruang perawatan dari Ava terbuka dari dalam.


Sontak saja Derral langsung bergegas mendekat ke arah pintu untuk bertanya kepada Dokter yang akan keluar.


Dan ketika Derral melihat sang Dokter sudah keluar, dia langsung saja bertanya kepada Dokter tersebut.


" Dokter bagaimana keadaan dari istri saya?? ",, tanya dari Derral kepada Dokter itu.


" Apakah Tuan suaminya?? ",, tanya dari Dokter itu kepada Derral.


" Iya saya suaminya Dokter ",, jawab dari Derral kepada Dokte tersebut.


" Tuan, kami harus segera mengeluarkan bayi yang sedang di kandung oleh istri anda, jadi kami akan segera membawanya ke ruang operasi sekarang ",, kata Dokter itu kepada Derral.


" Segera lakukan yang terbaik untuk istri dan anak saya Dokter ",, kata Derral kepada Dokter itu.


Ketika Derral baru saja berkata seperti itu, tidak lama brankar pasiennya Ava di dorong keluar oleh para tenaga medis untuk segera di bawa ke ruang 0p3r451.


Derral langsung sigap mengikuti brankar Ava kemanapun para tenaga medis itu membawanya.


Sesampainya di ruang 0p3r451 masih sama seperti tadi, Derral di suruh harus menunggu di luar oleh para Dokter yang menangani Ava.


Para keluarga belum pada berdatangan di rumah sakit, jadi Derral saat ini masih sendirian dengan fikiran kalut yang tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata, terlebih lagi keadaan Ava sedang sangat mengkhawatirkan sekali.


Ketika Ava baru setengah jam di dalam ruang 0p3r451, tiba-tiba lagi ponsel milik Derral berdering dengan cukup keras dan yang menelpon ternyata Papah Zohan.


Derral langsung mengatakan jika Ava sedang berada di ruang 0p3r451 ketika mendengar Papah Zohan bertanya di ruangan mana Ava sedang di rawat.


Papah Zohan yang mendengar perkataan dari Derral, tentu saja dia langsung bergegas menuju ke ruang 0p3r451 bersama Mamah Gretl dan juga Aaric.


Setelah beberpa menit berjalan, akhirnya Papah Zohan dan lainnya sampai juga di depan ruang 0p3r451nya Ava.


" Derral bagaimana keadaannya Ava?? '',, tanya segera dari Papah Zohan kepada Derral.


" Tidak tahu Papah ",, jawab dari Derral kepada Papah Zohan.


" Apakah cukup parah Derral keadaannya Ava?? ",, gantian Aaric yang bertanya kepada Derral.


" Semoga saja tidak Aaric, aku tidak bisa menyimpulkannya sendiri karena Dokter belum memberikan penjelasan yang jelas kepadaku ",, jawab dari Derral kepada Aaric.


Dan setelahnya mereka semua memilih diam dengan fikiran mereka masing-masing sambil menunggu dan berdoa supaya 0p3r451nya Ava berjalan dengan lancar.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


***TBC BONCHAP***