Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
DETIK-DETIK PERSIDANGAN



Sepuluh menit Aaric Kakaknya Ava pulang, datangnya sang Baginda Raja diKeluarganya Ava yang sangat dihormati oleh semua penghuni mansion.


Siapa lagi kalau bukan Papah Zohan, sang pemilik mansion yang baru saja pulang dari kantor bersama Mamah Gretl Mamah kandungnya Ava yang baru saja pulang dari arisannya juga.


Mamah Gretl memang menyuruh sang suami yaitu Papah Zohan untuk menjemputnya sekalian ketika pulang dari kantor, alhasil mereka bisa pulang secara bersamaan seperti itu.


Papah Zohan yang melihat ada mobilnya Ava dan Aaric sudah terparkir disitu, dia hanya melihatnya saja dan langsung saja mengajak sang istri yaitu Mamah Gretl untuk segera masuk kedalam mansion.


" Sepertinya putri Papah sudah pulang itu, lihat saja mobilnya sudah terparkir sebelah mobilnya Aaric ",, kata Mamah Gretl kepada Papah Zohan sambil berjalan masuk kedalam mansion.


" Iya ",, jawab singkat Papah Zohan kepada Mamah Gretl.


" Nanti jangan terlalu keras jika berbicara dengan Ava, kan tahu sendiri sifat anak kamu yang satu itu, sedikit susah dikasih tahunya ",, kata Mamah Gretl lagi kepada Papah Zohan sambil terus melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar mereka yang ada dilantai satu.


" Iya Mah, Papah tahu, tapi kali ini sifatnya yang ini sudah membuat Papah malu Mah, bahkan satu hari ini, cukup banyak dari koleganya Papah yang menanyakan perihal apakah siAva beneran diperk054 oleh laki-laki itu apa tidak?? ",, kata Papah Zohan kepada Mamah Gretl sambil melepaskan jas kerjanya, sebab mereka berdua sudah sampai didalam kamar mereka sendiri.


" Iya sih Pah, hari ini Mamah diarisan juga ditanyain begitu cerewetnya sama ibu-ibu yang lain, bahkan mereka pada mengasihani Mamah, karena mempunyai anak korban dari pemerko544n ",, jawab Mamah Gretl lagi kepada Papah Zohan, sambil melepaskan perhiasannya yang dia pakai tadi untuk arisan.


" Makanya, rasanya Papah ingin sekali marah sama Ava Mah, dan jika laki-laki itu tidak segera menikahi Ava, Papah akan semakin malu saja dengan pandangan para koleganya Papah yang sudah terlanjur mengetahui berita tersebut ",, kata Papah Zohan kepada Mamah Gretl, sambil duduk disamping ranjang untuk melepaskan sepatu kerjanya.


" Tapi apakah Papah yakin mau menikahkan anak kita dengan laki-laki yang tidak kita kenal itu Pah?? ",, tanya Mamah Gretl lagi kepada Papah Zohan sambil mengalikan pandangannya kearahnya Papah Zohan.


" Papah sudah menyelidikinya Mah, dan Papah sudah menyuruh anak buahnya Papah untuk mencari tahu siapa laki-laki yang ada didalam berita viral bersama Ava itu ",, jawab Papah Zohan kepada Mamah Gretl.


" Siapa laki-laki itu Pah?? ",, tanya Mamah Gretl kepada Papah Zohan dengan nada yang sangat penasaran sekali.


" Dia adalah laki-laki mapan dan cukup sukses dalam membangun bisnis dan karirnya didunia perindustrian seperti Papah, nama dia adalah Derral Achilles Qenan Altezza ",, jawab Papah Zohan lagi kepada Mamah Gretl.


" Altezza??, apakah dia anak dari Tuan Altezza pemilik dari Altezza Group?? ",, kata Mamah Gretl kepada Papah Zohan.


" Betul sekali Mah, dia anaknya Tuan Altezza yang tiga bulan yang lalu pernah bertemu dengan kita diacara pertemuan bisnis terbesar yang ada diItalia kemarin ",, jawab Papah Zohan lagi kepada Mamah Gretl sambil tersenyum tipis.


" Yang istrinya Tuan Altezza apakah yang bernama Nyonya Elsie itu Pah?? ",, tanya Mamah Gretl lagi kepada Papah Zohan untuk lebih memastikannya.


" Tepat sekali Mah ",, jawab Papah Zohan lagi kepada Mamah Gretl.


" Waaaah dunia ini sempit sekali, Mamah setuju jika Ava dengan dia, laki-laki itu kan cukup tampan dari foto yang pernah dilihatkan oleh Nyonya Elsie kemarin Pah kepada Mamah ",, kata Mamah Gretl kepada Papah Zohan.


" Iya Mah, dan Ava mau tidak mau dia harus menjadi istri dari Derral itu untuk menutupi rasa malunya Papah, entah dia suka atau tidak suka, mereka pokoknya harus menikah ",, kata Papah Zohan kepada Mamah Gretl seperti mutlak tidak bisa diganggu gugat.


" Ya terserah Papah sajalah Mamah ikut saja maunya Papah bagaimana, tapi tetap bicarakan dengan baik-baik dengan anak Papah yang satu itu, jangan sampai membuat dia ngambek dan kembali keIndonesia lagi ",, kata Mamah Gretl kepada Papah Zohan.


" Sebab kita membujuk Ava untuk kembali kesini saja susahnya minta ampun, apalagi jika dia sampai marah dengan Papah, entahlah, bisa-bisa dia jadi ikut pindah kewarga negaraan seperti Mamah dan Papah ",, lanjut lagi perkataannya Mamah Gretl kepada Papah Zohan.


" Sudah kita lihat nanti saja Mah, dan tolong katakan kepada Ava nanti ketika sudah selesai makan malam kita semua kumpul diruang keluarga ada yang ingin Papah bicarakan ",, kata Papah Zohan kepada Mamah Gretl sebelum dia berlalu menuju kedalam kamar mandi yang ada didalam kamar.


Dan Papah Zohan dia langsung saja masuk kedalam kamar mandi, setelah mendengar jawabannya Mamah Gretl.


Sedangkan Mamah Gretl, dia langsung saja melangkahkan kakinya untuk keluar dari dalam kamarnya untuk berlalu menuju kedalam kamarnya Ava dan menyampaikan pesan dari sang Papah Zohan kepada Ava.


Ava sendiri yang sudah selesai berendam dan mandi sejak lima menit yang lalu, dan masih menggunakan bathrobenya itu.


Ava yang sedang menyisir rambutnya didepan cermin meja riasnya itu, tiba-tiba saja mendengar sura pintu kamarnya diketuk dari luar.


Ava langsung saja beranjak berdiri dari duduknya untuk membukakan pintu kamarnya.


Dan ketika sudah dibuka, ternyata yang mengetuk pintunya adalah Mamah Gretl yang sudah sampai didepan pintu kamarnya Ava yang berada dilantai tiga.


Tentu saja Mamah Gretl tidak naik tangga, pastilah kaki tuanya tidak akan kuat menaiki tangga mansion yang cuku panjang itu.


Mamah Gretl dia menggunakan lift yang tersedia didalam mansion, untuk memudahkan langkah kaki tuanya itu, supaya tidak pegal dan kram.


Ava yang melihat Mamahnya, dia langsung saja memeluk sayang Mamahnya dan langsung juga menyuruh sang Mamah untuk masuk kedalam kamarnya.


" Kamu makin cantik saja Ava ",, kata Mamah Gretl kepada Ava sambil mengambil alih sisir rambutnya Ava untuk dia sisirin.


" Mamah bisa saja, kan Ava cantik juga perpaduan dari wajahnya Mamah sama Baginda Raja ",, jawab Ava kepada Mamahnya sambil menatap Mamahnya didalam cermin sambil juga tertawa kecil.


" Kamu ini selalu bisa saja bercandanya ",, kata Mamah Gretl sambil terus menyisir rambutnya Ava.


Namun Ava hanya tertawa saja menanggapi perkataan dari Mamah tercintanya itu.


" Oh ya, nanti Papah setelah makan malam, kita semua disuruh berkumpul diruang keluarga untuk membahas berita kamu dengan laki-laki itu ",, kata Mamah Gretl kepada Ava sambil menatap Ava melalui pantulan cermin.


" Mah, apakah Ava akan disuruh menikah dengan dia sama Papah?? ",, tanya Ava kepada Mamahnya.


" Ya Mamah tidak tahu, semua keputusan ada ditangan Papah kamu Ava, Mamah hanya disuruh untuk menyampaikan pesannya saja kepadamu ",, jawab Mamah Gretl kepada Ava.


" Dan apa yang nanti menjadi keputusan Papah kamu sepenuhnya itu adalah buah dari sifat jahil kamu itu, sebab Mamah sangat yakin sekali, jika kamu tidak diperk054 sama laki-laki itu kan?? ",, kata Mamah Gretl lagi kepada Ava.


Dan Ava hanya menanggapi perkataannya Mamah Gretl dengan tertawa lucu saja, hingga membuat Mamah Gretl ikut-ikutan tertawa bersama Ava.


Sebab diantara Ayah sama Mamah, pastilah yang paling dekat dengan anak adalah Mamah.


Namun itu tidak semuanya, karena masih ada juga anak yang lebih dekat dengan Ayahnya, daripada dengan Mamahnya.


...🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊...


...***TBC***...