
Setelah cukup lama acara pernikahannya Aaric dan Dian berlangsung, akhirnya pesta sederhana pernikahan antara Aaric dan Dian pun selesai juga.
Tepat dipukul lima sore semua keluarga sudah hampir semuanya pada pulang kerumah mereka masing-masing.
Satu persatu mereka semua berpamitan kepada sang punya acara dan yang punya rumah yaitu Ayah Chyou.
Hingga akhirnya tinggallah Keluarga Altherr saja yang masih berada dirumah Ayah Chyou dan semua para petugas WO yang ada disitu untuk membereskan tempatnya.
Saat ini semua orang sedang pada duduk berkumpul dikursi taman belakang dekat dengan tempat acara tadi.
Dan Aaric sendiri dia sudah berganti baju menggunakan baju rumahannya yang sudah dia bawa sejak kemarin.
Sedang Dian sendiri pun juga sudah berganti baju dengan baju rumahan yang dia miliki.
" Aaric sepertinya Papah, Oma dan lainnya ingin segera pulang, karena kita ingin menjenguk Ava adik kamu yang masih ada diklinik, kasihan Derral sendirian menjaga Ava disana ",, kata Papah Zohan kepada Aaric.
" Iya tidak apa-apa Papah, Aaric sudah sangat senang sekali semuanya mau datang dan menunggui Aaric disini, bahkan Aaric tidak menyangka jika Tuan Alano dan Nyonya Elsie mau turut serta hadir dipernikahannya Aaric ",, jawab Aaric kepada Papah Zohan.
Papi Alano dan Mami Elsie yang mendengar perkataan dari Aaric mereka berdua langsung tersenyum manis dan juga ramah kepada Aaric.
" Oh ya Tuan Chyou, semoga hubungan besanan kita langgeng dan semoga juga anak-anak kita bisa mengarungi bahtera rumah tangga mereka dengan baik ya ",, kata Papah Zohan kepada Ayah Chyou.
" Tentu saja perkataan anda saya aamiinkan Tuan Zohan, dan saya sendiri masih tidak menyangka jika akhirnya andalah yang akan menjadi besan saya ",, jawab Ayah Chyou kepada Papah Zohan sambil tertawa.
Papah Zohan yang mendengar perkataan dari Ayah Chyou dia pun juga ikut-ikutan tertawa.
Dan setelah berbasa-basi sebentar akhirnya mereka semua pun berpamitan pulang kepada Aaric, Dian, Ayah Chyou, Kak Lii, dan juga Mamah Sherlly.
Tidak terasa juga saat ini mereka semua sudah dalam perjalanan menuju keklinik tempat Ava dirawat.
Sesampainya diklinik, mereka semua langsung segera keluar dari dalam mobil supaya bisa segera masuk kedalam klinik.
Papah Zohan, Mamah Gretl, Oma, Opa, Papi Alano dan juga Mami Elsie langsung saja masuk ketika sudah sampai didepan ruang perawatannya Ava.
Derral dan Ava langsung saja mengalihkan pandangan mereka ketika melihat pintu ruangan terbuka dari luar.
Derral dan Ava mereka berdua sangat terkejut sekali ketika melihat Papi Alano dan Mami Elsie bisa berada diIndonesia dan sedang ikut masuk kedalam ruang perawatan bersama yang lainnya.
" Papi, Mami?? ",, kata Derral dan Ava secara bersamaan ketika melihat Papi Alano dan Mami Elsie.
" Ya Tuhan Nak, wajah kamu pucat sekali, bagaimana keadaan kamu dan cucu Mami yang ada didalam sini ",, kata Mami Elsie kepada Ava sambil mengusap perut ratanya Ava.
" Mami sudah tahu jika Ava sedang hamil?? ",, tanya Ava kepada Mami mertuanya.
" Sudah Nak dan Papi pun juga sudah mengetahuinya ",, jawab Mami Elsie kepada Ava.
" Papi sama Mami kapan datang kesininya??, ko Derral tidak tahu?? ",, tanya Derral kepada Papi Alano dan Mami Elsie.
" Papah yang sengaja mengundang mereka Derral, dan Papah malah lupa memberitahukan kepada kamu ",, jawab Papah Zohan kepada Derral.
" Iya Derral, dan Papi sama Mami sampai diIndonesia sejak kemarin ",, kata Papi Alano juga kepada Derral.
" Kamu belum jawab Ava pertanyaan dari Mami, bagaimana keadaan kamu sekarang?? ",, kata Mami Elsie lagi kepada Ava.
" Ava sudah baikan Mami, bahkan besok Ava sudah diperbolehkan pulang oleh Dokter, tapi Ava harus lebih banyak beristirahat dulu serta tidak boleh melakukan banyak aktifitas ",, jawab Ava kepada Mami Elsie dan masih didengar oleh semua orang yang ada disitu.
" Kamu sudah diperbolehkan pulang Ava??, waaah Mamah senang mendengarnya ",, kata Mamah Gretl kepada Ava.
" Iya Oma, tadi Derral juga sudah mengatakan hal itu kepada Ava ",, kata Derral menyahuti perkataan dari sang Oma.
" Berarti untuk sementara waktu Ava harus tinggal diIndonesia terlebih dahulu dong sampai Ava benar-benar pulih?? ",, kata Mami Elsie kepada semua orang.
" Iya, karena jika Ava sampai nekat berani untuk pulang dalam keadaan masih sakit seperti itu, jangan berharap pintu vila Opa akan terbuka lagi untuk kamu Ava!! ",, sahut dari Opa kepada semua orang dengan bernada yang sangat tegas sekali.
" Iya Opaku tersayang, Ava menurut ko apa kata kalian semua, walau nantinya Ava harus LDRan sama Derral ",, kata Ava kepada Opa dan masih didengar oleh semua orang.
" Kenapa LDRan Ava, apakah Derral akan meninggalkanmu sendirian disini?? ",, tanya dari Papi Alano kepada Ava.
" Iya Pi untuk sementara waktu, karena tadi Derral baru saja ditelefon sama Egon jika Perusahaan Derral baru saja memenangkan tender besar dan Derral harus standby terus dikantor untuk meeting serta membahas persiapan proyek yang akan kami jalani dengan Perusahaan PT AlVARIS SANCRO ",, bukan Ava yang menjawab pertanyaan dari Papi Alano melainkan Derral sendiri.
" PT ALVARIS SANCRO, waah hebat kamu Derral bisa bekerjasama dengan Perusahaan besar itu ",, kata Papah Zohan kepada Derral.
" Iya, Derral juga tidak menyangka Pah ",, jawab Derral kepada Papah Zohan.
" Terus Papah, Mamah, Papi sama Mami mau kembali keSpanyol kapan??, mau sekalian bersama Derral atau tidak?? ",, tanya Derral kepada kedua orang tuanya dan kedua mertuanya.
" Kamu sendiri kapan Derral akan kembali keSpanyolnya?? ",, tanya Papi Alano kepada Derral.
" Nanti jika Ava sudah diijinkan pulang Papi ",, jawab Derral kepada Papi Alano.
" Iya kalau begitu kita tidak bisa pulang bersama, sebab Papi sama Mami akan pulang nanti malam ",, kata Papi Alano kepada Derral dan masih didengar oleh semua orang.
Ava daritadi dia memilih diam saja dan mendengarkan pembciaraan dari semua keluarganya.
Walau ada rasa yang sedikit tidak rela ketika dia akan LDRan sama Derral, tapi dia tetap berusaha biasa saja, karena mereka berpisah pun tidak lama, hanya beberapa hari saja hingga keadaannya sembuh seperti sedia kala.
" Papah bersama kamu saja Derral, biar Mamah yang akan menemani Ava disini, Mamah sama Ava pulangnya nanti saja jika keadaan Ava sudah membaik ",, sahut dari Papah Zohan kepada Derral.
" Baik Pah ",, jawab Derral kepada Papah Zohan.
" Terus ini kamu sudah makan belum Ava??, jangan sampai telat makan lho, tidak baik nanti untuk perkembangan sibaby ",, kata Oma kepada Ava.
" Sudah Oma, baru saja Ava selesai makan, yang belum makan itu siDerral ",, jawab Ava kepada Oma dan masih dengar oleh semua orang.
Semua orang langsung saja menatap horor kepada Derral, karena Derral malah daritadi belum makan sendiri.
Derral yang ditatap seperti itu oleh semua Keluarganya dia langsung saja ijin keluar dari klinik untuk membeli makanan, dan menitipkan Ava kepada mereka semua.
Ava yang melihat tingkahnya Derral, dia langsung saja tertawa karena Ava daritadi dia sudah capek menyuruh Derral untuk membeli makan.
Dan jawaban Derral selalu sama, nanti saja, aku tidak mau meninggalkanmu sendirian disini, iya seperti itulah sekiranya yang Derral katakan kepada Ava daritadi.
...🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂...
Pietro yuk ramaikan readers 🤭
...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...
...***TBC***...