Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
MEMINTA PENJELASAN



Kita kembali lagi keDerral dan juga Ava.


Dokter pribadinya Derral yang dipanggil oleh Senon dia sudah datang sejak tadi, dan Dokter itu tadi langsung saja diantarkan kedalam kamar pribadinya Derral oleh Senon.


Sedang Papah Zohan dia datang sepuluh menit kemudian dari sang Dokter.


Papah Zohan sangat terkejut sekali ketika dia mendapatkan telefon dari Derral, jika Ava ingin diculik oleh seseorang.


Dan tanpa menunggu waktu lama, Papah Zohan yang sedang berada didalam kantornya, dia langsung saja bergegas menuju kemansion Derral.


" Derral........ ",, panggil Papah Zohan yang sudah masuk kedalam kamar Derral.


Dan ketika Papah Zohan yang tadi baru saja masuk kedalam kamar Derral, dia langsung melihat kalau Ava sedang diperiksa oleh Dokter Gerald, yaitu Dokter pribadinya Derral.


Derral yang berdiri disamping ranjang yang satunya sambil memperhatikan Dokter Gerald sedang memeriksa Ava, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Papah Zohan yang baru saja datang itu.


" Papah ",, kata Derral kepada Papah Zohan.


Dan Derral pun langsung saja berjalan mendekati Papah Zohan.


Sedang Dokter Gerald sendiri dia masih sibuk memeriksa keadaan dari Ava.


" Bagaimana keadaan dari Ava Derral, dan bagaimana ini ceritanya?? ",, tanya Papah Zohan kepada Derral.


" Kejadiannya sangat cepat sekali Pah, untung saja penculikan itu bisa digagalkan oleh salah satu waiters yang ada didalam Cafe tempat kita makan siang tadi ",, jawab Derral kepada Papah Zohan.


" Maksudnya bagaimana Derral Papah kurang faham?? ",, tanya Papah Zohan kepada Derral.


Namun sebelum Derral menjawab, pembicaraan mereka terintrupsi sejenak dengan panggilan dari Dokter Gerald kepada Derral.


" Derral......... ",, panggil Dokter Gerald kepada Derral.


Dan Dokter Gerald tidak memanggil Derral dengan panggilan Tuan, sebab Dokter Gerald sudah berteman dengan Derral cukup lama.


Dokter Gerald lebih tua beberapa tahun dari Derral, dan Dokter Gerald sendiri sudah mempunyai seorang istri serta dua orang anak laki-laki yang sudah cukup besar.


Derral yang dipanggil oleh Dokter Gerald dia langsung saja berjalan mendekati Dokter Gerald yang sedang membereskan perlengkapannya.


" Gerald bagaimana keadaan dari istriku?? ",, tanya Derral kepada Dokter Gerald.


" Bagaimana keadaan dari anak saya Dokter?? ",, tanya dari Papah Zohan juga kepada Dokter Gerald.


" Nona Ava dia tidak kenapa-kenapa, hanya saja yang membuat dia pingsan seperti ini adalah adanya pukulan benda tumpul ketengkuknya, itulah mengapa ada luka memar ditengkuk Nona Ava saat ini ",, jawab Dokter Gerald kepada Derral dan juga Papah Zohan.


Papah Zohan dan juga Derral mereka berdua cukup terkejut ketika mendengar jika Ava mengalami pemukulan ditengkuk lehernya.


" Ini resep obat untuk istri kamu Derral, berikan ini ketika dia sudah sadar, itu obat untuk menghilangkan rasa pusing dikepalanya sekaligus untuk meredakan rasa nyeri dimemarnya, disitu aku juga menuliskan sebuah salep untuk nantinya kamu oleskan kememarnya ya Derral ",, kata Dokter Gerald kepada Derral sambil memberikan secarik kertas resep.


" Baik Gerald, terimakasih ",, jawab Derral kepada Dokter Gerald sambil menerima resep obat itu.


" Tuan, Derral, tugas saya sudah selesai, saya pamit mau keklinik lagi ",, kata Dokter Gerald kepada Derral dan juga Papah Zohan.


" Terimakasih Dokter ",, kata Papah Zohan sambil mengajak berjabat tangan kepada Dokter Gerald.


" Sama-sama Tuan ",, jawab Dokter Gerald kepada Papah Zohan, sambil membalas jabat tangan dari Papah Zohan tadi.


" Mari Gerald aku antarkan kamu dulu ",, kata Derral kepada Dokter Gerald.


Dan Dokter Gerald langsung saja mengangguk kepada Derral.


" Pah titip Ava dulu ya ",, kata Derral kepada Papah Zohan.


Gantian Papah Zohan yang mengangguk kepada Derral.


Derral mengantarkan Dokter Gerald hanya sampai turun ditangga terakhir mansionnya.


" Seperti biasa nanti akan diurus oleh anak buahku, dan hat-hati dijalan ya Gerald ",, kata Derral kepada Dokter Gerald.


" Iya santai saja, kamu sudah tidak pernah memanggilku, sekalinya aku datang kemansion kamu, kamu sudah mempunyai seorang istri ",, kata Dokter Gerald kepada Derral.


" Aku baru saja menikah, dan untuk resepsinya baru dipersiapkan, nanti kamu pasti akan aku undang ko ",, jawab Derral kepada Dokter Gerald sambil tersenyum.


" Iya baiklah, secepatnya aku tunggu undangan dari kamu Derral ",, kata Dokter Gerald kepada Derral.


Derral pun langsung mengangguk kepada Dokter Gerald masih sambil tersenyum.


Setelahnya Dokter Gerald langsung saja melangkahkan kakinya untuk pergi dari dalam mansion Derral.


Dan sepeninggalan dari Dokter Gerald, Derral langsung menyuruh Senon untuk membelikan resep obat dari Dokter Gerald tadi.


" Baik Tuan Derral ",, jawab Senon kepada Derral.


Lalu setelah itu Derral langsung berbalik badan meninggalkan Senon untuk kembali lagi kedalam kamarnya.


Sedang Senon dia langsung saja menyuruh anak buah dari Derral yang lain untuk membelikan resep obat itu diapotek terdekat.


Derral yang sudah sampai didalam kamar, dia langsung melihat Ava yang ternyata Ava sudah membuka matanya, dan sedang meminum segelas air putih yang diambilkan oleh Papah Zohan tadi.


" Ava............!!, kamu sudah sadar?? ",, kata Derral dengan sangat senang sekali ketika melihat Ava sudah siuman.


" Derral kenapa kita sudah berada didalam kamar??, dan kenapa juga ada Papah disini?? ",, tanya Ava kepada Derral sambil memegangi kepalanya yang masih pusing.


" Sudah nanti saja aku ceritakannya ya, sekarang kamu istirahat saja dulu supaya cepat hilang rasa pusingnya ",, jawab Derral kepada Ava.


" Dan nanti jika obatnya sudah datang, kamu harus segera meminum obatnya ya sayang supaya kepala kamu tidak sakit lagi ",, lanjut lagi perkataan dari Derral kepada Ava.


Ava pun yang sedikit linglung dan belum ingat apa-apa, dia langsung saja mengangguk pelan kepada Derral.


" Papah mau keluar dulu, kamu tenangkan Ava saja dulu Derral ",, kata Papah Zohan kepada Derral.


" Iya Pah ",, jawab Derral kepada Papah Zohan.


Setelahnya Papah Zohan langsung saja melangkahkan kakinya untuk pergi dari dalam kamar Derral menuju keruang Keluarga yang ada dimansion Derral.


" Apakah masih pusing, mau aku pijitin sebentar kepalanya?? ",, kata Derral kepada Ava ketika sudah berdua saja didalam kamar.


" Mau ",, jawab pelan dari Ava kepada Derral.


Dan Derral yang mendengar perkataan dari Ava, dia langsung saja melepaskan jas kerjanya terlebih dahulu, supaya lebih leluasa bergeraknya.


Selanjutnya Derral langsung duduk diranjang sebelah Ava untuk memijat kepala Ava dengan lembut.


Ava yang kepalanya sedang dipijat seperti itu oleh Derral, dia merasa lebih baikan daripada sebelumnya.


Namun tengkuk belakang leher Ava, dia masih merasakan rasa yang cukup nyeri sekali, akan tetapi Ava berusaha menahan rasa nyeri itu.


Cukup lama Derral memijit kepala Ava hingga membuat Ava keenakan dan tertidur dengan sendirinya.


Dan Derral yang melihat Ava sudah tertidur, dia langsung saja beranjak berdiri dari atas ranjang untuk keluar kamar menemui Papah Zohan yang daritadi sudah menunggunya untuk meminta penjelasan dari semua masalah yang sedang terjadi saat ini.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...