Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
MENCARI FOLUSI eh SOLUSI



Ketika sudah sampai didepan pintu kamarnya Ava, Papah Zohan membantu Mira untuk membukakan pintu kamarnya Ava, sebab Mira sedang sedikit kerepotan sambil membawa nampan yang berisi makanan untuk Ava.


Dan pandangan dari Ava serta Mamah Gretl langsung saja tertuju kepada orang yang baru saja masuk kedalam kamarnya itu.


" Papah ",, kata Mamah Gretl ketika melihat kedatangan dari Papah Zohan.


Papah Zohan yang dipanggil oleh Mamah Gretl dia hanya tersenyum saja kepada istrinya itu..


" Bagaimana keadaan kamu Nak?? ",, tanya Papah Zohan kepada Ava ketika dia sudah sampai disamping ranjangnya Ava.


Dan Ava pun saat ini dia sedang duduk diatas ranjangnya, ditemani oleh Mamah Gretl.


" Masih perih Pah perut Ava ",, Jawab Ava kepada Papah Zohan.


" Sini Mira bawa sini makanannya ",, kata Mamah Gretl kepada Mira.


Dan Mira langsung saja memberikan nampan makanan yang dibawanya tadi kepada Mamah Gretl.


" Makan dulu ya Nak, Mamah suapi ",, kata Mamah Gretl kepada Ava ketika makanan yang dibawa Mira sudah berada didepannya.


" Apakah kamu melupakan makan siang kamu seperti biasanya Ava?? ",, tanya Papah Zohan kepada Ava sambil melihat kearahnya Mamah Gretl yang sedang menyuapi Ava.


" Iya Pah ",, jawab singkat Ava kepada Papahnya, dan masih didengar oleh Mira maupun dengan Mamah Gretl.


" Seperti itu deh kamu Ava, kebiasaan ",, kata Mamah Gretl kepada Ava sambil terus menyuapi Ava.


" Yang menyebabkan kamu pingsan itu karena kamu merasa lapar, atau karena terkejut ketika mendengar jika kamu sudah menjadi istrinya Derral Ava?? ",, tanya Papah Zohan lagi kepada Ava.


Mendengar perkataan dari Papah Zohan membuat Ava langsung saja menghentikan sejenak mengunyah makanannya.


Sedangkan Mamah Gretl dia sungguh sangat terkejut sekali dengan perkataan dari Papah Zohan tadi.


Sebab Ava daritadi ketika berdua saja didalam kamar dengan Mamah Gretl juga tidak bercerita dengan Mamahnya untuk masalah dengan Derral.


" Ava, apakah benar kalau kamu sudah menikah dengan Nak Derral?? ",, tanya Mamah Gretl kepada Ava dengan ekspresi yang sangat terkejut sekali.


Ava pun hanya sanggup mengangguk pelan saja kepada Mamahnya.


" Jawab Papah Ava!! ",, tanya Papah Zohan lagi kepada Ava dengan nada yang cukup tegas sekali.


" Dua-duanya Pah ",, jawab Ava akhirnya kepada Papah Zohan.


Sedangkan Mira yang sudah darikecil bersama Ava, dia sama terkejutnya dengan Mamah Gretl yang mendengar jika Ava sudah menikah dengan Derral, sampai-sampai Mira membuka mulutnya dan dia langsung tutupi menggunakan kedua telapak tangannya.


" Bagaimana kamu bisa sampai seteledor ini Ava, langsung menandatangani berkas yang seharusnya kamu baca terlebih dahulu secara teliti??!! ",, tanya dari Papah Zohan lagi kepada Ava.


" Maafkan Ava Pah, Ava dijebak pada waktu itu ",, jawab Ava kepada Papah Zohan sambil menunduk.


Mamah Gretl yang melihat wajah sedih dan tertekannya Ava, dia lalu mencoba menengahi perdebatan antara suami dan juga anak bungsunya itu.


" Sudah Pah, sudah, semua sudah terlanjur, lebih baik kita cari jalan keluarnya saja, jangan semakin membuat Ava tertekan dengan keadaan ini Pah ",, kata Mamah Gretl kepada Papah Zohan.


" Iya Tuan, nanti kalau Nona Ava pingsan lagi bagaimana?? ",, sahut dari Mira kepada Papah Zohan.


Dan Mira langsung saja menutup mulutnya menggunakan telapak tangannya ketika Papah Zohan menatap kearahnya.


Karena bagaimanapun juga semua ini sudah terlanjur, dan benar apa kata dari Mamah Gretl, mereka semua harus mencari jalan keluar yang sedang menimpa Ava.


Walau sejujurnya Papah Zohan tidak masalah jika Ava menikah dengan Derral, tapi maksud dari Papah Zohan bukan begini juga caranya.


" Sekarang apa maunya Ava, Ava inginnya bagaimana dengan pernikahan Ava dengan Derral?? ",, tanya Papah Zohan kepada Ava.


" Iya Nak, Ava maunya bagaimana??, mau melanjutkan saja pernikahan ini atau akhiri saja sebelum semuanya berlanjut?? ",, kata Mamah Gertl juga kepada Ava.


" Ijinkan Ava berfikir sejenak Mah, Pah, dan ijinkan juga Ava sendirian dulu didalam kamar ini ",, jawab Ava kepada kedua orang tuanya.


" Baiklah jika itu yang kamu mau Nak, kami akan keluar dulu memberikanmu waktu untuk berfikir, tapi jangan lama-lama ya, karena Papah sudah menunggu jawaban dari kamu bersama Derral yang masih berada diruang tamu mansion kita ",, jawab Papah Zohan kepada Ava.


" Iya Pah ",, jawab Ava lagi kepada Papah Zohan.


Setelah itu Papah Zohan lalu mengajak Mamah Gretl dan juga Mira untuk berlalu keluar dari dalam kamarnya Ava.


" Pah, Mamah ikut keruang tamu bersama Papah ya?? ",, kata Mamah Gretl kepada Papah Zohan sambil berjalan menuju kelift.


Karena tidak mungkin juga Mamah Gretl akan turun menggunakan tangga, karena pastinya kakinya akan sakit setelahnya.


" Iya Mah, ayo kita temui menantu Mamah itu ",, jawab Papah Zohan kepada Mamah Gretl.


" Itu juga menantu Papah kan, bukannya sebelumnya Papah juga sudah mempunyai kesepakatan untuk menikahkan mereka berdua bersama Tuan Alano?? ",, kata Mamah Gretl lagi kepada Papah Zohan.


Sedangkan Mira dia hanya diam saja sambil terus mengekor dibelakangnya Papah Zohan dan juga Mamah Gretl untuk ikut turun kebawah.


" Iya itu memang benar Mah, Papah memang ingin menikahkan mereka berdua, tapi bukan begini juga caranya, itu sama saja Ava yang dirugikan disini ",, jawab Papah Zohan kepada Mamah Gretl.


" Papah ingin menikahkan mereka, juga kalau Avanya mau, kalau tidak ya Papah akan berusaha sekuat tenaga bagaimana caranya Ava bisa jatuh cinta dengan Derral, tapi kalau ujung-ujungnya Ava tidak mencintai Derral juga, Papah tidak akan memaksakan kehendak, karena bagi Papah adalah kebahagiaannya Ava ",, lanjut lagi perkataannya Papah Zohan kepada Mamah Gretl, dan mereka saat ini sudah berada didalam lift.


Mamah Gretl dia hanya diam saja, sambil tersenyum kepada Papah Zohan dengan sambil mengusap lembut lengannya Papah Zohan.


Sebab Mamah Gretl dia bingung mau menanggapi bagaimana perkataannya Papah Zohan.


Sedangkan Ava yang tadi sudah ditinggal sendirian didalama kamar oleh kedua orang tuanya, dan juga Mira.


Ava langsung saja berfikir dengan sangat keras sekali, apakah dia akan melanjutkan pernikahannya dengan Derral ataukah mengakhirinya.


" Aku harus bagaimana?? ",, kata Ava dengan sambil berbicara sendiri.


" Berfikir Ava, berfikir ",, kata Ava lagi sambil berjalan kesana dan kemari didalam kamarnya.


" Ahaaa, lebih baik aku lanjutkan saja pernikahan ini, dan akan aku buat Derral bertekuk lutut kepadaku, serta aku buat Derral jatuh cinta kepadaku ",, kata Ava lagi ketika dia sudah menemukan jalan keluar dari masalah yang sedang menimpanya.


" Kita lihat saja siapa yang akan jatuh cinta terlebih dahulu didalam pernikahan ini, kamu!! atau aku Derral?? ",, kata Ava lagi sambil tersenyum miring.


" Baiklah Ava, ayo kita keluar dan temui suami kamu itu yang saat ini masih berada didalam ruang tamu ",, kata Ava lagi kepada dirinya sendiri.


Dan setelah itu Ava langsung saja melangkahkan kakinya untuk keluar dari dalam kamar dan langsung menuju keruang tamu untuk menemui Derral.


...🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊...


...***TBC***...