Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
KEKANTOR BERSAMA



Ketika pagi menjelang, Derral yang sudah bangun terlebih dahulu dari Ava, dia sedikit merasa aneh dengan guling yang dipeluknya tadi malam.


Dan disaat Derral sudah berusaha membuka matanya, ternyata dia sedang tertidur sambil memeluk erat tubuhnya Ava bukan guling yang dipeluknya tadi malam, dan Ava pun tertidur beralaskan lengannya.


" Ava?? ",, kata Derral tanpa suara ketika dia sudah membuka mata dan langsung melihat ada Ava didepan matanya.


" Cantik juga ternyata ketika dia sedang tertidur seperti ini ",, kata Derral lagi namun kali ini dia ucapkan didalam hatinya sambil terus memperhatikan wajah tidurnya Ava.


Ketika Derral sudah puas mengagumi wajah cantiknya Ava ketika tidur, Derral lalu melihat kearah jam yang mengantung indah didinding kamarnya Ava.


" Sudah jam enam lebih ternyata ",, kata Derral lagi ketika dia sudah melihat jarum jamnya menunjukkan setengah tujuh pagi.


" Lebih baik aku mandi dulu ",, kata Derral lagi.


Dan setelah itu Derral lalu mencoba menarik tangannya dari bawah kepalanya Ava dengan perlahan supaya Ava tidak terbangun dari tidurnya yang masih sangat lelap sekali itu.


Ketika Derral sudah bisa melepaskan diri dari Ava, dia langsung saja berlalu masuk kedalam kamar mandi yang ada didalam kamar.


Entah kenapa Derral pagi itu dia tidak mau menggangu tidurnya Ava.


Padahal bisa saja Derral melakukan lebih kepada Ava jika dia mau, tapi sayangnya Derral tidak mau.


Mungkin fikir Derral, Ava sedang sangat kecapekan sekali, karena semalam baru saja lembur mengerjakan pekerjaannya.


Lima belas menit saja Derral berada didalam kamar mandi, dan ketika Derral sudah keluar dari dalam kamar mandi dan hanya menggunakan handuk sepinggangnya saja.


Derral masih melihat jika Ava belum terbangun juga dari tidurnya.


" Sudah hampir jam tujuh pagi, kenapa Ava belum bangun juga, sebenarnya semalam dia tidur jam berapa hingga saat ini dia masih terlelap dalam tidurnya?? ",, kata Derral sambil berjalan mendekati ranjang.


Ketika sudah sampai disamping ranjangnya Ava, Derral lalu duduk disamping ranjang sambil membangunkan Ava.


" Ava....!!!, hei Ava bangun!!!, kamu kekantor tidak hari ini?? ",, kata Derral membangunkan Ava dengan sambil menggoyangkan pundaknya Ava.


" Eeengghhhh ",, dengung dari Ava ketika dia menyahut panggilannya Derral dengan mata yang masih terpejam.


" Bangun Ava ini sudah jam tujuh lho, ayo kita segera berangkat kekantor ",, kata Derral lagi kepada Ava dan kali ini Derral lebih kencang lagi dalam menggoyangkan pundaknya Ava.


Dan berhasil Ava langsung saja terbangun dari tidurnya.


Dan Derral yang melihat Ava sudah terbangun, dia langsung saja berjalan kearah kopernya untuk mengambil bajunya yang belum dia masukkan kedalam ruang walk in closet miliknya Ava.


" Astaga sudah jam tujuh ",, kata Ava ketika dia sudah membuka mata dan melihat jam sudah mengarah keangka tujuh.


" Bisa terlambat aku ",, kata Ava lagi dengan langsung saja turun dari atas ranjang menuju kedalam kamar mandi.


" Makanya tadi malam jangan tidur malam-malam sekali, begini kan jadinya ",, kata Derral kepada Ava sambil memakai kemejanya.


Padahal tidak cuma Ava saja yang sering lembur dan terlambat bangun seperti itu, namun Derral pun sama.


Ava tidak memperdulikan perkataannya Derral, dia terus berlalu masuk kedalam kamar mandi.


Hanya lima menit saja Ava berada didalam kamar mandi, entah dia cuma cuci muka atau mandi secara kilat.


Namun yang pasti ketika Ava keluar dari dalam kamar mandi, dia hanya menggunakan handuk saja.


Derral yang melihat kelakuannya Ava hanya menggunakan handuk seperti itu ketika keluar dari dalam kamar mandi.


Derral hanya menggelengkan kepalanya saja, karena dia sudah tidak terkejut lagi ketika melihat tingkahnya Ava ketika sudah selesai mandi.


Hanya sepuluh menit, iya....... sepuluh menit saja Ava berganti baju dengan baju kerjanya yang dia ambil secara asal dari dalam lemarinya yang penting serasi dan juga modis.


Setelah itu Ava lalu memakai makeupnya dengan simple didepan meja riasnya.


" Suamiku yang baru saja aku nikahi kemarin, apakah kamu sudah selesai??, jika sudah ayo kita segera kekantor ",, kata Ava kepada Derral ketika dia sudah selesai berdandan.


" Apakah kamu tidak mau sarapan dulu Ava sebelum berangkat kekantor?? ",, tanya Derral kepada Ava.


" Tidak sempat waktunya Derral, aku ada meeting dengan client jam delapan pagi ini dikantor ",, jawab Ava kepada Derral sambil membereskan berkas-berkas yang akan dibawanya.


" Tapi jika kamu mau sarapan dulu sama Mamah dan yang lainnya, tidak apa-apa Derral, aku akan berangkat terlebih dahulu ",, kata Ava lagi kepada Derral.


" Tidak, kita sarapan dan makan bersama-sama saja nanti dikantor aku bagaimana ketika kamu sudah selesai meetingnya?? ",, jawab Derral kepada Ava.


" Baiklah, nanti jika sudah selesai aku langsung saja menuju kekantor kamu ",, jawab Ava kepada Derral.


Dan Ava serta Derral mereka masih terlihat kaku, bahkan cara berbicara mereka serta memanggilnya saja masih seperti teman atau rekan bisnis.


Iya wajar saja jika mereka masih seperti itu, karena pernikahan mereka pun terjadi secara mendadak.


Derral yang mendengar perkataannya Ava, dia hanya mengangguk saja.


Dan setelah itu Derral serta Ava langsung saja berlalu keluar dari dalam kamar mereka menuju keruang makan untuk berpamitan kepada kedua orang tua mereka.


" Sini Nak kita sarapan bersama dulu ",, kata Mamah Gretl ketika dia melihat Ava dan Derral baru saja masuk kedalam ruang makan.


" Tidak sempat Mah, Ava ada meeting dengan client pagi ini, dan kita akan makan bersama nanti dikantor saja ",, jawab Ava kepada Mamah Gretl sambil bercipika cipiki untuk berpamitan berangkat kekantor.


Sedangkan Derral hanya mengangguk dan tersenyum tipis saja kepada Mamah Gretl, Papah Zohan dan juga Aaric yang sedang pada sarapan.


" Iya sudah hati-hati kalian berangkat kekantornya ya ",, jawab Mamah Gretl kepada Ava dan juga Derral.


" Iya Mah ",, jawab Ava dan Derral secara bersamaan.


Dan setelah sudah berpamitan kepada Mamah Gretl, Papah Zohan dan juga Aaric, Ava dan juga Derral langsung saja berlalu keluar dari dalam mansionnya Papah Zohan.


" Kita mau bawa satu mobil atau pakai mobil sendiri-sendiri Derral?? ",, tanya Ava kepada Derral.


" Pakai mobilku saja ",, jawab Derral kepada Ava.


" Tapi kantor kita berlainan arah?? ",, kata Ava lagi kepada Derral.


" Tidak apa-apa, nanti aku antar kamu kekantor dulu, setelah itu aku baru berangkat kekantornya dan jika sudah selesai meeting nanti aku bisa menjemputmu ",, jawab Derral lagi kepada Ava.


" Tidak perlu ayo segera masuk kedalam mobil Derral ",, kata Ava kepada Derral dan Ava langsung saja masuk kedalam mobilnya Derral.


" Nanti aku akan naik taksi saja ketika akan kekantor kamu, kamu tunggu aku saja dikantor ",, kata Ava lagi kepada Derral ketika mereka sudah berada didalam mobil.


" Baiklah kalau begitu keinginan kamu ",, jawab Derral kepada Ava sambil mengendarai mobilnya.


Dan setelah itu Derral lalu tancap gas dengan kecepatan yang cukup tinggi untuk segera sampai dikantornya Ava.


Sebab Ava daritadi sudah ditelefonin terus oleh Dian untuk segera sampai kekantor, karena clientnya sudah menunggu sejak sepuluh menit yang lalu


...🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊...


...***TBC***....