Yes I'M Bojone

Yes I'M Bojone
KETAHUAN JOYCE



Keesokan harinya hal-hal yang ditunggu oleh semua Keluarga Ayah Markus dan Ayah Cana pun terjadi juga, dengan sadarnya Via seperti yang mereka harapkan.


Leon yang selalu senantiasa berada di sampingnya Via yang melihat Via sadar, dia langsung saja memencet tombol darurat yang tersedia di situ.


Sontak saja para tenaga medis yang berjaga dan juga Dokter yang menangani Via langsung bergegas menuju ke ruangannya Via.


" Syukurlah kamu sudah sadar Via ",, kata Mamah Delfa kepada Via.


Valentino yang masih belum pulang, dia melihat sendiri bagaimana bahagianya Keluarga sang Jenderal yang bisa melihat istri dari Jenderalnya sadar kembali seperti sedia kala.


Ketika para tenaga medis sudah pada berdatangan, semua orang langsung saja menyingkir sejenak untuk memberikan ruang kepada para tenaga medis itu.


Ada rasa lega di dalam hatinya Leon, karena sudah bisa melihat sang istri tercinta sadar kembali.


Namun rasa lega itu belum bisa sepenuhnya ada, sebab Leon belum mendengar sendiri penjelasan dari Dokter.


Valentino yang masih berada di ruangan itu setelah Tanisa mengetahui jika dia salah satu anak buah sang Kakak, Tanisa merasa malu sendiri.


Terlebih lagi Valentino sering ketahuan olehnya sedang menatap ke arahnya sambil tersenyum sendiri.


Entahlah Valentino sudah mempunyai kekasih apa belum, namun satu hal yang pasti Tanisa tidak mau asal langsung suka dengan seorang laki-laki dari pengalamannya dahulu kepada Chico.


Membicarakan Chico, hari pernikahan Chico pun tinggal dua hari lagi.


Yang awalnya Chico akan bahagia menjalani pernikahannya dengan Joyce, dia malah sering kefikiran dengan keadaan dari Via yang sedang berbeda Negara dengannya.


" Chico apa kamu sedang banyak pekerjaan??, sepertinya daritadi fikiran kamu tidak fokus di sini ",, tanya dari Joyce kepada Chico.


Dan saat ini Joyce bersama Chico sedang menikmati sarapan pagi mereka berdua saja di rumah Joyce.


" Iya, aku sedang lagi banyak pekerjaan Joyce, apalagi kita sebentar lagi akan menikah, aku harus secepatnya menyelesaikannya dulu sebelum hari pernikahan kita ",, jawab Chico kepada Joyce.


" Apakah mau aku bantu, siapa tahu aku bisa membantumu?? ",, kata Joyce kepada Chico.


" Tidak, biar Ben saja yang membantuku ",, jawab dari Chico kepada Joyce.


" Iya baiklah ",, jawab Joyce kepada Chico.


" Joyce aku mau menelfon Ben sebentar ya ",, kata Chico kepda Joyce.


" Iya sayang ",, jawab Joyce lagi kepada Chico.


Chico yang sudah selesai sarapannya dia langsung saja beranjak berdiri dari duduknya menuju ke kolam renang yang ada di samping rumah Joyce.


Sedang Joyce sendiri dia langsung membersihkan meja makan dan menaruh semua bekas makanan tadi di dalam wastafel untuk dia cuci.


Chico yang sudah sampai di samping kolam renang, dia langsung saja menghubungi Ben.


Dan Ben sendiri dia masih berada di dalam apartemennya sedang bersiap-siap ingin berangkat ke kantor.


" Halo Tuan Chico ",, kata Ben kepada Chico.


" Ben bagaimana keadaan dari Via??, apakah dia sudah sadar?? ",, tanya dari Chico kepada Ben.


" Baru saja salah satu anak buah mengabari saya jika Nona Via baru saja sadar dari pasca 0p3r451nya Tuan ",, jawab dari Ben kepada Chico.


" Baguslah saya senang mendengarnya Ben ",, kata Chico kepada Ben.


" Dan kamu pantau terus keadaan dari Via sampai dia benar-benar pulih dan diijinkan keluar dari rumah sakit ",, kata Chico lagi kepada Ben.


" Siap Tuan, sesuai perintah anda ",, jawab Ben kepada Chico.


" Terus bagaimana dengan semua undangan yang saya berikan kepada kamu, apakah sudah kamu sebarkan semuanya Ben?? ",, tanya Chico lagi kepada Ben.


" Tuan, ada satu hal yang ingin saya sampaikan kepada anda ",, kata Ben kepada Chico.


" Apa itu Ben, cepatlah berbicara dan jangan membuatku penasaran begini ",, kata Chico kepada Ben.


" Sebenarnya Nona Via......... ",, kata Ben kepada Chico.


" Via kenapa Ben??, ada apa dengan Via?? ",, kata Chico dengan tidak sabaran kepada Ben.


Ben sedikit takut untuk berbicara jujur kepada Chico, tapi mau bagaimanapun juga jika Ben tidak jujur kepada Chico, Chico pasti bisa sangat marah sekali kepadanya.


" Sebenarnya Nona Via mengalami kecelakaan karena anda Tuan ",, kata Ben kepada Chico.


" Apa maksud kamu mengatakan jika saya penyebab kecelakaannya Via, sedangkan saya berada di sini hah??!! ",, jawab Chico dengan nada sedikit marah kepada Ben.


" Nona Via yang sedang dalam berkendara menuju ke rumah Tuan Markus, dia sangat terkejut Tuan mendapatkan kabar dari Nyonya Delfa jika anda mengirimkan kartu undangan pernikahan anda kepadanya Tuan, dan Nona Via yang terkejut dia langsung saja mengerem mendadak, membuatnya langsung tertabrak dari arah belakang dan juga membuat mobilnya langsung terguling-guling di tengah jalan seperti itu Tuan ",, lapor dari Ben kepada Chico.


Chico sungguh langsung saja terkejut mendengar laporan dari Ben.


Bukan itu maksudnya Chico memberikan undangan pernikahannya kepada Via.


Tapi nasi sudah menjadi bubur, dan semuanya sudah terjadi seperti yang tidak diinginkannya.


" Apakah kamu tidak berbohong kepadaku Ben ",, kata Chico lagi kepada Ben.


" Tidak Tuan, semua informasi ini adalah akurat ",, jawab dari Ben kepada Chico.


" Informasi ini saya dapatkan dari salah satu anak buah yang saya tugaskan untuk menyamar menjadi salah satu OB di rumah sakit itu untuk melihat keadaan dari Nona Via secara langsung Tuan ",, lanjut lagi perkataan dari Ben kepada Chico.


" Bahkan ada bukti rekaman percakapan dan juga gambar dari Nona Via yang masih belum sadarkan diri Tuan, karena saya juga memberikan kamera tersembunyi kepada anak buah itu ",, sambung terus perkataan dari Ben kepada Chico.


" Coba segera kirimkan hasil percakapaan dan hasil video itu ke ponsel saya Ben, saya ingin melihat serta mendengarnya sendiri ",, kata Chico kepada Ben.


" Baik Tuan, segera akan saya kirimkan kepada anda ",, jawab Ben kepada Chico.


" Kamu kenapa baru bilang kepada saya Ben?? ",, tanya Chico kepada Ben.


" Karena saya baru mendapatkan laporan itu semua semalam dari anak buah yang saya tugaskan itu Tuan ",, jawab Ben kepada Chico.


" Cepatlah kalau begitu kirimkan itu semua ke ponsel saya ",, kata Chico lagi kepada Ben.


Dan Chico langsung saja mematikan sambungan teleponnya sepihak saja tanpa menunggu jawaban dari Ben terlebih dahulu.


Chico yang sibuk menelpon sambil menghadap ke arah kolam renang, dia tidak menyadari sama sekali jika Joyce sudah berdiri di belakangnya dan mendengar semua apa yang dia katakan Chico kepada Ben tadi.


Chico yang baru saja mendapatkan kiriman video dari Ben dengan serius dia lalu memutar rekaman video itu bahkan volume suaranya sedikit Chico keraskan.


Bahkan Joyce juga mendengar dengan jelas suara dari hasil video yang sedang di putar oleh Chico.


Chico yang berbalik badan dan ingin mencoba masuk ke dalam rumah Joyce lagi, dia langsung saja dibuat sangat terkejut sekali melihat Joyce sudah berdiri di belakangnya sambil menatap ke arahnya dengan tatapan yang tidak bisa diartikannya.


" Apa kamu sudah lama berdiri di sini Joyce?? ",, tanya Chico kepada Joyce dengan ekspresi yang cukup terkejut.


" Siapa Via??, kenapa kamu bisa begitu khawatir sekali kepadanya??!! ",, tanya dari Joyce dengan suara yang terdengar dingin sekali di telinga Chico.


Chico yang mendapatkan pertanyaan dari Joyce, dia sedikit bingung bagaimana cara menjawabnya.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


...***TBC***...