Hot Daddy

Hot Daddy
Tanggung jawab



Selesai mengurus semuanya Arsen langsung pulang ke rumah. Dia pulang dengan perasaan yang lega karena tangannya tidak sampai membunuh kedua orang itu. Dari sini Arsen juga belajar memaafkan kesalahan mereka. Dan Arsen juga berharap mereka bisa secepatnya berubah agar bisa bertemu dengan Arini. Dari tadi Arsen hanya bisa melihat ekspresi Arini dari ponselnya. Arsen tahu Arini memiliki rasa peduli untuk mereka tapi ditutupi oleh rasa kecewanya. Apalagi mata Arini tadi sempat berkaca kaca ketika melihat Cinta, ibu kandungnya. Arsen fokus melihat ke depan sambil mengemudikan mobilnya. Sebelum pulang ke rumah dia akan pergi ke kantor dulu untuk mengurus tentang kematian karyawan yang meninggal di kantornya secara sadis. Arsen akan mempertanggung jawabkan semuanya. Dia akan mencari keluarganya kemudian akan memberikan uang kompensasi sebagai gantinya. Arsen tidak bermaksud meremehkan nyawa mereka dengan uang tapi setidaknya dia yang akan mengurus semua kebutuhan keluarga karyawannya yang meninggal. Mereka bekerja di kantor Arsen untuk menafkahi keluarga mereka tapi sekarang mereka sudah tidak ada. Jadi sudah kewajiban Arsen sebagai seorang bos untuk menggantikannya. Apalagi dua karyawannya itu cukup berjasa di kantor Arsen. Arsen melirik jam tangannya. Dia langsung menambah kecepatan mobilnya agar segera tiba di kantor.


.


.


Setibanya di kantor, Arsen langsung memanggil Rocky ke ruangannya untuk menyelesaikan masalah kemarin. Rocky meminta data data dua karyawannya yang baru saja meninggal. "Ini pak semua data data yang bapak minta sudah ada disini dan semuanya lengkap" ucap Rocky sambil memberikan map berwarna biru kepada Arsen. Arsen langsung mengambilnya kemudian memeriksanya dengan teliti. Arsen menemukan beberapa fakta tentang keluarga mereka. Arsen mendongakkan kepalanya kemudian melihat wajah Rocky. "Sekarang juga kamu hubungi keluarga mereka dan suruh datang kantor. Bawa mereka ke ruangan pribadiku. Dan jangan lupa kamu siapkan sejumlah uang yang saya minta dari perusahaan ini." ucap Arsen pada Rocky.


"Baik pak" jawab Rocky.