Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
MABUK



Kembali keAva dan juga Derral.


Setelah menghadiri acara Penghargaan tadi, Ava dan Derral langsung saja pulang kemansion mereka sendiri.


Setibanya dimansion, waktu sudah menunjukkan pukul dua belas malam lewat.


Pada waktu dimobil tadi, tidak henti-hentinya senyum mengembang dibibir Ava ketika dia bisa merasakan dinobatkan sebagai Pembisnis sukses tahun ini, dan bisa mengalahkan Pembisnis sukses lima tahun berturut-turut, siapa lagi kalau bukan siDerral suaminya sendiri.


Derral yang satu mobil dengan Ava pada waktu itu dan melihat wajah ceria dari Ava, dia pun ikut senang ketika melihat Ava bisa bahagia sekali seperti itu, walau akhirnya dia tidak bisa memenangkan Pengahargaan tadi.


Berita dan gosip tentang Derral dan Ava yang sudah menikah pun langsung cepat menyebar kesegala penjuru media sosial.


Dan lelucon Derral yang dikalahkan oleh istri sendiri juga menjadi trending topic malam itu.


Mungkin tidak cuma malam itu saja, melainkan untuk beberapa hari yang akan datang.


" Lihatlah, hashtag Derral kalah sama istri sendiri menjadi trending topic Derral ",, kata Ava sambil menyandarkan tubuhnya disandaran ranjang.


" Biar sajalah, memang kenyataannya begitu mau bagaimana lagi?? ",, jawab cuek dari Derral kepada Ava.


" Jika yang mengalahkanku orang lain, aku pasti akan membuat Perusahaanku semakin berjaya dan berkembang ",, lanjut lagi perkataan dari Derral sambil berjalan mendekati Ava.


" Akan tetapi ini Perusaan istriku sendiri yang menang, ya anggap saja aku juga menang lagi seperti tahun-tahun sebelumnya ",, sambung terus perkataan dari Derral kepada Ava sambil menuang sesuatu kedalam gelas yang dibawanya.


" Derral untuk apa kamu membawa minuman itu kesini, aku sedang tidak ingin meminum itu ",, kata Ava kepada Derral.


" Iya ini untuk merayakan kemenangan kamu sayang, sekali-kali tidak apalah, kan kamu juga tidak pernah minum bersamaku ",, jawab Derral dengan santai kepada Ava.


" Apakah itu Bir atau Wine Derral??, karena selain minuman itu aku pasti tidak akan tahan meminumnya ",, tanya Ava kepada Derral.


" Bukan, ini adalah wiski, cobalah ",, jawab Derral kepada Ava sambil memberikan satu gelas berisi wiski yang diisi setengah untuk Ava.


" No, aku tidak mau Derral, minum kamu sajalah, aku pasti akan langsung mabuk jika minum itu, karena kadar alkoholnya cukup banyak ",, kata Ava kepada Derral.


" Jika kamu mabuk, kan kamu juga ada didalam kamar Ava, tidak sedang mengendarai mobil juga, kenapa risau sih ",, jawab Derral lagi kepada Ava sambil memberikan gelas berisi wiski tadi ditangan Ava.


Ava pun memandangi gelas yang dipegangnya dengan ragu-ragu.


" Ayo sayang, lagipula kamu mabuknya bersama aku kan didalam kamar ini ",, kata Derral lagi kepada Ava.


" Baiklah, satu gelas ini saja ya?? ",, kata Ava kepada Derral.


Derral pun menjawab dengan ekspresi wajahnya saja kepada Ava.


Ava ketika sudah melihat ekspresi wajah dari Derral, dia langsung saja mencoba meminum wiski untuk pertama kalinya dengan sekali teguk.


Dan Derral yang melihat Ava meminum wiskinya dengan langsung sekali teguk, dia langsung saja tertawa dengan cukup keras sekali, karena bukan begitu meminum wiski yang benar.


Hirup aromanya, harus perlahan, dan dinikmati sejenak rasanya didalam mulut.


Jika langsung diminum sekali teguk seperti itu, pasti akan menimbulkan sensasi seperti sedikit terbakar didalam tenggorokan, karena kandungan alkohol didalam wiski cukup tinggi dibandingan bir dan juga wine.


" Rasanya aneh ",, kata Ava sambil menunjukkan ekspresi wajah anehnya.


" Ya tentu saja aneh, kamu saja meminum wiskinya sekali teguk seperti itu ",, jawab Derral kepada Ava sambil meminum wiski digelasnya sendiri.


Bagi yang tidak kuat dengan kadar alkohol yang cukup tinggi, pastilah akan cepat merasakan yang namanya mabuk.


Baru sekitar lima menit, efek mabuk yang ditimbulkan dari minuman tersebut sudah Ava rasakan.


Dan tanpa sadarpun Ava meminta untuk dituangkan satu gelas wiski lagi kepada Derral.


" Apa kamu yakin Ava?? ",, tanya Derral kepada Ava.


" Yaaaa, aku yakin tenan, wis tuangno wae, cepetan!! " ( Yaaaaa, aku yakin sekali, sudah tuang saja, cepetan!! ) ",, jawab Ava kepada Derral dengan gaya khas orang mabuk.


" Cheers ",, kata Derral kepada Ava.


Dan mereka pun akhirnya bersulang untuk menikmati wiski mereka masing-masing sebagai perayaan kemenangan Ava malam itu.


Tanpa sadar satu botol wiski sudah mereka tenggak habis, dan Ava sudah benar-benar sangat mabuk sekali.


Sedang Derral sendiri, dia juga merasa mabuk seperti Ava namun tidak separah Ava.


Gelas dan botol yang ada diatas ranjang, Derral singkirkan dibawah ranjang dengan sembarangan.


Dan tidak membutuhkan waktu lama lagi, Derral langsung saja menindih tubuh Ava dan menciumnya tepat dibibirnya.


Ava yang mabuk, dia membalas ciuman dari Derral dengan sangat sen5u4l sekali.


Lilitan lidah mereka berdua bagai ular yang sedang m454 k4w1n.


Ava dan Derral yang sudah sama-sama tidak bisa mengendalikan fikiran mereka karena sedang mabuk, mereka tanpa menunggu waktu lama, langsung saja melepaskan semua apa yang melekat ditubuh mereka.


Hingga akhirnya saat ini mereka berdua sudah sama-sama tidak berpakaian sama sekali.


Derral langsung saja mencum6u Ava dengan mesra sekali.


Setiap jengkal tubuh Ava Derral nikmati bagai dia menikmati es krim terlezat yang ada didunia.


" Aaaaahhh Derral, come on, segera masukan, aaaaaahh ",, kata Ava sambil mamainkan miss Vnya sendiri.


Derral yang melihat Ava sudah tidak tahan seperti itu, dia pun dengan semangat langsung saja memainkan lidah dan juga bibirnya diserabi milik Ava yang kenyal dan lembut itu.


" Aaahhh Derral, f*ck y0u aaahh hisap, tekan, aaaahh ",, racau Ava kepada Derral dengan gaya orang mabuk.


" Kamu sungguh seksi sekali Ava ",, kata Derral kepada Ava dengan nada yang sama-sama mabuk.


Setelahnya Derral semakin menggebu saja memainkan serabi lembut milik Ava itu dan semakin memasukkan lidahnya kedalam celah-celah serabi tersebut.


" Aaaaaahh Derral aku mau keluar, ayo semakin dalam lagi lidahnya, aaaaaaaaaaahhhh ",, kata Ava lagi kepada Derral.


Dan akhirnya Ava pun bisa sampai juga kepuncak kenikmatannya.


Derral yang merasa Ava sudah puas dengan permainan lidahnya, dia langsung saja duduk didada Ava dan dia langsung juga memasukkan tongkat baseballnya itu kedalam mulut Ava.


Ava yang sedikit kesusahan menyuruh Derral untuk menyingkir dari atas tubuhnya.


Dan tanpa diduga oleh Derral, ketika dia sudah tiduran diatas ranjang, Ava langsung saja memainkan tongkat Derral dengan begitu 3r0t15 sekali, hingga membuat Derral memejamkan matanya karena merasa dibuat melayang sekali oleh Ava.


" Stop!! ",, kata Derral kepada Ava yang sudah tidak tahan dengan permainan lidah dari Ava.


Setelahnya Derral menyuruh Ava untuk bergaya d091 style, karena dia akan memasuki Ava dari belakang.


" Aaaaahhh Derral enak sekali ",, kata Ava sambil mendongakkan kepalanya keatas.


Dan Derral langsung saja meng90y4n9kan p***tnya maju mundur sesuai irama.


Mereka melakukan itu antara sadar dan tidak sadar karena pengaruh alkohol dan juga n4f5u yang menguasai otak dan fikiran mereka.


Mereka berdua tidak peduli dengan waktu yang terus bergulir yang sudah hampir menunjukkan jam empat pagi.


Berbagai gaya sudah mereka coba, hingga akhirnya Derral pun sampai juga pada puncak kejayaannya, karena sudah bisa mengeluarkan vla puding miliknya yang begitu kental sekal kedalam g04 terdalam milik Ava.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...