
" Rumah sakit?? ",, kata Ava dan Mamah Gretl tidak sengaja bisa berbicara secara bersamaan.
Yaps Papah Zohan tadi berbicara kepada anak buahnya untuk mengantarkan Ava dan Mamah Gretl kerumah sakit tempat Derral sedang dirawat.
Dan Papah Zohan menyuruh anak buahnya untuk jangan memberitahukannya terlebih dahulu kepada Mamah Gretl maupun Ava.
Hingga akhirnya mobil yang mereka tumpangi sampai juga diparkiran rumah sakit tempat Derral dirawat.
Hal itu membuat Ava dan Mamah Gretl fikirannya sudah tidak karuan sekali, karena jika berhubungan dengan rumah sakit, pasti ada hal yang tidak ingin mereka dengar maupun lihat.
" Apakah Papah menyuruh kamu untuk mengantarkan kita kesini?? ",, tanya Ava kepada sang anak buah.
" Benar Nona ",, jawab dari anak buah itu kepada Ava dan masih didengar oleh Mamah Gretl.
" Mari silahkan Nona, Nyonya, dan saya akan mengantarkan kalian kedalam ",, kata anak buah itu kepada Ava dan Mamah Gretl ketika sudah membukakan pintu mobilnya.
Para anak buah yang lainnya pun mereka juga langsung saja keluar dari dalam mobil untuk mengikuti langkah kaki dari Mamah Gretl dan Ava yang sedang masuk kedalam rumah sakit.
" Siapa yang sakit??, tadi apakah Papah saya tidak mengatakannya kepadamu juga?? ",, tanya Ava kepada anak buah itu lagi yang sedang berjalan didepannya.
" Tidak Nona, Tuan hanya menyuruh saya untuk mengantarkan anda dan Nyonya Elsie kesini dan kedalam ruangan yang diberitahukannya tadi ditelefon ",, jawab ramah dan sopan dari anak buah itu kepada Ava.
" Ava siapa sih yang sakit, perasaan Mamah menjadi tidak enak begini ",, kata Mamah Gretl kepada Ava.
" Iya Mah, Ava juga, kenapa Papah suka sekali membuat teka-teki seperti ini sih kepada kita?? ",, jawab Ava kepada Mamah Gretl.
Walau Ava keadaannya belum terlalu fit, demi menuntaskan rasa penasarannya pun dia tetap menurut dengan perkataan yang dikatakan oleh anak buah tersebut.
Dan akhirnya langkah kaki mereka pun sampai juga didepan ruang perawatan Derral ketika sudah keluar masuk lift serta melewati banyak lorong.
Didepan ruang perawatan itu sendiri, sudah cukup banyak anak buah yang berjaga didepan, dan hal itu membuat Ava serta Mamah Gretl semakin penasaran saja, siapakah yang sedang sakit.
" Silahkan Nona, Nyonya Gretl ",, kata ramah dari anak buah itu sambil membukakan pintu ruangan perawatan Derral.
Papah Zohan, Mami Elsie dan juga Papi Alano ketika melihat pintu terbuka sendiri dari luar, mereka bertiga langsung saja mengalihkan pandangan mereka kearah pintu tersebut.
Dan ketika Papah Zohan, Mami Elsie beserta Papi Alano melihat Ava dan Mamah Gretl masuk kedalam ruangan tersebut, mereka semua langsung saja berdiri dengan wajah yang sedikit pucat.
Sebab mereka tidak menyangka ternyata yang akan masuk kedalam ruang perawatan Derral adalah Ava.
" Papah, Mami, Papi, siapa yang sa................ Derraaaaaaalllll ",, kata Ava belum selesai namun dia sudah melihat sang suami sedang terbujur tidak berdaya diatas brankar rumah sakit.
Ava langsung saja berlari menuju kebrankar Derral sambil meneteskan air matanya.
Mamah Gretl pun sama halnya dengan Ava, dia pun langsung menangis sambil ikut berjalan menuju kebrankar Derral.
Papah Zohan yang melihat dia juga langsung menyusul kedua wanita yang disayanginya itu, dan Mami Elsie langsung mendorong kursi roda dari Papi Alano kearah brankarnya Derral.
" Derraaaaaaaaaaaaal............... ",, suara pilu dari Ava sambil meneteskan air matanya.
Dan apa yang dirasakan Ava terhadap Derral sejak kemarin akhirnya terjawab sudah.
Derral sedang tidak sadarkan diri diatas brankar rumah sakit dengan selang yang menempel ditangan, hidung dan juga selang untuk pipis.
" Papah apa yang sebenarnya terjadi ",, tanya Ava kepada Papah Zohan dengan wajah yang berlinang air mata.
Belum sempat Papah Zohan menjawab, Ava tahu-tahu sudah pingsan terlebih dahulu diatas lantai rumah sakit tersebut.
Dan hal itu membuat semua orang semakin khawatir saja melihat keadaan dari Ava.
Papah Zohan pun langsung memindahkan Ava keatas ranjang yang tersedia disitu, sedang Mamah Gretl dia langsung menyuruh salah satu anak buah yang berjaga didepan untuk segera mencari Dokter.
Keadaan Ava yang belum sepenuhnya pulih, membuat dia semakin ngedrop lagi ketika melihat keadaan Derral yang seperti itu.
Hari resepsi pernikahan mereka pun semakin dekat, namun keadaan dari Derral dan Ava sedang seperti itu.
Besar kemungkinan resepsi pernikahan Ava dan Derral akan dirayakan setelah keadaan mereka semua membaik.
Ketika sudah menunggu beberapa menit lamanya akhirnya Dokter yang menangani Derral pun datang juga kedalam ruang perawatan Derral.
Fikir Dokter itu yang kenapa-kenapa adalah Derral, tapi ternyata bukan.........
" Dokter bukan Derral melainkan anak saya, istri dari Derral, cepat Dokter periksa dia, dia tadi tiba-tiba pingsan ",, kata Papah Zohan kepada Dokter tersebut.
" Oh baik Tuan ",, jawab dari Dokter itu kepada Papah Zohan.
Semua orang pun langsung saja menyingkir sejenak untuk memberikan ruang kepada para tenaga medis yang sedang ingin memeriksa keadaan dari Ava.
Setelah beberapa menit Ava diperiksa, akhirnya Dokter tersebut selesai juga memeriksa Ava.
" Tuan, apakah anda tahu jika Nyonya Ava sedang hamil?? ",, tanya dari Dokter itu kepada Papah Zohan dan masih didengar oleh semua orang.
" Tahu Dokter, kita semua tahu jika anak saya Ava sedang hamil muda ",, jawab dari Papah Zohan kepada Dokter itu.
" Darah Nyonya Ava terlalu rendah sekali Tuan, dan keadaan Nyonya Ava sendiri sedang sangat mengkhawatirkan, jika Nyonya Ava begini terus bisa mengakibatkan janin yang dia kandung menjadi keguguran Tuan ",, kata Dokter itu kepada Papah Zohan.
Mami Elsie dan Mamah Gretl pun langsung saja menangis mendengar penjelasan dari Dokter tersebut.
Mereka tidak mau terjadi apa-apa kepada Ava, terlebih lagi itu adalah cucu yang sudah mereka harap-harapkan kehadirannya.
" Terus apa yang harus kami lakukan Dokter untuk Ava, karena kami sejujurnya sekarang sedang bingung bagaimana cara memberitahukan keadaan dari suaminya kepadanya?? ",, tanya dari Papah Zohan kepada Dokter itu.
" Sementara Nyonya Ava akan saya infus, dan beri obat penenang Tuan, serta juga obat penambah darah, jadi jika dia sadar kemungkinan kondisi Nyonya Ava sudah lebih baik jika untuk mendengar kabar tentang kondisinya Tuan Derral '',, jawab dari Dokter itu kepada Papah Zohan.
" Lakukan yang terbaik untuk menantu saya Dokter ",, sahut dari Papi Alano kepada Dokter tersebut.
" Baik Tuan, dan Nyonya Ava juga lebih baik harus dirawat juga dirumah sakit ini untuk menstabilkan kondisinya ",, kata dari Dokter itu kepada Papi Alano.
" Lakukanlah Dokter, jika itu yang terbaik untuk Ava ",, kata Papah Zohan kepada sang Dokter.
" Segera akan kami pindahkan Nyonya Ava keruang perawatan yang lain ya Tuan ",, kata Dokter itu lagi kepada Papah Zohan.
" Kalau bisa Ava tempatkan disini saja Dokter, biar kami lebih mudah memantaunya ",, kata Papah Zohan kepada Dokternya.
" Saya mau jika disuruh untuk membayar lebih, asal Ava bisa dirawat dalam satu ruangan ini bersama suaminya ",, kata Papah Zohan lagi kepada Dokter tersebut.
" Baiklah Tuan jika itu yang anda inginkan, secepatnya saya akan menyuruh asisstan saya untuk menyiapkan satu brankar lagi untuk Nyonya Ava, kalau begitu kami permisi dulu Tuan, Nyonya ",, jawab dari Dokter itu kepada Papah Zohan dan yang lainnya.
" Iya, terimakasih Dokter ",, kata dari Papah Zohan dan yang lainnya secara bersamaan.
Setelahnya Dokter itu langsung saja keluar dari dalam ruang perawatan Derral untuk mengambilkan satu brankar kosong lagi bagi Ava.
Sungguh kasihan sekali kamu Ava, disaat sedang senang-senangnya mendapatkan kabar kehamilan, kamu harus mengalami hal yang cukup pahit dalam rumah tangga kamu.
...🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀...
Lanjut part sebelah ...........🤗.
...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...
...***TBC***...