Hot Daddy

Hot Daddy
S.2. Eps 38 Sebuah club



Setelah Arsen dan Arini keluar, Alea mengintip didn't balik tembok untuk memastikan mereka sudah keluar. Setelah itu baru lah ia bergerak menuju kamar Aiden. Alea menarik nafas yang panjang, ia ingin bicara dengan Aiden dari hati ke hati. Alea juga sadar kalau semua masalah ini sumbernya adalah dia sendiri. "Semoga saja bang Aiden sudah tenang" ucap Alea dalam hati.


Alea mengetuk pintu tiga kali kemudian baru masuk ke dalam. Yang Alea lihat pertama kali adalah ketika Aiden dengan buru buru meletakkan sesuatu. Yang sepertinya Aiden tidak ingin Alea melihatnya. Dengan canggung Alea mendekati Aiden, Ia memilih untuk duduk di samping Aiden. Alea mengambil tangan Aiden dan memegangnya. "Abang, Alea gak bermaksud membuat abang sedih. Alea gak tega melihat abang seperti ini. Maaf kalau Alea selalu membuat abang kesusahan. Semua orang selalu mendapat masalah karena Alea. Dulu Mommy dan sekarang abang. Apa Alea anak.... "


Aiden langsung menarik Alea ke dalam pelukannya. Dia tahu apa yang dimaksud Alea dan Aiden tidak ingin mendengar itu lagi. Bagi Aiden, Alea adalah wanita yang harus ia ratukan setelah Mommy nya Arini. "Jangan pernah mengatakan kamu anak s**l, Kamu bukan seperti itu. Bagi abang kamu adalah Mahkota kedua di rumah ini setelah Mommy. Abang cuma minta sama kamu. Kalau pun kamu mau dekat sama Sekretaris Daddy. Kamu juga harus bisa jaga batasan. Meskipun abang tahu kamu tidak Akan pernah melakukan hal itu dengan suka rela"


Mata Alea berkaca kaca, sejujurnya dia juga sedikit tidak nyaman pada Rocky setelah kejadian ini. Dan Alea juga menyalahkan Rocky atas semua ini. Mungkin menghindar adalah jalan terbaik untuk mereka saat ini. Alea ingin memprioritaskan Aiden.


"Alea janji sama Abang, Alea juga tidak akan terlalu dekat sama Om Rocky. Dan sebisa mungkin Alea juga bakal menghindar"


Aiden tersenyum tulus. Dia menarik sudut bibirnya hingga membentuk senyuman yang manis. Alea merasa lega ketika melihat senyuman Aiden. Ia semakin mempererat pelukan mereka.


"Sepertinya aku harus ikut bergabung bersama kalian"


Aiden dan Alea langsung menoleh. dan Rei langsung memeluk mereka sambil tersenyum cengengesan. "Dasar pengganggu" dumel Aiden dengan bercanda. Aiden juga memeluk Rei dengan erat. Meskipun mereka berdua hampir selalu berdebat tapi Aiden juga sama menyanyangi Rei seperti Alea.


.


.


Rocky langsung menarik tangan wanita tersebut. "Aaaahhhh Lepasin saya Om, saya bukan wanita seperti itu"


"Kenapa kamu Ada disini Alea?" Di pandangan Rocky wanita tersebut adalah Alea.


"Maaf Om sepertinya kamu salah orang, Nama saya Nana bukan Alea" wanita itu berusaha melepaskan diri dari Rocky tapi sayangnya Rocky tidak membiarkan hal itu terjadi. "Tidak, kamu adalah Alea. Kamu adalah Alea sayang"


"Tolong.... Tolong.... "


Wanita yang diketahui bernama Nana tersebut langsung berteriak meminta pertolongan. Tapi semua orang hanya mengabaikannya.


Di sudut lain


Seorang pria yang mengenali suara itu langsung menuju ke arah dimana suara itu berasal. "Nana? "


"Valdo tolong Aku Val"