Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
KEMBALI PULANG



Membahas Dokter Rava lagi.


Ketika anak buah yang mengecek kondisi dari Dokter Rava ternyata sudah meninggal, salah satu dari mereka langsung saja ada yang melapor kepada sang Ketua markas.


Sang Ketua yang mendengar laporan tersebut, tentu saja dia langsung bergegas menuju keruang penyekapan dari Dokter Rava untuk melihat sendiri kondisi dari Dokter Rava.


Disaat benar jika Dokter Rava sudah dalam keadaan meninggal, sang Ketua langsung segera melapor kepada Papah Zohan.


Papah Zohan yang masih berdiri disamping ranjang Derral sambil bercanda juga seperti tadi, tiba-tiba lagi ponsel yang ada disaku celananya berdering lagi.


Sontak saja Papah Zohan langsung mengambil ponselnya itu untuk melihat siapakah yang menelfonnya kali ini.


Melihat nama anak buahnya lagi, Papah Zohan langsung saja mengangkatnya sambil duduk diatas brankar pasiennya Ava yang sedang kosong.


" Halo ",, kata Papah Zohan kepada sang Ketua.


" Halo Tuan Zohan, saya ingin melaporkan sesuatu lagi kepada anda ",, kata sang Ketua kepada Papah Zohan.


" Kamu ingin melaporkan apa lagi?? '',, kata Papah Zohan kepada sang Ketua markas.


" Laki-laki yang menjadi tahanan kita dia sudah meninggal Tuan, dengan luka dimulutnya yang semakin membusuk ",, lapor dari sang Ketua kepada Papah Zohan.


" Apa Dokter Rava sudah meninggal?? ",, kata Papah Zohan kepada sang Ketua dengan nada yang sedikit terkejut.


Sebab Papah Zohan tidak menyangka jika Dokter Rava akan meninggal cukup cepat sekali.


Dan perkataan dari Papah Zohan tadi langsung saja mengalihkan pandangan semua orang kearahnya.


" Benar Tuan, laki-laki itu sudah tidak bernyawa lagi, dan saat ini mayatnya sedang diurus oleh anak buah saya Tuan ",, jawab dari sang Ketua kepada Papah Zohan.


" Baguslah jika dia sudah meninggal, karena memang itu yang saya inginkan ",, kata Papah Zohan kepada anak buahnya.


" Terus kita apakan jasad dari laki-laki itu Tuan ",, tanya dari sang Ketua kepada Papah Zohan.


" Buang saja kejurang, jangan sampai ketahuan oleh orang lain, pastikan jurang itu tidak pernah didatangi oleh manusia, biar sekalian dimakan hewah buas jasad dari Dokter Rava ",, jawab dari Papah Zohan kepada sang Ketua dan masih didengar oleh semua Keluarga.


" Baik Tuan, perintah anda akan segera saya laksanakan ",, kata sang ketua kepada Papah Zohan.


Dan setelahnya sambungan telefon mereka pun terputus juga.


Sang Ketua yang sambungan telefonnya sudah terputus, dia langsung saja melaksanakan perintah dari Papah Zohan dengan membawa jasad dari Dokter Rava jauh dari pemukiman warga untuk dia buang kejurang yang tidak pernah dijangkau oleh manusia.


Sedang untuk Papah Zohan sendiri ketika sudah mematikan sambungan telefonnya tadi, dia pun langsung saja ditanya oleh Ava.


" Apa benar Dokter Rava sudah meninggal Papah?? ",, tanya Ava kepada Papah Zohan.


" Iya, dia meninggal dengan sendirinya ",, jawab Papah Zohan kepada Ava.


" Baguslah, jadi rumah tangga Derral sudah aman dari semua ancamannya ",, sahut dari Derral kepada Papah Zohan dan Ava.


" Sekarang waktunya kalian untuk menata kehidupan rumah tangga kalian yang baru, terlebih lagi kalian berdua sebentar lagi akan mempunyai malaikat kecil ditengah-tengah Keluarga kecil kalian ",, kata Papi Alano kepada Derral dan Ava.


" Iya Papi ",, jawab Derral kepada Papi Alano.


Singkat cerita tidak terasa sudah genap satu minggu Derral dan Ava dirawat dirumah sakit.


Dan benar akhirnya pesta resepsi pernikahan Ava dan Derral diundur juga sampai waktu yang tidak ditentukan.


Selama masih dirumah sakit, Ava terus berusaha menjadi istri yang baik bagi Derral.


Dan ketika Derral sudah sembuh seperti sedia kala, Derral dan Ava semakin mesra serta lengket saja.


Dirumah sakit yang menunggui Ava dan juga Derral hanya Mamah Gretl serta Mami Elsie saja, sedangkan yang lainnya sudah pada kembali pulang kemansion.


Sesekali Aaric, Papah Zohan maupun Papi Alano akan datang berkunjung kerumah sakit untuk menemani mereka semua.


Karena Perusahaan raksasa Keluarga mereka tentu saja sudah menunggu mereka semua untuk dikelola seperti semula lagi, jadi jangan salahkan Papah Zohan, Papi Alano maupun Aaric jika sudah kembali beraktifitas seperti sedia kala.


Saat ini Derral dan Ava sudah selesai bersiap-siapnya karena hari ini mereka berdua sudah diijinkan pulang oleh Dokter yang menangani mereka berdua.


Papah Zohan dan Papi Alano sengaja hari itu tidak masuk kekantor, karena mereka ingin menjemput keluarga mereka terutama Derral dan Ava yang akan keluar dari dalam rumah sakit.


Bahkan Opa dan Oma pun belum kembali keIndonesia karena mereka masih belum lega jika Ava dan Derral belum kembali kemansion.


Setelah beres semua, akhirnya yang ditunggu-tunggu Ava dan Derral pun kesampaian juga bisa masuk kedalam mobil untuk pulang kemansion mereka sendiri.


Semua pekerja mansion dan para asisstan rumah tangga sudah menyiapkan pesta kecil-kecilan untuk menyambut kedatangan dari sang majikan yang baru saja keluar dari dalam rumah sakit.


Opa, Oma dan Dian mereka bertiga sudah menunggu daritadi dimansion Derral, tanpa Aaric kali ini karena Aaric sedang ada meeting penting hari ini jadi dia tidak bisa menyambut kepulangan dari sang adik dan juga adik iparnya dari rumah sakit.


Akhirnya mobil yang ditumpangi oleh Papah Zohan sekeluarga dan yang lainnya sampai juga dimansion Derral.


Semua orang yang mendengar deru mesin mobil terparkir dihalaman mansion, mereka semua langsung saja bergegas keluar dari dalam mansion.


" Selamat datang Tuan Derral dan Nyonya Ava ",, kata semua pekerja mansion dan semua anak buah yang berjejer rapi disitu kepada Derral dan Ava.


" Iya terimakasih ",, kata Ava kepada semua orang sambil tersenyum.


Sedang Derral yang masih belum hilang sifat angkuhnya, dia hanya tersenyum saja kepada semua pekerjanya dan juga anak buahnya.


Sebelum masuk kedalam mansion, Derral mengucapkan perkataan kepada semua pekerja yang ada dimansionnya.


" Hari ini saya sedang berbaik hati untuk kalian semua ",, kata Derral kepada semua pekerja yang ada dimansionnya.


" Untuk merayakan kesembuhan saya dan kehamilan dari istri saya, hari ini kalian semua boleh berpesta sepuas hati kalian semua dimansion saya ini ",, kata Derral lagi kepada semua pekerjanya.


" Nanti semua akan saya serahkan kepada Senon, jadi kalian bisa bertanya kepadanya ",, lanjut lagi perkataan dari Derral kepada semua pekerjanya.


Semua pekerja mansionnya Derral termasuk para anak buah yang ada disitu mereka semua merasa sangat senang sekali mendengar perkataan dari Derral.


Dan setelah mengatakan hal itu semua, Derral, Ava dan semua Keluarga langsung saja bergegas masuk kedalam mansion.


" Akhirnya kita bisa berkumpul lagi disini ",, kata Papah Zohan kepada semua orang.


" Iya Pah rasanya Ava sangat lega sekali bisa kembali pulang kemansion ini ",, sahut Ava kepada Papah Zohan.


" Mansion kamu ternyata sangat besar juga ya Derral, sepertinya Opa dan Oma baru pertama kali kesini ya?? '',, kata Opa kepada Derral.


" Iya Opa,...... Opa dan Oma memang baru pertama kali datang kesini, Opa dan Oma menginap disini saja ya?? ",, jawab Derral kepada Opa.


" Boleh, mumpung kita belum kembali pulang keIndonesia ",, jawab Opa kepada Derral sambil tertawa.


Mereka semua lalu berbincang hangat, santai dan juga bercengkerama dengan sangat bahagia sekali, karena pada akhirnya semua masalah yang mereka hadapi kemarin sudah mereka lalui dengan mudah secara bersama-sama dalam satu Keluarga besar.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...