
Empat hari sudah pesta pernikahan Dian dan Aaric berlangsung.
Dan saat ini kehidupan Aaric bersama Dian, sama seperti pasangan suami istri pada umumnya.
Namun hubungan mereka masih terlihat sangat harmonis dan semakin mesra saja dihadapan semua orang.
Semoga saja hubungan mereka akan selalu harmonis sampai kapanpun.
Begitupun dengan kehidupan rumah tangga Derral dan Ava.
Perut Ava yang semakin membuncit membuat kesenangan dan mainan tersendiri untuk Derral.
Sebelum tidur, Derral akan membuka pakaian yang dipakai oleh Ava hingga keatas dadanya, karena dia ingin mengusap dan mengajak berbicara baby love mereka seperti biasanya.
Ava awalnya merasa risih dengan apa yang sedang dilakukan oleh Derral kepada perutnya.
Namun sekarang ketika Derral tidak melakukan hal tersebut, Ava merasa ada yang kurang didalam kesehariannya, bahkan Ava sampai tidak bisa tidur dibuatnya.
Seperti sekarang Derral yang sedang sibuk bekerja, dia sampai belum pulang dari kantor padahal waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam.
Derral sampai melembur seperti itu juga terpaksa, karena ada client penting yang datang dari luar Negeri dan mengajak meeting direstoran mewah.
Mau menolak dan membatalkan, pastinya Derral tidak bisa, dan itu akan dianggap tidak menghargai waktu serta kehadiran mereka yang sudah jauh-jauh datang keSpanyol.
Setelah pesta resepsi pernikahan dari Aaric kemarin, Ava sudah mulai aktif lagi bekerja dikantornya.
Ava begitu karena dia merasa bosan berada dimansion terus menerus sepanjang hari.
Ketika Ava sedang santai menonton televisi, tiba-tiba saja atensi dia teralihkan dengan kedatangan dari Papi Alano bersama Mami Elsie yang datang berkunjung.
" Eh Papi, Mami, sini Mi, Pi, silahkan duduk ",, kata Ava kepada kedua mertuanya.
Papi Alano dan Mami Elsie pun langsung saja duduk dishofa yang sama dengan Ava.
" Sendirian saja Ava, Derral dimana?? ",, tanya dari Papi Alano kepada Ava.
" Belum pulang Pi, lagi meeting dengan client dari luar Negeri ",, jawab Ava kepada Papi Alano.
" Siapa??, apakah Derral sedang menangani proyek besar lagi?? ",, tanya dari Papi Alano lagi kepada Ava.
" Iya, dia baru saja memenangkan tender besar lagi, dan kali ini clientnya dari Mexico ",, jawab dari Ava kepada Papi Alano.
" Waaah bagus dan hebat dong, sejak kapan Derral memenangkan tender itu Ava?? ",, tanya dari Papi Alano kepada Ava.
" Sejak satu minggu yang lalu Pi, dan baru kali ini Derral kedatangan perwakilan dari Perusahaan yang ada diMexico ",, jawab dari Ava kepada Papi Alano.
" Oh ya, Papi sama Mami apakah sudah makan malam?? ",, tanya dari Ava kepada kedua mertuanya.
" Sudah, kami baru saja dari restoran Nak, dan ini sampai lupa, kami bawakan makanan dan camilan untuk kamu, siapa tahu kamu dan calon cucunya Mami lapar lagi ",, kata Mami Elsie kepada Ava.
" Itu apa Mi, boleh Ava makan?? dari baunya saja sepertinya enak ",, kata Ava kepada Mami Elsie.
" Ini Nak, makan saja, ini baik ko dikonsumsi ibu hamil, dulu Mami juga sering makan makanan seperti ini waktu hamil Derral ",, kata Mami Elsie sambil membukakan makanan untuk Ava.
Ava langsung saja menerima makanan tersebut dari Mami Elsie, dan dia langsung saja mencobanya.
Padahal Ava baru saja selesai makan malam, namun dia makan lagi dan makanan yang dia makan pun makanan berat bukan camilan.
Dulu sebelum hamil, Ava akan selalu merasa kenyang walau baru makan sedikit, sekarang jangan ditanya, karena faktor kehamilannya pola makan Ava pun juga ikut bertambah.
Bahkan berat badan Ava juga ikut bertambah cukup drastis dari sebelumnya.
" Enak Mi makanannya ",, kata Ava kepada Mami Elsie.
" Papi mau?? ",, kata Ava menawarkan kepada Papi Alano.
" Iya Nak, habiskan saja, Mami senang melihat kamu bisa makan lahap seperti itu ",, sahut dari Mami Elsie juga kepada Ava.
" Kata Derral kamu sudah aktif lagi dikantor Ava?? ",, tanya Papi Alano lagi kepada Ava.
" Iya Pi, Ava bosan berada dimansion saja tidak berbuat apa-apa ",, jawab Ava kepada Papi Alano sambil menikmati makanannya.
" Jika kamu merasa capek dan penat dengan pekerjaan kamu, jangan dipaksakan ya Ava, Mami tidak mau terjadi apa-apa kepada kamu dan calon cucu Mami ",, sahut dari Mami Elsie kepada Ava.
" Iya pasti Mi ",, jawab Ava kepada Mami Elsie.
Setelahnya mereka berbincang hangat dan santai saja, hingga tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul sembilan malam.
Dan tepat dijam sembilan malam itu, Derral akhirnya pulang juga kemansion.
Atensi dari Mami Elsie, Papi Alano dan juga Ava teralihkan kepada Derral yang baru saja masuk kedalam ruang keluarga.
" Baru pulang Nak?? ",, tanya Mami Elsie kepada Derral.
" Iya Mi, capek sekali badan Derral ",, jawab Derral sambil langsung duduk dishofa sampingnya Ava.
" Sudah makan belum Daddy??, itu masih ada makanan dari Mami ",, tanya Ava kepada Derral.
" Sudah Mommy ",, jawab Derral kepada Ava sambil mencoba melepaskan dasi yang serasa mencekik lehernya.
" Bagaimana meeting dengan client dari Mexiconya Derral, lancar?? ",, tanya Papi Alano kepada Derral.
" Lancar Pi, dan besok kita akan meeting lagi, karena tadi waktunya sudah cukup kemalaman didalam restoran ",, jawab Derral kepada Papi Alano.
Papi Alano hanya mengangguk saja menanggapi perkataan dari Derral.
" Papi sama Mami apakah sudah daritadi disininya?? ",, tanya dari Derral kepada Papi Alano dan Mami Elsie.
" Sudah daritadi Derral, dan kami kasihan Ava sendirian disini, makanya Mami sama Papi sengaja menemani Ava sekalian menunggu kamu pulang ",, jawab dari Papi Alano kepada Derral.
" Sepertinya kamu sangat kecapekan sekali Derral, kalau begitu Mami sama Papi pulang saja dulu, lagi pula Ava sudah tidak sendirian lagi disini, sudah ada kamu ",, kata Mami Elsie kepada Derral.
" Iya Mi,......... ",, jawab Derral kepada Mami Elsie.
" Sudah .............. Papi sama Mami pulang ya Derral, jagain Ava, dan kalau bisa jangan pulang larut terus seperti ini, kasihan Ava dia sedang hamil anak kamu ",, kata Papi Alano kepada Derral.
" Iya Pi, akan Derral usahakan, karena sebetulnya Derral juga malas pulang larut seperti ini ",, jawab Derral kepada Papi Alano.
Dan setelah berpamitan kepada Ava bersama Derral, Papi Alano dan juga Mami Elsie langsung berlalu keluar dari dalam mansion menuju kedalam mobilnya.
Sepeninggalan dari Papi Alano dan Mami Elsie, Derral dan Ava langsung berlalu masuk menuju kedalam kamarnya.
Sesampainya didalam kamar, Derral langsung membersihkan badannya supaya dia bisa segera beristirahat.
Sebagai istri yang baik, Ava yang melihat Derral sudah masuk kedalam kamar mandi, dia langsung mengambilkan baju tidur untuk dipakai oleh Derral nanti.
Dan ketika Derral sudah selesai dari rutinitasnya, dia langsung saja ikut merebahkan badannya diranjang sampingnya Ava.
" Mommy,........... tidur yuk badan Daddy rasanya sangat capek sekali ",, ajak Derral kepada Ava sambil membawa Ava kedalam pelukannya.
" Iya ayo......... ",, jawab Ava kepada Derral.
Ava ingin sekali diusap dulu perutnya seperti biasanya oleh Derral, namun dia tidak bisa memaksakan kehendak, karena Ava melihat sendiri kalau Derral memang terlihat sangat kecapekan sekali malam itu.
...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...
...***TBC***...