Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
KETERKEJUTAN AARIC



Aaric yang masih berada dikantor dan sedang menghadiri meeting dengan para staf kantornya pun, dia langsung saja membubarkan meetingnya untuk dilanjutkan besok, ketika dia sudah mendapatkan telefon dari Papah Zohan tadi.


" Ada apa lagi ini ya Tuhan ",, kata Aaric sambil berjalan menuju keruang kerjanya.


" Kenapa tadi suara Papah terlihat seperti orang yang sedang marah ",, kata Aaric lagi kepada dirinya sendiri.


Ketika Aaric sudah sampai diruang kerjanya, Aaric pun langsung saja mengambil tas kerjanya dan langsung juga keluar dari dalam ruang kantornya.


" Handle kantor, karena saya tidak kembali lagi kekantor nanti ",, begitulah yang dikatakan oleh Aaric ketika sudah sampai dimeja kerja sekretarisnya.


" Baik Tuan Aaric ", jawab sekretaris itu kepada Aaric.


Setelahnya Aaric langsung saja melangkahkan kakinya untuk keluar dari dalam kantor.


Sedang dimansion Papah Zohan, Papah Zohan yang sudah menelfon Aaric untuk segera pulang, dia langsung saja mengirimkan pesan singkat kepada Ayah Chyou untuk meminta maaf tentang kejadian ini, dan Papah Zohan juga mengatakan jika mereka sekeluarga akan segera terbang keIndonsia untuk menyelesaikan masalah ini.


Ketika Papah Zohan sedang sibuk menunduk untuk mengetik pesan untuk dikirimkan kepada Ayah Chyou, atensi dia sedikit teralihkan dengan kedatangan dari Mamah Gretl yang langsung duduk dishofa sampingnya.


" Papah sedang mengirim pesan untuk siapa?? ",, tanya Mamah Gretl kepada Papah Zohan.


" Untuk Tuan Chyou ",, jawab dari Papah Zohan kepada Mamah Gretl.


" Tuan Chyou??, itu kan Ayahnya Dian Pah?? ",, kata dari Mamah Dian lagi kepada Papah Zohan.


Dan untung saja Papah Zohan sudah selesai mengirim pesannya, jadi dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Mamah Gretl.


" Iya, dia memang Ayahnya Dian ",, jawab dari Papah Zohan kepada Mamah Gretl.


" Dan Tuan Chyou baru saja menelfon Papah, jika Dian saat ini sedang hamil anaknya Aaric ",, lanjut kagi perkataan dari Papah Zohan kepada Mamah Gretl.


Masih sama seperti yang lain, Mamah Gretl pun juga langsung saja terkejut sambil memegangi dadanya ketika mendengar perkataan dari Papah Zohan.


" Hamil??.......... Dian hamil Pah?? ",, kata Mamah Gretl kepada Papah Zohan.


" Iya, Dian hamil, dan inilah akibat dari ulah Aaric kemarin kepada Dian ",, jawab dari Papah Zohan lagi kepada Mamah Gretl.


" Terus Aaricnya sendiri sudah tahu apa belum Pah jika Dian sedang hamil anaknya?? ",, tanya Mamah Gretl lagi kepada Papah Zohan.


" Dia sudah Papah telefon untuk segera pulang kesini Mah ",, jawab Papah Zohan kepada Mamah Gretl.


" Bicarakanlah baik-baik Pah jika Aaric sudah pulang, jangan pakai emosi, karena bagaimanapun juga itu cucu kita dan semua ini sudah terlanjur ",, nasihat dari Mamah Gretl kepada Papah Zohan.


" Yang harus kita lakukan sekarang, adalah segera menikahkan Dian dan juga Aaric sebelum perut Dian membesar karena kehamilannya ",, lanjut lagi perkataan dari Mamah Gretl kepada Papah Zohan.


" Iya, kita lihat saja nanti, Papah bisa menahan amarah Papah atau tidak ",, jawab dari Papah Zohan kepada Mamah Gretl.


Dan Mamah Gretl tidak menjawab perkataan dari Papah Zohan, namun Mamah Gretl mengusap lembut lengan sang suami untuk membuatnya tenang.


Sedangkan kita geser kerumah Dian lagi.


Ayah Chyou ketika dia sudah selesai menelfon Papah Zohan tadi, Ayah Chyou langsung saja menatap Dian dengan tatapan yang terlihat sekali raut kekecewaan didalam wajahnya.


Sedang Dian sendiri, dia tidak berani mengangkat wajahnya dihadapan semua Keluarganya.


" Dian, lihat Ayah......... ",, kata Ayah Chyou kepada Dian.


Dian pun dengan perlahan mengangkat wajahnya untuk melihat sang Ayah yang sedang menatap kearahnya.


Wajah Dian sudah sangat berantakan sekali, makeup cantik yang dia gunakan untuk menghadiri pestapun sudah berantakan sekali, karena daritadi dia menangis terus menerus.


" Ayah sungguh sangat kecewa kepadamu Dian ",, kata Ayah Chyou kepada Dian.


" Jika kamu menyukai Aaric Kakak dari sahabat kamu sendiri, lebih baik katakan kepada Ayah siapa tahu Ayah bisa mencoba menikahkanmu dengan dia, tapi bukan begini caranya Dian ",, sambung terus perkataan dari Ayah Chyou kepada Dian.


" Maafkan Dian Ayah ",, kata Dian lagi kepada Ayah Chyou sambil menangis dengan cukup deras sekali.


" Besok Keluarga Tuan Zohan akan datang kesini untuk membahas kehamilan kamu itu, dan mau tidak mau kalian berdua harus segera menikah, Ayah tidak mau tahu, entah Aaric mencintai kamu atau tidak, cucu Ayah harus mengetahui Ayah kandungnya ",, kata Ayah Chyou lagi kepada Dian.


Dan setelahnya Ayah Chyou langsung saja melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam kamar, diikuti oleh Mamah Sherlly.


Begitupun dengan Kak Lii, dia pun juga ikut berlalu masuk kedalam kamarnya sendiri meninggalkan Dian yang masih menangis tersedu diruang Keluarga.


Ketika semua Keluarganya sudah meninggalkannya, dengan langkah gontai, Dian juga ikut melangkahkan kakinya menuju kedalam kamarnya sendiri.


Setelah sampai didalam kamar, yang bisa Dian lakukan, adalah meringkuk diatas ranjang sambil terus menangis dengan cukup pilu sekali suaranya.


Karena apa yang dia takutkan sejak beberapa minggu yang lalu akhirnya kejadian juga, jika dia sedang hamil anaknya Aaric.


Dan geser lagi keAaric yang baru saja sampai dimansion sang Papah.


Aaric pun sudah disambut dengan Papah Zohan dan Mamah Gretl yang sudah menunggunya daritadi diruang Keluarga.


Tanpa diduga oleh Aaric, ketika Aaric baru saja menaruh tas kerjanya diatas shofa, dia langsung saja mendapatkan bogem mentah dari Papah Zohan hingga membuatnya jatuh tersungkur diatas lantai marmer yang keras itu.


Mamah Gretl yang melihat sang suami masih tidak bisa mengontrol emosinya, dia hanya bisa diam sambil menggelengkan kepalanya pelan, tanpa mau mencegahnya sama sekali.


Sebab bagaimanapun juga semua itu Papah Zohan lakukan karena kekesalannya kepada Aaric, dan Mamah Gretl memahaminya.


" Ada apa ini Pah??, kenapa Papah tiba-tiba saja memukul Aaric begini?? ",, kata Aaric sambil mengusap sudut bibirnya yang berdarah.


" Ada apa maksud kamu katakan hah??!! ",, jawab dari Papah Zohan kepada Aaric dengan nada marah.


" Sekarang Papah tanya, apakah kamu sudah bisa menemukan Dian??, belum kan??!! ",, kata Papah Zohan lagi kepada Aaric yang masih terduduk diatas lantai.


" Asal kamu tahu Aaric, Dian saat ini dia sedang hamil!!, hamil anak kamu dari perbuatanmu kemarin kepadanya!!! ",, kata Papah Zohan dengan sangat tegas sekali kepada Aaric.


Aaric sungguh sangat-sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan dari Papah Zohan tadi.


" Dian hamil Pah??, anak Aaric?? ",, kata Aaric dengan suara pelan sambil menunjukkan wajah terbengongnya karena terkejut.


" Iya, dan sekarang kemasi barang-barang kamu, kita akan segera terbang keIndonesia ",, jawab Papah Zohan dengan super jutek kepada Aaric.


" Dan apapun yang kedua orang tua Dian lakukan kepadamu nanti, kamu harus terima, karena ini memang kesalahan kamu yang tidak bisa menahan n4f5umu itu!! ",, kata Papah Zohan lagi dengan sangat tegas sekali sambil mengacungkan jari telunjuknya didepan wajah Aaric.


Dengan seperti orang linglung Aaric pun langsung bangun dari atas lantai tadi untuk segera masuk kedalam kamarnya sendiri.


Sama seperti Dian, fikiran dari Aaric pun menjadi blank ketika mendengar jika sebentar lagi dia akan menjadi seorang Ayah.


Sedang Papah Zohan setelah kepergian dari Aaric, Papah Zohan langsung menyuruh sang istri untuk bersiap-siap juga.


Setelahnya Papah Zohan gantian menelfon Ava untuk mengajak Ava juga untuk melihat keadaan dari Dian diIndonesia.


...🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴...


My New Novel 🤗



...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...