Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
JENG_JENG_JENG



Setelah dipaksa dan tidak ada pilihan lain, akhirnya dengan senang hati Via pun masuk kedalam kamar Leon.


Sebenanya Via fine-fine saja untuk tidur didalam kamar Leon, namun tadi Via sebenarnya hanya sok jual mahal saja.


Apalagi dia saat ini sedang berada dirumah calon mertuanya, tentu saja Via tidak mau dianggap sebagai cewek murahan jika dia langsung menjawab iya perkataan mereka tadi.


" Wao ternyata seperti in penampakan kamar seorang jenderal,...... hmmm membosankan ",, kata Via sambil duduk dipinggir ranjang milik Leon sambil juga mengamati seisi kamar Leon.


" Jika kita melakukan hal yang menyenangkan, pasti tidak akan membosankan lagi jika berada didalam kamar sini ",, jawab Leon sambil mengukung badan Via.


" Huh!!, apakah sekarang kamu bern4f5u denganku Tuan Singaku?? ",, kata Via kepada Leon.


" Karena setahuku imanmu begitu kuat sekali jika berdekatan denganku........ ",, kata Via lagi kepada Leon.


Leon pun yang mendengar perkataan dari Via, dia langsung saja tersenyum miring.


" Sekuat-kuatnya imanku, jika aku digoda begitu terus oleh calon istriku, tidak apalah melanggar aturan prinsipku ",, jawab Leon mulai semakin menempelkan tubuhnya ketubuh Via.


" Ow.......... apakah itu artinya anda akan melakukan hal itu sekarang kepadaku Tuan?? ",, goda Via lagi kepada Leon.


" Jika kamu mengijinkannya, dengan senang hati akan aku lakukan sekarang Nona ",, jawab Leon kepada Via sambil mengusap lembut pipi Via.


Via langsung saja mengalungkan kedua tangannya keleher Leon, dan menarik kepala Leon, tanpa diduga oleh Leon, Via pun mencium Leon tepat dibibirnya.


Leon yang terkejut, dia langsung bisa mengontrol keterkejutannya itu dan langsung juga membalas ciuman bibir dari Via.


Mereka berciuman dengan sangat lembut, penuh dengan penghayatan, mesra dan tidak ada kata bern4f5u.


Akan tetapi ciuman yang awalnya lembut itu lama-lama menjadi menggebu dan penuh dengan 941r4h.


Leon dan Via sama-sama tidak bisa mengontrol 941rah yang tiba-tiba datang didalam tubuh mereka.


Dan Leon yang sudah puas berciuman dengan Via, dia langsung menurunkan ciumannya itu dengan mencum6u leher jenjang milik Via.


Kecupan demi kecupan mesra Leon berikan keleher Via, dan untuk pertama kalinya juga Leon memberikan stempel kepemilikannya itu kepada seorang wanita.


" Aaaaaaahh ",, d354h Via ketika Leon memberikannya sebuah stempel ikan cup4n9 dilehernya.


Leon yang mendengar d354han dari Via, membuat fikirannya menjadi tidak karuan saja.


Tidak cuma satu atau dua saja Leon memberikan stempel dileher Via, melainkan ada empat sekaligus.


Leon pun mencoba menurunkan cum6u4nnya itu semakin kebawah dan kebawah lagi, hingga akhirnya sampai didepan dada Via.


Sebelum membuka dress yang dipakai oleh Via, Leon mengecup dada Via dengan mesra.


Belahan dada Via yang sudah terlihat didepan mata, Leon kecup terus menerus hingga membuat Via tanpa sadar mend354h lagi.


Leon mencoba tangannya ingin dia masukkan kedalam dress yang dipakai oleh Via, namun langsung ditahan oleh Via.


Akan tetapi kabut 941rah yang dirasakan oleh Leon membuatnya tidak mempedulikan larangan yang diberikan oleh Via.


Namun Leon tidak langsung memberikan cum6uannya itu dikedua bukit milik Via, melainkan Leon mencoba merilaxkan Via terlebih dahulu supaya dia terbuai dengan permainannya.


Leon menciumin terus dan memberikan ciuman ketangan Via hingga akhirnya sampai juga dibibir Via lagi.


Mereka akhirnya berciuman lagi dengan mesra, dan tanpa disadari oleh Via, tangan Leon sudah masuk kedalam dress yang dipakainya.


" Aaaaaahhhh ",, d354h Via ketika Leon m3r3m45 dan juga memainkan kedua bukitnya.


Dan sebelum Via sadar akan perbuatannya Leon langsung saja membuka dress yang dipakai oleh Via hingga keatas dadanya.


Via yang ingin menolak.... telat!!, karena kedua buah bukitnya sudah Leon masukkan kedalam mulutnya.


" Aaaaaahhh My King ",, d354h Via memanggil Leon dengan panggilan berbeda.


" Aaaaaahhh ",, d354h dari Via lagi ketika dia merasa sensasi berbeda ketika Leon terus memainkan kedua buah bukitnya dengan mulutnya.


Leon pun tidak lupa juga memberikan stempel dikedua bukit milik Via, dan terlihat kedua bukit milik Via sudah tidak semulus tadi.


Namun tiba-tiba.............


Leon menghentikan aksinya dan langsung bangun dari atas tubuh Via dan langsung juga menutup dress yang dipakai oleh Via yang sudah dibukanya tadi.


Via yang sudah terbakar api 941rah, mata dia sudah tertutup kabut tersebut.


Dan Via yang melihat Leon juga tersiksa sama seperti dirinya, dia pun langsung tersenyum dalam diamnya.


Setelahnya Via langsung saja bangun dari rebahannya diatas ranjang dan langsung juga memeluk punggung kokoh milik Leon.


" Aku tahu apa yang kamu rasakan Leon, karena aku pun juga merasakannya ",, kata Via sambil menempelkan wajahnya kepunggung Leon.


Via setelah berkata seperti itu kepada Leon, dia langsung membalikkan tubuh Leon untuk menghadap kearahnya.


" Jika kamu mau melakukannya, lakukanlah, karena aku percaya kepadamu jika kamu bukan laki-laki beren953k yang cuma menginginkan tubuhku saja ",, kata Via sambil menatap lekat wajah Leon.


" Tapi Via........... apa kamu yakin dengan perkataan kamu itu?? ",, kata Leon kepada Via.


Via pun langsung saja tersenyum ketika mendengar perkataan dari Leon tadi.


" Iya sayang, aku yakin, aku percaya kepadamu ",, jawab Via kepada Leon sambil mengusap lembut pipi Leon.


" Aku berjanji setelah ini aku akan segera mempercepat pernikahan kita ",, kata Leon kepada Via.


Via pun hanya mengangguk dan tersenyum manis saja kepada Leon.


Setelahnya Via langsung saja melepaskan semua yang menempel ditubuhnya hingga akhirnya dia bertelanjan9 bulat didepan Leon.


N4f5u yang hampir padam, tiba-tiba membara lagi ketika Leon melihat tubuh telanjan9 Via tepat didepan matanya.


Via yang sama-sama sudah diku4541 n4f5u setan, dia mencoba melepaskan kancing kemeja yang dipakai oleh Leon.


Leon pun hanya menurut saja, ketika Via mencoba membantu melepaskan pakaiannya.


Hingga tiba ketika Via ingin mencoba melepaskan ikat pinggang dan celana kain miliknya, Leon langsung saja mencegah tangan Via.


" Biar aku sendiri saja yang melepaskannya ",, kata Leon kepada Via.


Via pun hanya tersenyum tipis kepada Leon.


Setelah berkata seperti itu, Leon langsung melepaskan celana yang dipakainya dengan sambil menatap wajah Via dengan sangat lekat sekali.


Hingga akhirnya Leon sama-sama sudah tidak memakai pakaiannya sama sekali seperti Via.


Via yang melihat tongkat ajaib milik Leon, dia sampai membuka mulutnya karena terkejut.


Sebab tongkat ajaib milik Leon berukuran seperti kaki gajah, besar dan panjang, begitulah apa yang difikirkan oleh Via.


" Apa kamu sudah tidak sabar ingin merasakannya Via?? ",, kata Leon sambil menarik tangan Via kearah tongkat ajaibnya.


" Apa sungguh nanti ini bisa muat masuk kedalam milikku My King?? ",, tanya Via kepada Leon sambil mencoba memainkan tongkat ajaibnya Leon.


" Mari kita coba saja Via ",, jawab Leon kepada Via.


Dan akhirnya setelah berkata seperti itu, Leon langsung menidurkan Via diatas ranjangnya dengan dirinya berada diatas tubuh Via.


...💃💃💃💃💃💃💃💃💃💃💃💃💃...


Eng Ing Eng.............😁


Para readers sedang makan kerupuk


Tidak lupa membeli bubur


Sesuatu sudah diujung tanduk


Sebelum diamuk author mau kabur


ðŸĪĢðŸĪĢðŸĪĢ😂😂😂😅ðŸĪŠ


...🕊ïļðŸ•ŠïļðŸ•ŠïļðŸ•ŠïļðŸ•ŠïļðŸ•ŠïļðŸ•ŠïļðŸ•ŠïļðŸ•ŠïļðŸ•ŠïļðŸ•ŠïļðŸ•ŠïļðŸ•Šïļ...


...***TBC***...