Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
BALASAN untuk AMBER



Caroline sungguh sangat terkejut sekali ketika dia mendapatkan tamparan yang begitu keras sekali dari Derral.


Dan tidak cuma Caroline saja yang terkejut, melainkan semua karyawannnya Derral yang berada disitu, mereka semua pada terkejut juga, ketika melihat atasannya berani bermain tangan kepada seorang wanita ditempat umum seperti itu.


" Derral kamu??............. ",, kata Oline kepada Derral dengan sambil memegangi pipinya yang baru saja ditampar oleh Derral.


" Apa??!!! ",, jawab Derral kepada Caroline dengan nada yang sangat tegas sekali.


" Aku sudah muak sekali dengan tingkah kamu itu Oline, selama ini berbagai cara sudah aku lakukan untuk mengusirmu dari kehidupanku!!, tapi dasar kamunya wanita murahan, tidak tahu malu, masih saja setia mencoba mendekatiku!! ",, kata Derral kepada Caroline dengan nada yang sangat marah sekali.


" Bukan Ava yang jalan9, melainkan kamu Oline!! ",, kata Derral lagi kepada Caroline.


" Derral, aku sungguh sangat mencintai kamu Derral, aku tidak rela kamu dimiliki wanita lain, dan aku rela berkorban apapun demi kamu Derral, tapi apa balasan yang kamu berikan kepadaku..............??, kamu lebih memilih dia dibandingkan aku!! ",, jawab Caroline kepada Derral dengan sangat marah dan juga bersedih.


" Dari awal sudah aku tegaskan, jika aku tidak mau dengan kamu, aku jijik dengan wanita seperti kamu Oline ",, kata Derral lagi kepada Caroline.


Dan perdebatan antara Derral dengan Caroline masih dilihat oleh semua karyawan termasuk Ava sekalipun.


" Dan aku lebih memilih Ava dibandingkan kamu, karena Ava ini adalah istri sah ku Oline ",, lanjut lagi perkataannya Derral kepada Caroline dengan suara lantang dan juga tegas sekali.


Hingga membuat semua karyawan yang ada disitu yang mendengar perkataannya Derral, menjadi sangat terkejut sekali ketika mendengar jika wanita yang digosipkan dengan Derral ternyata istrinya sendiri.


" Bohong!!!, itu tidak benar!!!, kamu belum menikah Derral......... ",, kata Oline kepada Derral dengan wajah yang sangat terkejut sekali.


" Kamu seperti ini karena ingin menyingkirkanku dari hidup kamu kan Derral, jawab aku dengan jujur!! ",, kata Oline lagi kepada Derral dengan nada yang sangat pilu sekali.


" Terserah kamu saja Oline mau percaya atau tidak, namun yang pasti, Ava ini sudah menjadi istri sah aku Oline, dan aku harap kamu jangan menggangguku lagi atau menggaku Ava!! terlebih ingin merusak rumah tanggaku dengan Ava ", jawab Derral kepada Caroline.


" Dan sebelum aku bersikap sangat tegas sekali kepadamu Oline, lebih baik kamu pergi sejauh-jauhnya dari kehidupanku!! ",, lanjut lagi perkataannya Derral kepada Oline.


Oline sungguh sangat sedih sekali ketika mendengar perkataannya Derral.


Dan air mata terus mengalir deras dikedua matanya Oline, namun Derral tidak memperdulikan itu.


Ava yang melihat wajah sedih dan terpuruknya Caroline, dia hanya menampilkan senyum miringnya sambil mengejeknya juga dengan menyilangkan kedua tangannya keatas perutnya.


Dan Ava tiba-tiba dia mempunyai ide untuk memperlihatkan foto pernikahannya dengan Derral yang ada diponselnya kepada Oline.


" Nona..... lihatlah kesini ",, kata Ava kepada Caroline sambil memperlihatkan ponselnya.


Dan Caroline pun langsung saja mengalihkan pandangannya kepada Ava.


Sedang Derral sendiri dia langsung saja berbalik badan menghadap kearahnya Ava.


" Lihatlah sendiri!!, apakah ini kurang membuktikan jika saya ini istri sahnya Derral, jika anda belum puas akan bukti ini, nanti surat-surat pernikahan kami akan saya ambilkan dimansion dan anda bisa membacanya sendiri ",, kata Ava dengan santai sambil terus menggeser layar ponselnya yang berisi foto-foto pernikahannya dengan Derral kemarin yang ada diGereja, sambil juga memperlihatkan wajah mengejeknya kepada Oline.


Oline yang melihat semua foto-foto pernikahannya Ava dan Derral digereja kemarin melalui ponselnya Ava, dia langsung saja ingin mengambil ponselnya Ava, namun gerakannya Oline bisa terbaca oleh Ava, dan Ava langsung saja menyingkirkan ponselnya itu dari hadapannya Oline.


Oline sungguh seperti orang 91la, karena wajahnya sangat memerah sekali karena marah ketika sudah melihat jelas bukti pernikahannya Derral dengan Ava digereja kemarin.


Setelahnya Oline langsung saja melangkahkan kakinya untuk mendekati Ava, dan ketika Oline sudah berada tepat didepannya Ava, Oline ingin sekali menampar atau menjambak rambutnya Ava, namun sudah keduluan oleh Ava yang langsung saja menahan tangannya Oline yang sudah terangkat itu.


Ava yang sudah berhasil memegang tangannya Oline, dia langsung saja memelintir pergelangan tangannya Oline dengan cukup kuat sekali, hingga membuat Oline langsung mengaduh kesakitan sekali.


Setelah itu Ava langsung saja melepaskan tangannya Oline dengan kasar, sambil mendorong tubuhnya Oline, hingga membuat Oline sedikit terhuyung kebelakang.


" Kamu dan dia itu sama-sama sampah!!, yang secepatnya harus saya musnahkan!! ",, kata Ava kepada Oline dan juga Amber.


" Sudah dengar kan siapa saya bagi Derral?? ",, kata Ava lagi kepada Amber.


" Mulai hari ini, kamu saya pecat dan nama kamu akan saya buat menjadi daftar hitam disemua Perusahaan saya, Perusahaannya Derral dan juga semua Perusahaan yang bekerjasama dengan Perusahaan kami, sebab Perusahaan akan hancur jika mempunyai karyawan seperti kamu!! ",, kata Ava lagi kepada Amber dengan sangat marah sekali.


Derral yang sedikit kurang faham kenapa Ava terlihat sangat marah sekali dengan Amber karyawannya pun, dia langsung saja mencoba bertanya kepada Ava.


" Dia memangnya kenapa Ava?? ",, tanya Derral sambil berjalan mendekati Ava.


" Karena dia sudah membuat dahiku seperti ini!!, apakah kamu sebagai suamiku tidak mau berbuat sesuatu untuk membalaskan rasa sakit didahi istri cantikmu ini Derral??!! ",, jawab Ava kepada Derral sambil menunjuk dahinya yang memar itu.


Derral yang mendengar perkataannya Ava dia langsung saja menunjukkan wajah marahnya kepada Amber.


Walau Derral belum mempunyai rasa kepada Ava yang cukup dalam, tapi tetap saja Derral tidak menyukai jika ada orang yang berani melukai Ava.


" Apakah benar itu Nona yang dikatakan oleh istri saya?? ",, kata Derral kepada Amber.


" Saya tidak se.....sengaja Tuan Derral ",, jawab Amber dengan sangat ketakutan sekali kepada Derral.


" Huh!!!, tidak sengaja!! ",, kata Ava mencibir perkataannya Amber.


" Jika tidak sengaja terus tadi tangan siapa dong yang mendorong punggung saya hingga membuat kepala saya terbentur dinding?? ",, kata Ava lagi sambil menyindir Amber.


Derral yang mendengar akan hal itu, dia langsung saja berkata dengan sangat tegas sekali kepada Amber.


" Seperti perkataannya Ava tadi, kamu saya pecat secara tidak hormat dan tanpa pesangon, serta kamu juga menjadi daftar hitam disemua Perusahaan yang sudah disebutkan oleh istriku tadi!!, sekarang kamu kemasi barang-barang kamu dan pergi dari kantor saya secepatnya!! ",, kata Derral kepada Amber.


Amber sungguh sangat takut dan menyesal ketika mendapatkan balasan dari perbuatannya itu.


Dengan langkah tergontai lemas, Amber langsung saja berjalan menuju kemeja kerjanya untuk mengemasi semua barang-barangnya.


Dan semua karyawan yang melihat dan mendengar hukuman yang diberikan oleh Derral tidaklah main-main, mereka semua semakin ketakutan saja jika tidak sengaja berbuat kesalahan dalam bekerja.


" Tega kamu Derral, lebih percaya wanita itu daripada karyawan kamu yang sudah lama bekerja dengan kamu ",, kata Oline kepada Derral untuk membela Amber.


Ava yang mendengar perkataannya Oline pun dia juga tidak mau tinggal diam saja.


" Jika saya berbohong, anda bisa melihatnya sendiri melalui CCTV yang ada disini Nona ",, jawab santai dari Ava kepada Oline.


" Dan kamu Oline, jangan pernah lagi kamu menginjakkan kaki kamu itu diPerusahaanku, karena aku sungguh sudah sangat muak sekali dengan kehadiranmu itu disini!! ",, kata Derral kepada Oline dengan nada yang sangat tegas sekali.


Dan Oline langsung saja berlalu pergi dari hadapannya Derral dengan keadaan yang sangat marah sekali.


Sebab Oline sudah berhasil dipermalukan oleh Derral dan juga Ava didepan umum seperti itu.


" Akan aku balas perbuatan kalian berdua, lihat saja nanti!! ",, kata Oline didalam hatinya sambil terus melangkahkan kakinya untuk keluar dari dalam kantornya Derral.


Setelah kepergian dari Oline, Egon langsung saja menyuruh semua karyawannya Derral untuk berlalu pergi dan meneruskan lagi pekerjaan mereka masing-masing.


Sedangkan Derral langsung saja mengajak masuk Ava kedalam ruang kerjanya untuk mengobati lukanya Ava yang sudah sedikit membengkak itu.


...🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊...


...***TBC***...