
Geser sejenak keShelvia lagi yuk alias Via.
Siang tadi dikantor kepolisian tempat Leon bekerja dibuat gempar dengan kedatangan dari Via.
Yaps Via memang sengaja mengunjungi Leon yang sedang bekerja, dan bukan itu yang membuat gempar satu kantor kepolisian, melainkan Via mengaku kepada petugas polisi yang berjaga didepan jika Via adalah calon istri dari Leon sang Jenderal Polisi mereka.
Flashback sejenak.
Via sepeninggalan dari Leon tadi, dia yang sendirian didalam rumah, dia lalu memutuskan untuk beranjak kedapur rumah milik Leon.
Didalam dapur Via melihat semua isi kulkas dan serta bumbu-bumbu dapur sangat komplit sekali, yang menandakan jika Leon dan Tanisa mereka lebih sering memasak daripada membeli makanan diluar.
" Ada ini, ini, ini dan itu, aaah sepertinya aku tahu harus memasak apa?? ",, kata Via ketika melihat sayur-sayuran yang ada didalam kulkas.
" Aku masak saja ah, lagi pula perutku sangat lapar sekali, siTuan Singa juga dia belum memberikanku sarapan ",, kata Via sambil mengeluarkan semua sayuran dari dalam kulkas yang ingin diolahnya.
Via yang sudah mengeluarkan semua sayuran yang ingin diolahnya, dia langsung saja memulai memasaknya dengan sangat serius sekali, sambil diselingi dengan suara nyanyian dari mulutnya.
Tidak tahukah Via jika aksinya terekam jelas diCCTV yang terpasang disitu.
Leon yang sudah membuka semua pesan diponselnya, seperti biasanya dia lalu mencoba mengecek rumahnya melalui CCTV yang terpasang didalam rumah dan terhubung diponselnya.
Semua aman terkendali, dari ruang tamu, kamar pribadinya, ruang keluarga, depan, dan ketika sampai didalam dapur mata Leon dibuat sedikit terkejut, sebab Leon melihat Via dengan beraninya memasak didapur miliknya.
Baik Leon, Tanisa dan juga Via yang sudah terbiasa jauh dari orang tua, membuat mereka sedikit pandai memasak.
Yaps Leon dia memang bisa memasak, dan tidak suka membeli makanan diluar, sebab Leon ingin menjaga tubuhnya agar selalu sehat.
Leon tanpa sadar bibir dia tersenyum manis ketika melihat Via sangat serius sekali dalam memasaknya, terkadang diselingin dengan berjoged tidak jelas sambil bernyanyi.
Dan Via sendiri ketika sudah selesai memasaknya sekitar kurang lebih empat puluh menitan, akhirnya semua masakan yang dia masak jadi juga.
" Aaah akhirnya selesai, tapi ko banyak sekali ya??, aah tenang bisa diatur itu ",, kata Via ketika sudah melihat semua hasil masakannya.
Setelah itu Via langsung saja mengambil nasi yang sudah dimasaknya juga tadi, dan lalu memakannya bersama masakan yang tadi baru saja dimasaknya.
Dan Leon yang melihat Via sedang asik menikmati masakannya, dia langsung saja menutup CCTV yang ada diponselnya.
" Sepertinya masakan yang dimasak oleh Via enak sekali, rasanya ko aku pingin sekali mencicipinya ",, kata Leon tanpa sadar sambil tersenyum geli.
" Apa yang baru saja aku katakan tadi ",, kata Leon sambil menggelengkan kepalanya.
Setelah itu Leon langsung saja melanjutkan lagi pekerjaannya, dan tidak mau memikirkan Via lagi.
Sedang Via yang sudah mengambil nasi untuk kedua kalinya, dia tumben sekali sudah merasa kekenyangan sekali, padahal biasanya Via terbiasa makan banyak.
" Aduh perutku sudah merasa kenyang sekali, tapi masih banyak ini semua masakannya?? ",, kata Via sambil mengusap perutnya.
" Ahaaa, aku antarkan saja untuk Tuan Singa, untuk bekal makan siangnya ",, kata Via sambil berbicara sendiri.
" Jam sepuluh lebih, sepertinya cukup waktunya ",, kata Via sambil melihat kearah jam dinding.
Via langsung saja beranjak berdiri dari duduknya untuk mencari rantang makanan milik Leon, dan ketika sudah menemukan rantang makanannya Via langsung saja mencari tempat bekal nasi untuk dia berikan kepada Tanisa nantinya.
" Akhirnya sudah selesai, dan sudah beres, sebentar aku mau cuci piring dulu, setelah itu mandi berdandan yang sopan, karena yang akan aku datangi adalah kantor polisi ",, kata Via kepada dirinya sendiri ketika sudah selesai memindahkan semua masakannya kewadah yang tadi sudah dia siapkan.
Setelah itu Via langsung saja cuci piring dan lalu mandi didalam kamar mandi kamarnya.
Disaat Via sudah siap serta sudah selesai berdandan, tempat pertama kali yang ingin dituju oleh Via adalah butiknya sendiri untuk memberikan makanan yang tadi kepada Tanisa sekaligus menanyakan dimana kantor Leon berada.
Tanisa yang mendapatkan kiriman makanan dari bosnya dia sungguh sangat senang sekali serta merasa sangat berterima kasih sekali, dan Tanisa juga berdoa semoga Via berjodoh dengan Kakaknya ketika Tanisa sudah memberikan alamat kantor tempat Leon bekerja kepada Via.
Via yang sudah mendapatkan alamat kantor polisi tempat Leon bertugas dia langsung saja bergegas menuju kesana.
Pandangan dari para polisi langsung saja teralihkan dengan kedatangan dari Via yang berdandan cukup cantik sekali dan juga sopan.
Mereka semua menebak-nebak siapakah yang akan diberikan rantang makanan yang dibawa oleh Via itu.
Sungguh para polisi yang ada disitu langsung saja terkejut sekali, karena sang Singa sudah menemukan pawangnya yang sangat cantik sekali.
Leon yang sedang sibuk bekerja tiba-tiba dia mendapatkan telefon dari sekretarisnya jika ada seorang wanita bernama Via yang mengaku calon istrinya datang untuk menemuinya.
Tanpa menjawab perkataan dari sekretarisnya, Leon langsung saja menutup telefonnya, dan Leon langsung juga bergegas keluar dari dalam ruang kerjanya untuk mencari Via.
Disaat Leon sudah menemukan Via dia langsung saja menggandeng tangan Via untuk segera mengajaknya masuk kedalam ruang kerjanya.
Dan pemandangan Leon yang seperti itu dengan Via membuat semakin gempar saja satu kantor polisi tersebut.
Flashback off.
Dan disinilah Via sekarang, sudah berada diruang kerja Leon dan duduk dishofa berseberangan dengan Leon.
" Ada apa kamu kesini Nona Via?? ",, tanya dingin dari Leon dengan mata yang melirik kearah rantang makanan yang dibawa oleh Via.
Dan tanpa sadar Leon langsung saja menelan ludahnya, sebab perkataan iseng yang tadi dia ucapkan langsung saja terkabul juga.
" Tuan Singa, ini saya bawakan makanan, lagipula ini sudah jam dua belas siang waktunya makan siang, ayo dimakan Tuan ",, kata Via kepada Leon.
" Kamu memanggil saya apa!! ",,tanya Leon dengan wajah datarnya.
" Sudah makan saja, ini ...... ",, kata Via lagi sambil membukakan semua rantang makanan yang dibawanya.
" Saya tidak lapar, bawa kembali pulang saja semua makanannya!! ",, jawab Leon dengan ketus kepada Via.
Padahal aslinya perutnya Leon langsung saja keroncongan ketika mencium aroma masakan dari Via yang ada didepannya.
" Iiih manja sekali, ah itu kamar mandi, sebentar ",, kata Via kepada Leon.
Setelahnya Via langsung saja beranjak berdiri melangkahkan kakinya menuju kedalam kamar mandi yang ada disitu sambil membawa tutup rantangnya.
Sedang Leon dia masih diam saja sambil terus memperhatikan apa yang ingin Via lakukan.
Ketika Via sudah keluar dari dalam kamar mandi, dia langsung saja mengambilkan nasi beserta lauk pauk yang dibawanya kedalam tutup rantang yang tadi sudah dicucinya didalam kamar mandi.
" Ayo aaaaa ",, kata Via dengan tiba-tiba menyuapi Leon.
Jantung Leon langsung saja berdetak dengan sangat cepat sekali melihat perhatian dari Via.
" Ayo cepat dimakan Tuan Singa, tangan saya sudah capek sekali ini ",, kata Via kepada Leon.
Dan akhrinya Leon langsung saja memakan makanan yang tadi disuapkan oleh Via kepadanya.
" Enak sekali masakannya ",, kata batin dari Leon ketika sudah mengunyah masakannya Via.
" Saya tidak mau bertanya enak apa tidak, yang terpenting ini semua harus habis ",, kata Via kepada Leon sambil terus menyuapi Leon lagi.
Pandangan dari Via dan Leon langsung saja teralihkan dengan pintu yang tiba-tiba terbuka dari luar.
" Permisi Tuan Leon,..........eh maaf mengganggu, nanti saya akan kesini lagi ",, kata orang itu kepada Leon dan juga Via yang ternyata adalah sekretaris dari Leon.
Sekretaris dari Leon dia langsung saja malu ketika melihat pemandangan romantis ketika Via sedang menyuapi makan Leon.
Sedang Leon sendiri pun, dia tidak kalah malunya dengan sekretarisnya tadi, karena sudah ketahuan disuapi makan oleh Via.
Namun jangan ditanyakan bagaimana Via, dia malah cuek saja dan terus menyuapi Leon hingga semua makanan yang dibawanya tadi habis.
Sebab fikir dari Via, jika Leon tidak disuapi olehnya pastinya semua makanannya tidak akan dimakan oleh Leon nanti.
...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...
...***TBC***...