
Derral sangat terkejut sekali ketika dia tiba-tiba saja didorong oleh Ava dengan sangat kuat sekali.
Dan Derral juga semakin terkejut saja ketika dia melihat Ava langsung saja tersungkur ketanah disaat laki-laki berhoodie tadi sudah mendekati Ava.
" Avaaaaaa !!!! ",, teriak dari Derral dengan sangat kencang sekali, ketika dia melihat Ava langsung jatuh ketanah.
Sedangkan laki-laki berhoodie tadi yang terkejut karena salah sasaran dia langsung saja ingin melarikan diri, namun langsung juga dikejar oleh pada anak buahnya Papah Zohan yang disuruh untuk selalu mengawasi putri tercintanya itu.
Dan juga anak buah dari Derral yang memang sengaja Derral suruh juga untuk menjaganya dari jarak jauh.
" Ava!!!, darah............. ",, kata Derral sambil memangku Ava dan dia sedikit terkejut ketika tangannya berlumuran darah dari perutnya Ava.
Orang-orang yang ada disekitar parkiran pun mereka semua langsung saja mengerumuni Derral dan Ava ketika mendengar suara teriakan dari Derral tadi.
" Bertahanlah Ava ",, kata Derral lagi dan Derral langsung saja segera menggendong Ava menuju kedalam mobil sport mewahnya.
Sungguh Ava dia sedikit bodoh, kenapa dia tidak berteriak sejak tadi, dan tidak segera memberitahukan kepada Derral jika ada laki-laki berhoodie yang sedang mengamati mereka.
Dan Ava ketika berteriak awas kepada Derral pun sudah sangat terlambat sekali.
Sebab laki-laki berhoodie itu sudah menyiapkan pisau lipat yang dibawanya sejak tadi untuk menusuk Derral, namun malah dirinyalah yang tertusuk pisau itu.
Niat hati Ava ingin menyelamatkan Derral, malah dirinyalah yang jadinya tertusuk sendiri dengan pisau lipat yang dilihatnya sejak tadi dibagian perutnya sebelah kiri.
Derral yang sudah membawa Ava masuk kedalam mobil, dia langsung saja mengendarai mobilnya untuk menuju kerumah sakit yang terdekat.
Untung saja hanya sekitar sepuluh menitan mobil yang dikendarai oleh Derral sampai juga didepan pelataran UGD rumah sakit yang ditujunya.
" Dokter, suster, tolong istri saya ",, kata Derral dengan segera kepada semua Dokter dan suster jaga yang ada diUGD.
Para Dokter dan suster yang melihat ada keadaan darurat seperti itu, mereka semua langsung saja bergegas memberikan pertolongan kepada Ava.
Sambil terus mengikuti brankar pasiennya Ava yang sedang didorong, Derral sambil juga mengangkat sambungan telefonnya yang ternyata dari anak buahnya yang tadi berusaha menangkap laki-laki berhoodie tadi.
Anak buah dari Derral dan anak buah dari Papah Zohan yang ditugaskan untuk mengawasi Ava, mereka semua juga sedikit kecolongan dan juga lengah.
Kenapa mereka semua tidak ada yang menyadari jika ada laki-laki misterius yang sudah mengamati Derral dan Ava sejak tadi.
Hingga akhirnya haruslah terjadi penusukan seperti ini. Dan pastilah para anak buah dari Papah Zohan nanti, mereka semua pasti akan mendapatkan amukan dari Papah Zohan, karena putri tercintanya harus mengalami hal yang tidak diinginkannya.
" Mohon maaf Tuan, anda harus menunggu diluar sebentar ",, kata suster menahan Derral yang ingin ikut masuk kedalam ruang perawatan Ava dan suster itu juga langsung saja menutup pintunya dari dalam ketika sudah menahan Derral tadi.
Derral dia hanya menurut saja, setelah itu dia lalu memilih melanjutkan mengangkat sambungan telefon dari anak buahnya lagi.
" Halo ",, kata Derral ketika dia sudah mengangkat sambungan telefon dari anak buahnya lagi.
" Halo Tuan,... kami sudah bisa menangkap laki-laki berhoodie tadi, dan kami sekarang sedang membawanya kemarkas anda Tuan ",, lapor dari anak buahnya kepada Derral.
" Bagus, tahan dia hingga saya datang kesana, kalau perlu beri dia pelajaran tapi jangan sampai dia mati ",, perintah tegas dari Derral kepada para anak buahnya.
" Baik Tuan ",, jawab anak buahnya lagi kepada Derral.
Dan setelah itu sambungan telefon mereka akhirnya terputus sudah.
Dan setelahnya Derral lalu mencoba memberitahukan perihal insiden itu kepada Papah Zohan melalui sambungan telefon.
" Halo Derral ",, kata Papah Zohan ketika dia sudah mengangkat sambungan telefon dari Derral.
" Halo Pah, Derral mau memberitahukan jika Ava saat ini sedang dirawat dirumah sakit karena tadi ketika kami baru saja keluar dari restoran, tiba-tiba saja diserang oleh orang misterius ",, kata Derral kepada Papah Zohan dengan segera.
" Apaaaa!!, bodoh!!, suami macam apa kamu hah, menjaga Ava saja tidak bisa!! ",, kata Papah Zohan dengan sangat terkejut sekali kepada Derral.
" Dimana alamat rumah sakitnya!! ",, kata Papah Zohan lagi kepada Derral.
Dan Derral langsung saja menyebutkan alamat rumah sakit tempat Ava sedang mendapatkan penanganan.
" Baik, tunggu Papah disana ",, kata Papah Zohan lagi kepada Derral.
" Iya Pah ",, jawab Derral kepada Papah Zohan.
Dan setelah itu sambungan telefon mereka akhirnya terputus juga.
Derral setelah menelfon Papah Zohan, dia langsung saja mencoba menelfon keluarga dia sendiri, yaitu Papi Alano dan juga Mami Elsie.
Papi Alano sangat terkejut sekali ketika mendengar kabar berita seperti itu dari Derral.
Dan sama seperti Papah Zohan tadi, Papi Alano dia langsung saja mengajak sang istri tercinta yaitu Mami Elsie untuk segera datang kerumah sakit yang sudah diberitahukan alamatnya oleh Derral tadi.
Sedangkan Papah Zohan setelah menerima telefon dari Derral, dia tadi langsung saja berangkat kerumah sakit bersama Mamah Gretl.
Sungguh Mamah Gretl sangat terkejut sekali ketika mendapatkan kabar dari Derral tentang Ava.
Dan Mamah Gretl berharap serta berdoa semoga Ava baik-baik saja, tidak mengalami cidera yang serius.
Derral setelah mengabari kedua orang tuanya, dia langsung saja menunggu Ava yang sedang mendapatkan pertolongan dari para Dokter.
Sekitar tiga puluh menit kemudian, akhirnya pintu ruang perawatan Ava pun terbuka dari dalam.
Derral yang melihat pintu terbuka, dia langsung saja berjalan mendekati Dokter yang baru saja keluar itu.
" Dokter ",, panggil Derral kepada Dokter tersebut.
" Apakah anda keluarga dari Nona didalam?? ",, tanya Dokter itu kepada Derral.
" Saya suaminya Dokter, bagaimana keadaan dari istri saya?? ",, jawab Derral kepada Dokter didepannya.
" Oh istri anda syukurlah sudah bisa melewati masa kritisnya Tuan, dan luka tusuk yang dialaminya pun Puji Tuhan tidak sampai melukai organ dalamnya, anda sangat tepat sekali segera membawa istri anda kerumah sakit Tuan ",, jawab Dokter itu kepada Derral.
" Syukurlah ",, jawab Derral dengan perasaan yang sangat lega sekali.
" Bolehkah saya melihat kondisi dari istri saya Dokter?? ",, kata dari Derral lagi kepada Dokter itu.
" Sebentar Tuan, istri anda sedang dipersiapkan oleh teman saya untuk dipindahkan keruang perawatan biasa ",, jawab Dokter itu kepada Derral.
" Dan nanti jika sudah kami pindahkan, anda bisa dan boleh menunggui bahkan menemaninya Tuan ",, sambung lagi perkataan dari Dokter itu kepada Derral.
" Nah itu istri anda sudah didorong keluar oleh teman saya dan para suster Tuan ",, kata Dokter itu lagi kepada Derral ketika melihat pintu ruangan terbuka sangat lebar dan brankar pasien Ava pun akan didorong keluar.
" Terimakasih Dokter ",, kata sopan dari Derral kepada Dokter itu.
" Iya Tuan sama-sama ",, jawab Dokter itu kepada Derral.
Dan setelah itu Derral langsung saja mengikuti kemana arah brankar pasien Ava yang sedang didorong oleh Dokter atau suster itu.
Sedangkan Dokter tadi, dia langsung saja melanjutkan tugasnya lagi untuk berjaga kembali diruang UGD.
Sama seperti para pembisinis lainnya, Derral memilih ruangan yang bagus dan mahal untuk Ava, supaya Ava bisa merasa nyaman dan dia beserta Keluarganya pun juga sama-sama nyaman ketika menunggui Ava nantinya.
...🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊🕊...
...***TBC***...