Hot Daddy

Hot Daddy
S.2. Eps 15 Lelucon Aiden



Hari ini Alea datang ke sekolah sendirian, tidak ada Aiden dan Rei yang biasa mengantarnya  ke kelas. Alea berjalan dengan lesu seperti tidak ada semangat dalam dirinya. Karena tidak fokus berjalan Alea sampai menabrak seseorang yang  berjalan di depannya. "Aduhhh siapa sih yang ngalangin jalan" ucap Alea sambil mengelus keningnya. Seseorang itu berbalik dan langsung tersenyum ketika melihat Alea. "Good morning cantik" Alea langsung mengangkat wajahnya ketika mendengar suara itu. "Lo?" Orang itu adalah  Gevan, dia sengaja menunggu Alea di gerbang dan ketika Alea datang Gevan berjalan di depan Alea dengan sengaja supaya Alea menabraknya. Padahal Gevan tahu Alea sedang dalam keadaan tidak fokus. Gevan tersenyum kemudian dia merangkul Alea sambil tersenyum tengil. "Masih pagi udah cemberut aja lo, gak cocok sama muka cantik lo tau gak"


Alea memutar bola matanya dengan malas kemudian menghempaskan tangan Gevan. "Gak usah bikin gue tambah badmood deh lo, gue butuh ketenangan" Alea melangkah dengan cepat supaya dia tidak perlu lagi menghadapi Gevan. Namun ternyata Gevan masih mengejarnya hingga berdiri sejajar dengan Alea. "Lo kenapa sih tiap ketemu gue bawaannya kesal melulu? Emangnya lo gak terpesona apa sama gue. Padahal di sekolah lama, gue terkenal sebagai most wanted. Banyak cewek yang suka sama gue" ucap Gevan dengan percaya dirinya. Alea mendengus "Buktinya gue enggak tuh, malah gue pengen jauh jauh dari lo" jawab Alea dengan santainya. Alea sudah memelankan langkahnya karena percuma juga dia melangkah dengan cepat karena Gevan pasti akan mengejarnya juga.


"Awas aja kalau lo sampe jatuh cinta sama gue. Gue bakal cium lo sekali lagi. Di depan semua orang"


"Coba aja kalau berani, tapi jangan salahin gue kalau pulang sekolah muka lo bonyok" Alea tersenyum sinis kemudian melanjutkan perjalanannya dan mengabaikan Gevan yang terus mengoceh dari tadi.


.


.


Kelvin dan Rei menutup mulutnya berusaha menahan tawa. Demi apapun baru kali ini Aiden mengeluarkan lelucon apalagi yang sangat garing menurut mereka. Aiden sendiri tidak sadar jika apa yang dikatakannya tadi disebut lelucon oleh mereka. Aiden berdiri kemudian membawa boneka itu ke kasur. "Kenapa malah ngeliatin gue? Cepat tidur" ucap Aiden. Aiden menjadikan boneka Alea sebagai bantal dan memejamkan matanya. Rei hanya menggelengkan kepalanya. Aiden dan leluconnya benar benar membuatnya terhibur. "Jadi begitu cara manusia dingin itu membuat lelucon" batin Rei.