Hot Daddy

Hot Daddy
S.2. Eps 27 Rocky antar jemput



Keesokan harinya, suasana di meja makan sangat hening sekali. Tidak ada yang bersuara ataupun yang ingin membuka suara. Rei yang biasanya berceloteh di pagi hari juga diam dengan tenang sambil memakan sarapannya. Alea melirik mereka satu persatu tapi tidak satu pun dari mereka yang melihat ke arahnya. Mereka sibuk dengan sarapannya masing masing. Tiba tiba suara mobil mengalihkan perhatian mereka, Arsen memberikan isyarat pada Rei untuk segera membuka pintu. Rei pun mengangguk kemudian dengan santainya dia melewati Alea kemudian berjalan ke arah pintu utama untuk menyambut siapa yang datang. "Siapa yang datang Mom?" tanya Alea pada Arini. Arini meletakkan garpu nya kemudian melihat ke arah Alea. "Kamu bisa lihat sendiri nanti" jawab Arini. Alea hanya bisa menghela nafasnya dengan pasrah, dia memasukkan roti ke dalam mulutnya hingga penuh dan pada saat itu Rei kembali dengan membawa seseorang di sampingnya.


Mata Alea membulat melihat siapa yang datang, dengan cepat dia mengunyah semua roti yang ada di mulutnya hingga habis. Alea sangat malu sekali ketika Rocky melihatnya dalam keadaan mulut Alea yang penuh dengan roti. "Om Rocky sudah datang Dad" ucap Rei sambil melihat ke arah Arsen. Kemudian Rei pun duduk kembali di tempatnya. "Alea, sekarang cepat kamu siap siap. Mulai hari ini kamu akan diantar dan dijemput oleh Rocky. Dan ini sudah keputusan Daddy kamu tidak boleh membantah"


Alea melihat Rocky tersenyum padanya tapi dia langsung mengabaikannya. "Tapi kenapa cuma Alea Dad? Bang Aiden sama Bang Rei kenapa enggak?"


"Yeeee kita mah udah diizinin pake motor kali" jawab Rei dengan semangat sambil menjulurkan lidahnya pada Alea. Aiden juga mengangguk dia mengambil kunci motor di saku celananya kemudian menunjukkannya pada Alea. Alea cemberut mengetahui hal itu. Dia saja yang dari dulu pengen naik motor sendiri masih dilarang kenapa sekarang kedua abangnya malah dibolehin sementara dia masih dianter jemput apalagi sama Rocky selaku sekretaris Arsen. "Yaudah Alea siap siap dulu" Arsen menyelesaikan suapan terakhirnya kemudian mengajak Rocky untuk duduk di ruang tamu sambil menunggu Alea bersiap siap.


Sementara itu Aiden dan Rei sudah siap dengan motornya masing masing di luar, mereka sudah berpamitan pada Arini dan Arsen sedari tadi. Aiden menyugar rambutnya ke belakang kemudian memasang helm nya dengan benar setelah itu dia naik ke atas motornya bersiap untuk pergi ke sekolah. Sebaliknya dengan Aiden,  bukannya memakai helm Rei malah memakai topi yang biasa ia gunakan. Ketika Aiden menegurnya tadi Rei hanya mengatakan. "Aku akan aman dengan topi ini" ucap Rei.  Setelah siap semuanya, baru lah mereka berangkat dengan sepeda motornya. Yang biasanya bertiga sekarang hanya berdua karena Alea akan selalu diantar jemput oleh Rocky.


"Kenapa sih Daddy gak mencarikan supir lain? Kenapa harus Om Rocky coba. Ga ada yang lebih ganteng gitu seperti Zayn malik kek kalau enggak Sehun aja deh" dumel Alea sambil melihat pantulan dirinya di cermin. "Ah sudah lah lama lama di kamar membuatku semakin terlambat ke sekolah" batin Alea. Alea turun dengan menggunakan tangga, dia sengaja memperlambat langkahnya supaya Rocky semakin bosan menunggunya. Tapi sayangnya aksinya tidak berjalan lancar, Arsen melihat ke arahnya dan langsung menegurnya. "Jalannya jangan pelan pelan sayang, kamu masih manusia bukan siput"


Rocky hanya tersenyum, bau parfum Alea sudah sangat tercium meskipun jaraknya agak jauh. Rocky sangat menyukai Aromanya. Ingin rasanya dia mengendus langsung pada Alea tapi Rocky masih sadar dengan siapa dirinya di mata Alea.


"Lagi di kamar, kamu berangkat saja biar Daddy nanti yang bilang sama Mommy kamu"


"Oke deh, kalau gitu Ayo Om Alea sudah siap"


Melihat Alea sudah siap, Rocky langsung beridir. "Saya permisi dulu pak" ucap Rocky dengan sopan.


"Bawa mobilnya hati hati jangan ngebut"


"Baik pak"