Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
BERGADANG



Dalam hitungan menit sekitar tiga puluh menit kemudian, Derral sudah langsung lelap dalam tidurnya, karena malam itu dia benar-benar sangat kecapean sekali.


Bahkan suara dengkuran halus dari Derral pun sudah mulai terdengar ditelinga Ava.


Ava yang tidak bisa tidur, dia lalu mencoba berganti posisi tidurnya dengan membelakangi Derral.


Setelahnya Ava memejamkan matanya lagi supaya dia bisa menyusul Derral yang sudah lelap dalam tidurnya.


Satu jam sudah terlewat, dua jam juga sudah terlewat, dan saat ini jam sudah menunjukkan pukul tengah malam.


Namun Ava masih saja belum bisa tertidur daritadi.


" Aku ora iso turu babarblas " ( Aku tidak bisa tidur sama sekali ) ",, kata Ava kepada dirinya sendiri.


Setelah berkata seperti itu, Ava mencoba melihat kearah Derral yang sudah semakin nyenyak saja dalam tidurnya.


" Derral ko angklermen turune, gawe aku meri wae " ( Derral ko nyenyak sekali tidurnya, membuatku iri saja ) ",, kata Ava sambil menikmati pemandangan wajah sang suami yang sedang tidur.


" Jam piro iki tho?? " ( jam berapa ini ) ",, kata Ava sambil mengalihkan pandangannya kearah jam dinding kamarnya.


" Ternyata wis jam rolas luwih, wetengku malah ngelih men iki " ( ternyata sudah jam dua belas lebih, perutku malah lapar sekali ini ) ",, kata Ava sambil berusaha duduk dari rebahannya.


" Aku tak golek mangan seklah " ( Aku mau mencari makan dululah ) ",, kata Ava sambil beranjak turun dari atas ranjang.


Ava setelah berkata seperti itu, dia langsung saja berjalan menuju kearah pintu untuk keluar menuju dapur dan mencari makanan yang bisa dia makan malam-malam seperti sekarang.


Ava masuk kedalam lift, dan dia langsung keluar ketika lift yang dia naiki sudah sampai dilantai dasar mansion milik Derral.


Dengan wajah lelah karena mengantuk namun tidak bisa tidur, Ava terus melangkahkan kakinya menuju kearah dapur dalam keadaan lampu mansion sudah ada yang sebagian dimatikan, hanya tempat-tempat tertentu saja yang menyala.


Senon yang kebetulan belum tidur, dia sedikit terkejut melihat istri dari majikannya sedang berjalan sendirian menuju kearah dapur mansion.


Senon yang tidak mau terjadi apa-apa dengan Ava, terlebih Ava sedang hamil anak majikannya, dia pun langsung saja bergegas mendekati Ava untuk bertanya.


" Nyonya Ava,.......... ",, panggil Senon kepada Ava.


Ava langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Senon yang baru saja menegurnya.


" Oh Senon, ada apa?? '',, jawab Ava kepada Senon.


" Apa yang sedang anda lakukan didalam dapur malam-malam begini Nyonya, dan dimana Tuan Derral?? ",, tanya Senon kepada Ava.


" Saya lapar Senon, dan Derral sendiri dia sudah tidur ",, jawab Ava kepada Senon sambil membuka kulkas.


" Nyonya.............?? apa yang Nyonya inginkan katakan saja kepada saya, biar saya saja yang menyiapkannya untuk anda ",, kata Senon kepada Ava.


Ava yang melihat masih ada makanan pemberian dari sang mertua tadi didalam kulkas, beserta beberapa camilan dan makanan sisa makan malam tadi juga didalam kulkas, membuat Ava seperti ingin memakan itu semua.


" Tolong panasin semua makanan yang saya sebutin dan saya tunjuk ya Senon ",, kata Ava kepada Senon.


" Baik Nyonya, apa sajakah semua makanan itu?? ",, tanya Senon kepada Ava.


" Itu didalam kulkas ",, kata Ava sambil menunjuk kedalam kulkas.


" Maaf Nyonya permisi ",, kata Senon kepada Ava untuk berada didepan kulkas.


Ava langsung saja menunjuk dan menyebutkan semua makanan yang ingin dimakanannya kepada Senon.


Dan Senon sendiri dia langsung saja mengeluarkan semua makanan yang sudah ditunjuk serta disebutin oleh Ava tadi.


" Nanti tolong antarkan semua makanan ini keruang Keluarga saja ya Senon, saya tidak mau makan diruang makan ",, kata Ava kepada Senon.


" Baik Nyonya, segera saya akan menyiapkan semua makanan ini dulu ",, jawab Senon kepada Ava.


" Terimakasih Senon ",, kata Ava kepada Senon.


" Sama-sama Nyonya ",, jawab Senon kepada Ava.


Dan setelahnya Ava langsung melangkahkan kakinya menuju keruang Keluarga serta langsung juga menyalakan televisinya sambil menunggu makanan yang sedang dipanaskan oleh Senon.


Derral yang berganti posisi tidur dan tidak sengaja menyentuh ranjang sebelahnya dan ternyata kosong, dia langsung saja mencoca membuka matanya yang masih sangat mengantuk sekali itu.


" Ava...........?? ",, kata Derral ketika dia tidak melihat Ava tidur disampingnya.


Derral langsung berusaha bangun dari tidurnya sambil mengucek matanya supaya dia bisa melihat dengan jelas.


Setelahnya Derral mencoba melihat jam yang menggantung indah didinding kamarnya yang kokoh itu.


" Jam setengah satu pagi, dimana Ava?? ",, kata Derral sambil bertanda tanya sendiri.


Derral mencoba turun dari atas ranjang menuju kedalam kamar mandi untuk mencari keberadaan dari Ava, namun ternyata tidak ada juga.


Derral lalu melangkahkan kakinya untuk keluar dari dalam kamar mencari keberadaan dari Ava.


Terus berjalan hingga Derral akhirnya masuk kedalam lift untuk mencari keberadaannya Ava dilantai bawah.


Sesampainya diruang Keluarga, Derral melihat Ava sedang menonton televisi dan belum menyadari keberadaanya.


" Ava kenapa kamu ada disini?? ",, tanya Derral sambil berjalan kearah Ava.


Ava yang terkejut mendengar seseorang sedang mengurnya, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Derral yang sedang berjalan kearahnya.


" Lho Daddy, Daddy kenapa bangun?? ",, tanya Ava kepada Derral.


" Kenapa Mommy ada disini?? ",, tanya Derral balik dan mereka malah saling tanya tanpa ada yang menjawab.


Derral yang sudah sampai didepan Ava, dia langsung saja duduk dishofa sebelahnya Ava sambil mengusap lembut rambut kepalanya Ava.


Ava bukannya menjawab pertanyaan dari Derral dia malah langsung saja menyandarkan kepalanya dipundak Derral dengan mesra sambil menonton televisi.


" Apa Mommy tidak bisa tidur daritadi?? ",, tanya Derral kepada Ava.


Ava langsung saja mengangguk didalam rangkulan mesranya Derral.


" Kenapa Mommy tidak membangunkan Daddy saja jika Mommy tidak bisa tidur?? ",, kata Derral lagi kepada Ava.


" Mommy tidak mau mengganggu tidur Daddy yang terlihat sangat nyenyak sekali ",, jawab Ava kepada Derral.


" Iya maafkan Daddy ya Mommy, karena malam ini tubuh Daddy memang sangat capek sekali ",, kata Derral kepada Ava.


" Iyo ora popo " ( Iya tidak apa-apa ) ",, jawab Ava kepada Derral.


" Apa artinya itu?? ",, tanya Derral kepada Ava.


" Iya tidak apa-apa ",, jawab Ava lagi kepada Derral.


" Mommy itu iya, suka sekali menggunakan Bahasa itu lagi, padahal sudah tahu Daddy tidak faham dengan Bahasa itu ",, kata Derral kepada Ava.


Ava hanya tersenyum saja mendengar perkataan dari Derral.


Dan ketika Derral bersama Ava sedang berbincang seperti itu, tiba-tiba saja Senon masuk kedalam ruang Keluarga sambil membawa troli makanan berisikan semua makanan yang tadi sudah diminta oleh Ava.


Derral sangat terkejut ketika melihat Senon membawa makanan cukup banyak sekali dihadapannya dan juga Ava.


" Kenapa kamu membawa makanan sebegitu banyaknya Senon, itu untuk siapa?? ",, tanya Derral kepada Senon.


" Maaf Tuan Derral, ini semua permintaan dari Nyonya Ava, Nyonya Ava sendirilah yang katanya ingin memakan ini semua ",, jawab Senon kepada Derral.


Derral langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Ava ketika mendengar jawaban dari Senon tadi.


Dan Ava sendiri yang dilihat oleh Derral seperti itu, dia langsung saja tersenyum saja seperti tanpa dosa.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...