Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
CHICO DAN ??



Via yang kehabisan nafas karena dicium oleh Leon, dia langsung saja berusaha dengan sekuat tenaga mendorong tubuh gagahnya Leon dari atas tubuhnya.


" Kamu mau membuatku janda sebelum merasakan apa yang namanya k4w1n ya Tuan Singa ",, kata Via sambil menetralkan nafasnya yang sedikit habis itu.


Leon pun langsung saja tertawa dengan cukup keras sekali sambil rebahan diatas kakinya Via yang tertutup selimut tebal.


" Kamu ini ada-ada saja, mana ada janda sebelum k4w1n ",, kata Leon sambil menyangga kepalanya menggunakan tangan kirinya untuk menatap Via.


" Belum menikah saja n4f5u kamu sudah terlihat besar sekali, bagaimana jika sudah menikah, pasti badanku akan remuk itu ditimpa badan besarmu ",, kata Via kepada Leon.


" Tentu saja jika kita sudah menikah, kamu akan ketagihan dengan n4f5uku itu Via ",, jawab Leon kepada Via sambil tersenyum.


" Sebenarnya kamu mau apa sih Leon, membuatku takut saja ",, kata Via lagi kepada Leon.


" Iya tidak apa-apa, cuma ingin menggodamu saja Via, dan bibir kamu tadi membuatku ingin mengulanginya lagi ",, kata Leon kepada Via sambil mendekat kearah Via lagi.


Namun sayang Via sudah terlebih dahulu menutup wajahnya menggunakan selimut yang dipakainya.


Leon pun langsung saja tersenyum melihat Via bersikap begitu kepadanya.


" Eemm bagaimana sambil menunggu Mamah sama Ayah pulang, mau tidak aku ajak kamu mengunjungi rumah kedua orang tuaku, sekalian menjemput mereka?? ",, kata Leon kepada Via.


Membuat Via langsung saja membuka selimut yang menutupi wajahnya tadi.


" Boleh, tapi apakah Mamah kamu tidak akan mengaum didepanku nanti Leon?? ",, kata Via kepada Leon.


" Memangnya kamu kira Mamahku dia singa betina Via?? ",, kata Leon sambil menjitak kepala Via.


Via langsung saja tertawa sambil mengusap kepalanya yang dijitak oleh Leon tadi.


" Lha anaknya Leon ya pastinya Mamah kamu singa betina dong ",, kata Via kepada Leon sambil tertawa lucu.


" Sudah!!, jika kamu berkata seperti itu lagi tentang Mamahku, akan aku terkam kamu sekarang juga!! ",, kata Leon dengan tegas sambil memakai kemejanya lagi.


Via yang mendengar nada yang sedikit merajuk dari Leon, dia langsung saja melompat ketubuh Leon dengan sekali lompatan.


Dan Leon pun langsung sigap menangkap tubuh Via supaya tidak terjatuh kebawah.


" Maaf ya, jangan merajuk dong, ya sudah tunggu aku bersiap-siap dulu ya, sudah sana keluar ",, kata Via sambil berada digendongannya Leon seperti koala.


" Kenapa mesti keluar, kan sebentar lagi kamu juga menjadi istriku ",, jawab Leon kepada Via terdengar sepertin menantang Via.


" Ok baiklah jika itu mau kamu ",, kata Via sambil turun dari gendongan Leon.


Leon hanya memperhatikan saja apa yang ingin dilakukan oleh Via sambil menaikan sebelah alisnya keatas.


Sedangkan Via sendiri dengan santainya dia sudah mulai melepaskan baju yang dipakainya dan langsung memperlihatkan roti bolu kenyalnya yang tertutup bra berwarna hitam.


Sambil melihat kearah Leon, Via pun langsung saja melepaskan celana pendeknya dan akhirnya Via cuma memakai lingerienya saja.


Leon yang sudah pernah melihat Via cuma memakai lingerie seksi, ekspresi Leon sudah tidak seperti semalam.


Via yang sudah memakai lingerie saja seperti itu, dia langsung saja berbalik badan dan langsung melepaskan bra dan juga segitiga yang dipakainya.


Dan Leon yang melihat Via sudah bertelanjan9 bulat didepannya seperti itu, dia langsung saja berbalik badan untuk mengontrol n4f5u buasnya.


Dengan santainya ketika sudah melepaskan semua pakaiannya dan melirik Leon yang langsung berbalik badan membelakanginya.


Via langsung masuk kedalam kamar mandi dengan sambil tertawa cekikikan karena sudah berhasil menggoda sang Jenderal.


Sungguh Via sangat salut sekali kepada Leon, karena iman Leon sungguh sangat kuat sekali ketika sering digoda olehnya.


" Aku tidak tahan, si4l indah sekali tubuh siVia, iisssh ngilu kan jadinya ",, gerutu Leon sambil meraba singa kecilnya yang masih terkurung dibalik celananya.


Sedang kita geser keChico yang tadi sudah mengendarai mobilnya dengan cukup kencang ketika sudah keluar dari dalam rumah Via.


Chico masih sangat kalut dan juga sangat marah sekali disaat dia mengendarai mobilnya.


" Aaaaarrrgggghhh si4l, aku keduluan oleh laki-laki itu untuk mendapatkan Via ",, kata Chico sambil memukul stir mobilnya dengan keadaan mobil yang berjalan.


Ketika Chico marah-marah sendiri, konsentrasi dia sedikit terbuyarkan, dan dia menjadi tidak konsen dalam mengendarai mobilnya.


Dan Bruuuukkk.................


Chico menabrak penyebrang jalan itu, hingga membuat sang penyebrang jalan tersungkur dijalan.


Chico yang melihatnya dia langsung saja menghentikan mobilnya dan langsung saja keluar dari dalam mobil untuk melihat wanita yang baru saja ditabraknya itu.


" Nona,.......apakah Nona tidak apa-apa?? ",, tanya Chico kepada wanita yang baru saja ditabraknya.


Semua orang yang ada disekitar situ, mereka semua sudah pada berkumpul mengerumuni Chico yang baru saja menabrak seseorang.


Untungnya ketika Chico menabrak wanita tadi, dia sudah mengurangi kecepatan mobilnya, tidak secepat ketika dia baru saja keluar dari dalam rumah Via.


Jika tidak, pastilah bisa-bisa nyawa wanita tadi sudah langsung terbang melayang.


" Kakiku sakit sekali Tuan ",, jawab wanita itu kepada Chico sambil menahan rasa sakit dikakinya.


Chico pun yang mendengar perkataan dari wanita tadi, dia langsung saja menggendong wanita itu untuk masuk kedalam mobilnya.


" Mau dibawa kemana saya Tuan?? ",, tanya wanita itu kepada Chico.


" Saya akan membawa anda kerumah sakit dan saya akan bertanggung jawab ",, jawab Chico sambil mengendarai mobilnya menuju kerumah sakit.


" Tapi mobil saya ada disitu tadi ",, kata wanita itu lagi kepada Chico.


" Biar dijaga dulu sama anak buah saya ",, jawab simple dari Chico kepada wanita yang baru ditabraknya tadi.


Singkat cerita Chico sudah sampai diklinik yang cukup besar dan letaknya terdekat dari tempatnya menabarak wanita tadi.


Jika ingin kerumah sakit, jaraknya masih cukup lumayan jauh, jadi Chico memutuskan untuk mendatangi klinik tersebut.


Chico pun langsung saja membantu wanita itu untuk masuk kedalam klinik.


Dan ketika sudah didalam klinik, wanita itu langsung saja mendapatkan penanganan oleh Dokter jaga yang ternyata kakinya terkilir cukup serius dan harus menggunakan tongkat ketika berjalan untuk beberapa minggu lamanya hingga kakinya sembuh.


" Terimakasih Dokter ",, kata Chico dan wanita itu bisa secara bersamaan kepada Dokter yang sudah selesai mengobati wanita tersebut.


" Dimana alamat rumah kamu, biar saya antar pulang ",, tanya Chico kepada wanita itu.


Namun sebelum wanita itu menjawab perkataan dari Chico tiba-tiba saja ponsel Chico berdering dengan cukup kencang sekali.


Melihat nama sang sekretaris Chico pun langsung saja mengangkatnya tidak jauh dari wanita tadi.


" Ada apa Ben?? '',, tanya Chico kepada Ben.


" Tuan, sekarang anda ada pertemuan dengan kolega anda yang dari China dan dia sudah datang sejak lima menit yang lalu, dan daritadi saya sudah mencoba menelfon anda, tapi tidak anda angkat ",, kata Ben kepada Chico.


" Dan jika anda tidak datang, anda bisa kehilangan keuntungan sebesar lima belas persen Tuan ",, sambung lagi perkataan dari Ben kepada Chico.


" 514l saya lupa, tahan mereka untuk menunggu saya datang dalam waktu lima belas menit, katakan alasan yang masuk akal kepada mereka, apa kamu faham Ben?? ",, kata Chico kepada Ben.


" Baik Tuan, saya faham ",, jawab Ben kepda Chico.


Dan setelahnya sambungan telefon mereka pun terputus juga.


Chico setelah mematikan sambungan telefon dari Ben, dia langsung saja berjalan kearah wanita tadi yang masih memperhatikannya.


" Emm Nona, bukannya saya tidak mau bertanggung jawab, akan tetapi saya ada meeting penting dengan ........... ",, perkataan dari Chico terpotong oleh perkataan dari wanita didepannya.


" Iya Tuan, pergilah, biar saya menelfon keluarga saya saja, untuk menjemput saya disini ",, sela kata dari wanita itu kepada Chico.


" Ini kartu nama saya, jika kaki anda masih merasa sakit dan membutuhkan perawatan yang intensif segera hubungi saya, saya akan menanggung semua biayanya ",, kata Chico kepada wanita itu sambil menyerahkan kartu namanya.


" Iya Tuan ",, jawab wanita itu kepada Chico sambil menerima kartu nama tadi.


Setelahnya Chico langsung saja bergegas pergi meninggalkan wanita muda itu didalam klinik sendirian.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...