
Singkat cerita, saat ini Ava dan Derral baru saja sampai diIndonesia sejak pukul delapan pagi tadi, katakanlah begitu, semoga author tidak salah mengitungnya ya.
Ava yang baru saja masuk kedalam kamarnya yang ada divila sang Opa, tiba-tiba saja dia langsung merasa kembung diperutnya dan langsung mengeluarkan keringat dingin yang bercucuran dari dalam tubuhnya.
Tidak cuma merasa kembung saja, akan tetapi Ava juga merasa pusing dikepalanya dan juga tidak enak badan yang bercampur menjadi satu.
Derral yang saat ini sedang berada diluar kamar untuk mengambilkan air minum untuk Ava, dia juga mengetahui keadaan dari Ava yang sudah terlihat pucat sejak masih berada didalam pesawat tadi.
Dan ketika Derral sudah mengambilkan air minum untuk Ava, dia dibuat sangat terkejut sekali, sebab Ava sudah tergeletak tidak sadarkan diri dilantai dekat ranjang.
" Avaaaaaaaaa............... ",, teriak Derral memanggil nama Ava.
Derral langsung saja menaruh air minum tadi diatas meja yang ada disitu supaya bisa segera menggendong Ava keatas ranjang.
Setelah Derral memindahkan Ava keatas ranjang, dia langsung saja bergegas keluar lagi untuk memberitahukan kepada semua Keluarganya.
" Mamaaaaaaah, Papah, Opa, Oma, Ava pingsan tolong panggilkan Dokter ",, teriak dari Derral kepada semua penghuni rumah.
Semua orang yang sedang berada didalam ruang Keluarga, karena baru saja selesai sarapan, mereka semua langsung saja sangat terkejut sekali ketika mendengar suara teriakan dari Derral tadi.
Papah Zohan, Mamah Gretl, Opa dan Oma langsung saja bergegas menuju kedalam kamarnya Ava.
" Derral Ava kenapa?? ",, tanya dari Papah Zohan kepada Derral ketika sudah berada didalam kamarnya Ava.
" Tidak tahu Pah, tadi Ava meminta Derral untuk mengambilkan minum, dan setelah kembali Derral kedalam kamar, Derral melihat Ava sudah pingsan dilantai ",, jawab Derral kepada Papah Zohan dan masih didengar oleh semua orang yang ada disitu.
" Gretl, segera telefon Dokter Pribadinya Ayah ",, kata sang Opa kepada Mamah Gretl.
" Baik Ayah ",, jawab Mamah Gretl kepada Opa.
Setelahnya Mamah Gretl mencoba menghubungi Dokter Pribadinya sang Opa menggunakan ponsel milik Papah Zohan.
" Mungkin Ava kecapekan saja, karena harus pulang pergi Spanyol-Indonesia yang jaraknya tidak dekat ",, kata Oma kepada semua orang.
" Iya mungkin saja Oma, karena ketika dipesawat tadi Ava sudah mengeluh badannya tidak enak, dan wajahnya pun sudah terlihat sangat pucat sekali ",, kata Derral kepada sang Oma.
" Dokternya akan sampai dalam satu jam lagi Ayah ",, lapor dari Mamah Gretl kepada Opa dan masih didengar oleh semua orang.
Sambil menunggu Dokternya sampai, mereka semua masih setia didalam kamar Ava sambil mencoba membangunkan Ava dari pingsannya itu.
Dan setelah mencoba sekitar tiga puluh menit lamanya, akhirnya Ava pun sadar juga dari pingsannya.
Semua orang yang melihat Ava sudah sadar, mereka semua langsung saja semakin mendekat kearah Ava.
" Aduuuh, kepalaku pusing sekali ",, kata Ava sambil memegangi kepalanya.
" Sayang, minum dulu ",, kata Derral kepada Ava sambil memberikan segelas air minum tadi.
Ava pun langsung saja minum air yang diberikan oleh Derral.
" Kamu kenapa Ava??, kenapa tiba-tiba pingsan seperti ini?? ",, tanya Oma kepada Ava.
" Mungkin Ava kecapekan Oma, karena belum beristirahat dari kemarin ",, jawab Ava kepada Oma.
" Apakah kamu mau minum jamu lagi??, jika mau nanti Oma akan menyuruh Bibi untuk membelikannya?? ",, tanya Oma kepada Ava.
" Ava tidak mau Oma, rasanya mulut Ava pahit sekali, mau muntah daritadi ",, jawab Ava kepada Oma.
" Apa mungkin kamu sedang hamil Ava?? ",, kata Oma kepada Ava.
" Sepertinya tidak Oma, ini Ava lagi masuk angin saja, karena naik pesawat terus dari kemarin ",, jawab Ava kepada Oma.
Dan jawaban Ava ada benarnya juga, karena memang dari kemarin dia naik pesawat terus menerus.
Setelah beberap saat, akhirnya sang Dokter yang sudah ditunggu-tunggu pun datang juga.
Ketika Dokter tersebut sudah selesai memeriksa keadaan dari Ava, Derral langsung saja bertanya kepada Dokter itu.
" Bagaimana keadaan dari istri saya Dokter?? ",, tanya dari Derral kepada Dokternya sambil menggunakan Bahasa Inggris.
" Istri anda baik-baik saja Tuan, hanya kecapekan saja kurang istirahat ",, jawab Dokter itu kepada Derral juga menggunakan Bahasa Inggris dan masih didengar oleh semua orang yang ada disitu.
Hati Derral sedikit kecewa, padahal Derral ingin sekali jika Dokter menyatakan kalau Ava sedang mengandung anaknya.
Tapi harapan tinggallah harapan, kali ini mungkin Derral belum beruntung.
Dan Derral akan mencobanya lain waktu lagi, jika kondisi Ava sudah sehat.
" Ini resep yang harus ditebus, dan diminum sebanyak tiga kali sehari setelah makan, supaya kekebalan tubuh dari istri anda segera pulih kembali Tuan ",, kata Dokter tadi kepada Derral sambil memberikan secarik kertas resep.
" Baik Dokter, terimakasih ",, kata Derral kepada Dokter itu.
" Terimakasih Dokter ",, kata Opa kepada Dokter itu sambil menggunakan Bahasa Indonesia.
" Sama-sama Opa, kalau begitu saya permisi dulu mau kembali kerumah sakit ",, pamit dari Dokter itu kepada Opa.
Semua orang hanya mengangguk saja kepada Dokter tersebut.
Setelah kepergian dari Dokternya, Derral langsung saja mendekati Ava yang masih terlihat lemas sekali wajahnya.
" Kamu dengar kan Ava apa kata Dokter tadi sayang ",, kata Derral kepada Ava.
" Iya, aku mendengarnya ",, jawab Ava kepada Derral.
" Mamah ambilkan makanan untuk kamu dulu ya Ava, tadi kan kamu juga belum sarapan bersama kita ",, kata Mamah Gretl kepada Ava.
" Tidak perlu Mah, biar Derral saja yang mengambilkan makanan untuk Ava ",, kata Derral kepada Mamah Gretl.
" Baiklah kalau begitu ",, jawab Mamah Gretl kepada Derral.
" Aku ambilkan makanan dulu untuk kamu ya sayang ",, kata Derral kepada Ava.
Dan Ava hanya mengangguk saja kepada Derral.
" Ava makan yang banyak, besok itu hari pernikahan dari Kakak kamu,............ pasti Kakak kamu akan sedih jika dihari pernikahannya adik perempuannya sedang sakit ",, kata Papah Zohan kepada Ava.
" Iya Pah, dan ini Kak Aaric tidak terlihat disini, apa dia sedang berada dirumah Dian?? ",, tanya Ava kepada Papah Zohan.
" Kakak kamu Aaric dari kemarin dia tidur dirumah Dian, karena Diannya tidak mau ditinggal pulang oleh Aaric ",, jawab Opa kepada Ava.
" Katanya, Dian sedang mengidam ingin dekat terus dengan Kakak kamu itu ",, lanjut lagi perkataan dari Opa kepada Ava.
Ava langsung saja tersenyum mendengar perkataan dari sang Opa tadi yang menurutnya cukup lucu mengidamnya Dian.
" Sudah kami mau keluar dulu ya Ava, biar kamu bisa beristirahat, dan nanti jika makanannya sudah datang, makan yang banyak biar cepat sembuh ",, kata Opa lagi kepada Ava.
" Iya Opa ",, jawab Ava kepada Opa.
Setelah itu mereka semua keluar dari dalam kamar meninggalkan Ava sendirian didalam kamarnya.
Derral yang sudah mengambilkan makanan untuk Ava, ketika dia ingin masuk kedalam kamar, Derral tidak sengaja berpas-pasan dengan semua Keluarganya yang baru saja keluar dari dalam kamar.
Setelah menyapa sebentar dengan semua Keluarga, Derral langsung saja masuk kedalam kamar dan menyuruh Ava untuk makan supaya cepat sehat.
Jika kemarin Derral yang sakit, sekarang gantian Ava yang sakit karena kurang beristirahat.
...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...
...***TBC***...