Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
SAMPAI SPANYOL



Meninggalkan Chico dulu supaya semakin penasaran, karena kita akan membahas Derral lagi yang masih belum sadarkan diri.


Waktu silih berganti, hingga tanpa sadar sudah berganti dengan pagi lagi dihari berikutnya.


Dan selama itu pula Papah Zohan belum datang kemarkasnya untuk memberikan hukuman kepada dalang dari penyebab itu semua yaitu Dokter Rava serta Fara.


Papah Zohan memilih berada dirumah sakit untuk menunggui sang menantu dan juga sang besan yaitu Papi Alano.


Membicarakan tentang Papi Alano, ketika dia baru saja sadar kemarin, hal pertama kali yang dia cari adalah Derral.


Dan ketika Papi Alano sadar, orang yang pertama dia lihat adalah beberapa bodyguardnya yang sedang berdiri tidak jauh dari brankar rumah sakitnya.


" Kalian......... ",, panggil Papi Alano kepada para anak buahnya.


Para bodyguard atau anak buah itu langsung saja membalikkan badannya untuk melihat sang majikan yang sudah sadarkan diri.


" Tuan, Tuan sudah sadar, sebentar akan saya panggilan istri anda Tuan ",, kata salah satu anak buah itu kepada Papi Alano.


Papi Alano hanya mengangguk saja kepada anak buah tersebut, dan anak buah itu langsung saja keluar dari dalam ruang perawatan Papi Alano menuju keruang perawatan Derral yang ada disebelah.


Mami Elsie yang mendapatkan kabar jika sang suami sudah sadar, dia pun langsung saja bergegas melihat keadaan dari Papi Alano.


Dan sesampainya diruang perawatan Papi Alano, Mami Elsie langsung tersenyum senang melihat sang suami sudah sadar seperti sedia kala.


" Papi, syukurlah Papi sudah sadar, Mami sangat senang sekali melihatnya ",, kata Mami Elsie kepada Papi Alano.


" Mami darimana??, dan kenapa ketika Papi sadar Mami tidak ada disini?? ",, tanya dari Papi Alano kepada Mami Elsie.


" Mami berada diruang perawatannya Derral Pi......... ",, jawab Mami Elsie kepada Papi Alano.


" Derral??, Derral kenapa??, apa yang sudah terjadi kepadanya?? ",, tanya dari Papi Alano lagi kepada Mami Elsie dengan tidak sabaran.


" Derral belum sadarkan diri Papi, dia mendapatkan suntikan bius didalam tubuhnya dengan takaran dosis yang sangat banyak sekali ",, jawab dari Mami Elsie lagi kepada Papi Alano.


" Antarkan dan bantu Papi untuk melihat Derral Mi, ayo cepat bantu Papi ",, kata Papi Alano sambil berusaha bangun dari rebahannya.


" Tapi Papi belum sehat, besok saja ya Papi ",, bujuk dari Mami Elsie kepada Papi Alano.


" No Mami, Papi ingin segera melihat Derral sekarang!! ",, jawab tegas dari Papi Alano kepada Mami Elsie.


Akhirnya dengan terpaksa Mami Elsie pun menuruti permintaan dari sang suami dengan meminta tolong kepada para anak buah yang ada disitu.


Dengan menaiki kursi roda yang sudah diambilkan oleh salah satu anak buah, akhirnya Papi Alano bisa juga melihat keadaan dari Derral.


Ketika Papi Alano sudah berada diruang perawatan Derral, dia langsung saja meneteskan air matanya, karena tidak tega melihat anak songongnya terbaring tidak berdaya diatas brankar rumah sakit tersebut.


" Dokter Rava harus mendapatkan hukuman yang setimpal untuk semua ini!! ",, kata Papi Alano dengan sangat menggebu-gebu sekali.


" Tenang Tuan Alano, untuk hal itu kita fikirkan nanti saja, yang terpenting sekarang adalah kesembuhan bagi Derral, apalagi saat ini Ava sedang perjalanan kesini bersama Keluarga saya ",, begitulah jawaban yang diberikan Papah Zohan kepada Papi Alano.


Papi Alano yang mendengar nama Ava, dia langsung saja kefikiran dengan keadaan dari Ava nanti bagaimana, sama seperti Mami Elsie dan juga Papah Zohan yang dari kemarin sudah memikirkan akan hal itu.


" Bagaimana nanti memberitahukan hal ini kepada Ava?? ",, kata dari Papi Alano kepada dirinya sendiri.


" Itulah yang saat ini sedang saya fikirkan Tuan, karena posisi Ava sedang hamil muda, jika dia terlalu terkejut bisa-bisa Ava keguguran nanti ",, sahut dari Papah Zohan dengan suara lesu.


Saat ini waktu diSpanyol sudah menunjukkan pukul satu siang, dan Ava serta Mamah Gretl yang sudah sampai disalah satu bandara yang ada diSpanyol.


Sekarang mereka berdua sedang berada didalam mobil untuk pulang kemansion mereka sendiri.


Didalam mobil baik Ava dan Mamah Gretl mereka berdua baru saja menghidupkan kembali ponsel milik mereka masing-masing.


Ketika ponsel sudah menyala sekitar lima menitan, semua pemberitahuan serta banyak notifikasi masuk kedalam ponsel mereka, dari pesan, email dan juga panggilan tidak terjawab.


" Papah menelfon Ava banyak sekali kenapa ya Mah?? ",, kata Ava kepada Mamah Gretl.


" Iya ini, Mamah juga banyak mendapatkan telefon dari Papah Ava ",, jawab Mamah Gretl kepada Ava.


" Biar Ava coba telefon Mah ",, kata Ava kepada Mamah Gretl.


Mamah Gretl hanya mengangguk saja kepada Ava.


Papah Zohan yang baru saja selesai makan siang bersama Papi Alano dan Mami Elsie, dia langsung saja mengambil ponselnya yang ada disaku celananya ketika merasa bergetar dan juga berdering.


Ketika Papah Zohan melihat nama Ava, dia langsung saja menatap kearah Papi Alano dan Mami Elsie yang sedang melihat kearahnya.


" Siapa Tuan Zohan yang sedang menelfon anda, kenapa wajah anda terlihat seperti itu?? ",, tanya dari Papi Alano kepada Papah Zohan.


" Ava ",, ucap satu nama dari Papah Zohan dan langsung membuat wajah dari Papi Alano serta Mami Elsie menjadi sama kebingungannya seperti Papah Zohan.


Papi Alano dan Mami Elsie langsung diam seketika dengan fikiran mereka masing-masing ketika mendengar nama Ava.


Sedangkan Papah Zohan setelah itu langsung mencoba mengangkat sambungan telefon dari Ava dengan mencoba menetralkan suaranya terlebih dahulu supaya terdengar biasa saja bagi Ava.


" Halo Ava??, apakah kamu sudah sampai disini Nak?? ",, kata Papah Zohan kepada Ava.


" Ini Ava baru saja sampai Pah, dan sedang perjalanan pulang bersama Mamah ",, jawab Ava kepada Papah Zohan.


" Dan Papah menelfon Mamah sama Ava banyak sekali kenapa Pah?? ",, tanya dari Ava kepada Papah Zohan.


" Emm Ava bisa berikan sebentar ponsel kamu kepada sopirnya?? ",, kata Papah Zohan sengaja tidak mau menjawab pertanyaan dari Ava tadi.


" Iya baiklah Pah ",, jawab Ava kepada Papah Zohan.


Dan tanpa banyak bertanya kepada sang Papah, Ava pun langsung saja memberikan ponselnya kepada anak buah sang Papah yang sedang menyopirinya.


Entahlah apa yang dikatakan oleh Papah Zohan kepada sopir itu, namun yang pasti yang didengar Ava dan Mamah Gretl adalah jawaban, iya Tuan, baiklah, sudah begitu saja daritadi.


Setelahnya ketika anak buah itu mengembalikan ponselnya Ava lagi kepada Ava, panggilan telefonnya ternyata sudah terputus.


" Panggilannya sudah terputus, tadi apa yang Papah bicarakan kepadamu?? ",, tanya Ava kepada anak buah itu.


" Tuan menyuruh saya untuk mengantarkan Non Ava dan Nyonya Gretl kesuatu tempat ",, jawab anak buah itu kepada Ava dan masih didengar oleh Mamah Gretl.


" Kemana?? '',, tanya Mamah Gretl kepada anak buah tersebut.


" Tuan menyuruh saya untuk jangan memberitahukannya terlebih dahulu kepada anda Nyonya ",, jawab anak buah itu kepada Mamah Gretl.


Mamah Gretl dan Ava yang mendengar jawaban dari anak buah itu, mereka hanya bisa diam saja karena bingung mau bertanya apa lagi kepada sang anak buah yang sedang menyopiri mereka.


Akhirnya yang bisa dilakukan oleh Mamah Gretl dan Ava adalah menurut saja akan diantarkan kemana mereka berdua oleh anak buah tersebut.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...