Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
DOKTER JOYCE - CHICO



Bergeser keLondon sejenak, yaitu Chico lebih tepatnya.


Ketika sudah saling merasa terkejut tadi, akhirnya Chicopun mengikuti langkah kaki dari sang Dokter menuju keruang kerjanya yang akan menterapi sang Mamah nanti.


Ada sedikit rasa canggung didalam hati Chico kepada Dokter cantik yang sedang berjalan didepannya.


Dan setelah berjalan beberapa saat, akhirnya mereka bertiga sampai juga didalam ruang kerja dari Dokter Joyce.


" Silahkan duduk Tuan, Nyonya ",, kata Dokter Joyce dengan ramah kepada Chico dan Mamah Elsa.


Chico pun dengan telaten langsung membantu sang Mamah untuk duduk dikursi yang ada didepan meja kerja Dokter Joyce.


Dokter Joyce langsung saja menanyai perihal apa saja yang membuat Mamah Elsa menjadi depresi seperti itu.


Sebelumnya Chico memperkenalkan diri terlebih dahulu kepada Dokter Joyce siapa namanya dan juga nama sang Mamah.


Setelahnya Chico mencoba menceritakan masalah semuanya kepada Dokter Joyce, penyebab sang Mamah menjadi depresi seperti itu.


Namun Mamah Elsa yang mendengar cerita singkat dari Chico kepada Dokter Joyce, dia langsung saja berteriak dengan sangat histeris sekali.


Sebab Mamah Elsa seperti teringat dengan kejadian pahit dimasa lalunya.


Dokter Joyce yang melihat Mamah Elsa histeris seperti itu, dia langsung saja bergegas mendekati Mamah Elsa sambil mencoba menenangkannya.


" Tenang Nyonya, baiklah maafkan saya, saya tidak akan bertanya lagi kepada Tuan Chico ",, kata Dokter Joyce mencoba menenangkan Mamah Elsa yang sedang histeris.


" Ayo Nyonya rilax ya, saya tidak jahat ko, saya ini teman Nyonya waktu dulu, apakah Nyonya lupa??, kita pernah bertemu dulu ",, kata Dokter Joyce lagi kepada Mamah Elsa.


Dan berhasil, Mamah Elsa dia perlahan mulai berangsur diam sambil menatap kearah Dokter Joyce.


" Dokter pernah bertemu dengan saya?? ",, tanya Mamah Elsa kepada Dokter Joyce.


Chico yang tadi juga ikut terkejut mendengar sang Mamah yang histeris seperti itu, dia pun langsung saja merasa khawatir sekali.


Akan tetapi ketika Chico melihat Dokter Joyce sangat sabar dan juga ramah dalam menenangkan sang Mamah, Chico sedikit merasa tenang.


" Iya pernah, tapi anda pasti sudah lupa kan?? ",, jawab dari Dokter Joyce kepada Mamah Elsa.


" Iya wajar saja sih jika sudah lupa, karena sudah lama sekali Nyonya, sebab saya akhirnya harus dipindah tugaskan kerumah sakit ini ",, sambung lagi perkataan dari Dokter Joyce kepada Mamah Elsa.


Mamah Elsa hanya bisa menampilkan wajah terbengong saja khas orang depresi kepada Dokter Joyce.


" Oh Nyonya, apakah Nyonya mau berbaring disitu seperti dulu yang pernah kita lakukan?? ",, kata Dokter Joyce lagi kepada Mamah Elsa sambil menunjuk kursi empuk nan nyaman yang disediakan khusus untuk para pasien seperti Mamah Elsa.


Mamah Elsa yang mendengar perkataan dari Dokter Joyce, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Chico.


" Iya ayo Mah, kan Mamah dulu sudah sering bahkan suka sekali melakukan itu bersama Dokter Joyce ",, bujuk dari Chico juga kepada Mamah Elsa.


Dokter Joyce langsung saja tersenyum manis kepada Mamah Elsa ketika mendengar perkataan dari Chico tadi.


" Ayo Nyonya, apa Nyonya akan menolak permintaan saya, nanti saya bisa menjadi sedih lho ",, kata Dokter Joyce kepada Mamah Elsa dengan berpura-pura cemberut.


Dengan patuh Mamah Elsa langsung menganggukkan kepalanya dengan perlahan kepada Dokter Joyce.


Chico dan Dokter Joyce reflek langsung saling melempar senyum ketika mereka sudah berhasil membujuk Mamah Elsa untuk tiduran dikursi mahal dan empuk itu.


Chico lalu membantu sang Mamah untuk rebahan dikursi mahal, nyaman dan empuk itu.


" Bermain?? ",, ulang kata dari Mamah Elsa kepada Dokter Joyce.


" Iya bermain, biarkan Tuan Chico menunggu diluar nanti Nyonya bersembunyi didalam sini berdua saja bersama saya, bagaimana?? ",, jawab dari Dokter Joyce kepada Mamah Elsa.


" Nanti akan ketahuan jika Tuan Chiconya masih berada disini, mau ya Nyonya??, biar Tuan Chico saya suruh untuk berjaga diluar, dan nanti jika kita sudah selesai bersembunyinya Tuan Chico akan masuk lagi kedalam sini mencari keberadaan kita berdua ",, lanjut lagi perkataan dari Dokter Joyce kepada Mamah Elsa.


Chico sangat memperhatikan sekali, cara pendekatan yang dilakukan Dokter Joyce kepada Mamahnya, sangatlah bagus dan juga ramah sekali.


Hingga Chico tanpa sadar ada rasa nyaman dan cocok ketika bersama Dokter Joyce.


" Mau ya Mah, nanti jika Mamah ketahuan sama Chico, Mamah gantian yang jaga, memangnya Mamah mau menggantikan posisi Chico?? ",, bujuk dari Chico juga kepada sang Mamah.


" Baiklah, kamu keluarlah dulu Chico, Mamah mau bersembunyi dulu sama Dokter cantik ini ",, jawab dari Mamah Elsa kepada Chico.


Chico lagi dan lagi dia tidak sengaja terus melempar senyum kepada Dokter Joyce ketika mendengar jawaban dari Mamah Elsa tadi.


Dokter Joyce langsung saja mengkode Chico untuk keluar dulu, karena Dokter Joyce akan melakukan pekerjaannya kepada Mamah Elsa.


Chico yang mengerti dia langsung saja bergegas keluar, dan membiarkan sang Mamah ditangani oleh Dokter Joyce.


Sepeninggalan dari Chico, Dokter Joyce langsung saja melakukan pekerjaannya dengan memasuki alam bawah sadar dari Mamah Elsa.


Dokter Joyce mencoba masuk kedalam masa lalu Mamah Elsa kenapa bisa menyebabkan Mamah Elsa menjadi depresi seperti itu.


Tidak lupa juga Dokter Joyce juga bertanya banyak hal kepada Mamah Elsa tentang masa lalunya itu.


Tanpa Mamah Elsa sadari, dia menjawab dengan jujur dan lebih komplit kepada Dokter Joyce.


Hingga Dokter Joyce akhirnya tahu penyebab Mamah Elsa masih menyimpan kesedihan yang begitu mendalam terhadap masa lalunya didalam hatinya.


" Sungguh kasihan sekali anda Nyonya ",, kata batin dari Dokter Joyce untuk Mamah Elsa.


" Oh ya Nyonya, satu kali lagi pertanyaan yang ingin saya ajukan kepada anda ",, kata Dokter Joyce kepada Mamah Elsa.


Mamah Elsa langsung saja mengangguk pelan kepada Dokter Joyce.


" Apakah Nyonya tidak mau sembuh supaya bisa menjalani kehidupan normal anda dan berdamai dengan masa lalu anda?? ",, tanya dari Dokter Joyce kepada Mamah Elsa.


" Saya mau Dokter, tapi entahlah apakah saya bisa berdamai dengan masa lalu saya, karena rasa sakit yang begitu mendalam untuk suami saya masih terasa hingga sekarang didalam hati saya ini ",, jawab dari Mamah Elsa kepada Dokter Joyce.


" Baik, Nyonya tidak perlu mencoba berdamai dengan masa lalu anda sekarang, lebih baik saat ini anda sedikit belajar menerima keadaan, karena dengan belajar menerima keadaan akan membuat hidup Nyonya menjadi lebih berarti ",, sahut dari Dokter Joyce kepada Mamah Elsa.


" Baik Dokter ",, jawab dari Mamah Elsa kepada DOkter Joyce.


Dan ketika menurut Dokter Joyce sesi tanya jawab dengan Mamah Elsa sudah selesai, Dokter Joyce pun mencoba mensadarkan lagi fikiran dari Mamah Elsa.


Wajah Mamah Elsa sedikit berbeda ketika dia baru sadar, karena Mamah Elsa merasa sedikit plong sebab sudah bisa meluapkan semua yang dirasakannya selama ini kepada almarhum suaminya.


Dokter Joyce yang melihat Mamah Elsa sudah sadar, dia langsung saja mencoba memanggil Chico untuk masuk lagi kedalam ruang kerjanya.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...