Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
SAH



Sedangkan para peserta yang lainnya, mereka juga tidak kalah terkejutnya dengan apa yang dilakukan oleh Derral kepada Ava.


Sebab Derral seperti sedang memeluk erat tubuhnya Ava kedalam dekapannya, padahal cuma memegan kedua tangannya Ava saja.


" Apakah seperti ini cara anda menyambut tamu anda Tuan Derral?? ",, tanya Ava kepada Derral dengan nada dinginnya.


" Tidak........., saya seperti ini hanya kepada orang yang spesial saja, dan orang itu adalah orang yang sedang berdiri didepan saya sekarang ",, jawab Derral kepada Ava dengan santai sekali.


" Jadi menurut anda saya ini termasuk tamu spesial untuk anda Tuan Derral?? ",, tanya Ava kepada Derral.


" Eemm, maybe ",, jawab santai lagi dari Derral kepada Ava.


Sedangkan Papi Alano dia malah lebih memilih menyaksikan saja apa yang sedang dilakukan oleh Derral kepada Ava.


Setelah berkata seperti itu kepada Ava, Derral langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Egon.


" Egon...... ",, panggil Derral kepada Egon yang duduk berseberangan meja dengannya.


Dan Egon langsung saja berdiri dari duduknya ketika dia mendengar Derral memanggilnya.


" Iya Tuan ",, jawab Egon kepada Derral dengan langsung berdiri dari duduknya, sambil sedikit menundukkan badannya.


" Apakah kamu membawa berkas-berkas yang saya minta kemarin?? ",, tanya Derral kepada Egon.


" Bawa Tuan, ini ada dihadapan saya ",, jawab Egon kepada Derral.


" Bagus....., bawa sini ",, kata Derral lagi kepada Egon.


Egon langsung saja berjalan mendekati Derral untuk menyerahkan map yang berisi berkas-berkas penting itu kepada Derral.


Dan ketika berkas itu sudah berada didepan mejanya Derral, Derral langsung saja tersenyum licik tanpa sepengetahuan dari semua orang, termasuk Ava sekalipun.


Sedangkan Papi Alano beserta peserta rapat yang lainnya mereka hanya bisa memperhatikan saja apa yang sedang dibicarakan oleh Derral kepada Egon, sambil merasakan rasa penasaran yang begitu mendalam, dengan berkas yang ada didalam map tersebut.


" Saya akan melepaskan anda Nona Ava, asal anda mau menandatangi ini dulu ",, kata Derral kepada Ava sambil mendorong pelan map yang ada didepannya.


" Apa itu?? ",, tanya Ava kepada Derral.


" Saya tidak mau menandatangi sembarangan berkas, jika tidak saya baca terlebih dulu secara teliti ",, kata Ava lagi kepada Derral.


" Silahkan saja jika ingin anda baca, isi didalam map itu adalah surat kerja sama Perusahaan Papi saya dan Perusahaan anda Nona Ava ",, jawab Derral kepada Ava dengan santai dan tenang sekali.


Dan ketika semua orang sudah mendengar perkataannya Derral, rasa penasaran dari mereka langsung luntur sudah.


Kecuali Egon, dia hanya tersenyum tipis sekali ketika mendengar perkataannya Derral tadi kepada Ava.


Sedangkan Papi Alano dia masih menyaksikan saja apa yang ingin dilakukan oleh anaknya kepada Ava, sambil kembali duduk dikursi yang biasa dia duduki yang ada dimeja paling depan, dengan sedikit curiga kepada Derral.


Sebab setahu Papi Alano, berkas-berkas kerjasama yang asli masih dibawa oleh Varez, bukannya Egon.


" Lepaskan tangan saya, supaya saya bisa membacanya sendiri ",, kata Ava kepada Derral dengan nada yang sangat ketus sekali.


Dan Derral lalu melepaskan tangannya Ava namun hanya yang sebelah kanan saja.


Membuat Ava langsung melirik tajam kearahnya Derral, karena Derral hanya melepaskan satu tangannya saja.


Ava langsung menarik map yang ada didepannya Derral dengan sedikit kasar, untuk dia bawa kehadapannya.


Dan ketika map itu sudah berada didepannya, dengan posisi yang masih berdiri, serta tangan kiri masih digenggam erat oleh Derral, Ava langsung saja membuka map itu dan terlihat jelas ada nama Perusahaannya Papi Alano berada dibagian paling atas sendiri, sebagai kepala suratnya.


Disaat Ava ingin membaca isi didalam kertas itu, Derral sengaja terus menekan pergelangan tangan kirinya Ava semakin kuat hingga membuat Ava merasa kesakitan sekali.


Dan Ava tidak bisa berfikir jernih ketika sedang berada disituasi seperti itu.


Dan Derral yang melihat lirikan mautnya Ava, dia hanya tersenyum miring saja dengan menampilkan wajah yang sungguh sangat tenang sekali.


Ava yang sudah tidak tahan dan tidak kuat dengan genggaman tangannya Derral kepergelangan tangannya, tanpa melihat dan membaca terlebih dahulu isi didalam berkas-berkas itu, Ava langsung saja menandatanginya hingga kertas yang terakhir.


Derral langsung melirik kearahnya Egon dengan tatapan yang mencurigakan ketika Derral dan Egon melihat jika Ava sudah menandatangani semua kertas-kertas itu.


" Good girl, ini Egon, dan Papi baca saja, Derral ada perlu sebentar dengan istri Derral ",, kata Derral kepada Egon dan juga Papinya, ketika Ava sudah menandatangi semua berkas-berkas itu.


Ava yang mendengar perkataannya Derral yang mengatakan jika dia adalah istrinya, Ava langsung saja menatap Derral dengan sangat tajam sekali.


Sedangkan Papi Alano dia dibuat semakin bingung sekali, apa maksud perkataannya Derral yang mengaku jika Ava adalah istrinya.


Begitupun dengan yang lainnya juga, mereka juga dibuat bingung sekali dengan perkataannya Derral tadi yang mengatakan jika Ava adalah istrinya.


Kecuali Egon, karena dia sudah tahu apa maksud dari perkataannya Derral untuk Ava.


" Papi silahkan dibaca, Derral permisi dulu, ayo Egon!! ",, kata Derral lagi kepada Papi Alano sambil mengajak Egon ketika Egon sudah menyerahkan map tadi kepada Papi Alano, dan tidak lupa Derral juga menarik tangannya Ava supaya Ava bisa tetap ikut dengannya kesuatu tempat yang sudah dia rencanakan.


Dan hal itu membuat Ava sangat terkejut sekali, dengan apa yang dilakukan Derral kepadanya.


" Lepaskan saya Tuan Derral, kata anda tadi anda akan melepaskan saya jika saya sudah menandatangi berkas-berkas itu semua, tapi kenapa anda malah membawa saya keluar ",, kata Ava kepada Derral ketika baru saja keluar dari dalam ruang meeting dengan nada yang super dingin sekali.


" Karena anda mulai saat ini tidak akan bisa lepas dari saya Nona Ava Altherr ",, jawab Derral kepada Ava dengan penuh misteri.


Mendengar perkataannya Derral, Ava semakin bingung saja dengan apa maunya Derral kepadanya.


Dan setelah itu Derral langsung saja membawa Ava kesuatu tempat yang mana akan membuat Ava sangat super terkejut sekali.


Sedangkan didalam ruang meeting tadi, setelah kepergian dari Derral, Ava dan juga Egon, Papi Alano sudah sangat tidak sabar ingin sekali ingin segera membaca map pemberian dari Derral tadi.


Namun sebelum itu untuk bisa lebih leluasa dalam membacanya, Papi Alano menyuruh Varezlah untuk melanjutkan meetingnya dengan Varez yang akan memimpin jalannya rapat.


Setelah itu Papi Alano langsung saja melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam ruang kerjanya.


Dan ketika sudah masuk kedalam ruang kerjanya, Papi Alano langsung saja membaca map yang dibawanya itu dengan seksama.


Alangkah terkejutnya Papi Alano ketika sudah membaca semua berkas-berkas yang sedang dipegangnya itu.


Hingga Papi Alano sampai membuka mulutnya sangat lebar sekali, karena tidak menyangka dengan apa yang dilakukan oleh Derral kepada Ava.


Dan itu artinya apa yang sudah direncanakan oleh Papi Alano dan juga Papah Zohan sudah terlaksana juga, berkat Derral yang tadi memaksa Ava untuk menandatangi berkas-berkas yang dibacanya.


Sebab berkas-berkas yang dibaca oleh Papi Alano adalah berkas-berkas pernikahannya Derral dan juga Ava yang Sah secara Negara.


Yang didalamnya mengatakan jika Ava akan resmi menjadi istrinya Derral jika Ava mau membubuhkan tanda tangannya ketempat yang sudah disediakan.


Sungguh sangat licik sekali bukan akalnya Derral.


" Anakku itu dia mencontoh siapa, hingga dia meminang anak orang dengan cara yang seperti ini ",, kata Papi Alano untuk Derral dengan pusing sendiri merasakan kelakuan dari Derral.


" Didepan memang berkasnya tertulis Perusahaanku, namun dibelakangnya semua berkasnya adalah berkas-berkas pernikahan mereka, sangat licik sekali Derral, aduh bagaimana ini aku menyampaikannya kepada Tuan Zohan, akan kelakukan dari Derral kepada putrinya ",, kata Papi Alano lagi sambil mengusapi wajahnya dengan lemas.


...❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤...


Penasaran tidak nih dengan kelanjutannya😂😂


...🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊...


...***TBC***...